NovelToon NovelToon
Presdir Kejam Dan Istrinya

Presdir Kejam Dan Istrinya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: OppaSuga26

BEBAS PROMO

Ibuku pernah merusak rumah tangga seseorang dan pergi meninggalkan ayahku, dia lebih memilih melanjutkan hidup bersama selingkuhan nya itu.

Ternyata wanita yang bunuh diri karena ulah ibuku adalah ibu angkat suamiku. Sebelum bunuh diri wanita itu sempat menjadi gila, itulah kenapa presdir ini selalu menyiksaku di dalam istana mewahnya.

Akankah Andin harus menerima siksaan dari suaminya terus menerus? Ataukah takdir berbaik hati menciptakan kebahagiaan setelah ini?

Hanya kisah ciptaan, tak berniat menyinggung atau mencela pihak manapun. Authorinstagram : @sofiatus.gans

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon OppaSuga26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alvin yang kembali

Andin dari kamar mandi yang ada di rumah sakit, ia berjalan gegabah karena suaminya menelepon memintanya untuk segera datang ke mobil disebabkan mereka akan segera pulang, dan tak sengaja malah bertabrakan dengan pria tadi.

Bbrruk ponsel yang Andin hendak di masukkan ke dalam tas selempang nya terjatuh bersama ponsel milik pria itu yang sedang menelepon tadi.

"Ah, maaf yah, maaf saya tidak lihat" Ujar Alvin

Andin berjongkok mengambil ponsel nya, Alvin pun begitu.

"Maaf nona,,"

Andin tersenyum menunjukkan kesopanan. "Ah, bukan apa apa kok, umm.. pak dokter (Menyipitkan matanya membaca tulisan di dada) Alvin..?"

Setelah melihat, matanya penuh dengan kebahagiaan mengetahui jikalau orang itu adalah Alvin ia seolah melihat secerca cahaya yang akan membawa dirinya keluar dari tempat gelap.

*Ini.. kak Alvin? benarkah? dia...

Andin terharu dan gembira, perasaan campur aduk seperti ini membuat matanya berlinang.

"Nona? ada apa??"

"Kak Alvin!"

Tak berkata kata lagi gadis itu langsung memeluk erat Alvin yang selama ini hilang dari pandangan matanya. Tak dapat di sangka, mereka akan di pertemukan kembali. Alvin begitu berbeda, ia terlihat sangat dewasa dan berkharisma, beda sekali dengan saat ia duduk di bangku sekolah.

"Kamu... Andin..?"

Andin tak menjawab, ia menangis di dalam pelukan itu tanpa suara. Alvin dengan erat membalas pelukan itu, senyum lebar menghiasi wajah keduanya walau air mata terus bercucuran.

Alvin melepaskan pelukan itu, ia memegangi pipi Andin dengan kedua tangannya, ia menatap Andin dengan genangan air mata yang belum pecah di sana.

"Andin..? kamu.. kamu tumbuh menjadi seperti ini..? aku.. aku benar-benar tak bisa mengenalimu..tak disangka kita kembali bertemu secepat ini, bahkan sebelum aku mencarimu..."

*Tidak! aku akan mematahkan hatinya! aku sudah menikah! kak Alvin maaf,,

Andin terdiam, dia melepaskan tangan itu dari pipinya dengan lembut. Gadis itu berlari meninggalkan Alvin ia mengusap air mata nya.

*Tidak, kak Alvin sudah mempunyai wanita lain di sana, saat itu bahkan dia tak pernah membalas pesan yang ku kirimkan, berbahagialah aku akan senang melihatmu tertawa lepas.. aku akan menjauhi mu agar tak terlalu menyakitkan.. maaf kak

Di sepanjang ia berlari, air matanya tak mau berhenti mengalir, sesekali gadis itu menghapusnya.

Alvin merasa bingung dengan sikap Andin, mereka baru bertemu setelah sangat lama tapi kenapa Andin malah melarikan diri begitu saja? itu aneh! Alvin mengejar Andin yang berlari jauh di depannya.

Hans yang merasa kalau istrinya sangat lama di kamar mandi, ia dengan sedikit kesal berniat menyusul Andin dan tepat sekali ia melihat Andin yang berlari menghapus tangisnya.

Mereka berpapasan, Hans dengan dinginnya menarik lengan kecil Andin dari samping.

"Ada apa??" Tanya Hans.

"Tidak tuan, tidak ada, ayo cepatlah bukankah kita akan pulang...?"

Lari Alvin terhenti saat ia melihat Andin dengan presdir yang tadi dirinya temui.

"Andin... kamu... kenapa??" Ujar Alvin yang nafas nya tak teratur.

"Dokter Alvin? anda mengenal dia??" Tanya Hans yang terheran dengan sikap keduanya.

"Andin kamu lari dariku karena dia??"

Andin menggeleng.

"Lebih baik kalian selesaikan dulu, saya tak ingin ikut campur"

Setelah Hans membiarkan dirinya dan Andin bicara, Alvin membawa Andin menjauhi Hans.

"Andin ada hubungan apa kamu sama presdir?? kamu bekerja dengan dia kah??"

"Bukan, dia..dia.. uhmm.. dia"

"Andin dia apa?? bagus kalau kamu di terima kerja dengan perusahaan nya!, bukan gampang loh bisa di terima!"

"Bukan, Dia suami Andin kak.." Ucap Andin pelan.

"Suami??!!!"

"Maaf kak,,"

Andin berbalik pergi, tapi Alvin menarik nya lalu memutar gadis itu 180 derajat,

"Andin! nggak bisakah kalau kamu tunggu sebentar lagi!!? Andin aku bilang aku pasti kembali!! kalau pun uangku nggak sebanyak uang suami kamu itu, aku pasti berusaha! kenapa saat aku tinggal kamu malah goda laki-laki kaya seperti dia!!? aku tau dia yang mempekerjakan aku, tapi kenapa.. kamu...kenapa Andin??..." Teriak Alvin yang terus menggoyang goyangkan bahu Andin dengan kedua tangannya.

