cerita tentang gadis kembar yang hidup tampa orang tua
langsung baca aja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitriishn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab. 14
HAPPY READING
hari ini Andrey dan juga Nadia akan pindah ke apartemen yang telah di berikan oleh David kepada mereka
Nadia membantu Andrey membereskan barang barang yang akan ia bawa.
setelah selesai dengan dua buah koper keduanya turun kebawah, disana sudah ada David dan Melani menunggu mereka turun
''bunda sama ayah antarin kalian yah nak, sekalian bunda bantu bantu beberes'' tawar Melani
''gak usah Bun'' ucap Andrey
''yah kenapa nak?'' tanya Melani
''bunda sama ayah pasti capek kan? Andrey gak mau ayah dan bunda sakit, mending kalian istirahat. Andrey dan Nadia bisa membersihkannya''
''kalau begitu kami pergi dulu ayah bunda'' pamit Andrey menyalim tangan kedua orang tuanya dan diikuti oleh Nadia
Andrey memasuki semua barang bawaan mereka ke dalam bagasi mobil dan mereka pergi meninggalkan pekarangan rumah ayahnya
diperjalanan tidak ada pembicaraan antara keduanya, Andrey yang sibuk menyetir mobil dan Nadia hanya melihat keluar jendela melihat jalanan yang tampak begitu ramai
30 menit kemudian mereka berdua sudah sampai di apartemen
Nadia kagum dengan bangunan besar dan tinggi dihadapannya itu
''ayo masuk'' ucap Andrey dianggukki Nadia
mereka berdua memasuki lift menuju atas sebab apartemen mereka ada di lantai 5 gedung itu
sesampainya di lantai 5 keduanya langsung masuk kedalamnya ''sidik jari gue udah terdaftar, nanti sidik jari Lo bakal gue daftarin juga'' ucap Andrey dianggukki Nadia
keduanya langsung membersihkan apartemen yang sangat kotor dan berdebu, banyak juga barang barang didalamnya sebab David memesannya dan langsung mengantarnya ke apartemen tersebut
''lo nyusun nyusun barang aja, ingat Lo jangan terlalu kecapean gue gak mau anak gue kenapa napa'' ucap Andrey
''iyah'' jawab Nadia
ia mulai merapikan baju mereka kedalam lemari dan ia juga menyusun alat alat dapur yang sudah di pindahkan oleh Andrey
sedangkan Andrey merapikan barang barang yang berat dan mengecek kondisi listrik dan lainnya
semuanya selesai pada pukul 21:00 keduanya duduk di sofa dengan keringat yang bercucuran
''akhirnya siap'' lega Andrey
''Andrey aku lapar'' ucap Nadia
memang sedari tadi mereka tak memakan apapun
Andrey mengambil ponselnya dan menekan aplikasi untuk memesan makanan
''lo mandi dulu sana'' suruhannya kepada Nadia
''aku masih capek bentar lagi yah'' ucap Nadia menyandarkan kepalanya pada Sandaran sofa dan memejamkan matanya lelah
Andrey hanya mengangguk di dan ikut bersandar
5 menit kemudian makanan mereka datang Andrey membuka pintu dan menerima makanan itu
ia berjalan mendekati Nadia ''nad makanannya udah datang'' ucap Andrey
''aku gak lapar lagi, aku mau tidurrr'' rengek Nadia membuat Andrey seketika binggung dan heran
''jadi makanannya?'' tanya Andrey
''kamu aja yang makan nanti aku mual kalau makan'' ucap Nadia
''lo mandi dulu sana baru tidur'' ucap Andrey dianggukki Nadia
selesai mandi Nadia langsung tidur tak peduli dengan rambutnya yang masih basah
Andrey melihat kelakuan istrinya dan geleng geleng kepala sambil tersenyum ''lucu'' ucapnya dan ikut tidur disamping Nadia dan memeluk tubuh ramping Nadia
🌺🌺🌺
