Kisah cinta Anindita dengan Andra yang berawal dari sebuah perjodohan dari kedua orang tua mereka. Mereka tidak saling kenal satu sama lain. Anin yang seorang mahasiswa di sebuah universitas ternama dan Andra yang seorang CEO diperusahaaan terkenal. Dan mereka berasal dari keluarga terpandang di kota tersebut. Mereka yang memiliki sifat yang berbeda dan tidak pernah mengenal satu sama lain. Dan mereka dipertemukan oleh kedua orang tuanya dan dipersatukan dengan ikatan pernikahan yang suci.
Apakah mereka bisa menjalani semua ujian setelah pernikahan mereka.....????
Aku penulis amatir yang hanya berusaha menghibur pembaca semua dan mohon dimaafkan apabila banyak terdapat kesalahan kata dalam penulisan novel ini. Terima kasih atas perhatiannya dan mohon dukungannya untuk novel karya pertamaku ini.
#Alfiansyah_Yulia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiansyah Yulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEPUTUSAN
Hari ini Andra tidak berangkat ke kantor karena kondisinya kurang fit sehingga dia memutuskan untuk dirumah saja. Sudah selama seminggu lebih Andra juga sudah memikirkan permintaan papa Ramdan. Dan selama itu juga dia menjalankan sholat istikharah untuk meminta petunjuk kepada Allah dan memberikan keputusan yang terbaik. Kemarin malam Andra kembali menjalankan sholat istikharah nya dan berdo'a agar dimantapkan keputusan yang akan diambil oleh Andra.
**Ya Allah hari ini hamba kembali bersujud dan memohon kepada engkau untuk meminta kemantapan hati hamba terhadap keputusan yang nanti akan hamba pilih. Insya Allah hamba sudah yakin terhadap dia yang sudah engkau tunjukkan selama satu Minggu ini dalam mimpi hampa. Kalau memang dia adalah jodoh yang engkau dipilih untuk hamba dan merupakan jodoh yang terbaik untuk hidup hamba akan hamba terima semuanya. Engkau adalah Maha dari Segalanya dan hamba semakin yakin akan kuasamu ya Allah. Dan hamba berharap dia bisa menyembuhkan trauma masa lalu hamba dengan cinta kasihnya yang tulus terhadap hamba. **
Selama seharian penuh Andra berada didalam kamar untuk beristirahat memulihkan kondisinya tetapi sesekali juga dia mengecek email lewat hp untuk memeriksa pekerjaan yang dikirim oleh asistennya Reyhan. Setelah mengecek pekerjaan Andra kembali beristirahat merebahkan tubuhnya di kasur. Andra berfikir nanti malam akan memberitahukan keputusan nya kepada papa Ramdan dan tak lama pun Andra terlelap.
Setelah cukup lama berbaring, Andra pun terbangun karena mendengar suara adzan Dzuhur berkumandang dan segera mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat Dzuhur. Selesai sholat Andra pun segera keluar menuju meja makan untuk makan siang dan setelahnya Andra pun bersantai di kebun belakang rumah.
Beberapa saat kemudian terdengar suara mama Reni pulang dari butik. Hari ini mama Reni memang pulang lebih awal gak tidak tega dengan anaknya Andra yang sedang sakit. Andra pun segera menemui mama Reni diruang keluarga yang sedang beristirahat.
"Assalamu'alaikum ma kok tumben sudah pulang ma...??? " sapa Andra.
"Wa'alaikumsalam nak, iya mama kepikiran kamu terus selama dibutik dan akhirnya mama pulang aja dari pada gak konsentrasi kerja.." jawab mama Reni.
"Andra gak kenapa-napa ma cuma kecapekan aja sedikit tadi juga sudah istirahat yang cukup.. " jawab Andra lagi.
"Makanya kamu itu buruan nikah biar ada yang merawat kamu jadi kan mama lebih tenang ninggalin kamu nak.... " kata mama Reni lagi.
"Iya ma... " jawab Andra pasrah.
Setelah selesai mengobrol sebentar Andra dan mama pun segera kembali ke kamar masing-masing untuk segera melaksanakan sholat Ashar karena sudah terdengar adzan berkumandang.
Selesai sholat, Andra kembali duduk di meja kerjanya yang ada dikamarnya untuk mengecek pekerjaannya lewat email yang dikirim oleh asisten pribadinya Reyhan.
