NovelToon NovelToon
Wanita Cantik Tuan Muda Dingin

Wanita Cantik Tuan Muda Dingin

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Kembar / Wanita Karir / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:14.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Asti Amanda

Cerita ini adalah lanjutan dari novel ~MIRA~

_____

Enam tahun telah berlalu di mana kejadian aksi bunuh diri Mira belum bisa dilupakan oleh Raka Alendra. Pria muda tampan yang memiliki kelebihan dapat mendengar isi pikiran orang lain.

Dengan kemampuannya itu ia dapat membangun perusahaan terbesar serta perusahaan lainnya. Seorang Presdir termuda di Perusahaan Welfin di kota Byusan. Tanpa sengaja, ia bertemu dengan Sovia indriani, wanita yang baru tiba dari luar negri sekaligus seorang single mom yang memiliki rupa yang sama dengan Mira dan memiliki seoarang Putra yang bernama Deva. Sovia bekerja sebagai karyawan biasa di perusahaan Welfin.

Tiba-tiba saja seorang wanita lain hadir dan memiliki wajah yang juga mirip dengan Mira. Wanita itu mencoba untuk mengambil perhatiaan Raka. Namun karena gadis kecil yang bernama Dean, Putri kecil dari Raka mencoba untuk menyingkirkan wanita tersebut, karena tak ingin Ayahnya terjebak akan rencana jahatnya.

Begitupun dengan bocah yang bernama Deva, ia mencoba membantu Dean untuk mempersatukan Ibunya dengan Ayah Dean. Dan ternyata kedua bocah itu adalah saudara kembar yang artinya Sovia dan Raka adalah orangtua kandung mereka.

Lalu bagaimana semua itu terungkap?

Yuk kita baca sampai selesai:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asti Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Jadi Kekasih Kontrak?

...{Beri like dan komen}...

"Papi!" teriak Dean berlari diiringi Erika yang berjalan di belakangnya.

"Ada apa, sayang?" tanya Raka.

"Papi! Dean boleh kan ikut ke perayaan?" rengek Dean di samping ayahnya.

"Tidak bisa, terlalu banyak orang dan sangat berbahaya untukmu." balas Raka menyentuh rambut putrinya.

"Tapi!" rengek Dean lagi dengan raut wajah menggemaskan.

"Maaf sayang, jika kamu hilang, Nenek akan khawatir." balas Raka lagi. Erika hanya tersenyum melihat keduanya, terlihat Raka mulai menyayangi putrinya.

"Dean cuma mau temani, Papi! Jadi pasangan Papii!" rengek Dean kembali. Namun, tetap ditolak oleh ayahnya sendiri.

"Tidak perlu, Papi sudah punya pasangan untuk datang ke pesta perayaan. Sekarang Dean pulang ya, Nenek pasti merindukanmu, Putri ku ini nurut ya sama Papi." ucap Raka mengecup kening putrinya.

"Baiklah, Pih." balas Dean tersenyum. Raka pun menatap Erika untuk membawa Dean pulang. Keduanya pun keluar dan kembali ke kediaman keluarga Welfin.

"Siapa yang akan menjadi pasanganku di pesta perayaan?" gumam Raka memikirkan perayaan yang tinggal dua hari lagi.

"Intan, suruh karyawan baru itu datang ke ruanganku." pinta Raka sedang menelpon sekretarisnya.

"Baik, Presdir." jawab Intan lalu mematikan panggilan itu.

"Cih, apa sih bagusnya Wanita ini." gerutu Intan merasa jengkel pada Sovia lalu ia pun berjalan ke tempat Sovia.

"Hei Vi! Kamu di panggil Presdir." panggil Intan sedikit nada marah.

"Ada apa dan untuk apa?" tanya Sovia heran.

"Tidak tau, yang jelas kamu ke sana saja, tidak usah banyak tanya!" bentak Intan pada Sovia. Sovia mulai merasa kesal dengan Intan.

Disaat Sovia mulai berjalan, kakinya di hadang oleh Intan dan akhirnya Sovia terjatuh ke lantai. Semua karyawan yang melihatnya hanya tertawa, bukannya menolong Sovia. Sovia sudah tau jika kehadirannya tak di sukai oleh mereka. Dia tetap terus berjalan menuju lift walau lututnya sedikit tergores.

...Tok Tok Tok...

"Permisi Presdir, ada apa ya?" tanya Sovia lalu ia melangkah maju.

"Hm, ngomong-ngomong nama kamu siapa?" tanya Raka dengan tampan Cool-nya duduk bersantai di kursinya.

"Ha! Dia tak tau namaku?" batin Sovia.

"Kenapa diam? Tak punya nama ya?" tanya Raka kembali.

"Nama saya Sovia Indriani, Presdir." jawab Sovia lalu terdiam.

"Oh." ucap Raka datar.

"Sebenarnya Presdir memanggil saya untuk apa ya?" tanya Sovia heran. Dilubuk hatinya sudah tau jika Pria di depannya pasti ingin mempermainkan dirinya lagi.

"Kamu sudah punya pacar?" tanya Raka membuat Sovia terkejut. Dia tak tau harus menjawabnya seperti apa, dan juga mengapa Presdirnya ini menanyakan hal yang bersifat pribadi.

Raka yang melihat Sovia terdiam tak menjawab pertanyaannya itu, ia mulai berdiri melangkah mendekatinya. Sovia yang melihatnya mulai berfikir Presdirnya ini memiliki sifat mesum yang dia sembunyikan. Sovia melangkah mundur karena Raka mulai mendekatinya, perlahan-lahan Raka semakin mendekatinya. Dan ...

