NovelToon NovelToon
SUAMI KEDUAKU CINTA PERTAMAKU

SUAMI KEDUAKU CINTA PERTAMAKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:185.8k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Ini sebuah kisah dari sebuah kehidupan seorang wanita muda yang menjalani semua kehidupannya.

"Sayang, cepat bajunya!" seru seorang pria.

"Sebentar, sayang!" jawab Amelia.

"Mungkin mas bakal di pindah tugas." ucap Zaki.

Kisah hidup seorang wanita muda yang baru menikah dua Minggu namun harus di tinggal pergi oleh sang suami untuk bertugas.

Sebuah kenyataan pahit harus di hadapi oleh Amelia ketika mendapatkan sebuah kabar mengenai sang suami. apakah yang terjadi dengan Zaki?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sendiri

1 Minggu kemudian

"Ada apa?" tanya Susi.

"Tidak ada apa-apa mbak." jawab Amelia.

"Apakah Pak Malik melakukan sesuatu kepadamu?" tanya Susi kepada Amelia.

"Tidak ada apa-apa Mbak, tadi cuma sedang tidak enak badan saja." Jawab Amelia.

"Yang aku tanya itu.., kenapa Pak Malik tadi marah-marah padamu? Apakah kau membuat kesalahan?" tanya Susi kembali.

"Tidak Mbak, tadi Pak Malik cuma menegurku karena aku sedikit teledor." jawab Amelia.

Terlihat sekali kalau Amelia menutupi sesuatu.

"Apakah kau yakin?" tanya Susi.

"Tentu Mbak." Jawab Amelia. hati Amelia benar-benar begitu tertekan saat dirinya nya mendapatkan perlakuan seperti itu dari Malik seorang pria yang telah membuatnya benar-benar terluka.

Malik yang berada di dalam kantornya terlihat pria itu begitu menyesal dengan semua kata-kata yang dia ucapkan kepada Amelia. dia tidak mengetahui siapa Amelia yang sebenarnya, dia tidak mengetahui kalau Gadis itu harus menahan luka, baru menikah kemudian menjadi janda. Siapa yang mau dan Siapa yang ingin menjadi janda di usia pernikahannya yang hanya beberapa bulan.

Terlihat Malik menatap Amelia dari dalam kantornya, pria itu menatap Amelia yang bekerja dengan begitu giat, memang dia salah telah membuat Amelia merasakan tekanan yang begitu luar biasa karena kata-katanya.

Sore telah menjelang, terlihat Amelia sudah mempersiapkan semua peralatannya dan merapikannya.

"Amel, nanti kalau ada waktu main ke rumahku ya.., 2 hari lagi aku mengadakan tasyakuran. hari Minggu jangan lupa!!" seru Susi kepada Amel.

"Insyaallah mbak." jawab Amel.

"Kamu dijemput apa tidak? Kalau tidak dijemput aku akan mengantarmu pulang!!" seru Susi.

"Belum tahu Mbak, soalnya Mas Yoga juga belum memberikan kabar sama aku." jawab Amel.

"Tumben sekali mertuamu tidak menjemput?" tanya Susi kembali.

"Ayah lagi nggak ada di rumah, Mbak. ada urusan keluarga sama ibu. mungkin besok baru pulang." jawab Amel yang terlihat tersenyum kepada Susi.

Seorang pria berdiri di depan toko kue, dia menatap Amel yang sedang menunggu jemputan hari ini.

"Apa aku harus mengantarkannya Ya, anggap aja itu sebagai tanda maaf dariku." ucap Malik yang terlihat terus berbicara sendiri.

Amel terus mencari-cari Yoga, terlihat Yoga belum juga menampakan diri hingga membuat Amel harus mencari kendaraan umum untuk pulang ke rumah. Terlihat Amel mengambil ponselnya, wanita itu memencet nama Yoga di ponselnya.

