WARNING 21+++
Cerita kali ini berjudul “SIMPANAN DOSEN” bercerita tentang mahasiswi cantik dan seksi bernama Sisca Morena yang terjebak cinta dengan dosen muda bernama Bobby Alvenzo yang tampan namun hyperseks.
Support aku terus agar semangat buat up cerita disetiap partnya! Thank you🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WEENA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Awal Baru
HAPPY READING🥳
.
.
Apartemen Lolita
Lolita mengerjapkan matanya yang baru saja terbangun dari tidurnya, Ia melihat dirinya sudah terbaring diatas tempat tidur dengan menggunakan pakaian tidur yang rapi. Ia teringat dengan kejadian kemarin dan mulai mencari keberadaan Andi
“Gue gak akan maafin Lo ndi!!” Batin Lolita kesal
Namun Lolita menemukan sepucuk surat dari Andi dan membacanya “Selamat pagi wanitaku yang cantik, maaf aku meninggalkanmu karena ada beberapa urusan, namun cepat hubungi aku jika kau sudah terbangun dan aku mencintaimu”
“Gue benci lo ndi!!!” Teriak Lolita sambil melempar surat itu dan menangis
.
.
Sedangkan di tempat lain, Di rumah Sisca sedang menyambut kedatangan orang tuanya
“Apa kabarmu sayang? Ucap Irma menyentuh wajah anaknya
“Baik Ma.. Mama apa kabar?” Balas Sisca sambil memeluk kangen mamanya dan papanya
“Kamu makin kurus aja sekarang” ucap Anton
“Iya kelamaan ditinggal Mama Papa sih” balas Sisca sambil tersenyum
“Ma… Pa.. aku mau kenalin seseorang ke kalian” lanjutnya
“Oh yaa? siapa?” Tanya Anton
Bebarengan dengan itu munculah seseorang Bobby ditengah-tengah mereka
“Orang yang spesial banget dan berarti dihidup aku setelah kalian, dia Mas Bobby, pacar Sisca” ujar Sisca sambil memegang tangan Bobby
“Wahhh.. anak Mama udah ngerti pacaran ya sekarang..” balas Irma kaget dengan pertumbuhan anaknya
“Mama Papa gak marah kan?” Ujar Sisca mengamati ekspresi orang tuanya
“Gak dong.. Mama justru senang kamu sekarang ada yang ngurusin” balas Irma sambil menjambat tangan Bobby untuk berkenalan
“Terimakasih Om, Tante” Ujar Bobby dengan senyumnya
“Kalian satu kampus?” Ujar Anton
“Kebetulan saya bekerja sebagai Dosen dikampus itu Om” balas Bobby dengan hormat
Kedua orang tua Sisca terkejut lagi, Ia menyadari bahwa hubungan putrinya terpaut usia yang sangat jauh.
“Sis.. ikut Mama dulu yuk?” Ajak Irma menarik tangan Sisca dan Suaminya menuju kamar Sisca dan meninggalkan Bobby sendiri diruang tamu
“Kamu serius pacaran sama dosenmu sendiri?” Tanya Irma khawatir
“Aku sayang sama dia Ma” balas Sisca
“Papa ngerti… papa juga pernah ngerasain jatuh cinta.. tapi sebagai orang tua kita ingin anak kita berhubungan dengan seseorang yang pas dan layak” lanjut Anton mengelus rambut putrinya
“Mas Bobby itu orang yang baik.. dia perhatian sama aku dan menurut aku dia layak untukku” balas Sisca
“Yasudah.. Papa sih gak bisa menghalangi dan papa berharap kamu bisa lulus kuliah dengan baik.. itu saja” jelas Anton
“Jangan kecewakan papa ya” lanjutnya sambil memeluk Sisca
Sisca sangat senang karena respon kedua orang tuanya sangat menerima keputusannya untuk berhubungan dengan Bobby.
Sisca menemui Bobby diruang tamu “Mas.. I’m really happy”
“Why sayang?” Balas Bobby
“Mereka setuju sama hubungan kita..” balas Sisca sambil tersenyum senang
“Really? It’s good news.. tapi Mas juga ada kabar yang sedikit mengkhawatirkan” ucap Bobby
“Kenapa Mas?” Balas Sisca
“Jangan ngomong disini ya sayang.. kita ngomong ditaman aja ya” lanjut Bobby
Sisca mengangguk dan keduanya duduk dikursi panjang ditaman
“Jelasin sekarang Mas” ujar Sisca yang sudah penasaran
“Ini tentang Lolita.. Mas dijebak kemarin” ujar Bobby
“Hah? Dijebak gimana Mas?” Balas Sisca
“Dia mau ngasi Mas obat perangsang” Lanjut Bobby sambil menyentuh tangan kekasihnya
“Terus gimana? Mas diapain lagi?” Ujar Sisca
Bobby menyentuh wajah kekasihnya “untungnya Mas menyadari itu.. Dengan tak-tik Mas akhirnya Lolita lah yang meminum obat itu.. yang Mas takuti adalah jika Lolita menyebarkan berita yang aneh-aneh dan kamu akan percaya dengan omongannya”
“Hmm.. tapi Mas gak apa-apa kan?” Balas Sisca khawatir
“Gak kok sayang.. Mas gak dapet minum apapun” balas Bobby
“Maafin Mas yaa.. seharusnya Mas gak gampang percaya sama dia” lanjutnya
Sisca tersenyum dan menghargai keterbukaan kekasihnya itu “justru aku mau bilang makasih Mas.. aku pernah mencurigai Mas.. padahal Mas sangat menjaga hubungan ini”
Bobby memeluk kekasihnya itu “berapa hari Mas harus tidur tanpa kamu?” Bisiknya ditelinga kekasihnya
Sisca terkekeh “puasa nyusu seminggu dulu ya Mas” ujarnya pelan
Bobby pura-pura cemberut “nyusunya diruangan Mas aja yaa hehe”
Sisca hanya mencubit pinggang kekasihnya gemas
“Makan dulu yuk?”
