NovelToon NovelToon
Kehilangan Di Hari Pelantikan

Kehilangan Di Hari Pelantikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dark Romance / Balas Dendam
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Nathan Han yang mengejar ambisinya sehingga mengabaikan tunangannya. Pada hari ia terpilih sebagai pemimpin organisasi terbesar di kota itu, tunangannya, Calista Li, ditemukan terjun ke laut dan dinyatakan meninggal. Tanpa pesan. Tanpa alasan.

Lima tahun kemudian, Nathan Han menjadi pemimpin yang ditakuti. Dingin dan tanpa belas kasihan. Suatu malam, saat ia diburu musuh, ia bertemu dengan seorang gadis. Wajah gadis itu sangat mirip dengan Calista yang telah mati.

Siapakah gadis itu sebenarnya? Dan apakah Nathan akan mencintai gadis yang begitu mirip dengan tunangannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Satu bulan kemudian.

Setelah kematian James Fung dan Jims Fung, seluruh anggota organisasi kini tunduk sepenuhnya pada Nathan Han. Tidak ada lagi bisikan penolakan, tidak ada yang berani mempertanyakan keputusannya.

Nathan bergerak cepat.

Semua peraturan lama yang kotor dan kejam telah dihapus. Ia menggantinya dengan sistem baru yang lebih terstruktur dan tegas. Organisasi yang dulu dipenuhi bisnis ilegal kini perlahan beralih menjadi jaringan usaha yang sah.

Perusahaan keamanan.

Investasi properti.

Distribusi logistik.

Nama mereka mulai bersih di mata publik.

Dan untuk pertama kalinya ... Organisasi itu tidak lagi hanya ditakuti… tapi juga dihormati.

Di ruang kerjanya yang luas dan elegan, Nathan berdiri menghadap jendela besar. Tatapannya lurus ke luar, menembus hiruk pikuk kota.

Marcus berdiri di belakangnya.

“Tuan, semua cabang sudah mengikuti sistem baru. Tidak ada penolakan,” lapornya.

Nathan mengangguk pelan.“Bagus.”

“Para anggota juga… mulai menghormati Tuan, bukan hanya karena kekuatan, tapi karena cara Tuan memimpin,” lanjut Marcus.

Nathan tersenyum tipis.“Hormat bukan sesuatu yang diminta… tapi dibangun,” jawabnya tenang.

Ia berbalik. Aura dingin dan wibawanya terasa kuat.

Sebagai ketua baru—

Nathan tidak hanya ditakuti.

Ia membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang cerdas, tegas… dan berkelas.

Namun di balik semua keberhasilan itu—

Ada satu hal yang belum selesai.

Tatapan Nathan perlahan berubah dalam.

“Calista…” batinnya.

Selama satu bulan ini, ia tidak pernah berhenti mencari.

Namun hasilnya—

Nihil.

Seolah wanita itu benar-benar menghilang dari dunia.

Nathan mengepalkan tangannya perlahan.

“Aku akan menemukanmu… di mana pun kau berada.”

Karena baginya...Calista bukan masa lalu yang bisa dilupakan.

Melainkan sesuatu yang harus ia temukan kembali… apa pun risikonya.

***

Lima tahun kemudian.

Rumah Sakit

Dokter Chu sedang memeriksa pasiennya—seorang gadis berambut panjang yang duduk tenang di hadapannya.

“Liora Meng, kamu bermimpi tentang pria itu lagi?” tanyanya pelan.

Liora mengangguk.

“Iya… setiap kali aku bermimpi, wajahnya tidak pernah jelas. Aku tidak tahu siapa dia.” Ia terdiam sejenak, jemarinya saling menggenggam. “Tapi tidak tahu kenapa, setiap bangun… aku merasa hampa. Sedih… sampai ingin menangis.”

Dokter Chu menatapnya penuh perhatian.

“Liora, bisa saja pria itu ada hubungannya dengan masa lalumu,” ujarnya tenang. “Jangan dipaksakan. Ini pertanda ingatanmu mulai kembali, meski perlahan.”

Liora menunduk.

