NovelToon NovelToon
Build An Empire With The Strongest Princess

Build An Empire With The Strongest Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Petualangan / System / Poligami / Penyeberangan Dunia Lain / Epik Petualangan / Harem / Petualangan Fantasi-Penyeberangan dunia lain / Game
Popularitas:58.8k
Nilai: 5
Nama Author: The Fast

Build the Greatest Kingdom adalah sebuah game fantasi abad pertengahan yang memiliki banyak alur cerita serta ending di dalamnnya.

Louis, seorang remaja berusia 15 tahunan secara mendadak direinkarnasi setelah dia dikatakan meninggal di dunia lamannya.

Namun ini tidak membuatnnya putus semangat karena kejadian seru akan terjadi setelahnnya tepat setelah pertemuannya dengan sosok yang akan menjadi pendamping hidupnnya.

Baca ceritannya sekarang!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon The Fast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 14 - Kerajaan

"Ibu kota kerajaan?!"

"Benar, kau tidak salah mendengarnnya."

Bagaimana mungkin? Saya terkejut, tentu saja karena mendengar omongan Drag.

Drag pernah berkata bahwa item berbayar yang pernah aku beli berada di tempat yang salah, maksudnnya ... Benda tersebut tidak muncul di lokasi yang seharusnnya, yaitu di desa Ritress, sehingga saya cukup merasa dirugikan karena kesalahan ini.

Alasan pertama, ibu kota adalah kota yang paling ramai di kerajaan ini. Lalu yang ke dua ... Bagaimana bisa saya menemukan satu item di tengah-tengah ribuan penduduk di dalamnnya.

Saya memikirkan kembali, memang benar aku bisa menggunakan skill pencarian dalam jarak tertentu untuk menemukannya.

Dan cukup merepotkan jika saya harus mengelilingi kota yang aku pun bisa membayangkan betapa luasnnya wilayah tersebut.

"Um ... Begini ..."

Saya menoleh ke samping, ternyata Carla yang memanggil saya.

"Apakah kau memiliki saran?"

"Ah! Tidak, saya hanya ingin menanyakan ... Apakah tuan berencana pergi ke ibu kota?"

Aku menggangukan kepala, tepat sebelum Carla bertingkah seperti seorang bocah yang ingin meminta sesuatu kepada orang tuannya. Mirip seperti itu ... Menurutku. Ya, itu sangat mirip.

Carla memainkan jari tangannya, dia tidak menatap mata lawan bicarannya dan terlihat kesulitan saat menyusun kalimat untuk berbicara.

"Ada apa?"

"Um ... Tidak apa-apa."

Aneh ... Saya merasa Carla ingin mengatakan sesuatu namun saya tidak berhasil menebak apa yang dipikirkannya.

Mendorong jauh-jauh pikirkan tersebut, Aku kemudian mengajak Carla dan Drag untuk bersiap-siap menuju tujuan kami selanjutnnya.

"Ngomong-ngomong, apakah kau melihat Nona Rafiel?"

"Bukankah dia ada di depan kereta?" Carla menunjuk dengan salah satu tangan.

"Sejak kapan?!"

***

Perjalanan ini pasti akan terasa panjang ... Benar, ini adalah pertama kalinnya saya pergi ke ibu kota setelah direinkarnasi ke dunia ini.

Aku pernah melihat seklias peta dunia saat dulu memainkan game, dan menemukan bahwa kerajaan yang bisa disebut rumah baru saya adalah wilayah terkaya dengan peradaban termaju di dunia ini.

Wesfield Kingdom.

Itu terletak di tengah-tengah negara-negara lain, namun menjadi kerajaan yang kekuatan militernya berada di bawah rata-rata negara besar, bisa disebut terlemah karena ada perpecahan antara keluarga bangsawan.

Aku tidak mengerti tentang politik di kerajaan ini, jadi saya tidak mengetahui situasi yang sebenarnnya terjadi di kerajaan tersebut.

Bertanya-tanya berapakah jarak Kota Tulha dari Ibu Kota ... Itu kurang lebih memakan waktu selama seminggu.