Akhirnya mereka menikmati makan malam bersama.
.
.
TOK
TOK
Lolita membuka pintu apartemennya dan terkejut dengan kehadiran Andi.
Lolita hendak menutup pintu kembali namun Andi menghentikannya
“Ngapain lagi elo kesini?” Bentak Lolita
“Aku bawain makanan buat kamu” balas Andi menyerahkan bungkusan yang dia bawa
“Gak perlu!!! Gue ingetin ke elo.. Jangan pernah dateng dan muncul dihadapan gue lagi!!” Balas Lolita sinis
Andi tak menggubris perkataan Lolita dan berusaha masuk ke Apartemen Lolita walaupun Lolita sudah menghalanginya
“Aku ngerti kenapa kamu bisa marah..” ujar Andi duduk di sofa sambil membuka bungkusan makanan itu
“KELUAR SEKARANG” teriak Lolita
“Aku tau kamu belum makan seharian karena mikirin kejadian kemarin” ujar Andi santai
“Mau aku suapin?” Lanjutnya mengerakkan sendoknya yang berisi makanan
“JANGAN MIMPI JIKA AKU BAKALAN MAKAN MAKANAN ITU, KELUAR SEKARANG ATAU AKU TELPON POLISI!!!” Teriak Lolita
Andi akhirnya berdiri dari duduknya dan berteriak “Kurang baik apalagi sih aku? Aku selalu sabar ngadepin perlakuan kamu.. aku seperti ini bukan karena rasa bersalah!! Aku mencintai kamu sejak dulu walaupun aku tau kamu suka sama Bobby!! Aku ngelakuin hal kemarin juga karena kamu yang minta.. aku gak tega kamu teriak-teriak kesakitan gitu” jelasnya panjang
“Ada cara lain kan..” tangis Lolita sedih sambil bersimpuh
Andi mendekati lolita dan menyentuh wajah Lolita “aku binggung.. tapi aku akan tanggung jawab! Aku akan nikahin kamu..”
“Aku gak mau.. aku mau kamu pergi” balas Lolita lirih
“Aku janji gak akan pergi ninggalin kamu walaupun apapun yang terjadi!! aku serius untuk nikahin kamu” balas Andi tegas dan memeluk Lolita yang terus menangis
“Kita lewatin semuanya bareng-bareng ya.. aku minta maaf karena udah secinta ini sama kamu” terang Andi sambil mencium dahi Lolita
“Plis.. aku mohon kamu makan sekarang ya?” Lanjutnya
“Aku mau kamu pergi” balas Lolita
“Okee aku pergi.. tapi kamu makan ya! jangan dibuang! Makanan yang aku bawain sejak dulu selalu kamu buang, tapi aku mohon yang sekarang jangan” ujar Andi hendak pergi
“Oh ya.. kamu jangan pernah ngerasa sendiri.. telpon aku kalau kamu perlu sesuatu” lanjutnya dan menutup pintu apartemen Lolita
Setelah Andi pergi, Lolita hendak membuang makanan itu ketempat sampah namun ingatannya tentang perkataan Andi membuat dia mengurung niatnya itu dan menangis kembali “Elo bego!!!! Elo suka sama orang yang gak guna kayak gue” teriaknya sedih.
😢😢
ok lah cusss🚴
gantilah kalimatnya ,jangan menggunakan kalimat seolah" Bobby tau kebenarannya.
begini lebih baik " aku gak tau sayang apa yg terjadi saat itu..apakah aku bener melakukannya atau tdk."
gitukan enak bacanya, jangan buat bobbynya seolah tau pdhl Lo aja menggambarkan Bobby mabuk berat belum lagi tanpa busana.
bukti pertama, Bobby sangat mabuk sampai gak ingat apa"
kedua.. itu adalah kesempatan Mita
ketiga Bobby tdk mekaia busana.
jadi menutur ceritanya..logika lah yg menang dan benar
gw seperti orang bodoh dengan beberapa part dinovel ini..astagaaaa/Bye-Bye/
maaf aja thor
GAK NYAMBUNG..TAU GAK?
makanya kasih klu atau penasaran jangan langsung inti kalo Bobby emng sdh melalakukannya. BUAT READERS PENASARAN BUKAN MALAH DIBUAT CERITA BOBBY SDH MELAKUKANNYA BARU DIPART SELANJUTNYA MALAH DIELAK. KELIATAN LAH GAK NYAMBUNGNYA./Facepalm//Drowsy/
aku sudah pernah SC 2x soalnya...
si Sisca kebesaran nafsu doang .
malas banget jadinya , klo Sisca gampangan gitu maafin Bobby .