NovelToon NovelToon
ARINDRA

ARINDRA

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 3.3
Nama Author: Lesta Lestari

STORY LOVE ARINDRA

Wanita itu mengerjap-ngerjapkan matanya kala ia terbangun di ranjang rumah sakit. Entah berapa lama ia tertidur, saat ini yang dirasakan hanya sakit kepala yang luar biasa menyerangnya.

Beberapa orang muncul setelah kesadarannya, namun tak satupun ia mengenalnya. Ia berusaha mengingat, namun semua di luar kuasanya.

"Mbak menderita amnesia anterograde"
Kata seorang dokter saat menyapanya

Namun sesosok bayangan muncul di balik pintu kaca, seorang laki-laki berbaju putih itu menatap ke arahnya, seketika ia teringat apa yang sudah terjadi pada dirinya dan menjerit memukul-mukul kepalanya.

"Brengsek, laki-laki brengsek, tak cukup kau memperkosaku, kau pun ingin membunuhku, pergi-pergi"

Jeritan itu terus menerus terlontar, air matanya juga tak kuasa dibendung. Membuat beberapa orang yang di ruangan itu pun panik, karena wanita itu juga memukul-mukul kepalanya dan berusaha melepas selang infusnya dan hendak berlari, namun pada kenyataannya ia malah terjatuh di sisi ranjang dan kaki yang tak bisa digerakkan.

Syabila Arindra nama wanita itu, kisah sedih pilu, romantis dan misteri hidup yang menyelimutinya. Sanggupkan bertahan dan apa yang membuat ia bertahan???

Nantikan selalu Upnya ya pembaca budiman, dang lupa komentar terbaiknya 😆😆

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15

"Saya terima nikahnya putri Bapak yang bernama Mutiara arisha dengan mas tersebut tunai"

Hans tanpa keraguan di wajahnya sukses melakukan proses akad nikah dengan Mutiara Arisha yang merupakan nama asli wanita yang kini masih terbaring koma. Ada wajah kelegaan di wajahnya, dan kegembiraan di wajah mommynya. Namun tidak di wajah Tuan Wijaya dan Pak Rahman selaku ayah kandung dari mutiara. Pernikahan mutiara dan Hans berjalan sesuai rencana.

Pernikahan yang berlangsung di rumah sakit berlangsung khidmat dan sangat sederhana. Hanya disaksikan oleh Jhon, dr Dea, Tuan dan Nyonya Wijaya, Aldo, dan Pak Rahman serta seorang pengacara. Di mana aldo dan Jhon selaku saksi, sudah mengatakan sah secara agama.

Hans kemudian mencium kening istrinya itu, dan memasangkan cincin di jari manisnya.

"Aku berjanji apapun yang terjadi di masa depan kelak, aku akan membahagiakanmu dan takkan pernah melepaskan dirimu"

Hans menyuarakan janji dalam hatinya, dan mencium tangan istrinya itu. Pak Rahman hanya mampu menangis melihat anaknya yang hilang tiga minggu ini dan berakhir bertemu dengan keadaan yang sangat menyedihkan.

"Tuan Hans, tolong titip dan jaga anak saya, serta calon cucu, kembalikan ia jika Tuan sudah bosan bermain dengannya kelak. Tolong jangan sakiti lagi putriku lagi"

Tumpah sudah air mata pria yang sudah termakan usia itu, inilah pertemuan pertama dan mungkin menjadi terakhir baginya dengan putri yang telah dibesarkannya. Akibat perjanjian yang telah dibuat oleh Tuan Wijaya dengannya, ia kemudian mencium kening putrinya.

"Saya harap Anda menepati janji Anda Tuan Wijaya, jika Anda tak menepatinya maka Anda akan tau akibatnya. Seberapapun besar kekuasaan dan harta yang Anda miliki, takkan pernah lebih besar dari kekuasaan Allah yang saya yakini"

Kemudian laki-laki itu pergi keluar dari rumah sakit, Hans berlari mengejar mertuanya itu.

"Biar saya antarkan ayah sampai rumah"

Ucap Hans mensejajari jalan pria tua itu.

"Tidak usah, pergilah jangan lupa rawat dan jaga anak saya dengan baik"

"Saya janji yah, saya akan melakukan yang terbaik untuk putri Ayah. Ayah biarkan saya mengantar Ayah"

Pak Rahman tak menjawab, langkah kakinya semakin cepat untuk menaiki taksi online yang sudah menunggu di depannya. Aldo yang mengikuti Hans dari belakang hanya menyaksikan pemandangan.

