NovelToon NovelToon
Cintanya Guruku Padaku

Cintanya Guruku Padaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Tamat
Popularitas:718.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ummu Friska Nanda Raisa

Bagaimana ya rasanya kalau tiba-tiba harus dititipkan untuk tinggal serumah dengan guru yang super dingin kaya es dan posesifnya seperti suami ke istri..??

Kita ikuti kisahnya Tia yuk...😉

Cerita halu / cerita Fiksi ☑️
Hiburan di kala senggang ☑️

Ini hanya sekedar cerita halu saja. Author minta maaf jika apa yang ada di dalam cerita tidak sesuai dengan kenyataan.🙏

Jangan jadikan bacaan dalam cerita ini sebagai keseriusan. Jadikan isi dalam cerita novel ini hanya sebagai hiburan di kala senggang saja.

Dan Ini hanyalah cerita fiksi... Jika ada kesamaan nama, itu hanyalah faktor ketidak sengajaan.

Jangan lupa comentar dan likenya ya...🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Friska Nanda Raisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pak Sendy manja

Karena menunggu sedikit lama, akhirnya pak Sendy pun tidak sabaran lalu masuk menerobos kamar mandi.

“Pak, bapak ngapain di sini?” tanyaku

“Kamu lama sih?” protes pak Sendy

“Ya ampun, pak. Biarpun aku berlama-lama di dalam kamar mandi, tapi bukan berarti bapak bisa seenaknya saja masuk kaya begini kan?!” protesku

“Waduh, bisa-bisa gila ni aku lama-lama kalau pak Sendy jadi aneh kaya begini.” Gumamku dalam hati

“Kamu juga sih, suruh siapa tidak mengunci pintu kamar mandi.” Ucap pak Sendy balik menyalahkan aku

“Bapak... !!! Sudah sana keluar dulu. Aku mau ganti baju sedikit lagi nih.” Ucapku

“Tapi kamu jangan lama-lama ya.” Pintanya dengan nada manja

“Iya, pak.” Sahutku

Ketika dia sudah keluar dari kamar mandi...

***

“Hello... Ada yang bisa kasih tahu aku tidak sih, Itu guru satu kenapa jadi berubah gini? Kok aku jadi takut.😢” (Tia)

***

“Tia, kamu cepetan keluar donk, sayang.” Panggil pak Sendy

“Tuh kan apa tadi aku bilang.” (Tia)

“Tia..!!” panggilnya lagi

“Iya.. Iya, pak. Ini sudah mau keluar.” Sahutku yang langsung membuka pintu kamar mandi

“Oh, Tia..” ucapnya yang langsung memelukku erat

“Aduduh pak. Aku tidak bisa nafas nih. Lepaskan aku, pak.” Pintaku

“Aku tidak mau lepasin kamu.” Ucapnya

“Pak, aku boleh jujur tidak?” ucapku

“Boleh. Mau jujur apa?” sahutnya yang masih belum juga melepaskanku dari pelukannya.

“Pak, jujur, kalau bapak seperti ini tuh malah buat aku jadi takut sama bapak. Bapak kenapa tidak kaya biasanya saja sih?” protesku

“Tia, 7 tahun. Aku menunggu saat-saat seperti ini tuh 7 tahun dan itu bukanlah waktu yang sebentar. Aku.. Aku... Tidak bisa pura-pura lagi di hadapanmu. Aku... Aku ingin sekali bisa menjadi diriku yang apa adanya jika di hadapanmu. Aku mohon. Kamu jangan takut ya sama aku yang seperti ini. Plis..” pinta pak Sendy

Aku yang mendengar ucapannya itu, seketika ada rasa iba sekaligus bersalah. Aku tidak tahu kalau cintanya ke aku itu sangatlah besar.

“Pak, ya sudah tidak apa-apa kalau memang itu yang bapak mau. Tapi ini tuh sumpah deh pak, aku engap. Susah mau nafas.” Ucapku

“Eh iya.. Iya maaf.” Ucapnya yang langsung melepaskan pelukannya

“Pak, tapi ada yang masih mengganjal ni dipikiranku.” Ucapku

“Apa?” tanyanya

“Aku kan masih kelas 1. Masih jauh dari kelulusan. Bapak tidak akan macam-macam kan sama aku?” tanyaku.