Pada hari pertama, kami mengambil jalan yang melewati hutan. Disana saya menemukan banyak hewan buas termasuk para monster yang sepertinnya bersarang di lokasi tertentu.

"Nyala api! Burning Fire!" Aku melakukan pertarungan singkat dengan menggunakan beberapa skill tingkat rendah untuk mengalahkan kawanan lizardman dan goblin yang menghadang jalan.

Sementara, Carla dan Rafiel hanya mengamati heran ketika aku membantai mereka dalam jangka waktu kurang dari semenit.

Tidak ada perlawanan dari kelompok tersebut.

Bahkan saya hanya perlu mengulangi hal yang sama ketika aku kembali bertemu dengan kelompok serupa.

"Hm? Apakah ini buntu?"

Saya memberhentikan kereta kuda, tepat setelah sebuah bongkahan batu besar menghalangi jalan kami.

Dari cara meletakannya, sepertinnya ini adalah perbuatan seseorang.

Mungkin ada orang jahat yang sengaja memasang penghalang untuk menutupi jalan dan memudahkan mereka merampok, pikirku.

Tepat sebelum saya selesai memikirkan cara menghancurkan batu tanpa menarik perhatian, sebuah suara mengejutkanku untuk sejenak.

"Serahkan barang-barang kalian! Atau makhluk ini akan memakanmu hidup-hidup!"

Apa yang dia maksud adalah binatang buas itu?

Ada kurang lebih 5 pria berbadan kekar dengan seekor monster disampingnnya. Sepertinnya makhluk itu adalah serigala berkepala dua.

"Bagaimana jika aku menolak? Apakah kalian bersedia melepaskan kami?" Aku bertanya, mereka langsung tertawa lepas mengejek ke arahku.

"Jangan hiraukan mereka, apakah anda berencana bernegosiasi dengan perampok?" Rafiel muncul disampingku, sambil menatap sinis ke lima pria tersebut.

"Hei! Hei! Hei! Sepertinnya kau membawa wanita cantik bersamamu ..."

"Kalau kau menyerahkan wanita itu, maka kami mungkin akan mempertimbangkan untuk membiarkanmu pergi ..."

Jadi mereka menginginkan Nona Rafiel? Saya menoleh ke belakang untuk melihat Rafiel sudah tidak bisa menahan emosinnya.

"Baik, kalau kalian begitu menginginkannya ... Coba saja rebut dariku!"

"Ini ..." Tepat setelah aku mengatakan itu, Rafiel terlihat agak malu.

"Bocah, apakah kau berencana melawan kami? Sendirian?" Bandit tampak marah, dia menghunuskan pedang besarnnya ke arahku.

"Tentu saja ..."

Saya bergerak, sudah berada di samping salah satu bandit dalam hitungan detik.

"Apa yang-!"

Bandit tampak terkejut dengan kemunculanku yang tiba-tiba, sampai tidak sempat mengambil senjata dari sarung serta berusaha untuk mencerna situasi.

Saya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan tendangan di perut sebagai pembuka acara.

"Sepertinnya mereka lebih lemah dari perkiraanku ..."

Sebelumnnya saya sudah menggunakan skill "Identification" ku untuk mengukur kemampuan lawan.

[Nama: ?? Profesi bandit: level 45]

[Profesi bandit: level 40]

[Level 35]

[Level 42]

[Level 30]

Hm ... Sepertinnya yang terkuat hanya dibawah level lima puluh.

"Semuannya! Berpencar!"

Bandit mulai mengubah pola serangannya, sepertinnya mereka sudah belajar dari kesalahan.

Namun, tetap saja ...

"Apa?!"

Tubuhku menghilang tepat setelah ke empat bandit lainnya menyerbuku dari setiap arah. Pergerakan mereka sangat mudah dibaca, sehingga aku tidak mengalami kesulitan saat menghindar.

Mereka terlambat menyadari, bahwa saya berada di atas kepala mereka sekarang.

[Skill Speed Up digunakan]

"Ugh!"

"Argh!"

"Ngh!"

Ada lebih dari satu suara terdengar setelah saya memberikan beberapa pukulan yang mengenai bagian kepala mereka.

"Apa yang kau tunggu?! Cepat serang dia!" Perampok menatap serigala. Dia mengusap bagian pipinnya yang memerah.