“Kakak Chu… sudah lima tahun,” suaranya melemah. “Aku hidup tanpa benar-benar tahu siapa diriku. Tidak ada yang mencariku… tidak ada kabar apa pun. Apa mungkin… aku memang tidak punya keluarga?”

Dokter Chu langsung menggeleng.

“Siapa bilang kamu tidak punya keluarga?” katanya lembut. “Aku dan Mama… bukankah kami keluargamu sekarang?”

Liora terdiam.

“Kalau masa lalu tidak bisa diingat, jangan terus disesali,” lanjutnya. “Anggap saja itu sesuatu yang sudah berlalu. Sekarang kamu punya kehidupan baru.”

Ia tersenyum kecil.

“Lagipula, kamu sudah mandiri. Punya pekerjaan, punya teman. Bukankah itu cukup untuk bahagia?”

Liora menarik napas pelan, lalu mengangguk.

“Iya… mungkin aku memang harus berhenti memaksakan diri.” Senyumnya kali ini lebih tulus. “Kalau memang ada yang peduli padaku, mereka pasti akan menemukanku.”

“Benar. lagi pula selama ini kau dan mama tinggal di perdesaan. dan baru kali ini kau datang ke kota. Jadi bisa saja selama ini ada yang mencarimu tapi tidak bisa menemukanmu. Kau juga tahu perdesaan sangat terpencil dan tidak ada jaringan."

“Kakak, untuk saat ini aku ingin fokus pada pekerjaanku… dan hidup dengan baik. Supaya tidak mengecewakan Kakak Chu dan Bibi.”

Dokter Chu tampak ragu sejenak, lalu berkata, “Malam ini Mama ingin bertemu denganmu.”

Liora mengangkat alis.“Untuk apa?”

“Dia ingin mengenalkanmu pada seseorang,” jawabnya santai. “Tentang… perjodohan yang sempat ia rencanakan.”

“Ha?” Liora langsung menegakkan tubuhnya. “Kenapa Bibi mulai lagi? Aku tidak ingin menikah secepat itu.”

Dokter Chu terkekeh kecil.

“Tenang saja. Pria yang ingin Mama kenalkan bukan orang biasa,” ujarnya. “Dia punya kekuasaan… dan cukup mampu melindungimu.”

Liora menghela napas, jelas tidak tertarik.“Aku tidak butuh "

“Setidaknya lihat dulu,” potong Dokter Chu. “Aku punya fotonya. Akan kukirim ke ponselmu.”

Beberapa detik kemudian, ponsel Liora bergetar pelan.

Sebuah foto masuk.

Liora menatap layar itu.

Dan untuk sesaat... Napasnya terhenti.

Perasaannya… tiba-tiba tidak tenang.

Seolah…Ia pernah melihat pria itu sebelumnya.

Sebuah foto terpampang di layar ponsel.

Seorang pria dewasa dengan wajah tampan dan tatapan dingin. Kacamata tipis bertengger rapi di hidungnya, memberi kesan tenang namun sulit didekati.

Nathan Han.

“Tampan, bukan?” ujar Dokter Chu santai. “Dia punya banyak bisnis… dan orang-orang di bawahnya juga tidak sedikit.”

Liora tidak langsung menjawab.

Tatapannya terpaku pada foto itu.

“Kakak… kalau dia kaya dan tampan seperti ini,” akhirnya ia membuka suara pelan, “kenapa harus mencari jodoh?”

Dokter Chu tersenyum tipis.

“Teman Mama bilang, Tuan Han itu terlalu sibuk. Hidupnya hanya berputar di pekerjaan,” jelasnya. “Jadi, tidak pernah benar-benar memikirkan hal pribadi seperti ini.”

"Mama dan temannya dulu adalah sekampus. kalau bukan karena menikah dengan papaku yang tidak setia itu. Maka mama juga tidak akan tinggal di perdesaan."

Namun Liora sudah tidak lagi mendengarkan.

Fokusnya sepenuhnya ada pada foto itu.

Ada sesuatu yang terasa aneh.Jantungnya berdetak sedikit lebih cepat.Dan tanpa alasan yang jelas dadanya terasa sesak.

“Kenapa…” gumamnya lirih.

“Aku… tidak merasa asing dengan wajah ini?”

Jemarinya tanpa sadar menyentuh layar ponsel.

