NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Simpanan CEO

Terpaksa Menjadi Simpanan CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Balas Dendam / Badboy / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 5
Nama Author: Lintang

Karna ini adalah novel pendek jadi babnya gak terlalu panjang ya..

Mengandung cerita 21+

Ayunanda saputri harus terima kalau, mama yang ia cintai harus rela memilih lelaki yang baru saja menikahinya. Lelaki itu bernama Thomas Killer dia adalah sahabat papanya dahulu.

Dengan penuh perjuangan dia hidup sebatang kara, untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Suatu hari dia bekerja di sebuah Bank swasta dan terpaksa menjadi simpanan CEO untuk membalas dendam kepada lelaki yang sekarang menjadi suami mamanya.

Adakah cinta di antara keduanya, simak terus kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana penyambutan Rendi

Sampai juga mereka berempat di lantai sembilan, tempat ruangan Arya berada. Lian yang melihat kedatangan ibu Arya menatap jengah terhadap Yuna, yang lagi-lagi selangkah lebih cepat darinya.

"Selamat siang menjelang sore Nyonya, hai Hana apa kabar?." Sapa Lian dengan ramah.

"Selamat sore juga Lian, lama kita gak bertemu. Kamu semakin cantik ya?". Puji Indah dengan sedikit menarik bibirnya ke atas, sebenarnya dia jengah terhadap Lian karna dari dulu dia selalu mencoba menggoda anaknya dengan dandanannya yang serba menor dan norak.

"Trimakasih Nyonya." Balasnya sambil membenarkan surainya yang kemerahan.

"Saya mau masuk dulu ya Lian, permisi." ucapnya halus.

"Iya Nyonya silahkan."

Saat Yuna kembali ke meja kerjanya, Lian menghampirinya untuk menanyainya karena kejadian yang barusan terjadi.

"Kamu tadi kemana, kenapa bisa bertemu Ibu Indah?." tanyanya sambil sedikit menggebrak meja.

"Tadi saya melihat Nyonya sedang kesusahan berjalan di loby, jadi saya membantunya Bu." jawabnya sedikit terkejut.

Apa sih main gebrak-gebrak meja segala. Untung aku gak punya penyakit jantung!!

"Jangan sekali-kali kamu mendekati Tuan Arya atau keluarganya, kalau tidak akan ku adukan kau kepada nona Ellena. Dia adalah kekasih Tuan Arya yang paling di sayanginya!!."

"Iya Bu, mana berani saya menggoda Tuan Arya. Saya tau siapa saya."

Andai anda tau nona Lian, selama ini bukan saya yang menggoda Tuan Arya. Tapi dialah yang selalu menggangguku.

"Baik kau tau diri juga rupanya." Lian menepukkan tangannya sebagai tanda dia sudah menyelesaikan ancamannya.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Di dalam ruangan Indah terkejut karna di sana ada Diego yang sedang sibuk di depan labtop, dengan kaca mata yang bertengger di hidung mancungnya.

"Diego." ucapnya saat baru masuk di ruangan Arya.

"Bunda??, Astaga ini Bunda??. Edi kangen sekali." Diego menghampiri Indah dan memeluknya dengan erat.

"Edi kapan kamu pulang?." tanyanya sambil melepaskan pelukannya dan berpindah pada Luna.

"Baru tadi siang Bun, hai sayang kamu sudah makin cantik saja ya?!." Diego mencubit pipi Hana gemas.

"Lepasin Kak, sakit tau!!." rengeknya sambil memegang pipinya yang masih terasa ngilu, karna cubitan Diego.

"Kak Edi, kok makin kurus ya?. Kayaknya kurang asupan gizi tuh. Bagaimana kalau kita makan-makanan yang berlemak kak?!." bujuknya agar kakak dan maminya bisa mengobrol serius mengenai pekerjaan.

Melihat kode mata dari Hana, Diego langsung mengetahui maksut gadis kecil tersebut.

"Yukk kita lets go, Bunda Edi pergi membeli makanan dulu ya?. Bro nanti aku selesaikan pekerjaanku setelah mengantar nona kecil membeli makanan, biar cepet gemoy!!."

"Sialan main tinggal-tinggalin aja nih pekerjaan, Han kau selalu mengajak Diego makan terus padahal semua tau kalau dia tidak akan pernah bisa gemuk." ejeknya sambil mengulurkan kartu ATMnya kepada Hana.

"Kapan lagi Kak, mumpung Kak Edi pulang. Ya kan Kak?," Hana menjulurkan lidahnya mengejek Arya.

"Sudah biarkan adikmu pergi Ar. Cepat kembali ya Han, jangan lama-lama, Kak Edi pasti capek baru pulang dari dinasnya."

Bukannya menjawab ucapan maminya kedua bocah itu, sudah pergi berlari ke arah pintu.

Indah dan Arya terlibat obrolan serius masalah Rendi yang besok akan meminta haknya untuk bisa menjabat menjadi Direktur di kantornya. Keputusan finalnya adalah mereka berdua menyetujui kalau Rendi bisa menjadi Direktur dengan pengawasan ketatnya.

Pengawasannya akan di lakukan selama tiga bulan lamanya, kalau selama itu kerjanya menunjukkan hasil yang bagus maka dia harus rela jabatan Direktur akan di berikannya. Tapi kalau sebaliknya, dia juga harus mengambil jabatan itu kembali.

