NovelToon NovelToon
Cold Man Chased By Love

Cold Man Chased By Love

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:62.8k
Nilai: 5
Nama Author: Zas Novia

Sekuel Star on A Dark Night
Satya Efrain Scott
Seorang pengusaha besar sekaligus ketua Klan Mafia besar di Inggris, yang sejak kecil pindah bersama Ayahnya ke Inggris karena perpisahan kedua orangtuanya, meninggalkan ibu dan kedua adiknya.
Namun Satya memutuskan kembali ke Indonesia setelah kematian Arya, adik kandungnya.Tidak disangka, kepulangannya ke Indonesia membuatnya terjebak pada perasaan cintanya pada kekasih adiknya dalam waktu yang cukup lama.Bahkan perasaan itu masih bertahan sampai perempuan itu menikah. Satya memutuskan menikah dengan sahabat kecilnya. Tapi ternyata istrinya pun bukan jodohnya. Dirinya justru terikat dengan seorang Ratu Mafia yang sudah menghancurkan kehidupannya. Akankah Satya jatuh cinta pada Ratu Mafia yang sangat dibencinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zas Novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14 Masa Lalu Kevin

Kevin dan Nieva berada di dalam mobil Kevin, tepat di luar gerbang rumah mewah bergaya klasik yang terlihat begitu megah. Sudah 15 menit berlalu, tapi Nieva seolah ragu setiap kali Kevin mengajak Nieva untuk turun.

"Nieva.. Bolehkah aku yang turun?"

Nieva yang sedang meremas-remas jari jemarinya untuk menghilangkan kecemasan, hanya menunduk pelan menyetujui usulan Kevin. Kevin tersenyum tipis lalu melangkah keluar dari mobil menuju gerbang rumah besar itu dan bertanya kepada Security yang menyadari kedatangannya.

Tidak sampai 5 menit, Kevin sudah kembali masuk ke dalam mobilnya dengan raut wajah yang keruh.

"Benar, ini rumah Tuan Leonard dan Nyonya Annesya, kedua orangtuamu. Tapi Security bilang, Ayahmu sedang ke Singapore untuk urusan bisnis dan Mama juga Kakakmu baru saja menyusul tadi pagi, sekalian berlibur."

Air mata Nieva luruh sesaat setelah kalimat Kevin selesai. Hatinya remuk, harapannya seolah pupus begitu saja. Bukan karena pertemuannya dengan kedua orangtua juga kakaknya yang harus tertunda, tapi kenyataan bahwa semua orang yang dirindukannya ternyata baik-baik saja dan bahagia tanpa kehadirannya, membuat dadanya sesak.

Kevin merengkuh bahu Nieva yang begitu lemah ke dalam dekapannya, dan membiarkan Nieva menumpahkan semua kepedihan juga beban hatinya saat ini. Tangis Nieva semakin keras, membuat Kevin semakin mengeratkan pelukannya.

Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang tidak berhenti mengikuti dan mengawasi mereka sejak berangkat dari penthouse Kevin. Entah kenapa Satya merasa ada rasa nyeri di dadanya, saat melihat Nieva berada dalam pelukan Kevin. Rasa marah karena perasaan yang tidak jelas itu benar-benar mengganggu Satya, sehingga dia lebih memilih pergi  dengan mobil sport hitamnya, yang dikemudikan begitu kencang.

************************

PENTHOUSE KEVIN

Kevin membawa Nieva kembali ke penthouse-nya, keadaan Nieva yang sudah terlihat tenang, membuat Kevin bisa bernafas lega. Hari ini, Kevin memang sudah berniat meliburkan diri untuk menemani Nieva seharian, tentunya dengan sepengetahuan Bryllian sang big Boss yang juga sahabat baiknya. Posisi Kevin sebagai CTO atau Wakil Direktur untuk semua perusahaan milik Bryllian khusus IT Department, tentu membuatnya begitu sibuk. Namun demi membantu Nieva, Kevin rela meluangkan waktunya. Terlebih saat ini, Nieva membutuhkan seseorang untuk menemani dan menghiburnya.

