Putri Odeliah seorang gadis cantik berambut putih indah dengan mata merah yang tajam. di kenal sebagai Putri mengerikan yang sangat kejam membuat seluruh rakyat nya membenci diri nya bahkan di akhir hayat nya dia dibunuh di depan seluruh rakyat nya.
kematian nya mendapatkan hukuman dari Dewa yang mengirim dia mengulang waktu ke usia 10 tahun untuk memperbaiki masalah nya agar hidup nya tidak mati tragis.
apakah bisa berjalan lancar?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bebekmanisnis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15
Odeliah mengambil buku bersampul hitam dengan hiasan berlian merah itu namun detik itu juga Odeliah merasakan sakit di seluruh tubuh nya.
Kenapa aku tidak bisa bergerak?
Bruk
Tubuh Odeliah terjatuh tidak sadarkan diri di tanah lalu buku itu bersinar terang yang mengeluarkan cahaya merah lalu seketika menghilang beberapa detik.
"Odeliah!!"
Beberapa jam kemudian...
Pagi sudah tiba dan akhirnya Odeliah pun bangun dengan wajah kebingungan mengingat apa yang sudah terjadi dengan diri nya dan mengapa banyak orang di kamar nya mengelilingi diri nya.
"A-Ayah?"
"Odeliah! akhirnya kamu bangun juga nak!!" heboh Elvan menangis memeluk tubuh Odeliah.
Ayah jangan menangis nanti harga diri mu sebagai Raja mengerikan akan runtuh. lagi pula apa yang sudah terjadi padaku?
Odeliah bangun merasa tubuh nya sangat segar tidak seperti sebelum nya yang tiba-tiba terasa sangat sakit sampai membuat detak jantung nya berhenti.
"Ayah. Apa yang sudah terjadi?" tanya Odeliah kebingungan.
"Ayah menemukan mu pingsan di taman," beritahu Elvan dengan nada ragu.
"Kalian semua keluar." semua orang di dalam kamar Odeliah melangkah keluar dengan wajah khwatir namun ada juga yang terlihat sangat puas.
"Odeliah kamu sekarang sudah berubah menjadi seorang Vampir."
deg!
"Vampir?"
"Di luar dugaan Ayah ternyata kamu juga mewariskan darah vampir di dalam tubuh mu. Ayah pikir selama ini kamu hanya manusia biasa seperti ibu mu namun ternyata Ayah salah." wajah Elvan terlihat sangat sedih seperti merasa dia sudah gagal.
Odeliah sangat terkejut karena setahu dia jika anak dari keturunan Vampir dan manusia biasa nya salah satu nya sejak lahir sudah ketahuan dia akan menjadi manusia biasa atau menjadi vampir. namun kali ini seperti dia adalah vampir yang berbeda.
"Tenanglah Ayah. aku tidak masalah menjadi seorang Vampir sekarang karena aku bisa menemani Ayah tanpa rasa takut akan mati duluan," ucap Odeliah yang sejujurnya takut dengan kematian, dengan diri nya menjadi Vampir maka dia bisa bertahan hidup hingga waktu yang sangat lama bahkan bisa hidup abadi selama nya tanpa menua.
"Benarkah kamu tidak marah dengan Ayah?" tanya Elvan ragu.
"Iya Ayah. Justru aku senang sekarang walau rasa nya mengejutkan tapi ini luar biasa bukan? aku sebelum nya manusia biasa tiba-tiba saja menjadi seorang Vampir," ucap Odeliah dengan sedikit tawa bercanda.
"Ya..ini kejadian yang sangat aneh, kamu baru berubah menjadi Vampir sekarang. apa sebelum nya kamu di gigit oleh vampir lain?" tanya Elvan dengan raut wajah berubah marah.
"Tidak.
Aku memang sempat hampir di gigit Vampir namun itu tidak terjadi karena aku berhasil bangun. aku juga sudah periksa tubuh ku tidak ada bekas gigitan apapun.
"Seharusnya jika kamu Vampir sejak lahir pasti ayah akan menyadari nya namun Ayah sama sekali tidak bisa merasakan aura Vampir dari dalam tubuh mu," ucap Elvan juga terlihat kebingungan.
