UPDATE WARNING ⚠️
baca bukan nya liat doang hheee
btw makasihh ya yang udah mampir ke novel aku hhe
update nya sesuai mood yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 14
"Oke daftarkan gue" ucap orang yang dipanggil princess
"Baik princess akan saya daftarkan" ucap orang disebrang sana
"Siapkan semua nya dan ingat jangan sampai identitas gue terbongkar" ucap si princess itu
"Baik princess" jawab orang disebrang sana
Telpon pun terputus gadis tersebut tersenyum miring.
" Oke kita balik kejalan lagi " ucap gadis tersebut.
Saat ini priscilla sedang dalam perjalanan pulang bersama Putri.
Priscilla ingin mengetahui dimana putri tinggal.Putri pun tidak keberatan ia dengan senang hati mengajak Priscilla ke tempat ia tinggal selama ini.
Sudah 1 jam perjalanan akhirnya mereka sampai di gerbang yang terdapat tulisan PANTI ASUHAN BUNDA.
"Jadi lo tinggal disini"? Tanya priscilla
"Iya aku tinggal disini kak, orang tua ku membuang aku waktu aku masih bayi mereka menganggap aku adalah anak pembawa sial" ucap Putri dengan nada sendu
"Astaga kok masih ada orang tua kayak gitu sih didunia ini" heran Priscilla
"Jadi lo ga pernah ketemu orang tua kandung Lo"? Tanya priscilla lagi
"Engga kak aku pun sudah tak ingin mencari tau lagi, dulu waktu SMP aku pernah mencari tau tentang keluarga ku tapi aku tak bisa menemukan informasi apapun" jawab Putri
"Ayo kak masuk" ajak Putri
Priscilla dan Putri keluar dari mobil dan melangkah menuju pintu masuk.
"Assalamualaikum bunda" ucap Putri
"Waalaikumsalam sayang kamu udah pulang nak? Gimana sekolah kamu hari ini" ucap bunda Rita pengurus panti asuhan tersebut
"Alhamdulillah semua lancar Bun, oh ya kenalin ini temen putri bun" ucap Putri senang
"Hai kamu cantik sekali, kenalin saya bunda Rita pengurus panti ini" ucap bunda Rita
"Hai bunda aku Priscilla teman Putri" ucap Priscilla lembut
Walaupun Priscilla terkenal dingin dan kejam namun ia masih tau sopan santun dan kepada siapa dia harus hormat.
"Ayo duduk sayang mau minum apa" tanya bunda Rita Air putih saja Bun" ucap Priscilla
Rita langsung menuju dapur untuk mengambil air dan juga cemilan untuk tamu sekaligus sahabat putri.
"Selama Lo disini ga ada yang mau adopsi lo gitu?" Tanya priscilla
"Gak ada kak mereka gak mau adopsi aku karna mereka dengar omongan dari anak panti lain tentang cerita orang tua aku yang ngebuang aku" jawab putri
"Sesama anak panti mereka ngomong gitu?" Tanya priscilla tak percaya
"Iya kak yang sering di omongin cuman aku, jika ada sesuatu terjadi di panti pasti mereka langsung bilang kalo kehadiran aku itu pembawa sial" ucap Putri dengan mata berkaca-kaca
"Sett udah gak usah diterusin, Lo mau gak ikut gue pulang"? Tanya priscilla
"Pulang?" Beo putri
"Iya pulang ke mansion gue, tinggal bareng gue Mommy dan Daddy" ucap Priscilla
Putri terdiam mendengar ucapan Priscilla. Dia memang ingin memiliki keluarga dan juga teman, tapi dia tidak yakin jika harus ikut tinggal bersama Priscilla
"Gimana lo mau gak? Kalo mau biar gue suruh orang gue buat ngurus berkas berkas nya hari ini" tanya priscilla
"E-ehm boleh beri aku waktu kak? Aku mau bicarakan ini sama bunda dulu" ucap Putri
"Oke gapapa gue tunggu" ucap Priscilla
Tak lama setelah obrolan mereka Rita datang membawa minum dan juga cemilan.
Tak lama setelah obrolan mereka Rita datang membawa minum dan juga cemilan.
"Ini nak hanya ada ini saja maaf ya" ucap Rita tidak enak
"Gapapa kok Bun ini udah cukup" ucap Priscilla langsung meminum air putih
Setelah itu Priscilla merogoh tas nya dan mengambil dompet lalu mengambil uang yang berjumlah 5 juta lalu diberikan kepada bunda Rita.
"Ini tolong diterima ya bun" ucap Priscilla sambil memberikan uang kepada Rita
"Ini apa nak? Maksud bunda untuk apa" tanya Rita
"Ambil saja Bun anggap saja ini uang untuk membeli keperluan panti asuhan ini dan juga mulai hari ini saya akan jadi donatur tetap dipanti asuhan ini" ucap Priscilla
"Alhamdulillah terimakasih banyak ya nak semoga rezeki kamu lancar dan kamu selalu dilindungi Allah SWT" ucap Rita sambil menitikkan air mata
"Aamiin kalo gitu Priscilla pulang dulu ya udah sore takut mommy nyariin" pamit Priscilla kepada Rita
"Hati hati dijalan ya nak sering seringlah kemari" ucap Rita
"Iya bun" Priscilla pamit sambil menyalim tangan Rita