Kevin juga memesan makanan Korea dari restaurant Korea favoritnya melalui layanan pesan antar, dan hanya perlu waktu 15 menit sampai semua makanan itu datang dan tersaji lengkap di atas meja makan.

Nieva yang duduk berhadapan dengan Kevin, menatap satu persatu makanan di hadapannya. Terlihat menggugah selera, meskipun Nieva baru 2 kali memakan makanan Korea, bahkan ada beberapa makanan yang tidak diketahui namanya. Kehidupannya yang terpenjara, membuatnya tidak bisa menikmati banyak hal seperti yang dilakukan gadis-gadis seumurannya. Selain sekolah, tidak ada hangout bersama teman-teman di cafe, atau berbelanja dan nonton ke bioskop saat weekend.Hidup Nieva hanya dihabiskan di mansion dengan penjagaan yang ketat dari anak buah Bernardo.

"Makanlah Nieva, makanan Korea dari restaurant favoritku ini, enak semua. Kamu pasti ketagihan."

"Hmm, ini apa?"

Nieva menunjuk ayam rebus yang utuh dengan kuah sup yang terlihat begitu menggoda lidah Nieva.

"Ini samgyetang, sup ayam ginseng. Rasanya enak sekali, kamu harus mencobanya."

"Kalau ini?"

"Ini jajangmyeon, kalau yang ini bulgogi, ini bibimbap, yang itu kimbap, sebelahnya kimchi, ini ramyeon.. Ah sudahlah, kamu langsung makan saja. Makan yang banyak ya.."

Nieva menganggukan kepalanya, lalu segera mengaduk jajangmyeon di hadapannya dan memakannya dengan perlahan. Matanya seketika berbinar, begitu mengetahui kalau mie berwarna hitam itu sangat cocok di lidahnya. Kevin tersenyum melihat ekspresi Nieva, lalu mengaduk bibimbap berukuran besar, lalu menyodorkannya ke arah Nieva.

"Kamu harus mencoba semuanya, jangan dulu menghabiskan satu jenis makanan saja. Nanti perut kamu keburu kenyang."

Nieva tersenyum senang, lalu mulai mencoba satu persatu makanan yang menggodanya itu, sampai perutnya kekenyangan.

"Ternyata lidahmu masih lidah Korea ya, kamu sepertinya menyukai semua makanannya."

"Semua makanan ini enak sekali. Meskipun di Spanyol ada restaurant Korea, tapi aku jarang memakan makanan khas Korea. Aku jarang diperbolehkan keluar, ayah tiriku hanya mengizinkanku sekolah, setelah itu aku hanya diam di mansion dengan penjagaan yang ketat, bagaikan dipenjara."

"Tidak apa-apa, sebutkan apapun yang ingin kamu lakukan, ingin kamu coba atau ingin kamu makan.. Aku akan mengabulkannya jika aku bisa."

"Baiklah.. Kamu sudah janji, akan mengabulkannya ya?"

Nieva tersenyum jahil yang langsung disambut kekehan Kevin yang terdengar renyah

"Hmm, Kevin.. Bisakah kamu bercerita tentang dirimu. Kamu sepertinya sudah mengetahui semua hal tentang asal usulku, dan keluargaku. Tapi aku tidak tahu apapun tentang dirimu."

"Memangnya apa yang ingin kamu ketahui dariku?"

"Semuanya.."

"Tidak ada yang istimewa tentang aku."

"Itu menurutmu, belum tentu menurutku."

"Baiklah, aku akan bercerita. Aku pun membutuhkan seseorang untuk mendengarkan apa yang aku rasakan, dan ini pertama kalinya aku menceritakan kehidupanku pada seorang perempuan."

"Aku akan mendengarkan semua ceritamu Kevin."

Senyum tipis Kevin terulas singkat, dia menarik nafasnya pelan, seolah sedang mengumpulkan kekuatan.