Odeliah mengigit jari nya di hadapan Elvan namun kedua nya sama-sama terkejut karena luka gigitan tersebut justru mengeluarkan darah hitam pekat padahal jika Odeliah Vampir maka dia tidak akan memiliki darah sedikit pun.
"Ayah bisa melihat nya? seperti nya memang ada yang aneh dengan diri ku," ucap Odeliah dengan di tutup senyuman manis nya.
...----------------...
Elvan meminta Odeliah untuk merahasiakan kejadian ganjil itu demi melindungi Odeliah sendiri, dan akhirnya Odeliah tetap di tetapkan sebagai seorang Vampir biasa namun informasi ini tidak tersebar luas karena para Vampir akan merahasiakan jati diri mereka demi melindungi diri mereka dari para manusia yang sangat membenci Vampir.
Ini di luar dugaan ku Odeliah. Aku tidak tahu jika kami akan berubah menjadi Vampir.
Aku juga tidak tahu Victoria. di masa sebelum nya aku hanya manusia biasa hingga aku mati tapi sekarang tiba-tiba saja aku berubah menjadi Vampir.
Ya. mungkin ini hadiah atas perbuatan baik mu selama ini, dengan menjadi Vampir kamu jauh lebih aman menjaga diri mu.
Benar. Hanya saja apa aku benar-benar Vampir seperti ayah?
Dari yang pernah aku dengar jika Vampir memiliki darah berwarna hitam pekat itu berarti dia seperti...
Apa? jangan menggantungkan kata-kata mu bodoh.
Raja kematian. Raja kematian adalah seorang Raja yang terlahir dari bangsa Vampir setengah manusia, dia memiliki kekuatan bisa membangkitkan mahkluk apapun yang mati dengan darah nya dan sebaliknya bisa mengambil nyawa kehidupan mahluk apapun itu, Manusia, vampir, hewan atau tumbuhan.
Seperti malaikat maut saja.
Aku juga tidak begitu paham dengan sejarah masa lalu mengenai Raja kematian. tapi aku sedikit yakin kamu seperti dia.
Jika benar aku sangat berterima kasih kepada Dewa yang sudah memberikan kekuatan ini padaku.
kamu tidak takut?
untuk apa takut? apa yang sudah di berikan harus di Terima apapun yang terjadi.
baguslah.
Odeliah bangkit mengambil tanaman bunga yang sudah mati karena dia lupa menyiram nya."Victoria mari kita buktikan apa sejarah itu akan terjadi padaku atau tidak."
Odeliah menggigit jari nya lalu menetaskan darah itu pada tumbuhan bunga yang sudah mati tersebut kemudian dia menunggu beberapa menit namun tidak ada efek apapun.
"Seperti nya aku bukan Raja kematian," ujar Odeliah lalu dia menghela nafas namun tiba-tiba saja tumbuhan itu mengeluarkan reaksi aneh.
Cahaya merah muncul menyelimuti tumbuhan tersebut lalu perlahan bunga itu kembali hidup dan tumbuh segar bahkan bunga itu juga sudah mekar langsung.
"Victoria kamu melihat nya kan?"
Ya Tuhan!! apa yang terjadi sekarang!
"Hore!!! aku hebat!" heboh Odeliah senang.
Kau seperti monster mengerikan sekarang! berhenti lah merasa senang.
"Hey aku bukan monster. Aku akan mengatasi kekuatan dan diri ku dengan baik jadi jangan khawatir."
Odeliah tiba-tiba saja merasa kepala nya sangat pusing dan lemas. "Kenapa aku merasa lemas sekarang?" tanya Odeliah kebingungan karena sebelum nya dia sudah pulih total.
Pasti kekuatan mu menguras seluruh energi mu.
"A-aku haus."
"Ini minumlah."
"Ayah?"
Elvan sudah melihat apa yang Odeliah lakukan secara tidak sengaja saat Elvan hendak mengantarkan minuman untuk Odeliah.
"Ayah ingin kamu jaga baik-baik kekuatan mu dan jangan salah gunakan," ucap Elvan tidak ingin putri malang nya menjadi iblis lagi karena mendapatkan kekuatan hebat.
"Iya ayah. tenang saja aku tidak akan menjadi jahat seperti dulu lagi."