Kini Arya sedang menghubungi ke dua sekretarisnya untuk segera datang ke dalam ruangannya.

Tok...Tok..

"Masuk!!." jawabnya dari dalam ruangan.

Sekretaris Lian dan Yuna segera menghadap Arya.

"Ada apa Tuan memanggil kami berdua?." tanya Lian dengan cepat.

"Lian dan Yuna, mulai besok akan ada sepupu saya Rendi akan berkerja di kantor ini dan akan menjabat sebagai Direktur yang baru. Saya minta kalian berdua menyiapkan segalanya untuk besok, sekalian adakan acara penyambutan untuknya."

"Baik Tuan, kami akan segera mempersiapkannya, Permisi!!." ucap Yuna yang berlalu meninggalkan ruangan Arya dan di susul oleh Lian di belakangnya.

Direktur baru?? tampankah dia, atau lebih tampan dari Arya?. Aku sudah tidak sabar menunggu untuk segera besok, gumam Lian sambil terus tersenyum-senyum sendiri.

Dia sedang menyuruh pihak HRD untuk menyiapkan ruangan untuk Direktur yang baru. Sedangkan Yuna sibuk mempersiapkan pesta penyambutan untuk Rendi esok pagi. Setelah persiapan selesai Yuna kini harus pergi membeli keperluan yang lainnya, dengan membeli beberapa pita dan keperluan pesta lainnya.

Di dalam kegiatan belanjanya ia bertemu dengan Kevin yang saat itu sedang berada di dalam cofe shop, dia berniat untuk tidak menegurnya. Tapi Kevin sudah melihatnya duluan, sehingga mau tidak mau dia harus pergi ke cafe untuk menemani Kevin di sana.

"Sedang apa kamu di Mall ini sendiri Yun?." Tanya Kevin membuka percakapan.

"Sedang membeli peralatan pesta." Yuna menunjukkan tas yang berisi pernak-pernik kebutuhan pesta.

"Owh mau ada pesta di kantor kamu rupanya?." tanyanya sambil meneguk kopi latte di hadapannya.

"Hanya penyambutan kecil, untuk Direktur yang baru." jawabnya singkat.

"Ku kira pesta penyambutan dirimu yang menjadi kekasih Tuan Arya." Ejeknya tanpa melihat ke arah Yuna.

"Selalu saja anda menagatai saya dengan ucapan yang tidak-tidak. Kalau sudah tidak ada yang perlu di bicarakan lagi, saya pamit duluan." Yuna beranjak pergi dan meninggalkan Kevin yang menertawainya terus menerus.

Semakin kau berkelit dan mengatakan kau bukan kekasih Arya, semakin yakin aku memikirkan kalau dugaanku memang benar kalau kau adalah kekasih Arya. Kelakuannya kepadamu sungguh membuatku percaya kalau kau mempunyai hubungan serius dengannya. Kevin.

Sampai kapan aku menutupi setatusku kepada orang lain, sepertinya Kevin dan Tuan Thomas mengetahui hubunganku dengan Tuan Arya. Akan semakin rumit kalau mama tau kalau aku, meminta bantuan Tuan Arya untuk membalas dendam kepada keluarga Thomas. Pasti mama akan memarahiku habis-habisan. Bahkan akan benar-benar membuangku. Semoga saja hubungan ini tidak berlanjut serius, karna aku tidak mau rencana balas dendamku menguap begitu saja kalau aku sampai merasa benar-benar mencintainya. Aku tidak boleh mencintainya, tidak boleh!! Yuna.

Yuna kembali ke kantor dengan menaiki taxi on line, karna pernak pernik pesta harus segera di pasang. Tentu saja kegiatan itu tidak bisa ia lakukan sendiri, ia harus meminta bantuan OB yang sedang menyiapkan ruangan Direktur.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan malam hari sekitar pukul tujuh. Yuna baru saja menyelesaikan pekerjaannya. Dia terburu-buru untuk segera pulang pulang ke apartemennya, takut kalau di sana ada Arya yang sudah menunggunya.

1
Safa Almira
,yey
Wirda Wati
kerennn👍👍👍
Wirda Wati
mampuslah
Wirda Wati
semakinnn seru...👍👍👍👍
Wirda Wati
Luna,elena sama sama matrey
Wirda Wati
💪💪💪💪
Wirda Wati
syukur Arya cepat datang...
Dasar Mak lampir...
ngga bisa lihat orang bahagia.
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
visualnya thort
Wirda Wati
😂😂😂💪💪
Wirda Wati
😂😂😂😂😂
Wirda Wati
💪💪💪💪
Wirda Wati
👍👍👍
Wirda Wati
Syukron semoga tambah bangkrut.
Wirda Wati
visualnya thort...
Wirda Wati
Jangan mau yuna
Wirda Wati
kerennn
Wirda Wati
ceo-nya digudang....
Titik Novrianti
gudang t4 favorit seorang ceo🤣🤣🤣🤣🤣🤭
Yuli Silvy
d buat baik la Thor
Yuli Silvy
ceritanya bgus n keren ga' pnjg x ga' bertele2 jg suka dgn karya mu Thor👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!