"Do, tolong lo selidiki Pak Rahman, dan apa saja yang sudah dilakukan Daddy padanya. Satu lagi Do, kirim uang setiap bulan pada Pak Rahman"

"Baik Hans"

"Hati-hati jangan sampai diketahui Daddy"

Aldo mengangguk dan mengikuti langkah kaki Hans yang masuk ke dalam rumah sakit.

Hans mengambil kursi dan duduk di sisi ranjang istrinya. Di sana hanya tertinggal Daddy dan Mommynya.

"Daddy, terima kasih"

"Ingat janjimu Hans, apapun kelak yang terjadi dengan Mutiara, dia hanya akan menjadi istri tersembunyi darimu, takkan pernah ada pernikahan resmi antara kalian berdua. Jikalau dia terbangun, kau harus segera menceraikannya. Namanya tetap Syabila Arindra, jangan sampai adikmu atau Syara tau identitas ataupun keluarganya paham"

"Iya Daddy"

Hans saat ini hanya mampu mengiyakan apa yang Daddynya perintahkan. Meskipun juga dia punya rencana sendiri ke depannya, tentu harapan Arindra ataupun Mutiara adalah kesembuhan, keselamatan anak dan istrii dan keluarga istrinya.

Jelas Hans mencium ada yang tidak beres antara Daddynya dan Pak Rahman. Sorot kemarahanbPak Rahman jelas sekali terlihat, saat menatap Daddynya.

"Kau juga harus mempersiapkan mental untuk menghadapi Syara nak, bagaimanapun pernikahanmu dengannya tinggal empat hari lagi"

"Apakah Syara sudah tau jika aku calon suaminya Mom?"

"Syara akan tau setelah akad, dan tetap rahasiakan sampai hari H, Hasan juga sudah menyanggupinya. Daddy pastikan itu, pernikahan kalian juga dilaksanakan cukup meriah jadi jangan kecewakan Daddy"

"Apakah Syara nanti tidak syok Pa?"

"Itu tugas mama untuk membuatnya tetap tersenyum sepanjang jalannya acara"

"Wah papa benar-benar, berat benar tugas mama"

"Apakah semua sudah beres Mommy?"

"Mengenai pernikahanmu dengan Syara sudah beres, tinggal gaun pengantin saja mengepaskan ke tubuh Syara. Tapi rasanya Syara dan Hana dari segi body tak jauh berbeda, harusnya tidak masalah"

"Ya sudah, kami pergi dulu. Kabari Daddy jika ada sesuatu"

Hans hanya mengangguk dan menatap kepergian ke dua orangtuanya itu.

"Do, cepat amankan CCTV ruangan ini pada saat pernikahan ini"

Ucap Hans dengan suara seperti berbisik ke Aldo. Aldo mengangguk dan segera pergi meninggalkan ruangan itu. Setengah jam kemudian, ia mendapat kabar bahwa ruangan Arindra dimatikan CCTVnya pada saat pernikahan berlangsung.

"Brengsek, Daddy sudah merencanakan dengan matang rupanya"

Geram Hans, kemudian dia menghubungi Aldo via chat.

"Do, kerjain aja sekarang rencana kita, inget lo harus hati-hati dengan Jhon"

"Oke, gue juga diikutin dari semenjak lo keluar rumah bareng gue"

"Biarin aja mereka ngikutin, pinter-pinter lo lah ngecoh mereka"

"Gua tau kok, tenang aja. Terus rencana lo apa sekarang"

"Gue nungguin bini gue"

"Cieee yang udah punya bini, sayang g bisa malem pertama eh lupa MPnya dah lewat hahaaa"

Hans tak lagi membalas chat yang diberikan oleh Aldo.

"Busyet dah g dibales, eh tenang aja bentar lagi lo MP ama Syara, gue yakin tu anak masih ting-ting dan sangat pooooloosss"

Hans hanya tersenyum membaca chat Aldo.

"Enak ya boss bentar lagi punya bini dua. Baru putus lo langsung dapat jackpot"

Hans hanya membacanya saja, dan kemudian mengabaikan chat lainnya. Ia memandangi wajah istri yang baru dinikahinya itu. Mengenggam erat tangannya.

"Mbak siapapun kamu, sekarang kita sudah suami istri. Hari ini hari pertama kita resmi menikah. Maafin aku yang tak setia padamu, baru menikah denganmu hari ini namun empat hari lagi aku menikahi dokter yang merawatmu, sahabat dari adikku sendiri, yang kini jadi adikmu juga.