Andin tetap diam dia tahu ini salah nya, tapi apalah daya? Ayahnya menjadi sandera! ibunya menjadi incaran hingga kini! dan percintaan nya kandas.

"Kak, Andin nggak pernah goda laki-laki!! Andin bukan wanita yang begitu!!" Ujar Andin dengan lembut nya.

Kali ini Andin melepaskan tangan Alvin dari bahunya, lalu pergi, Alvin masih belum puas, jawaban itu tidak menjawab pertanyaan yang berlalulalang di fikiran nya.

Andin kembali ke Hans.

"Tuan presdir? dia.. siapa anda?" Tanya Alvin.

"Bukan siapa siapa kok dokter, hanya pelayan biasa"

*Pelayan..? jahat sekali dia.. malukah jika mengakui aku sebagai istrinya?

"Ah, saya fikir dia istri tuan, maaf yah karena tadi mencegah tuan yang hendak pulang"

"Iya tak apa, mari kita pergi dulu, bekerjalah dengan baik! semangat!"Ujar Hans berpamitan.

Andin ikut pulang bersama Hans dalam satu mobil, air matanya tak mau berhenti menetes, ia menghapus nya berulang kali. Hans heran apa yang terjadi

"Ada apa? selalu saja menangis! jadilah kuat sedikit saja walau hanya sehari!!"

Andin tak menjawab, dia hanya mengeluarkan isak tangis nya.

"Hey hey! jangan menangis di mobil ku! ini dibeli tidak untuk menampung air matamu!"

Hans mengambil sapu tangan yang ada di dalam saku celananya.

"Ini ini! pakai saja ini!"

Andin mengambil itu, tetapi ia tak memakainya, di benaknya terputar jelas saat Alvin mengatakan kalau dirinya menggoda lelaki kaya.

*Aku fikir kelak kak Alvin bisa bantu aku, dia bener-bener beda, seandainya kak Alvin jadi Andin,, mungkin barulah mengerti, Andin juga berharap banget bisa bahagia sama kakak,, kalau pun kelak mati Andin nggak mau hidup lagi! ini terlalu sakit!

Saat Andin masuk ke mobil Alvin segera berlari mengingat akan keperluan nya tadi.

*Tunggu! Andin bilang dia istrinya! Presdir Hans bilang dia pelayan nya? lalu siapa yang benar? kalau di lihat dari mata Andin, nggak mungkin rasanya dia berbohong! atau mungkin ini... tidak tidak mungkin! presdir di kenal banyak orang sebagai lelaki yang baik dan berkharisma, mana mungkin dia nikahin Andin karena keterpaksaan?? Atau malah ini pernikahan kontrak?? yah! ini pasti pernikahan kontrak!.

Di tengah Alvin yang bergelut dengan kata hatinya, seseorang tiba-tiba berlari kearah nya sembari berteriak memanggil namanya.

"Dokter?? Dokter Alvin!!"

"Iya ada apa?"

"Ponsel dokter susah di hubungi, disana ada keluatga pasien yang berulah katanya tidak ingin di obati oleh dokter noor, dia berteriak teriak meminta agar dokter Alvin yang melayani nya. Kalau dilihat dia sepertinya bukan orang biasa, mohon dokter pergi lihat sendiri"

"Ah, baik. Saya segera kesana!, kamu atur pernapasan dulu yah, ckckck (Menyikut perut perawat laki-laki gendut itu) bola!."

Alvin segera berlari setelah menggoda perawat itu.

"Heey! Aku tau, kamu tampan tapi jangan panggil aku bola!! aku punya nama yang bagus!!"

-------------------------

BERSAMBUNG...

HALO GUYS👋

GA MAKSA KOK, KALO KALIAN SUKA YA SILAKAN 'LIKE' KALO BUCIN BGT TINGGAL 'VOTE'.

KALO ADA YANG KURANG ENAK DI HATI, BISA KALIAN LUAPKAN DI KOLOM KOMENTAR, TENANG AJA.. AUTHOR PANTAU SELALU KOK!

SARANGHAE💜💜💜

1
Siti Aminah
seru thor....smga makin seru ke part berikut ny
Siti Aminah
masih nyimàk...
Nova Fitriyanti
jijik gw
DumaWati Panjaitan
semangat ya sukses selalu
DumaWati Panjaitan
lanjut
Sri Wahyuni
lululila🤭😂😂😂
Yansri Harwita
masak iya istri menerima saja anak suami dari i kekasih ny tanpa ada perlawanan, gk masuk akal sih menurut ku, andin terlalu sabar dan hans gk pantas utk di jadikan panutan, masak iya kalah sama seorang vivian, percuma dong orang kaya tapi begitu aj nurut, kalau aku jadi andin, aku gk akan terima
Syafa Marwah
sedih baca kisahnya andin..
senja
kkta ktanya kya gmna gtu.. ..
Sibollo
mulai cemburu tu andin🤭
Sibollo
ko 2x
Sibollo
andin blum bsa menjelaskan semua Alvin bersabarlah
Sibollo
lanjut
Sibollo
sbar andi
Sibollo
Ya Allah bukan salah andin eehh di kenah karmax😣🥺
Sibollo
sabar yaa andin
Ryegar sormin channel
ya
Nelli Susilawati
next
Rinaa
😍
Rohayati Aye
hhhm mulai ngartiiii😂😂😂 jngn kejam" nti ky novel"yg lain.ujung"nya buciiin😉😉😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!