“Dan kenapa… hatiku tiba-tiba… terasa sedih?”

Tanpa ia sadari…

Pria dalam foto itu—

Adalah orang yang selama ini muncul dalam mimpinya.

Liora Meng seorang gadis yang diselamatkan oleh Dokter Chu lima tahun lalu.

Tidak ada yang tahu bahwa dirinya yang sekarang pernah memiliki nama lain.

Calista Li.

Tunangan Nathan Han, yang dinyatakan telah bunuh diri pada malam penuh badai itu.

Tubuhnya seharusnya hilang ditelan laut.Namun arus yang ganas justru menyeretnya hingga ke sebuah pantai di desa terpencil. Tempat yang bahkan jarang tersentuh dunia luar.

Tidak ada yang mengenalinya.Tidak ada yang tahu siapa dirinya. Saat ditemukan oleh warga desa, kondisinya sangat kritis.

Napasnya lemah. Tubuhnya dipenuhi luka. Dan ia terjebak dalam keadaan koma.

Warga hanya bisa membawanya ke klinik kecil di desa itu.

Fasilitas terbatas.

Peralatan seadanya.

Hampir tidak ada harapan.

Namun pada hari yang sama seorang dokter dari kota kebetulan kembali ke desa tersebut.

Dokter Chu.

Tanpa ragu, ia langsung mengambil alih penanganan gadis itu.

Setelah pemeriksaan singkat, ia menyadari satu hal. Jika gadis itu tidak segera dipindahkan, ia tidak akan selamat.

Malam itu juga, perjalanan panjang ditempuh.

Dari desa terpencil, menuju rumah sakit di kota.

Dan di sanalah ... gadis itu berhasil diselamatkan. Namun ketika ia membuka mata... semua ingatannya telah hilang.

Sejak saat itu, Calista Li menghilang dari dunia.

Digantikan oleh seseorang bernama Liora Meng.

Yang hidup…

Tanpa mengetahui siapa dirinya sebenarnya.

1
Kinara Widya
jadi perawat Nathan selamanya..liora
Fortu
Tanda tanda ingatan mulai pulih ini
Fortu
semoga musuh Nathan tidak menyakiti Liora lagi
Fortu
syukurlah kalau tes DNA
dan semoga tidak menjadi korban lagi sebab musuh Nathan banyak
Fortu
ketemu ehh
Fortu
Ternyata hilang ingatan
Fortu
lalu ceritanya gimana identitas Calista bisa ada dimayat satunya, apakah ada orang yang memindahkan??
trus yang nolong Calista kerumah sakit itu siapa??
Fortu
bener kan si pak Tua ini
ckckck
Fortu
wahhhh tragedi berdarah
apakah Calista korban juga dari james
Fortu
licik juga Tuan James

btw apakah jims pelaku utama kekerasan terhadap Calista???

wah Nathan main halus ini
Fortu
Apakah james ayahnya jims yang melakukan itu🤔🤔
Fortu
Pasti diperkosa oleh Jims🤔🤔🤔
Fortu
Apa dia dapat kekerasan dari jim??
Fortu
Masalah Calista Li apa ya sampai buruh diri
Fortu
Yang ditemukan dilaut itu ada dua ya🤔
yang pertama ditemukan nelayan masih hidup
terus yang ditemukan polisi Calista Li
Apa identitas tertukar???
Fortu
mampir
Kinara Widya
iya...itu namamu Liora...
Kinara Widya
Nathan d lawan
Dini Anggraini
Marcus maaf salah tadi bunda🙏
Dini Anggraini
Nathan saat kamu menemui calista sebaiknya kamu dan Marco menyamar menjadi cewek atau apapun itu jadi saat kalian ke rumah sakit tidak ada yang mengenali kalian jangan sampai musuh2 mu menargetkan calista dan kamu kehilangan calista untuk kedua kalinya. 🙏🙏😍😍😍
Dini Anggraini: q kasihan calista bila jadi incaran musuhnya nathan kakak author dulu dia masih punya kesempatan kedua hidup lagi bila sekarang di incar kelemahan nathan q gak tahu lagi bagaimana jadi calista nanti kak. 👍👍👍😂😂😂
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!