Mbak, maafin aku karena dipaksa keadaan dan demi anak kita, anak yang kamu kandung saat ini meski mungkin kamu tidak mengetahuinya. Mbak, aku tidak bisa menjanjikan apapun padamu, hanya yang aku mau, bangun dan sembuhlah, berjuanglah untuk hidup anak kita.

Aku akan terima kelak apapun hukumanmu padaku, tapi kau harus janji berjuanglah untuk sembuh dan bangun. Kita hadapi dunia bersama-sama. Mbak, Aku berusaha sebisa menjaga orang-orang yang berharga untukmu. Mulai hari ini, keluargamu menjadi tanggungjawabku"

Hans berbicara dengan Arindra, meski ia mengetahui ia hanya berbicara sendirian. Tapi ia tak peduli, ia hanya ingin mengajak bicara istrinya. Menjadikannya teman curhat, berusaha menjadi suami terbaik bagi Arindra.

Aldo yang hendak menyampaikan sesuatupun hanya termangu di depan pintu. Melihat dan mendengar bos sekaligus sahabatnya itu berbicara membuat hatinya terharu tak terasa meneteskan air mata. Sungguh dia bangga bisa mengenal sosok Hans, sahabat terbaik yang ia miliki hingga hari ini.

##########

**ALHAMDULILLAH CHAPTER 15 KELAR😁😁😁😁

Demi kalian pembaca yang tersayang.

JEJAK-JEJAKNYA KUNANTIKAN SELALU YA

JANGAN LUPA DITINGGALKAN

VOTEEEE

KOMENNN

FOLLOW LESTA LESTARI

LIKEEEE

END KASIH POINE YAAAA

TARARENGKYU

❤❤❤❤❤❤**

1
Julia Lubis
Kenapa harus sad ending sih😭😭😭😭
Nurma Lisa Hasanah
ihhh author kenapa ngambil foto idola saya... udah ganteng hafiz Qur'an jg...itu punya saya Thor hehehe 🤭
Tiwi Rahayu
sungguh baru kali ini aku kecewa lihat Jack menikahi Hana 😭😭😭😭
Tiwi Rahayu
tidak mudah melupakan rasa sakit yang dialami oleh Arindra ,rasa sakit yang ditorehkan berulang ulang,kematian orang tuanya dan orang disekitarnya yang turut jadi korban ...
Tiwi Rahayu
aku suka gayamu Arindra...bangkitlah dan bslaskan rasa sakit hatimu.
Tiwi Rahayu
nyesek banget kisah mu Syara tapi lebih miris dan nyesek Arindita yang tidak tau kalau sudah dinikahi dan hamil dari seorang pria pemerkosa dan parahnya lagi beristri 2 ...
Tiwi Rahayu
terkejut dong aku saat Abi Hasan tidak menerima pinangan Afdhan buat Syara
Tiwi Rahayu
Gimana nih jadinya Arindra. apabila tersadar dari komanya mengetahui fakta dia hamil dan lebih parahnya , orang yang harusnya bertanggung jawab malah menikahi orang lain.
Tiwi Rahayu
sediih banget Hana mengetahui kakak yang sangat disayangi dan dikagumi sanggup melakukan pemerkosaan dan yang hadir penyebab sikorban menjadi celaka 😭😭😭
Nur Khofifah
baru baca karya kk ternyata bagus banyak inspirasi banyak hal yg menuju islamnya banyak banget pelajarannya...
tpi kok kisahnya hana sama jack gx di lanjut kak😁
en_en
cerotanya bagus. 👍👍👍bisa out the box
Rain sky
saya dukung mereka gak bersatu😇
Anh PGRI
Terima kasih. novel yg banyak ilmu. salut buat author dan sukses selalu. Amin YRA
Dedeh Hasanah
xxc5
Dedeh Hasanah
,99,,999c, 9,
Mbak Gading Qeyod
aq gak suka polygamist, secara tidak ada hati wanitapun yg akan iklhas
tpi dgn novel ini dpt pelajaran jg dlm artian luas.......
(dan aq ttp menolka poligami) hehhehe

semangat thorrrr.......
Reny Ganestya
kasihan sama aindra ,,,
kasih jodoh buat aindra thor jga sama hans
Ari♈Aries
👍👍👍👍👍
Anggie Nifmala
CeritanyA bagus..
yeni nofriza
Disini yg terluka batinnya wanita2 sholeha...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!