"Aku anak tunggal, kedua orangtuaku orang Korea asli. Keluarga kami boleh dibilang serba kekurangan, orangtuaku selalu saja bertengkar karena masalah keuangan yang tidak juga membaik. Abeoji bekerja keras sebagai pekerja pabrik, dan Eomma berjualan di pasar. Aku merasa baik-baik saja, meskipun Abeoji dan Eomma sering bertengkar. Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk bercerai saat umurku menginjak 11 tahun. Rasanya duniaku runtuh, terlebih saat Eomma mengirimku ke rumah Nenek yang ada di Seoul. Aku merasa dibuang, apalagi setelah tahu Eomma menikah lagi selang 2 bulan setelah bercerai, dan Abeoji melakukan hal yang sama 4 bulan kemudian. Aku kecewa, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa."

Nieva berpindah posisi duduk ke sebelah Kevin, lalu mengusap pelan tangan Kevin untuk memberi kekuatan. Kevin mengulas senyum tipis sebelum melanjutkan cerita yang menguras emosinya.

"Aku selalu bersikap acuh tak acuh dalam bergaul, tapi aku semakin berusaha keras dalam belajar. Karena aku sadar, hanya diriku sendiri yang dapat menolongku saat itu. Aku bersyukur, saat masuk ke Junior High School, aku mendapatkan beasiswa. Aku tidak mempunyai teman dekat, tapi Daniel selalu mendekatiku dan mengajakku berteman, sampai akhirnya kita menjadi sahabat yang begitu dekat. Di tahun kedua, Bryllian datang sebagai murid pindahan dari Inggris. Kedatangan Bry membuat kehidupanku dan Daniel berubah, dia begitu baik dan selalu menolong, setiap aku dan Daniel butuh bantuan. Kami bertiga selalu bersama sampai di Senior High School, tapi saat kuliah Bry melanjutkan kuliahnya di Inggris, sedangkan aku dan Daniel kuliah di Seoul. Tapi persahabatan kami tidak terputus, sampai setelah kami bertiga lulus, Bry pulang ke Korea dan memintaku juga Daniel membantunya membangun perusahaan di Indonesia. Jadilah, kita bertiga tinggal dan berjuang di Indonesia sampai kini BR Group bisa berkembang begitu pesat dengan banyak anak perusahaan yang tersebar hampir di semua kota besar di Indonesia."

"Kalian memang hebat. Kamu layak mendapatkan semua itu, sekarang kamu sudah sukses. Keluargamu pasti bangga padamu."

"Ya kamu benar, keluargaku mungkin bangga padaku, tapi mereka tidak pernah merindukanku. Sudah lebih dari 3 tahun aku di Indonesia, tapi yang sering kali Abeoji dan Eomma katakan saat menghubungiku adalah meminta uang, meskipun aku sudah mengirimi mereka uang setiap bulannya."

Nieva menggenggam tangan Kevin dengan lembut, menyalurkan kehangatan yang seketika membuat Kevin merasa nyaman.

"Kamu orang baik, suatu saat kamu akan memiliki keluarga sendiri yang bisa membuatmu bahagia Kevin."

"Aku tidak yakin, aku tidak sebaik yang kamu pikir. Bahkan orang yang aku cintai pun tidak bisa menerima masa laluku. Mungkin orang seburuk diriku tidak berhak untuk mendapatkan kebahagiaan."

"Jangan berbicara seperti itu Kevin. Maksudmu masa lalu apa?"

"Perceraian orangtuaku membuatku tidak pernah mempercayai cinta, terlebih saat pertama kali menyukai seseorang, aku malah menyukai seorang perempuan yang hanya melihat materi saja. Saat aku menyatakan perasaanku, tanpa basa-basi, dia langsung menolakku dengan alasan aku tidak kaya seperti Bry. Sejak saat itu aku bertekad menjadi orang sukses, agar tidak ada perempuan yang meremehkanku. Aku tidak pernah berpacaran, aku fokus mengejar kesuksesan sampai akhirnya banyak perempuan mengejarku. Tentunya bukan karena mereka mencintaiku, tapi terpesona dengan penampilan dan kesuksesanku. Tapi lebih dari 1 tahun yang lalu, aku jatuh cinta pada seorang perempuan yang tidak kusangka mampu meluluhkan hatiku. Sayangnya dia tidak bisa menerima masa laluku yang pernah tidur dengan perempuan-perempuan yang mengejarku."