Oh, akhirnnya monster ini menyerang. Dan sepertinnya dia tidak sungkan ingin mengunyah dan menelan lawannya dengan gigi tajamnnya.

"Menyalalah, Api!" Aku mengarahkan mantra sihirku ke target besar didepanku, serigala meresponnya dengan berlari sekencang mungkin, namun tidak cukup cepat sehingga bisa membatalkan seranganku.

"Grawh!"

Sebuah bola api besar menyambar tubuh serigala berkepala dua seperti petir, tetapi belum cukup membuatnnya terbakar dan hanya meninggalkan beberapa luka serius.

Aku menggunakan pedang untuk melancarkan serangan susulan, kemudian berhadapan dengan cakarnnya yang besar.

"Keras ..." Aku memandangi pedangku, sepertinnya ini bisa memberikan puluhan tebasan lagi.

Saya melompat, secara reflek mengayunkan senjata. Padang saya beradu ketajaman hingga menimbulkan suara nyaring setelah terjadi pertukaran serangan.

Satu ... Sepuluh ... Dua puluh ... Tiga lima ... Empat sembilan ... Seratus! Ini melebihi perkiraanku.

Serigala benar-benar kewalahan menerima serangan, dia tidak seagresif sebelumnnya dan hanya mengambil posisi bertahan. Itu meningkatkan peluangku untuk bisa menang.

"Sekarang, apakah kau ingin membalaskan dendam majikanmu setelah melihat sendiri kemampuanku?" Saya tersenyum kepada serigala dihadapanku.

Dari pengamatanku, dia seperti mengerti dengan apa yang telah aku katakan kemudian segera meninggalkan tempat tanpa memikirkan nasib ke lima perampok.

"Apa?!"

"Jangan bercanda!"

Para bandit panik, benar, karena satu-satunnya senjata andalan mereka sudah kabur dari pertarungan.

Saya mengarahkan pedang untuk memastikan apakah diantara mereka ada yang masih berniat bertarung. Kemudian aku mendengar sedikit kalimat keluar dari salah-satu bandit, seperti "Jika kau menginginkannya, maka lawan saja orang ini sendirian!" Lalu "Aku masih memiliki istri di rumah, untuk apa menambah wanita lagi?"

Um ... Begitulah yang aku dengar sebelum mereka bersama-sama ...

"Lari!" Mereka kabur, benar, tidak salah lagi.

Saya melihat, mereka tidak bergiliran mundur, melainkan berlomba untuk berlari secepat mungkin menjauhi saya. Setidaknnya para bandit tidak akan merampok lagi selama beberapa waktu.

1
Aisyah Ica Alzan Izaan
menarik
mampir thooorr 🤭🤭
Si Cepat: terimakasih sudah mampir
total 1 replies
☾⃟ℳoon - Moon 🌙
Mampir, semangat
Si Cepat: Terimakasih
total 1 replies
Bryan Ramadhan
noice
Bryan Ramadhan
Aku memberimu like,dan kamu harus memberiku like juga,sama sama menguntungkan toh
Bryan Ramadhan
Cukup seru,tapi kalau ada kata "Saya" kurang nyaman ketika membaca nya.
Bryan Ramadhan: sama sama gan
total 2 replies
Xiao Lin Chenシュフィ
langsung gua save LN mu kawan kalo ada Genre poligani pluse dikelilingi wanita aku doyan
Si Cepat: Terimakasih atas dukunganmu, sobat. Saya terbantu dengan itu.
total 2 replies
Whisnu Grenaldo
thor mending penggunaan kata saya diganti aku soalnya jadi agak gak nyaman bacanya
Si Cepat: Baiklah, aku mungkin akan mempertimbangkannya
total 1 replies
MVVP
up
Si Cepat: Terimakasih atas dukungan anda
total 1 replies
Anita
seru thor ceritanya
Si Cepat: terimakasih, saya senang jika anda menyukainya.
total 1 replies
Sa ku
Hai
Si Cepat: Hallo juga, Sa Ku😊
total 1 replies
Mir D Horus
lanjut thor
Si Cepat: terimakasih atas dukunganya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!