"Aku harus tanya sama Mas Yoga. Apakah hari ini dia menjemput aku atau tidak? Kalau tidak aku harus naik kendaraan." ucap Amel yang kemudian menelepon Yoga hingga beberapa menit. tetap saja tidak ada jawaban dari Yoga, entah kemana Yoga pergi. "Lebih baik aku mencari kendaraan umum saja, kelihatannya Mas Yoga sedang ada urusan yang mendadak." ucap Amel yang terlihat menghentikan kendaraan umum.

Hari ini Yoga benar-benar lupa dengan janjinya untuk menjemput Amel, pria itu sedang bertemu dengan salah satu teman kampusnya dahulu. terlihat Yoga begitu santai ketika bersama dengan seorang wanita yang menjadi temannya saat dia masih menjadi mahasiswa. canda tawa Yoga tiba-tiba terhenti ketika dia menatap jam tangannya.

"Ya ampun, aku harus segera pergi." ucap Yoga kepada temannya yang bernama Risa.

"Ada apa Yoga? Kenapa kau terburu-buru sekali?" tanya Risa kepada Yoga.

"Aku harus menjemput adik ipar ku." jawab Yoga.

"Kenapa harus dijemput, apa tidak bisa naik kendaraan umum saja?" tanya Risa kepada Yoga.

"Tidak, aku tidak akan membiarkannya menaiki kendaraan umum ataupun dijemput oleh orang lain." jawab Yoga yang kemudian berlari. terlihat Risa memandang Yoga yang sudah pergi, tatapan matanya menatap yoga yang begitu terburu-buru.

"Siapa wanita itu? kenapa Yoga benar-benar sangat ketakutan jika wanita itu bersama orang lain." ucap Risa yang kemudian membayar makanan dan minuman yang tadi sudah dia makan bersama Yoga.

Sekitar satu jam kemudian akhirnya Yoga sudah sampai di di tempat kerja Amelia, tatapan matanya menatap tempat itu yang terlihat sudah sepi. langkah kaki Yoga mendekati toko tempat Amelia bekerja.

"Pak, apakah para karyawan yang ada di toko ini sudah pulang?" tanya Yoga kepada satpam toko.

"Sudah, Mas. sudah hampir 2 jam yang lalu." jawab satpam toko kue

Yoga benar-benar sangat kesal, dia benar-benar merutuki kebodohannya karena dia lupa untuk menjemput Amel. apalagi hari ini orang tuanya tidak ada di rumah. tatapan mata Yoga menatap ponselnya di sana ada begitu banyak panggilan dari Amel, sekitar 7 panggilan di ponselnya atas nama Amel.

"Mengapa telingaku tidak bisa mendengar panggilan dari Amel, Lihatlah sudah 7 kali panggilan namun Aku tidak mendengarnya." gerutu Yoga yang kemudian memasukkan ponselnya ke dalam tas selempang dan melanjutkan mengendarai motornya menuju rumahnya.

Tatapan mata Yoga terus menatap jalanan yang ada di sekitar tempat Amelia bekerja hingga sampai ke rumah, tidak ada tanda-tanda Amel berada di sana. itu berarti sekarang Amel Sudah pergi dari tempat itu.

30 menit kemudian Yoga sudah sampai di rumahnya, terlihat disana pintu rumahnya sudah tidak terkunci. itu berarti sekarang Amel sudah berada di sana.

"Assalamualaikum!!" seru yoga yang memanggil nama Amel, tidak ada sahutan di sana.

"Kenapa dia tidak menjawabnya." guman Yoga yang kemudian masuk ke dalam rumah, Yoga berjalan menuju dapur, saat berada di dapur terlihat Amel juga tidak ada di sana. Yoga benar-benar panik karena dia belum juga mendapatkan keberadaan Amelia. Yoga berjalan, beberapa saat kemudian langkah kaki Yoga terhenti ketika berada di ruang mushola keluarga. terlihat disana.., ternyata Amelia sedang salat dan begitu khusyuk membaca ayat-ayat suci Alquran.

"Begitu indah suaramu saat kau mengalunkan ayat-ayat suci Alquran, begitu indah hatimu ketika kau mengumandangkan doa-doa itu," guman Yoga.

