NovelToon NovelToon
Tiba-Tiba Membawa Madu

Tiba-Tiba Membawa Madu

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Pelakor / Selingkuh / Cerai / Keluarga & Kasih Sayang / Penyesalan Suami / Chicklit
Popularitas:77.7k
Nilai: 5
Nama Author: July Khan1114

Rania Izzara adalah Istri dari Aditama, mereka membina rumah tangga sudah sepuluh tahun, namun tiba-tiba Rania di kejutkan dengan suaminya yang membawa seorang perempuan ke dalam rumahnya. Alangkah terkejutnya Rania ketika tahu bahwa suaminya telah menikah siri tanpa sepengetahuannya. Rania shock bukan kepalang mengingat selama sepuluh tahun mereka membina rumah tangga baik-baik saja namun kini di hadapakn dengan sosok seorang perempuan yang menjadi madunya.
Akan kah Rania bertahan atau justru dia meningglkan Aditama? padahal Aditama sangat mencintai Rania, namun Aditama memiliki alasan kenapa dia menikah lagi.

yuk simak kisahnya mereka Rania, Aditama dan Khansa sebagi madu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon July Khan1114, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Sedih dan Senang Menyatu dalam Satu Waktu.

Iqbal menatap tidak percaya dengan Aditama, namun dia sendiri belum tahu pasti masalah dari mereka namun Iqbal meyakini tidak mungkin Rania yang salah.

"lantas kenapa kamu tiba-tiba memukul aku? Jika sekarang kamu bukan lagi suaminya!" ujar Iqbal.

"Karena aku masih cinta sama Rania," sahut Aditama.

"Cih," Iqbal mendecih," Cinta macam apa yang kamu berikan jika kamu justru memilih istri kedua," sindir Iqbal, sorot matannya mulai memerah dia tidak terima perempuan yang di cintainya di sakiti.

"Itu bukan urusan mu!" tekan Aditama dia maju satu langkah, Iqbla sedikit waspada.

"Jika kamu merasakan cemburu dengan jalannya Rania dengan ku, lalu apa kabarnnya Rania yang suaminya memiliki perempuan lain?" ujar Iqbal sambil memutari tubuh Aditama. Walau usianya lebih muda tapi Iqbal berani melawan.

"Kamu cinta dia?" tanya Aditama membuat Iqbal berhenti tepat di depan Aditama. Keduanya kini saling bertatapan dengan sengit.

"Iya aku sangat mencintainya bahkan sejak kami di bangku SMA, jika kamu tidak mampu membahagiakan Rania maka aku yang akan membuat dia bahagia," tekan Iqbal dia melangkah meningglkan Aditama yang mematung.

"Satu lagi, jika kamu lebih percaya istri baru mu kamu terlalu bodoh dalam menilai, bukan kah tidak ada asap kalau tidak ada api!" lanjut Iqbal sedikit menoleh lalu kembali melangkah dengan pasti.

Aditama tercengang dengan ucapan Iqbal dia lalu mengingat bagai mana Khansa di tampar oleh Rania lalu kata-kata Rania yang terahir kalinya dia mengucapkan kata yang menjelekan Khansa.

Aditama baru menyadari selama ini Rania tidak pernah sekasar ini, apa lagi main fisik. Terus luka di pundak Adriana?.

Aditama mulai berfikir, benar, selama sepuluh tahun Rania tidak pernah menunjukan sifat arogan, namun semenjak kedatangan Khansa baru Rania bersifat seperti itu.

Aditama melangkah sambil menghubungi Rania namun tidak di angkat, kemudian dia masukkan kembali ponsel itu. Langkahnya sangat cepat jika dia tidak ingat akan meeting mungkin sudah pulang untuk menemui Rania. Walau Aditama sendiri tidak tahu keberadaan Rania.

Sementara itu Khansa yang berhasil memisahkan Rania dan Aditama, mengundang sang ibu ke rumahnya mereka sangat bahagia apalagi sudah tidak ada penghalang bahkan si Mbok sudh tidak bekerja di sana.

"Kamu hebat Khansa, jadi kapan Mama tinggal di sini?" tanya sang Mama.

"Tunggu mas Adit mengizinkan jika sekarang terlalu riskan takut nanti mas Adit curiga," sahut Khansa sambil meneguk minum.

"Baiklah, Mama percaya sama kamu," ujar Mamanya Khansa dengan senyum kemenangan. Sang Mama merasa bangga dengan putrinya.

Mereka merayakn di rumah Aditama, Khansa bener-bener merasa berkuasa sekarang.