Sedangakan mama Reni selesai sholat langsung ke dapur untuk memasak makanan untuk makan malam keluarganya. Waktu sedang memasak di dapur, papa Ramdan pun pulang dari kantor dengan mengucapkan salam. Setelah menemui mama Reni di dapur papa Ramdan langsung menuju ke kamarnya untuk bersih-bersih dan melaksanakan sholat Ashar karena tadi belum sempat sholat dijalan.
Selesai sholat papa Ramdan beristirahat sejenak di ruang keluarga sambil menonton tv. Kemudian setelah mama Reni selesai memasak langsung menyusul ke ruang keluarga untuk memberikan minuman hangat kepada papa Ramdan agar tubuhnya segar kembali. Diruang keluarga mama Reni dan papa Ramdan pun bercerita semua kegiatannya hari ini. Meskipun sudah tidak muda lagi tapi kemesraan papa Ramdan dan mama Reni tetap terjalin sampai sekarang.
Tak terasa adzan Maghrib berkumandang dan segera papa Ramdan dan Andra pergi ke masjid dekat rumah untuk berjamaah. Sedangkan mama Reni sholat sendiri di rumah. Selesai sholat Maghrib, mama Reni langsung ke dapur untuk menyiapkan makan malam. Meskipun dirumahnya ada pelayan, mama Reni selalu menyiapkan sendiri makanan untuk keluarganya.
Tak berapa lama papa Ramdan dan Andra pun pulang dari masjid dan segera ke kamar untuk ganti baju santai dan menuju ke meja makan untuk makan malam bersama. Selesai makan malam papa Ramdan menuju keruang keluarga dan Andra segera menyusul papa Ramdan ke ruang keluarga untuk memberitahukan keputusannya. Kemudian mama Reni menyusul sambil membawa camilan dan minuman. Setalah semua berkumpul akhirnya Andra pun mulai untuk berbicara.
"Ma, pa, Andra mau berbicara sesuatu.. " kata Andra kepada kedua orang tuanya.
"Mau bicara apa nak...???" tanya mama Reni dan papa Ramdan.
"Andra mau bicara tentang soal perjodohan waktu itu dan Andra sudah memikirkan semuanya. Andra sudah mengambil keputusan untuk menerima perjodohan ini. Tetapi Andra ingin langsung melamar dan menikahi dia pa. Andra tidak mau menjalani hubungan pacaran ataupun apalah itu. Karena Andra sudah yakin dan benar-benar ikhlas dan serius menjalani hubungan ini. Andra berharap Anin om Angga setuju untuk langsung menjalani hubungan serius ini.." jelas Andra.
"Alhamdulillah nak, akhirnya kamu mau menerima perjodohan ini. Dan aku bersyukur kamu mau memenuhi permintaan papa dan menerima perjodohan ini dengan ikhlas dan tanpa paksaan dari siapapun. Karena papa yakin Anin adalah jodoh yang Allah pilihkan untuk kamu. " jawab papa Ramdan dengan senyum yang bahagia.
"Iya pa Andra juga senang dan ikhlas menerima semua ini.. " kata Andra.
"Ya sudah nanti papa akan bicara dengan om Angga tentang kapan mereka siap menerima kedatangan keluarga kita untuk melamar Anin. " kata papa Ramdan lagi.
"Iya papa dan mama aja yang mengatur semuanya, aku setuju saja semua keputusan mama dan papa. Karena kebahagiaan mama dan papa adalah yang utama bagiku. " kata Andra lagi.
Mendengar ucapan anaknya Andra, papa Ramdan dan mama Reni pun sangat bahagia mempunyai anak seperti Andra. Andra selalu menurut apapun ucapan kedua orang tuanya dan Andra selalu mementingkan orang tuanya diatas segalanya. Meskipun dia sifatnya cuek dan dingin terhadap orang lain tapi dia selalu penyayang terhadap kedua orang tuanya.
Setelah mengobrol banyak dengan kedua orang tuanya, tak terasa malam sudah larut mereka pun segera bergegas kekamar untuk istirahat dan tak lupa mereka pun menjalankan sholat isya' terlebih dahulu. Selesai sholat Andra pun segera berbaring dan istirahat supaya besok bisa menyambut pagi dengan semangat dan tubuh yang sudah segar setelah cukup beristirahat dirumah seharian.
kurang greget gitu Thor.
💪💪💪
Tokoh kita memiliki nama yang sama.
Salam kenal
terima kasih dukungannya....🤗🤗🤗🤗🤗