Suara yang mengalun indah dari Amelia ketika dia membaca ayat-ayat suci Alquran, tatapan mata Yoga terus menatap Amelia yang begitu khusyuk membaca ayat-ayat suci Alqura. Entah berapa lama Yoga berada di tempat itu, pria itu terus menatap Amelia, hingga tak berselang lama Amelia sudah selesai dengan aktivitasnya. Amelia melipat mukena nya kemudian membenarkan rambutnya. Amelia begitu terkejut ketika dia membalikkan tubuhnya disana, Sudah ada Yoga yang menunggunya.

"Lho Mas Yoga, Sudah dari tadi Mas?" tanya Amelia kepada Yoga.

Pria itu tersenyum, sesaat kemudian meminta maaf kepada Amelia karena tadi lupa menjemputnya.

"Maaf ya Amel, Mas tadi benar-benar sangat lupa. tadi Mas ada pertemuan dengan alumni Mas." jawab ucap Yoga.

Amel menganggukkan kepalanya, dia tidak bisa memaksa siapapun untuk melakukan sesuatu untuknya. "Tidak apa-apa Mas, tidak usah seperti itu, lagi pula kan masih banyak kendaraan umum di depan pabrik. jadi mas tidak usah merasa bersalah seperti itu." jawab Amelia.

>>> bersambung <<<

1
Surati
bagus
Salma Akib
up
Anik
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
aira aira
sedihnya
Marlina
mulut Malik kayak banci kaleng
Marlina
janda seorg kolonel rasanya kalau segi materi gak kurang mungkin kerja utk menghibur diri az
EVI EROZA YANTI
alurnya novelnya sangatlah bagus tapi sayang lansung tamat
tak ada kelajutan tentang anak 3 Malik dan Amelia
lanjut dong ceritanya
EVI EROZA YANTI
bagus cerita
Alus novelnya sangat
mantap
tapi sayang lansung tamat
tak ada nyabung tentang kehidupan anak Malik dan Amelia di hari tuanya gitu
Rahma Inayah
si laura muka tembok ..urat malu nya sdh putus
Rahma Inayah
tak kira yoga cnt peŕtma nya amelia eh..eh ternyata malik .
cnt pertma nya yg jd suami ke 2 ameli.bnr kata pepatah gk dpt gadia nya janda nya pun gk apa.ku tunggu janda mu..
Rini Haryati
bagus
sukses
semangt
mksh
shafrilla
suami keduanya itu adalah cinta pertama ketika masih sekolah dahulu, setelah itu mereka tidak pernah bertemu. setelah itu Amel menikah kemudian menjadi janda dan di pertemukan dengan pria yang ternyata cinta pertamanya dahulu.😊😊
annisa Juanda
thor aku bingung deh di episode sebelumnya diceritakan kalau sebelum menikah dan mencintai Zaki Amel sudah jatuh cinta ke Yoga. tapi di episode ini cinta pertama Amel Malik.
annisa Juanda
ceritanya bagus hanya pas di ending jadi g cocok dengan judul, karena cinta pertamanya Amel kan Yoga tapi Yoganya malah dibuat meninggal padahal judulnya "Suami keduaku Cinta Pertamaku".Jadi agak kecewa sedikit pas baca endingnya.
~Mrs.Njn
bombai....
terlalu larut.
sedih boleh asal jgn meratapi...
Nani Mardiani
biar tambah semangat ngopi dulu thor
shafrilla: terima kasih kak 🙏😊
total 1 replies
Nani Mardiani
Harusnya si Risa tuh bercermin bukan mencemoh orang lain. Yoga juga gak reggae ya gak sesuai dengan dirinya yg seorang dosen.
Nani Mardiani
Yoga kan dosen jelas pasti pinter donk ko bisa sih dikibulin sama ular keket?? tes DNA donk kalau bener anaknya apa bukan. Masa mau dibodohin terus sama ulat keket.
Nani Mardiani
Malik... Malik... klo cinta gak usah gengsi, cemburu boleh tp jangan keterlaluan dan nyakitin hatinya mulu ntar jd penyakit bucin... bucin deh tuh sama Amel
Nani Mardiani
gak terasa sambil bc mengalir air mataku, sedihhhh...... thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!