Sementara itu Iqbal berusaha mencari tahu Rania tapi dia sendiri bingung karena tidak punya nomer Rania, lalu dia iseng mencari di sosial media nama Rania Izzara tapi tidak ketemu.

"Kamu di mana Rania," ucap Iqbal sambil mengusap wajahnya dengan kasar.

Ada rasa tak tentu di hati Iqbal satu sisi dia kasihan merasa iba, namun di sisi lain dia seperti memiliki kesempatan untuk memasuki hati Rania.

Iqbal berfikir sejenak dengan tatapan menerawang jauh.

"Apa dia balik ke bandung?" gumam Iqbal seorang diri," tapi gak mungkin dia secepat itu pulang,"

Iqbal menyandarkan punggungnya di kursi dengan tangan ia lipat diperut.

"Tidak bisa di biarkan," Iqbal lalu bangkit dia keluar.

Iqbal mengndarai mobilnya walau tanpa tujuan mencari Rania kemana, tapi dia terus mengikuti di mana waktu pertama kali bertemu, berharap dia bisa bertemu di sana.

Iqbal melihat sekeliling rasanya percuma jika dia mencari di sana, Iqbal lalu kembali membuka pintu mobilnya, namun dari kejauhan terlihat seperti Rania yang akan masuk ke pusat perbelanjaan.

Iqbal langsung menutup kembali pintu mobilnya lalu dia sedikit berlari mengejar wanita yang mirip dengan Rania.

"Rania!!" teriak Iqbal namun seseorang yang terlihat mirip itu tidak menoleh sama sekali, hingga ahirnya Iqbal menyentuh pundak yang mirip Rania itu.

Iqbal terperanjat ketika yang ia duga adalah orang yang dia cari tapi ternyata bukan.

"Maaf, aku kira anda orang yang saya cari," ujar Iqbal sambil menarik kedua sudut bibirnya.

Wanita yang di duga Rania itu menganggukan kepalannya lalu dia kembali melangkah masuk ke dalam.

Iqbal menoleh namun terlihat gerombolan yang terdiri dari wanita paruh baya dan dua orang wanita dewasa serta dua anak kecil.

Iqbal mempertajam penglihatannya dia melangkah perlahan karena dia takut salah orang lagi.

"Rania," panggil Iqbal ketika sudah pasti yang di lihatnya adalah Rania.

Mereka menoleh dan berhenti terlihat Iqbal sedikit berlari.

"Aku cari kamu Rania," ujar Iqbal sedikit terengah-engah.

"Ada apa?" tanya Rania menatap Iqbal yang terlihat ada luka lebab di sudut bibirnya.

Iqbal menatap semua orang dia tidak mau mereka tahu apa yang akan di sampaikannya.

Bak seolah mengerti tatapan dari Iqbal, Liza pun mengajak mereka untuk berjalan terlebih dahulu.

"Kita tunggu, di sana yuk," tunjuk Liza di mana di situ ada tempat duduk buat istirahat.

Mereka pun melangkah kini tinggal Iqbal dan Rania, tatapan Rania menatap ke arah Liza namun Iqbal menatap Rania dari samping.

"Rania aku tahu kamu sedang ada masalah," ucap Iqbal pada ahirnya.

"Sok tahu," sahut Rania sambil tertawa dia berusah menyembunyikan masalah itu.

"Jangan bohong Rania, aku di hajar sama suami kamu bukan tepatnya mantan suami kamu," ralat Iqbal membuat Rania menoleh.

"Izinkan aku menjelaskannya Rania tapi tidak di sini," ujar Iqbal lalu Rania kembali menatap si Mbok dan Liza yang terlihat kepansaan walau mereka di atasnnya menggunakan payung besar tapi trik matahari siang ini sangatlah panas.

"Baiklah, kamu ikut aku, kita ke rumah si Mbok," jawab Rania," aku dan yang lain akan menggunakan taxi aku takut nanti jadi fitnah lagi,"

Iqbal menganggukan kepalanya kini keduanya melangkah namun Rania ke arah si Mbok, Iqbal ke arah mobilnya berada.

Beda Iqbal beda Aditama, justru Aditama mengunjungi sekolahan Adriana walau sudah nampak sepi tapi masih terlihat guru-guru masih ada di dalam.

Satpam yang berjaga membukakan gerbang itu lalu Aditama turun dia menyapa guru yang papasan dengannya.

Lalu Aditama mengetuk ruangan di mana di situ ruangan guru. Mereka yang di sana tersenyum.

"Mari masuk pak," ujar salah seorang guru.

"Ada yanng bisa saya bantu?" kembai guru itu bertanaya ketika mereka sudah duduk.