“Tidak sayang. Aku tahu kok apa yang kamu khawatirkan. Tapi..” pak Sendy tidak meneruskan ucapannya karena ragu

“Tapi apa, pak?” tanyaku

“Hmm... Aku tidak bisa menahan ingin mencium kamu.” Sahutnya

Aku yang mendengar ucapannya itu, mendadak menjadi deg-degan dan mungkin saja wajahku ini memerah seperti tomat matang..

“Hadeuh.. Gila. Ini kenapa begini sih? Tidak. Pokoknya aku harus berusaha tenang.” Gumamku dalam hati

“Hmm... Pak, aku lapar. Hehehe...” ucapku mencoba agar bisa menjadi sebiasa mungkin

“Kamu mau makan?” tanyanya dan aku pun mengangguk

“Ayo sekarang kita makan saja di luar. Hari ini aku tidak mau masak. Aku maunya dekat terus sama kamu.” Ucap pak Sendy manja

“Lha kalau di luar, terus ada teman-temanku yang lihat bagaimana?” tanyaku

“Terus gimana donk?” ucap pak Sendy.

“Ya sudah, kalau begitu aku saja yang masak. Gimana?” ucapku.

“Kamu bisa masak?” tanyanya

"Tidak.” Sahutku santai

“Lha kalau tidak bisa masak, kenapa kamu ingin masak?” tanyanya bingung

“Kalau cuma sekedar masak mie saja, aku bisa pak. Aku lapar. Yuk pak. Ayolah. Kita masak mie.” Ucapku sambil membalikkan badannya dan mendorongnya ke luar dari kamarku.

Lanjut..👇

1
Riani Setiawati
Luar biasa
re
Mulai
Qaisaa Nazarudin
Gila udah lumpuh juga masih aja nekad,mending waktu kecelakaan itu mati aja skalian..heeiihh,,
Qaisaa Nazarudin
Hadeeeehhh pak guru gak ada romantis2 nya nembak cewek…wkwkwkwk…
Qaisaa Nazarudin
Rasain tuh balasannya..makanya jangan jahat banget jadi org…
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampai jadi pelakornya thor!!!
Qaisaa Nazarudin
Hadeeehhh pak Rio aku pikir tadi makanannya gak cukup jadi panik gitu,,haaaahaaaa….
Qaisaa Nazarudin
Rika lebih dewasa pikirannya walaupun umur sama kayak Tia..Tia jadi bego gitu ya..
Qaisaa Nazarudin
WHAAATT berarti mereka nikah saat Tia berumur 10 tahun????!!! yg bener aja? bukannya syarat SAH nikah itu diatas umur 17 tahun ya?? hadehh untuk dunia halu wkwkwk…
Qaisaa Nazarudin
Si Tia ini udah bisa di ajarin sopan santun ni adab berbicara dan bersikap ama suami,sementara dia kan udah tau juga kalau pak Sendy itu suaminya…
Qaisaa Nazarudin
Cincin seharga 3 juta untuk 5gram itu mah gak mahal..
Qaisaa Nazarudin
Aku juga dapat merasakan apa yg Tia rasa kan,baru juga klas 1 SMA tapi udah ada suami,pasti bingung kan,udah gitu kapan ijab qabulnya??
Qaisaa Nazarudin
Typo tampa sepengetahuan Tia maksudnya ijab qabul meeka…
Qaisaa Nazarudin
Apa benar Tia itu istri nya Sendy,mungkin Sendy udah ijab qabul sama Tia tampa getahuan Tia mungkin,Dan saat ijab qabulnya Rio juga dtg sebagai teman dan saksinya,makanya rio selalu bilang istri loe ke Sendy…
Qaisaa Nazarudin
Haaahaaaaa….ngakak aku,,pinter banget Tia,biar gak ada salah paham lagi langsung aja keruang BK dan disaksi kan oleh Rio dan juga Sendy sendiri..pokoknya keren dah….
Qaisaa Nazarudin
Wah pinter Tia,,,i like heeeehee,,,
Qaisaa Nazarudin
kasian deh Tia yg gak tau apa2 hubungannya sama guru es itu,malah posesifnya mintak ampun,ortu nya juga gak bilang apa2 malah nitip anak kayak nitip barang aja hadeeehh..
Qaisaa Nazarudin
Apa ortunya gak mampu beliin Tia hp ya,udah gede segitunya gak ada hp,,,
Qaisaa Nazarudin
Hadeeehh masih aja jamannya surat menyirat ya..tahun kapan ini ya?haaaaahaaaa…
𝐙⃝🦜𝐀❣️𝐅
apa yg di ktakan fia bener p shendy kamu harus hati²😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!