Ekspresi Nieva berubah, tubuh Nieva pun mundur sedikit tanpa disadarinya. Kevin tersenyum miris melihat reaksi Nieva yang sudah bisa diduganya.

"Reaksi kamu mengingatkanku padanya."

"Maaf, aku tidak bermaksud begitu. Aku hanya terkejut saja."

"Aku pernah tidur dengan banyak perempuan, tapi tidak ada satupun dari mereka  perempuan baik-baik, dan aku tidak pernah sengaja mendekati mereka. Sekalipun, aku tidak pernah terlibat dalam hubungan yang jelas apalagi serius dengan perempuan, karena aku tidak pernah mempercayai satu pun  dari mereka."

Pandangan Nieva berubah sendu, menatap mata Kevin yang tajam berkilat menahan emosi.

"Kevin, kamu terjebak dalam dendam masa lalu, karena pernah dikecewakan oleh cinta pertamamu. Aku paham kenapa kamu tidur dengan perempuan-perempuan itu. Tapi semua sudah berlalu Kevin, kenapa kamu tidak memperjuangkan perasaanmu dan meyakinkan perempuan yang kamu cintai, kalau kesalahan yang kamu lakukan hanyalah masa lalu yang sudah kamu tinggalkan?"

"Kamu pikir dia akan percaya? Dia tidak akan percaya Nieva."

Nada bicara Kevin yang keras seketika mengejutkan Nieva, namun Nieva masih teguh menatap mata Kevin mencoba meyakinkan Kevin yang masih saja keras kepala.

"Bagaimana kamu bisa begitu yakin, jika kamu belum mencobanya?"

"Jika kamu jadi dia, apa kamu akan percaya dan mau menerimaku?"

Pertanyaan Kevin bagaikan anak panah yang melesat tepat di jantung Nieva, sama sekali tidak diduganya namun menyentak hatinya seolah merasakan rasa nyeri yang dirasakan Kevin.

"Sudahlah.. Tidak perlu dijawab, aku sudah tahu jawabannya."

Kevin beranjak dari duduknya, hendak meninggalkan Nieva yang masih belum tahu jawaban apa yang harus dikatakannya. Tapi tangan Nieva menahan gerak Kevin untuk melangkah.

"Kevin, tolong jangan salah paham."

Kevin tersenyum kecut, dan melepas tangan Nieva yang berada di lengannya.

"Kamu hanya menghiburku, tapi tidak benar-benar mempercayaiku."

Kevin kembali melangkahkan kakinya menuju kamar, namun Nieva mengejarnya sebelum Kevin sampai di depan pintu kamarnya.

"Tidak. Bukan begitu Kevin, tolong maafkan aku. Aku yakin kamu sudah berubah, dan aku tahu kamu adalah laki-laki yang sangat baik. Pasti kamu akan menemukan seseorang yang mencintai kamu dengan tulus, dan kamu pun mencintainya sepenuh hati."

Senyum tipis Kevin terulas di wajahnya yang masih menyisakan raut sendu.

"Benarkah? Mungkinkah seseorang itu kamu?"

Nieva mundur selangkah saat tiba-tiba Kevin mendekat, semakin mengikis jarak diantara mereka.

"A..aku.."

Tiba-tiba sesuatu yang kenyal menempel di bibir Nieva yang sedikit terbuka. Nieva sempat terkesima selama beberapa saat, namun saat kesadarannya muncul, dia segera mendorong tubuh Kevin yang menempel di tubuhnya. Tapi Kevin seakan enggan melepas Nieva yang sudah memberinya sedikit harapan. Kevin terus saja melum*t bibir Nieva sampai akhirnya Nieva membalas ciuman Kevin.