"Saya mau tanya apa tadi Adriana sekolah?" tanya Aditama sedikit Ragu.

"Iya pak, kebetulan saya wali muridnya,"

Aditama menghela napasnya ada keraguan untuk menanyakan sama siapa Adriana kesini tujuan dia tidak ada kaitan dengan sekolah.

Wali murid Adriana menduga keduannya ada masalah hingga sang bapak menanyakan hal itu.

"Tapi Adriana pamitan bahwa dia akan pindah dari sekolah ini,"

"Apa?" pekik Aditama sambil berdiri.

Bu guru itu sedikit kaget dengan tingkah Aditama, dia berusaha untuk tenang.

Namun justru Aditama langsung pergi dia lupa awal niat ke sini.

1
Mma Fifirizkayanti
apkh ada kelanjutanya novel ini kok setengah2 aja
July Khan: tunggu karya yang lain ya kak, novel ini sudah lama hiatus. In Sya Allah akan ada karya yang lain dan baru.🙂.
total 1 replies
Rieya Yanie
lnjut kak
cinta semu
Aditama mudah labil ... 😁😜 beruntung Rania wanita tangguh ...cowok pengkhianat langsung di hempaskan 😎
Sekar arum
kekurangan di novel ini tuh lama bnget up nya
July Khan: 😅😅 sibuk ke hal lain🤭
total 1 replies
itin
seumur umur yang pakai nama Aditama baru ini ketemu karakter tokoh penyelingkuh tapi yang nelangsa. xoxo
biasanya aditama ini tokoh pria tegas berkarakater dan idaman para wanita.
Siti Zaid: Thor..kenapa lama sangat up nya...crita nya kakak suka..semangat thor..syg klau crita separuh jalan...
total 3 replies
Forta Wahyuni
dasar lelaki murahan yg tdk bisa menjaga pandangan, lht cew cantik langsung selera. dasar anu murahan..
Sekar arum
Rania kamu harus main cantik
Sekar arum
kapan up lg thoorr
July Khan: lagi sibuk menggarap novel yang lain kak, jadi ini sedikit terbengkalai😁 insya allah nanti akan adil, biar pembaca gak pada kabur🤭. terimakasih kak
total 1 replies
Yati Syahira
laki bodoh otak selakangan jgn smpi rujik andriana
Rosnelli Sihombing S Rosnelli
Nggak ngerti lah apa yg kau utarakan thor ...sebentar bilang mau nolong kanza trus cinta sama istri pertama trus kau bilang rania cinta pertama si tama kayak nya memang aditama manusia yg plin plan sok tegas tapi melempem nggak suka aja dengan rada cinta ke anak adriana. memang nggak cinta kok dengan istri pertama dan anak kandungnya sendiri. tolonglah thor kau pertegas sampai dimana rasa cinta si tama sama istri pertama. awal jumpa sama kanza niat nolong. kau bilang si tama orang kaya dan pintar masa nggak bisa si tama nyelidiki keluarga kanza. dingin kali cerita mu ini ngga ada yg buat aku gregetan
Nadrah Nandar: maaf Thor kalo bisa jalan ceritanya jangan terlalu melebar aga rkita pembaca ga bingung konflikx jangan terlalu berbelit Belit agar enak di baca masa sih mantan suami dan mantan madu menang terus yg ga masuk akal sudah di perlihatkan bukti video masih juga ga percaya malah berbahagia addehh pemeran utama menderita terus
total 7 replies
Nur Adam
ljjuur
Deo Dega
Lanjut thor 💪💪🥰🥰
Ulan
sudah selesai ya, lg seru2nya
July Khan: tunggu kelanjutanya setah kontrak turun ya kak😊 masih di revew soalnya😉
total 1 replies
July Khan
lagi nunggu kontrak turun jadi sementata tidak up dulu🤭
blecky
semngt rania
blecky
hahahaha Aditama bodoh
Sekar arum
kok malah hamil sih tu pelakor, harusnya mandul, gimana sihh ntar makin besar kpla aja tu ulat bulu
Sekar arum
kapan nih lanjutannya thoorr jgn gntungin atuh
July Khan: di tunggu ya kak, ini lagi proses di dunia nyatannya agak sibuk🤭😁 peluk dari jauh.
total 1 replies
Norhayati Hanipah
menarik jalan cerita
July Khan: terimakasih kak🥰
total 1 replies
Masitoh Masitoh
semangat ya nulisnya biar jln ceritanya lancar...up
July Khan: terimakasih kak😊 semoga suka dengn certanya.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!