pertemuan singkat antara Revandra seorang duda beranak 1 dengan seorang mahasiswa bernama Nada menumbuhkan cinta dihatinya.
disaat kebahagiaan mulai melengkapi kehidupan mereka, sebuah kenyataan pahit harus mereka terima, hingga membuat mereka harus memilih ..
akan ada drama menguras emosi dan penuh air mata..
mudah-mudahan pada suka ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Yang Sempurna
episode 14
.
.
" tuan tidak makan ?? " tanya Nada sambil.memandang wajah Revandra.
" nanti saja, kau habiskan dulu makanmu, setelah itu minum obatmu, baru q makan" Revandra menjawab sambil terus menyuapi Nada.
setelah selesai dan Nada juga sudah meminum obat nya Revandra ijin untuk keluar.
" q .keluar sebentar, kau tidurlah."
"baiklah." Nada menjawab pelan. perasaannya masih.tak menentu, ketakutan serta rasa tidak percaya menyelimuti wanita itu.
Revandra melangkah keluar, ia merogoh saku celananya mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.
tuut...
tuut..
" halo." jawab panggilan disebrang.
" halo Nurra, kau dimana ??" tanya Revandra, iya dia menghubungi adiknya Nurra.
" q dirumah kak, ada apa ?? tumben sekali kau menghubungiku ??"
"kekamar Zakia sekarang, q ingin bicara padanya "
" bicara padaku kan sama saja, nanti juga q sampaikan !!"
"diamlah, dan pergilah kekamar Zakia. !! awas kau berani mematikan panggilanku !!"
"iya, iya, tunggu !!" dengan perasaan kesal Nurra berjalan menghampiri Zakia dikamarnya.
.ceklek..
pintu kamar Zakia dibuka Nurra, Zakia yang sedang belajar menoleh melihat siapa yang datang, senyum mengembang diwajah anak kecil itu.
" boleh bibi masuk ??" tanya Nurra
" boleh bibi, ada apa ??" Zakia menjawab sambil menghampiri Nurra yang duduk ditepi ranjang.
"ini papa mau ngomong sama kamu ."
" papa ?? "
" iya sayang." Nurra mengusap kepala anak kecil itu sambil memberikan ponselnya kepada Zakia.
" hallo papa, ada apa pa ??" zakia berucap
" hallo sayang, kamu lagi ngapain ??" Revandra berkata lembut.
" lagi ngerjain PR pa, papa dimana ? kok belum pulang ??"
" sayang, malam ini papa ngk bisa pulang. ada hal penting yang harus papa selesaikan, Zakia yang pinter ya dirumah jangan nakal, kalau pengen apa - apa bilang sama bik sumi, "
" iya pa, Zakia ngk akan nakal kok. papa baik-baik ya ?? jangan lupa makan, Zakia sayang papa."
sejenak Revandra diam sambil tersenyum dia menjawab
" iya sayang.. papa juga saaayang banget sama Zakia, udah dulu ya sayang, jangan tidur terlalu malam. papa tutup ya ??"
" iya pa, selamat malam papa "
" malam sayang."
tuutt..
panggilan terputus.
" ini bibi, " Zakia menyerahkan ponsel Nurra.sambil menerima Nurra bertanya
" papa ngomong apa kia ??"
" papa bilang, malam ini papa ngk pulang, ada urusan."
"hmmm gitu ya. ya udah sekarang mending Zakia tidur, udah malam juga ini. PR nya udah selesai kan ??"
" udah bi"
" ya udah sekarang tidur ya, bibi temenin ya ??"
Zakia mengangguk senang, lalu berbaring, Nurra menyelimuti Zakia lalu membaringkan badannya disebelah Zakia, mengusap ujung kepala Zakia yang sudah mulai memejamkan Matanya. lama- lama nafasnya mulai beraturan yang menandakan Zakia sudah tertidur.
Nurra mengecup kening Zakia.
" semoga kakak cepat menemukan ibu sambung buat kamu sayang, diusia kamu ini kamu sangat membutuhkannya." Nurra berucap demikian lalu menutup pintu kamar Zakia.
.
.
.
dirumah sakit...
cekleekk...
Revandra masuk keruangan tempat Nada dirawat sambil.membawa kantong plastik yang berisikan roti dan juga air mineral.
"kau belum tidur ??" Tanya revandra yang melihat Nada masih bersandar dan menatapnya.
" belum, tuan dari mana ??" Nada menjawab pelan
" q membeli makanan ?? apa kau mau ??"
Nada melihat revandra mengeluarkan beberapa potong roti,
"tuan cuma makan roti ?? kenapa tidak cari nasi atau makanan lain ??"
" q tidak biasa makan Nasi kalau malam, ini saja sudah membuatku kenyang." Revandra berkata demikian sambil memakan roti itu.
Nada tidak mau banyak bicara, karna rasa takutnya sedikit masih ada. ia hanya memandang Revandra
" tuan revandra sangat tampan, dia menolongku sampai menungguku dirumah sakit, tapi kenapa dia sangat kejam ?? " batin Nada.
"jangan memandangku terlalu lama, nanti kau bisa jatuh cinta padaku, q tau q tampan." Revandra membalas tatapan Nada, sehingga Nada langsung menundukkan kepalanya.
Revandra tersenyum mendekati Nada, ia duduk dipinggir tempat tidur Nada.
perlahan dia mengangkat wajah Nada dengan tangannya.
"kenapa menunduk ?? sekarang sudah dekat, tatapa saja, q tidak akan keberatan." ucapnya lembut.
gelagapan Nada, jantungnya berdetak lebih cepat, wajahnya memerah karna malu dan tegang.
nyimak yaa
kan ravendra juga sdh memberi tahu nada.
semangat Mayra,,,semoga cepat mendapatkan jodoh yg jauh lebih baik.