**************************

Hai semuanya, maafkan aku yang lama ga up.. Aku bener-bener sibuk di dunia nyata.. 😭

Btw, kisah Kevin sebelumnya sama seseorang yang tidak bisa dilupakannya, bisa baca di Star on A Dark Night eps 12, 48-51 yang bikin nyesek)

Terima kasih banyak ya atas comment, like, Vote, Rate bintang 5 & Favorit-nya.

Maaf ya, kalau comment-nya lama dibalas atau belum sempet mampir karena kesibukanku di dunia nyata.

Tapi aku pasti balas dan mampir balik kok..Maaf ya.. 😊

Love u so much.. ❤❤❤

Semua silent readers yang mampir, mohon dukungannya juga ya. Like & vote boleh banget kok 😊

Sekali-kali comment juga ya, biar author abal-abal ini bisa ngucapin "Terima Kasih" secara langsung 😄

Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. 😊 #staysafe #stayhealthy

Jangan lupa Like, Comment, Vote, rate bintang 5 & jadikan favorit ya.

Biar aku tambah semangat nulisnya 😊

Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..

(IG : zasnovia #staronadarknight)

1
mama Al
bau bau di restui nih
ZasNov: 😄👍
Terima kasih banyak ya Kakak 🤗
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🥰
total 1 replies
mama Al
semangat Kevin
ZasNov: Aku baru kirim vote ya kak 🥰
blm bs baca 🙏☺
total 3 replies
mama Al
masalahnya mereka udah one night stand mam, pap.
ZasNov: Iya Kakak 😅
Terima kasih banyak ya Kakak 🤗
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🥰
total 1 replies
mama Al
waaah Baekhyung
ZasNov: Keren ya kak 😎😆
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌟🌟🌟🌟🌟
total 1 replies
mama Al
kesini dulu sambil nunggu novel baru akak othor
ZasNov: Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌟🌟🌟🌟🌟
total 1 replies
Neng Yuni (Ig @nona_ale04)
Kak Zas, masih inget aku gaakkk?? 😄😆
ZasNov: Pasti dong Kak 🥰
Musuh bebuyutannya Satya, pasti selalu inget ✌😆
Apa kabar Kak? Udah lama kita ga ngobrol ya.
total 1 replies
sleepyhead
blasteran British dan Asian Visualnya mungkin mirip Mike Lewis ga seeee
sleepyhead: it's ok keep going thor ⚡🔨💃🥰
total 2 replies
TINA
lebih suka sm nieva
ZasNov: Maaf ya Kakak kalau kecewa Nieva ga sama Satya. Tapi semoga kecewa sama endingnya 🥰
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
TINA
ganteng kevin...
ZasNov: Cocok ya kalau sama Nieva 🤭😄
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
visual nya Lee jae Wook
ZasNov: Iya Kak 😄👍
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
bab ini temanya kepergok
ZasNov: Iya Kak.. 😅
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
nagih nih si kevin
ZasNov: Semakin terbawa suasana Kak..
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰😚
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
uhuyy aromanya ada yang sekamar berdua.
ZasNov: Bahaya mengancam Kak.. 😆
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰😚
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
penasaran bagaimana perasaan setelah dengar cerita dari Lana
ZasNov: Iya Kakak...
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰😚
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
ciyeee Satya banyak fans
ZasNov: Sok ganteng dia Kak.. 🤭😆🤣
Terima kasih banyak ya Kakak.. 🤗
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
so sweet
ZasNov: Iya Kak.. 🥰😆
Terima kasih banyak ya Kakak.. 🤗
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
Sanchia ini bukannya calon mertuanya Shawn ya
ZasNov: Iya betul Kakak.. 😆
Cerita Sanchia ada di novel The Killer Knight vs The Mafia Queen..
Terima kasih banyak ya Kakak.. 🤗
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
fix bau bau orang ketiga
ZasNov: Satya makin labil Kak 😅
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
mereka cemas padahal nieva sedang berkumpul dengan keluarganya
ZasNov: Yang dikhawatirin justru lagi bahagia 😄
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
mama Al
jadi Satya ini khawatir sama nieva apa sabby
ZasNov: Ga jelas banget ya Kak..Emang cwo redflag tuh Satya.. 😆
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!