Bella merupakan wanita cantik, pintar dan mandiri. Sukses di usia muda dalam bisnis karena keuletan dan ketekunannya membuatnya jadi rebutan para lelaki di kotanya. Namun Bella berprinsip tak ingin menikah. Karena Bella memiliki pengalaman pahit di dalam hidupnya.
Tak disangka ia mengalami cinta 1 malam dengan seorang pria asing, ketika ia melakukan jamuan pesta di luar negeri. Alhasil di rahimnya hidup makhluk tak berdosa.
Apakah Bella akan menuntut pria asing tersebut untuk bertanggung jawab?
Ataukah Bella menggurkan janinnya?
Mau tahu lebih dalam lagi?
Yuk... baca lebih dalam lagi!
Novel ini, meski hanya khayalan untuk menghibur pembaca. Namun Penulis berharap pembaca dapat mengambil hikmah dari setiap cerita di dalamnya.
Agar novel ini selain bergenre romantis, juga bergenre edukasi bagi remaja di zaman modern khususnya.
Selamat membaca😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haura Kanza Nabilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14. Aksi awal
Pagi hari yang cerah, Mark baru saja turun dari hotel, setelah menikmati makan siangnya, ia segera bergegas ke perusahaan milik Bella.
inilah aksi awal Mark yang telah ia rencanakan kemarin sore.
Pengusaha alih - alih bisnis kerja sama, Mark mencari celah untuk bisa selalu bertemu dengan Bella. (kalo kata peribahasa "Ada udang di balik bakwan. eh batu😅)
"Bell... jangan lupa, jam 10 kita ada rapat dengan Ceo PT ****** dari negara tetangga." suara Fenny terdengar dari balik pesawat telepon yang tak jauh dari ruangan Bella.
"What..., ceo?" tanya Bella karena merasa heran. Sebab menurut sepengetahuan Bella Ceo PT ****** dari negara tetangga itu sangat super super sibuk, dalam benaknya Bella, mana mungkin orang seperti beliau mau meluangkan waktu ke perusahaan nya yang notabene perusahaan baru berkembang, bukan perusahaan kelas atas yang terkenal sampai ke luar negeri.
"Ya Bell, ceo nya langsung" jawab Fenny menegaskan.
dan kemudian melanjutkan " aku dengar Ceo nya sangat tampan, lebih tampan dari adiknya kemarin, tapi sayangnya cukup dingin dengan wanita. tapi disitulah daya tariknya, hmmm... aku jadi ga sabar dan penasaran" gumam Fenny sambil terpesona.
"huh... sadar kak... ude ada anak dan swami" celoteh Bella mengingatkan.
" buat ade ipar maksudnya" jawab Fenny sambil tertawa kemudian menutup sambungan teleponnya.
Bella yang mendengar kata - kata Fenny barusan naikin tak percaya diri, karena baginya, ia bukan siapa - siapa, meski Bella dulu dan sampai saat ini masih di gulai oleh beberapa pria yang menjadi rekan bisnisnya, namun mereka yang mengagumi Bella itu belum tahu jika Bella memiliki anak di luar pernikahan.
" huh... sudah lah Bell... bukan saatnya memikirkan hal itu. sekarang fokus kerja demi masa depan perusahaan dan Queen yang pasti." gumam Bella menyemangati dirinya sendiri.
* * Tak lama kemudian...
sesuai dengan kebiasaan Mark, meski rapat kerja sama pukul 10 pagi, Mark toba 15 menit sebelum waktunya.
Tentu saja menyambut kedatangan Mark si Ceo tampan PT. ****** dari negara tetangga, membuat kericuhan di perusahaan Yang Bella miliki.
" Wow... kaya oppa - oppa di film kor** kesukaan gw" teriak salah satu karyawan Bella.
" Mirip artis manda*** Deng*** " ucap temennya yang menyukai film drama fantasi chi**.
" engga... dia itu mirip mantan gw " aku Rosi, merupakan karyawati Bella yang paling nyentrik dan centil.
" e..hem... e..hem... " dehem Fenny, agar bawahannya sadar diri, karena ini bukan jumpa fans.
Para karyawan dan karyawati tersebut pun segera diam namun masih berbisik tapi tak membuat kegaduhan, karena mereka takut mendapat sanksi, namun tetap penasaran alias kepo. (maklum fans berat orang - orang ganteng, ga jauh beda sama Author😅)
Mark memang tampan dan berkarisma, wajar saja sih sikap karyawan Bella histeris, karena Fenny dan Bella juga sama seperti mereka terpesona sama Mark, namun harus jaga image.
*** Rapatpun di mulai.
Mark sangat kagum dengan sikap Bella pada saat memimpin rapat dan mempresentasikan proyek kerja sama mereka. Sikap Bella yang sangat profesional dan mencintai pekerjaannya mempunyai daya tarik sendiri bagi Bella di mata Mark.
Tampang Mark yang terpesona dengan Bella. (jangan iri ya pembaca yang budiman😅)
Fenny yang melihat ekspresi dan pandangan Mark ke Bella hanya tersenyum bahagia.
" Queen... calon papa mu telah tiba... doakan semoga berhasil" bisik Fenny dalam hati.
Sementara di dalam hati Mark berkata, " Mama tidak salah menilai ibu kandung dari anakku. doakkan anak mu ma... semoga aku berhasil membawa mereka bertemu denganmu ma..."
***
Wow... akhirnya mereka berdua bertemu dengan intens waktu yang tak secepat kilat.
Gimana kelanjutannya ya?
Yuk pembaca yang budiman, jangan lupa support nya untuk Author!
Terimakasih atas jempol dan dukungannya ya...🙏
aku suka...👍👍👍
mamamu mau kau nikah cpat syngnya ank kesayngnnya di prkosa
maafkan terlambat nemu cerita bagus ini ☺