Menikah dengan seseorang yang memiliki rumor penyimpangan seksual!? Oh god, apa dosa ku?
Celia gadis tengil yang sering berkata 'kebelet menikah' akhirnya dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria, bukan pria tampan dan hot yang ia dambakan, namun ia malah mendapatkan pria yang memiliki rumor seorang gay! Memiliki kelainan seksual, bahkan ada yang berkata bahwa lelaki itu impoten??
Apa jadinya, jika Celia gadis tengil harus menikah dengan Kendrick, pria polos namun jadi-jadian?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bertepuk12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 15
Kedua sejoli itu sekarang tengah berada di mobil mewah berwarna putih mengikilat, mereka sama-sama mengunakan sabuk pengaman, tak ada pembicaraan sedari tadi hanya terdengar suara helaan nafas dan musik kaset yang sengaja di putar agar tak terlalu sunyi.
"Di mana apartemen mu?" Tanya Celia membuka pembicaraan, ia merasa amat bosen hanya keheningan tanpa obrolan, bibir nya terasa kelu, apalagi ia memiliki sifat mudah bosan.
Kelajuan mobil Kendrick memelan, Kendrick sedikit menoleh melirik Celia,"Apa urusan mu?" Ujar Kendrick bertanya.
Apa yang akan gadis itu lakukan!
Dengan mata yang memutar jengah, Celia menjawab cepat, "Aku bertanya!"
"Aku tau jika kau bertanya."
"Sialan, jangan membuat ku ingin menghantam muka mu!"
Kendrick berdecih,"Berani? Apa urusan mu untuk mengetahui di mana apartemen ku?"
"The point saja kau sudah menemukan gaya yang bagus?" Jawab Celia pelan, ia kembali menukik kan bibir sinis.
Jujur, Celia merasa mual jika mengingat kembali ucapan Disya, takut juga jika ucapan sahabat nya itu memang benar ada nya, jika ia harus melihat Kendrick menunggangi lelaki. Sebuah komedi yang akan Celia tertawakan.
"Gaya? Apa maksud mu? Kau ingin ku ajari berenang dengan berbagai gaya hmm?"
Kepala Celia segera teralih sorot mata nya menatap penuh arti pada Kendrick, "Gaya ***? Mungkin."
Kendrick melotot kan mata nya kaget, tatkala gadis di samping nya ini bicara terlalu frontal, "Watch your mouth!" Titah nya dengan intonasi tak suka, memberikan tatapan tajam.
Cengiran kecil terlihat, "Bukan kah kemarin kau mengatakan, akan membawa ku ke apartement mu?" Jawab Celia tak mau kalah, mendengus kesal.
Kepala Kendrick menggeleng pasrah, "Aku tidak sadar mengatakan kalimat sialan itu, never mind."
Pandangan Celia memudar, ia menyipitkan mata nya geram, "Tanpa kesadaran kau bilang?" Pekik nya buat sembari menarik lengan kemeja yang Kendrick kenakan.
Lihat lah, kesabaran Celia setipis tissue yang di masukan kedalam air, lantas di potong menjadi 7 bagian.
Kendrick sontak agak meminggirkan mobil nya namun masih dalam kelajuan sedang, mengeram tatkala Celia melakukan tindakan gila, "Kau ingin menjadi janda, heh?"
Celia menatap tajam Kendrick, ia menarik tangan nya kembali, jujur saja Celia juga tak ingin kecelakaan hanya karena kesalahan nya, bisa jadi tersangka nanti, dan ia sungguh tak sudi jika harus mendekam di penjara.
Your lambe so very nyelekit!
"Kau! Kasar sekali." Ketus Celia, dia tentu nya merasa kesal bukan main.
Helaan napas terdengar lirih, "Maka diam lah, kita akan membeli baju pengantin yang akan kau kenakan nanti." Jawab Kendrick sambil tersenyum tipis lantas segera menormalkan ekspresi nya kembali.
"Lansung membeli ya?" Tanya Celia dengan nada rendah.
Kendrick yang paham maksud perkataan Celia, menghela nafas kecil, "Heh... Jika tidak ingin membeli, lebih baik gunakan kresek hitam sebagai gaun pengantin mu." Ucap Kendrick santai.
"Jika begitu kau harus menggunakan daun kering untuk menutupi tubuh mu!"Sewot Celia mengertakan gigi kuat.
Seketika mata Kendrick melotot,"Memalukan, memang nya kau ikhlas jika tubuh calon suami mu terekpos?" Tanya nya dengan deru napas kesal.
"Menurut ku itu keren sih, lebih baik lagi, jika kau tidak mengunakan pakaian sama sekali, telanjang, ups." Seru Celia dengan bibir yang di kendurkan lalu ekor mata nya sedikit melirik Kendrick.
Kendrick menekan kuat stir mobil nya,"Kau pikir aku semiskin itu hingga tak mampu membeli pakaian?"
"Calm down baby boy, just kidding!" Celia tersenyum culas, memamerkan deret gigi rapi milik nya.