paginya Nadia terbangun lebih awal ia memegang rambutnya yang masih lembab, Nadia menatap sekilas kearah Andrey dan turun dari kasur dan berjalan menuju kamar mandi
15 menit berlalu ia selesai mandi dan melihat Andrey yang sudah terbangun
''kamu mandi sana aku mau kedapur'' suruh Nadia
''hmmm'' dehemnya turun dan pergi menuju kamar mandi
Nadia beranjak dari sana menuju dapur ia memanaskan makanan semalam yang sama sekali belum di sentuh oleh mereka dan juga bahan bahan memasak belum di belikan jadi ia hanya memasak itu saja
beberapa menit kemudian Andrey turun dengan wajah segar sebab ia baru selesai mandi
ia menghampiri Nadia yang sedang sibuk membersihkan bungkus makanan dan membuangnya ke tong sampah
''ngapain?'' tanya Andrey
''ehh astaga, kamu ini bikin aku kaget tau'' kesal Nadia
Andrey tertawa kecil melihat wajah terkejut Nadia ''lagi ngapain?'' tanyanya lagi
''aku lagi manasin makanan semalam'' jawab Nadia
buru buru Andrey mematikan kompor dan hal itu membuat Nadia heran
''kok dimatiin?'' tanyanya berbalik menghadap Andrey
''kita makan diluar aja, itu makanannya gak higienis lagi'' ucap Andrey ingin membuang makanan tersebut
Nadia dengan cepat menahan tangan Andrey ''ihhh kamu ini makanan masih bagus jangan di buang, sayang tau''
''tapi ini udah gak bagus'' ucap Andrey
''kita harus bersyukur masih bisa makan enak seperti ini, diluar sana masih banyak orang yang gak bisa beli makanan seperti ini jangankan untuk membeli makan mencari uang aja mereka susah'' ujar Nadia reflek membuat Andrey terdiam
''ayo kita makan'' ucap Nadia mengambil makanan dan di berikan nya kepada Andrey
Andrey memakan makanan tersebut ''habis makan kita belanja bahan bahan buat masak yah'' ucap Nadia dianggukki Andrey
''kita gaji asisten rumah tangga aja, biar bisa bantu bantu beberes''
''gak usah, aku masih mampu mengerjakan semuanya kok'' ucap Nadia lagi dan lagi Andrey kagum dengan seorang Nadia
''gue terkagum sama Lo nad'' ucap Andrey membuat Nadia keheranan
''kagum? karena apa?''
''lo adalah wanita yang sempurna'' ucap Andrey memperhatikan secara detail wajah cantik alami Nadia
''hahaha kamu bisa juga yah bercanda'' tawa Nadia
''gue gak pernah bercanda, gue serius Lo wanita yang sangat sempurna dimata gue'' ucap Andrey dengan serius
''aku gak sempurna, aku banyak kurangnya aku lemah aku bodoh dan juga aku gak secantik perempuan di luar sana'' ucap Nadia
''no you are not like you say, you are so beautiful and I am lucky to have you'' ucap Andrey membuat Nadia tersenyum mendengarnya
keduanya melanjutkan makannya tanpa ada lagi percakapan
🌺🌺🌺
yey siap, maaf yah kalau dikit soalnya binggung mau buat apa lagi
okeee semuanya jangan lupa follow like komen dan vote yang banyakkk yayyayayayaahhhh
see you
ceritanya bagus... semangat ya!!!
✌️
ternyata Nadia dan Nadira nama aslinya Alana dan Alena..
ternyata juga anak keluarga Adihtama yang di culik sama intan terus di letak di panti.. adek Marvel sama Angkasa
salut juga sama teman teman Nadira, Marvel... geng geng motor..
"walau sudah memaafkan ternyata tidak dapat menghilangkan trauma yang ada," ya kata kata itu sesuai untuk Nadia..
walau karakter Angkasa singkat, udah dapet pastikan kalau Angkasa itu sosok yang hangat sama adek adeknya..
"jangan memulakan konflik yang berakhir dendam kesumat"
udah itu aja.. thanks ya👏🏻