Catatan:
1.Maaf kalo ceritanya berantakan karena author nya masi amatiran
2.Typo bertebaran
3.Update tidak menemtu tapi diusahakan akan update 2-3 kali seminggu.
Pada tahun 2150 keluar game VR berbasis Kapsul dan game yang pertama rilis di perangkat itu dinamai Fantasy World Online (FWO).
Ada satu player pria yang menggunakan karakter avatar seorang perempuan yang dinamai Melody Viona, dan dia juga diberi julukan player rangking 1 Ratu Penghancur.
Ada suatu kejadian saat karakter avatar nya mengalami evolusi yang mana membuat nya malah berpindah ke dunia lain.
Saat terkirim kedunia lain dia terkejut oleh evolusinya yang mana evolusinya membuat menjadi ras terkuat, tetapi dibalik semua itu ada rahasia yang tersembunyi dari ras nya sendiri, jika dia hendak mengetahui rahasia dibalik itu dia harus bertanya kepada dewa-dewi kuno dan iblis dimensi. Mampu kah Melody Viona mengetahui Rahasia nya, ikuti perjalanan nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Prima setya eka wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 15:latihan
Didalam hutan.
Saat ini aku dan elf lainnya sudah berada didalam hutan tetapi tidak terlalu jauh dari istana mungkin jaraknya 2kilometer dari istana, itu dikarenakan istana aku tinggalkan dengan kondisi kosong tidak ada yang menjaganya, tetapi aku sudah memasang Barrier disekeliling nya buat jaga-jaga jika ada yang menyerang nya.
"Semuanya kalian mulailah berburu nya, dan dipimpin oleh Charles"ucapku kepada semua Elf
"Baik Yang Mulia"jawab semua Elf secara serentak
"Untuk Sahsya dan Eri kalian berdua ikut denganku"ucapku
"Ya Yang Mulia"jawab Sahsya dan Eri
Setelah aku dan semua Elf sudah sampai didalam hutan, aku memerintahkan semua Elf untuk berburu, setelah mendengar itu semua Elf menjawab dengan suara bersemangat.
Ketika semua Elf sudah mau memulai berburu aku berkata lagi kepada Sahsya dan Eri untuk mengikuti ku, mendengar itu Sahsya dan Eri langsung menghampiri ku yang tadinya mereka berdua berada dibarisan para Elf itu.
"Baiklah Sahsya, Eri ayo ikuti aku"ucapku kepada Sahsya dan Eri
"Baik Yang Mulia"
.
.
.
.
"Berhenti"ucapku kepada Sahsya dan Eri
"Ada apa Yang Mulia"tanya Sahsya kepadaku
"Kalian lihat segerombolan serigala itu"ucapku pada Sahsya dan Eri
"Ya Yang Mulia"jawab Sahsya dan Eri bersamaan
"Tugas kalian adalah membunuh semua serigala itu"
"Juga perlu diingat ada serigala yang memimpin serigala-serigala itu dan untuk kekuatan nya berada di Ordo Raja tingkat menengah"
"Dan aku tidak akan menolong kalian berdua bahkan jika ada serangan yang dapat membuat membuat kalian terbunuh"
"Ini adalah latihan bertahan hidup buat kalian berdua"
"Jadi gunakan lah senjata dan semua kemampuan kalian"ucap ku serius kepada Sahsya dan Eri
"Baik Yang Mulia"ucap Sahsya dan Eri secara bersamaan tampa ada ragu
Aku langsung mengajak Sahsya dan Eri untuk mengikutiku.
Aku menyuruh mereka mengikutiku karena aku ingin memberikan latihan bertahan hidup untuk keduanya, sekalian melihat kemampuan mereka berdua.
Setelah beberapa saat berlari semakin dalam kehutan ahirnya sampai ketempat tujuanku, yaitu tempat para serigala, aku sudah mendektisanya saat baru pertama memasuki hutan, disitu aku langsung berpikir untuk menggunakan mereka sebagai latihan Sahsya dan Eri untuk berlatih bertahan hidup.
Ketika sudah sampai aku memerintahkan untuk berhenti, disitu Sahsya dan Eri kebingungan kenapa tiba-tiba di perintah kan berhenti.
Aku langsung memperlihatkan segerombolan serigala yang ada didepan ku kepada Sahsya dan Eri, saat aku memperlihatkan segerombolan serigala itu kepada keduanya, Sahsya dan Eri langsung dibuat terkejut karena apa yang mereka lihat.
Aku langsung menjelaskan kepada Sahsya dan Eri bahwa segerombolan serigala itu dimimpin oleh serigala berkekuatan Ordo Raja tingkat menengah
Sahsya dan Eri berpikir bagaimana bisa ada segerombolan serigala dekat dengan mereka selama ini dan segerombolan serigala ini memiliki jumlah lebih dari seratus ekor dan juga mereka dipimipin oleh kekuatan Ordo Raja tingkat menengah.
Aku menjelaskan lagi kepada Sahsya dan Eri bahwa mereka harus membunuh semua serigala itu dan aku tidak akan membantu mereka bahkan jika terjadi sesuatu yang dapat mengambil nyawa mereka.
