NovelToon NovelToon
Aesthetic Love

Aesthetic Love

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Fantasi / Tamat
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Susan siswa baru kelas 10 yang baru saja menyelesaikan ospeknya ternyata disukai oleh cowok populer disekolahannya sejak berada dibangku SMP. Levy berpacaran dengan Susan secara diam diam, Levy yang didepan para penggemarnya bersikap dingin namun tidak apabila dia didepan Susan. Levy selalu perhatian pada Susan hingga ada konflik besar yang menimpa keduanya namun semua itu tidak menggoyahkan rasa sayang mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

aesthetic love

...Tak lama Susan turun dari taksi ada bus yang berhenti di halte tersebut, dengan sigap Susan naik kedalam bus meneruskan perjalanannya ke kantor pengacara Rosa. Dua pemotor tersebut tetap melajukan kendaraan mengikuti taksi yang dikendarai Susan, siapa sangka ide Susan untuk pindah transportasi membuatnya lolos dari kejaran dua pemotor tersebut....

...(Flashback) Saat lampu merah di perempatan, dua pemotor berhenti yang didepannya ada truk gandeng yang melintas dan dalam waktu bersamaan Susan keluar dari taksi lalu naik bus....

...Susan mencari bangku yang kosong di dalam bus hingga tak sengaja bus tersebut mengerem mendadak yang membuatnya terbentur di badan pria kekar di depannya, “maaf maaf” ucap Susan sambil melihat wajah pria yang berada di depannya. ekspresi malu namun cukup membuatnya kikuk “kak Levy”....

...“Kalau mau keluar bisa telfon aku biar aku antar” ucap Levy mengusap pipi Susan  dengan lembut....

...“Aku gak mau merepotkan kakak”....

...“Setidaknya kamu hubungi aku biar aku tahu kamu mau kemana dan ngapain” ucap Levy sambil melindungi Susan agar tidak terjatuh saat bus mengerem mendadak atau tiba-tiba melaju kencang....

...“Iya aku minta maaf, gak akan ngulangin lagi” ucap Susan tertunduk lesu....

...“Anak yang baik” ucap Levy mengusap kepala Susan....

...Susan memberi instruksi agar sopir bus menurunkan dirinya di halte depan dekat kantor pengacara Rosa, “pak berhenti depan ya” ucap susan menunjuk arah depan. tak lupa Susan menggenggam erat tangan Levy agar turun dari bus bersamanya, Levy yang melihat apa yang dilakukan Susan membuatnya tersenyum senang....

...Sesudah turun dari bus, Susan membalikkan badan menatap wajah Levy “kakak dari tadi ngikutin aku ya?”....

...“Gak”....

...“Bohong, ngaku gak?” Ucap Susan mencubit pinggang Levy....

...“Aaaa iya iya aku ngikutin kamu sayang”....

...Susan melepas cubitannya, “cubitan kamu sakit banget sayang” ucap Levy....

...“Biarin aja!!!” Ucap Susan sambil melangkah pergi....

...“Tungguin aku” ucap Levy sambil mengikuti langkah Susan, namun langkahnya terhenti karena ada telfon masuk dari ponselnya yang saat dilihat telepon dari Rudy yang mengabarkan bahwa Rudy sudah mendaftarkan dirinya untuk balapan. ...

...“Kenapa kamu gak nanya lagi ke aku Rudy??”....

...“Aku terpaksa daftarin kamu karena bos sponsor mau mengeluarkan uang banyak agar kamu mau ikut, sayang kan kalau sampai kamu gak ambil kesempatan itu. Nominal itu gede bisa buat lunasin hutang Tante kamu lev” ucap Rudy menjelaskan....

...“Oke aku ke basecamp sekarang”....

...Akhirnya Levy memutar arah menuju basecamp untuk bertemu dengan Rudy....

...Susan yang berfikir diikuti Levy dari belakang dengan cepat membalikkan badan dan ternyata Levy sudah tidak ada di posisi awal mereka berdiri berdua, “dihhh langsung pergi” ucap Susan sedikit kesal....

...Di depan resepsionis Susan mengatakan ingin bertemu dengan pengacara Rosa, karena sebelumnya Susan belum ada janji temu maka resepsionis mencoba menolak kedatangan Susan. ...

...“Ada hal penting yang perlu saya bicarakan dengan beliau?”....

...“Tidak bisa, banyak yang mau bertemu dengan beliau namun tidak ada janji temu maka mohon maaf saya tolak karena sesuai prosedur. Bertemu dengan beliau harus ada janji dulu baru nanti dijadwalkan waktunya”....

...Mendengar ucapan resepsionis tersebut badan Susan terasa lemas, “sia-sia aku kesini” Susan menundukkan kepala....

...Rosa yang baru datang melihat Susan duduk di kursi tunggu langsung menghampiri nya, “nona Susan” panggilnya....

...Susan menegakkan kepalanya melihat pengacara Rosa sudah ada dihadapannya, “Bu Rosa” ucapnya semangat sambil berdiri....

...“Sudah dari tadi?”....

...“Oh baru sampai” ucapnya tersenyum....

...“Hanya….” Sahut Susan kembali....

...“Hanya apa?”....

...“Tadi sempat ditolak sama resepsionis karena belum ada janji dengan anda”...

...Pengacara Rosa melambaikan 2 jarinya ke arah resepsionis, resepsionis langsung mendekati atasannya “kalau nona Susan datang untuk bertemu dengan saya langsung arahkan ke ruang rapat atau ruangan kerja saya”....

...“Baik Bu” resepsionis menundukkan kepala....

1
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!