NovelToon NovelToon
Buah Hatiku (Zafier Dan Zaafira)

Buah Hatiku (Zafier Dan Zaafira)

Status: tamat
Genre:Teen / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:22.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mickey Mouse24

"sakit memang sakit rasanya, kecewa memang kecewa yang ku dapatkan, tapi akulah yang memilih untuk mencintaimu.
namun, gadis sepertiku pun juga masih punya hati, bukan?

aku lelah, sungguh

dan aku memilih menyerah untuk membebaskan diri dari belenggu istri tak di anggap" Bila

"seharusnya aku membelikanmu bunga dan memegang tanganmu,
seharusnya aku memberikanmu seluruh waktuku selama aku masih memiliki kesempatan" Marva

##
jangan terlalu membenci sesuatu yang akan menjebakmu terperangkap dalam lubang penyesalan

karna akan tiba masanya yang disia-siakan berhenti mencintai dan yang menyia-nyiakan baru mulai mencintai saat semuanya sudah tak terjangkau lagi

dan jangan memanfaatkan kesempatan kedua karna tak semua orang akan memberikannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mickey Mouse24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku kehilangan

~ Terimakasih untuk waktu yang telah kau sia siakan selama berada disisiku. Kini aku merindukan semua yang kau berikan. Aku kehilangan. itu saja~ Marva

*************

2 hari setelahnya, orang yang ingin membeli rumah Marva ketemu, namun orang itu mau melihat lihat dulu sebelum melakukan transaksi jual beli dengan sang pemilik

sebenarnya ia bisa melalui perantara atau bahkan mengutus Radit atau Oki untuk menggantikannya, akan tetapi Marva memilih turun tangan langsung menemani si pembeli untuk melihat lihat keadaan rumahnya, setidaknya ini untuk yang terakhir sebelum ia melepas rumah yang pernah ditinggalinya bersama sang mantan istri.

"silahkan masuk pak" ucap Marva sopan mempersilahkan masuk terlebih dahulu setelah ia membukakan pintu

setelah si pembeli masuk, Marva menyusul di belakang

Deg

tubuh Marva mematung di ambang pintu, jantungnya berapacu cepat kala melihat sosok gadis remaja cantik tersenyum manis padanya di depan pintu seolah gadis itu menyambut kedatangannya

"kakak sudah datang?" tanya gadis itu masih dengan senyuman yang mampu membuat Marva tak bisa berpaling

meski suara gadisnya sangat jelas dan seolah nyata, tapi Marva tau kalau itu hanyalah ilusi. ia sudah terbiasa akan ilusi seorang Nabila Amanda

benarkan, Bila adalah gadisnya? iya Bila adalah miliknya. hanya miliknya seorang.

tiba tiba telaganya mengembun dan sepersekian detik selanjutnya telaga itu menumpahkan laharnya melihat senyuman manis dan tulus gadis itu untuk pertama kalinya, karna selama ini hanya jeritan, tangisan dan ketakutan yang selalu Marva liat pada raut wajah gadis remaja itu, bahkan dalam mimpinya pun, gadis itu selalu meminta tolong, meminta maaf, meminta ampun, menangis kesakitan, menangis tanpa suara atas perilakunya.

ya, beberapa kali belakangan ini Marva sering bermimpi tentang istri kecilnya yang selalu mendapat siksaan darinya selama ini.

Maka dari itu, jika bisa Marva tahan, Marva memilih tidak tidur karna menghindari mimpi itu

"pak!" panggil si pembeli sedikit meninggi karna sedari tadi Marva tak merespon pertanyaan dan panggilannya

"mohon maaf rumah ini tidak jadi saya jual" ucap Marva bergetar tanpa mengalihkan pandangan dari sosok mungil itu

"maksud bapak apa yah? bapak mempermainkan saya, heh? " marah si pembeli tak terima. sebab si pembeli menyukai rumah ini meski harganya sedikit mahal.

"sekali lagi maaf, bapak bisa keluar" usir Marva

"huh, tidak sopan" umpat si pembeli menatap sinis ke arah Marva kemudian melangkah keluar dengan menahan marah

Marva melangkah pelan, tatapan Marva mengunci pada sosok gadis yang masih menampilkan senyum manisnya itu

"Kau kembali?" tanya Marva dengan suara lembut saat berada di depan gadis itu, ia mengabaikan fakta bahwa ia sedang berhalusinasi.

tak seperti biasa yang selalu ada amarah saat melihat gadis remaja itu ketika berada dalam jangkuan mata Marva, kali ini di bibirnya ia menampilkan senyum yang sama dengan milik Bila, mereka saling membalas senyum.

lagi lagi tubuh mungil itu perlahan memudar saat tangan Marva terangkat ingin menyentuhnya