Mendengar itu Sahsya dan Eri benar-benar dibuat terkejut dengan apa yang baru saja aku katakan, Sahsya dan Eri melihat ku dengan wajah terkejut nya tetapi tidak lama kemudian Sahsya dan Eri pun saling menatap satu sama lain
Setelah Sahsya dan Eri saling bertatapan penglihatan mereka tertuju kepada ku lagi dan berkata Baik Yang Mulia, setelah mengatakan itu Sahsya dan Eri pun akhirnya mengeluarkan senjata senapan mesin yang aku berikan kepada mereka berdua.
Sahsya dan Eri sadar bahwa jika mereka menyerang segerombolan serigala itu dengan jarak dekat, itu akan merugikan mereka karena musuh yang mereka lawan memiliki jumlah yang sangat banyak dan juga memiliki kekuatan diatas mereka karena rata-rata segerombolan serigala itu memiliki kekuatan rata-rata Circle-9.
"Sahsya, Eri sebelum kalian menyerang segerombolan serigala itu aku akan mengatakan sesuatu"ucapku kelada Eri
"Apa itu Yang Mulia"tanya Sahsya dan Eri secara bersamaan
"Ketika kalian membunuh serigara-serigala itu akan ada kekuatan yang masuk ketubuh kalian"ucapku kepada Sahsya dan Eri, dan melanjutkan nya lagi
"Jadi kemungkinan besar ketika kalian membunuh serigala-serigala itu, kekuatan kalian akan dipromosikan ke tingkat selanjutnya"
"Apa benar kah Yang Mulia?"tanya Sahsya dan Eri secara bersamaan dengan naga bersemangat
"Tentu saja untuk apa aku berbohong kepada kalian berdua"
"Jadi bunuhlah serigala-serigala itu dengan semua kemampuan kalian yang kalian miliki"ucapku kepada Sahsya dan Eri
"Baik Yang Mulia kami berdua pasti tidak akan mengecewakan anda"jawab Sahsya dan Eri secara bersamaan
"Oh benar ambil ini"ucapku sambil mengambil barang dari inventory
"Apa ini Yang Mulia"tanya Sahsya kepadaku
"Nama alat ini adalah alat komunikasi jadi kalian berdua tetap bisa berkomunikasi dengan baik meski jarak kalian jauh"
"Meski begitu alat ini jarak komunikasi sejauh 100kilometer jika lebih dari itu alat ini tidak dapat saling berkomunikasi lagi dengan kata lain alat komunikasi ini akan mati"ucapku kepada Sahsya dan Eri dan berkata lagi
"Apa kalian mengerti"
"Kami mengerti Yang Mulia"jawab Sahsya dan Eri secara bersamaan
"Baiklah sekarang pergilah"ucapku lagi kepada Sahsya dan Eri
"Ya"jawab Sahsya dan Eri dengan nada tegas
Ketika Sahsya dan Eri henda pergi untuk membunuh serigala-serigala itu aku mengatakan kepada mereka berdua ketika mereka berdua berhasil membunuh serigala-serigala otu akan ada kekuatan yang masuk ketubuh mereka.
Setelah aku mengatakan itu Sahsya dan Eri dibuat terkejut olehku dan bertanya untuk memastikan apakah yang mereka dengan barusan benar bukan halusinasi karena akan menghadapi segerombolan serigala-serigala itu.
Aku langsung mengatakan nya lagi kepada Sahsya dan Eri bahwa yang mereka dengan barusan adalah kebenaran.
Ketika mendengar itu itu Sahsya dan Eri langsung bertambah bersemangat karena ketika mereka membunuh serigala-serigala itu akan mendapat kekuatan.
Saat Sahsya dan Eri hedak pergi aku menahan nya, Sahsya dan Eri dibuat bingung karena hal itu, tatapi aku tidak mempedulikan nya dan mengambil alat komunikasi berbentuk seperti headset dari inventory dan memberikan nya kepada Sahsya dan Eri.
Sahsya dan Eri bertambah bingung karena apa yang aku berikan kepada mereka, dan akhirnya Sahsya bertanya kepadaku apa yang aku berikan kepadanya.
Aku langsung menjelaskan apa yang aku baru saja kasi kepada mereka, ketika selesai menjelaskan nya, wajah Sahsya dan Eri tampak terkejut
Mungkin karena alat komunikasi semacam itu tidak ada didunia ini, apalagi alat komunikasi itu dapat membuat orang berkomunikasi dengan jarak 100kilometer dengan jelas.
Sahsya dan Eri tidak dapat berkata-kata lagi, karena apa Yang Mulia mereka lakukan, kamarin Yang Mulia mereka memberikan senjata yang mengerikan dan sekarang sebuah alat komunikasi, yang dapat berkomunikasi dengan jarak yang sangat jauh.
Yang ada dipikirkan Sahsya dan Eri sekarang adalah mahluk apa sebenarnya yang mereka layani, bahkan dewi mereka saja dengan senang hati melayani nya, benar-benar mahluk yang tidak dapat dimengerti karena dapat menciptakan berbagai hal dengan mudahnya.
...****************...
JANGAN LUPA, LIKE, COMENT, AND VOTE