...Prang!...

Tak disangka kramik besar yang di samping Sovia terjatuh akibat tak sengaja dia dorong.

"Aaaa! Maaf kan saya, saya tak sengaja, Presdir." Sovia menunduk takut akan amarah dari Presdir di depannya itu.

"Hem, Keramik ini cukup mahal, bahkan gajimu saja tak cukup untuk membayarnya." ucap Raka menatap Sovia serius dan sinis.

"Ini juga salahnya, mendekatiku tanpa berbicara, lama-lama aku bisa gila dibuatnya, dan sekarang aku malah memecahkan Keramik yang cukup besar ini," batin Sovia merasa kesal.

"Maaf kan saya, saya janji akan membayar ganti rugi, Presdir." ujar Sovia lemah yang masih menunduk.

"Benarkah? Apa kamu bisa membayarnya seharga lima ratus juta?" tanya Raka memastikan. Sontak Sovia langsung menatapnya, ia terkejut dengan angka tersebut.

"Li-lima ratus juta?!" tanya Sovia terbata-bata.

"Benar! Apa kamu memiliki uang sebanyak itu?!" tanya Raka dingin berdiri di hadapan Sovia.

"Hehe ... it-itu aku tak punya uang sekarang tapi saya janji akan membayar ganti rugi." Sovia menunduk memohon.

"Sayang sekali, keramik ini adalah keramik antik jika dibiarkan akan membuat perusahaan ini bangkrut, bagaimana jika menyelesaikannya ke kantor polisi." Raka menyilangkan tangannya melihat Sovia dengan sorotan mata tajam. Pria itu mencoba mencari cara agar Sovia bisa ia libatkan dalam pestanya nanti.

"Ka-kantor! Kantor polisi?" tanya Sovia tebata-bata memdengar ucapan sang Presdir.

"Ampun Presdir, saya janji! Janji bakal ganti rugi!! Bahkan jika saya harus bekerja di sini selamanya, ku mohon beri saya kesempatan." jelas Sovia panjang lebar, ia ketakutan mendengar nama kantor polisi. Tentu saja, tak ada orang yang mau masuk penjara.

"Boleh saja, tapi ada syaratnya." ucap Raka menaikan dagu Sovia, sungguh memilik wajah yang mirip dengan Mira, namun terlalu bodoh dan ceroboh untuk menyamainya.

"Syarat? Apa itu?" tanya Sovia serius di depan Raka.

"Tanda tangan surat ini," Raka memberikan sebuah lembar tertulis kepada Sovia.

"Ha! Kekasih kontrak?!" Sovia kaget setelah membaca Isi surat tersebut.

"Benar, jika kamu tak menyetujuinya, sekarang kita ke kantor polisi." Raka menarik tangan Sovia.

"Tu-tunggu! Baiklah! Aku setuju!" Sovia dengan cepat menandatangani surat tersebut.

"Nah! Jadilah penurut! Maka urusan ini akan menjadi mudah."

Raka menyentuh kepala Sovia lalu pergi menuju kursinya kembali. Sovia hanya terdiam, kini ia berfikir bagaimana dia bisa terjebak dengan Sang Presdir ini.

"Dua hari kedepan akan ada pesta perayaan, jadi perbaiki penampilan bodoh mu ini, dan jangan buat aku malu di pesta tersebut." pintah Raka mulai dengan wajah tak pedulinya itu.

"Bisa tidak sih, kalau bicaranya diperbaiki! Bikin sakit hati mendengarnya, hmp!" batin Sovia kesal.

...****...

...Wah ada-ada saja ya ide Raka untuk libatkan Sovia ><...

...❤❤❤❤❤...

...Jangan lupa...

...Like...

...Komen...

...Dan...

...Vote...

...⭐⭐⭐⭐⭐...

1
Naraa 🌻
Duh peran Sovia lemah bgt sih, masa ga bisa membela diri sendiri
Aileen
mantap aq suka karya mu thor lanjut kn👍👍👍👍👍👍
Rie_za
no aku🤣🤣
Adka
semangat💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼
Adeeva Miezha
trlalu bnyak drama cerita novel nya udah kaya di sinetron
Adeeva Miezha
trlalu ribet nih novell bnyak bnget drama sinetron nya
Puput
Lumayan
Rahmawaty❣️
Widih seremm😣
Rahmawaty❣️
Hantu ini siapa ya?
Rahmawaty❣️
Trs bgaimna bisa si dean ada padamu raka??
Maaf aku blm bca season 1 soalnya . Mau bca tp males ah..kpngen lgsug bca yg ini aja🤭
Rahmawaty❣️
Tak suka tak suka.. Kya meymey 😂😂
Rahmawaty❣️
Raka sma deva pda punya indra kesepuluh😅😅
Nf@. Conan 😎
mira ntuh yg mn ya
Rosmawati/jnr
Bagus
Toniweiling Weiling
bagus, semoga sukses selalu
U. Boy
ya namanya berhadapan dengan orang yang disukai🤣
Kafadzar: hai ka, maaf 🙏numpang promo novelku,judulnya " kisa mistis saat tinggal dirumah panggung" jika berkenan silahkan mampir😊. terimah kasih.
total 1 replies
U. Boy
ck,pinter banget ni anak
U. Boy
kuy kuy,raka cuma punya mami mu dean
U. Boy
waduh ngakak🤣
U. Boy
wah sama tuh kesukaan ku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!