"argghh" marva mengerang frustasi

"kenapa kamu menghilang? aku tidak akan memukulmu.. aku hanya ingin memintamu untuk buatkan makan, aku ingin makan masakanmu" lirih Marva dengan suara tercekat, tangannya masih terangkat

alasan utama marva jarang makan belakangan ini bukan semata mata sibuk mengurusi kantor dan pengobatan Maya, namun karna Marva selalu terbayang semua tentang Bila, perhatian gadis itu, senyuman tulus gadis itu tak peduli bagaimana sikap kasar Marva padanya, masakan gadis itu. semua itu menghantui Marva membuatnya nyaris gila. ia tak memiliki selera makan sebab lintasan ingatan mengenai Bila membuatnya frustasi. Marva hanya akan makan jika sedang ada jamuan penting atau ada yang menemaninya

Marva ikut melangkah ketika bayangan Bila kembali muncul dan berjalan ke arah kamar gadis itu, tapi lagi-lagi sosok itu kembali hilang kala tubuh Marva sudah berada di ambang pintu kamar.

"Bila?" lirih Marva memanggil sosok itu kembali hadir.

jika begini Marva bisa ikutan dirawat di rumah sakit jiwa. ck

dengan tangan gemetar, Marva meraih handel pintu kamar Bila, memutarnya dan membuka pintu, dengan langkah pelan Marva memasuki kamar istrinya itu

DEG

aroma tubuh alami Bila bisa Marva hirup di dalam kamar kosong ini yang tertata begitu rapi.

ini kedua kalinya Marva membuka kamar Bila setelah kepergian Bila 2 bulan lalu, yang pertama saat mencari Bila dengan keadaan emosi setelah ia keluar dari rumah sakit dan ini yang kedua, tetapi sepertinya kali ini Marva tak buru buru keluar. sebesit rasa yang melingkupi hatinya bernamakan nyaman dengan kamar ini membuatnya ingin tinggal lebih lama

netrnya yang masih sedikit berembun memindai sekeliling kamar yang begitu rapi meski tampak berdebu

kemudian tatapannya terhenti kala menangkap benda kecil di atas nakas

perlahan ia mendekati objek itu

Deg

cincin nikah Bila tergelatak di atas nakas dengan sebuah kertas di bawahnya

Marva meraih cincin itu dan tersenyum miring, kemudian lanjut meraih kertas itu dan membukanya

"Bila pergi demi kebahagiaan mu kak, selamat mencari kebahagiaan wahai bahagiaku" tulis singkat Bila pada selembar kertas itu

seketika amarah Marva timbul, Marva meremas kuat kertas juga cincin itu

"huh, bukannya kamu yang sedang sibuk mencari kebahagiaanmu di luar sana dan pergi meninggalkanku! jangan memutar balikan fakta j4lang" geram Marva

ia sungguh tak terima dengan seuntai kalimat Bila dalam kertas itu, Bila lah yang pergi meninggalkannya saat ia sedang sekarat! pikir Marva

dengan napas yang masih memburu karna menahan emosinya, matanya tak sengaja menangkap buku berwarna pink di lantai yang hampir masuk dalam kolom ranjang

cincin dan surat dari Bila masih digenggam di tangan kirinya kemudian Marva menunduk mengambil buku itu

bersambunggg...

######

Salam Mickey Mouse 24

Dari Dunia Halu

1
selin layli
kak kapan cerita Jef sama Raina di buat kak
Nani Yurismah
AQ suka alur cerita mu Thor... lanjut n tetap💪
Nani Yurismah
ya begitulah cinta🤭
Nani Yurismah
bawang merah oh bawang merah
Nani Yurismah
coba qu tebak...pasti masih berjodoh nih...nanti anak2 nya yg m.nyatukan
Elara francesca
kupikir kak akan buat ceritanya rain sama jeff
Husnaa: aku juga nunggu novel rain dan jeff
total 1 replies
Aghnia Raina
Luar biasa
Nur Ahmad
pas hamil
Nur Ahmad
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Ahmad
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Ahmad
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Irwan ramadhan Irwanramadhan
Buruk
Shizuka
cerita Raina dan Jef ada kah?
pxts: iyaa tor mau banget dibikinin cerita rania dan jeff , please 🙏
total 1 replies
shadowone
SEMANGAT THOR, ceritanya bagus aku suka.
shadowone
kok aku cari di profile author ga ada ya ceritanya Raina. Thor, kalu mau buat cerita Rain jangan bagi dia balik sama Jefry buat beda dari ceritanya Marva. Biarkan Jefry meliat mantan istrinya bahagia dengan pria lain. Maunya sih sama uncle Mario tapi uncle Mario uda nikah... Pokoknya biarkan Rain bahagia bukan sama Jefry. Jefry, baik sih tapi cintanya habis sama Manda yang ga bisa dia capai. Tapi Rain juga ga salah masuk dalam hubunganya dengan Manda, lagian Manda juga ga cinta sama Jefry.
shadowone
😂😂😂😂😂 marva🤦
shadowone
😂😂😂😂
shadowone
mama tirinya vino kan?
shadowone
🤣🤣🤣🤣🤣
shadowone
🤣🤣🤣🤣🤣 kayaknya aku harus baca ni cerita tuan daniel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!