NovelToon NovelToon
Saat Si Bajingan Jatuh Cinta

Saat Si Bajingan Jatuh Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Light Novel / Tamat
Popularitas:344.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: shanty fadillah

Gak ada kata-kata, kecuali, sehat selalu buat semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanty fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KECEWA DAN AMARAH

🐥SELAMAT MEMBACA🐥

Abie berjalan pelan meninggalkan halaman rumah Shafa, entah mengapa rasanya benar-benar berat. Anak muda itu masih ingin berada di sana, namun sayang saat mengetahui bahwa Shafa sudah menikah, membaut Abie tak bisa lebih lama berada di rumah Shafa tersebut.

"Hanya tubuhku yang pulang, hatiku tetap tinggal di sini." Ucap Abie lirih namun kata-kata itu terdengar jelas di telinga Shafa.

Shafa hanya mampu tersenyum sendu, sebab sekeras apa pun Abie membuktikan, wanita itu tak akan pernah mempercayainya. Sebab, dari mulai tampang harta dan segala-galanya, bagaikan langit dan juga bumi, tak sebanding sama sekali.

__

Mobil Abie sudah berjalan perlahan menjahi rumah si penulis online tersebut, namun kali ini Dani yang mengemudi, sebab suasana hati Abie yang sedang kacau, membuat Dani mengambil alih mobil anak muda tersebut.

"Kita mau kemana?" Tanya Dani tiba-tiba.

"Langsung pulang aja, gue lagi badmood, jadi males kemana-mana." Jawab Abie sok sibuk dengan benda pipih miliknya.

Nampak gurat kesedihan di wajah anak muda itu, entahlah sejak kapan dia menaruh rasa suka terhadap Shafa yang justru kenyataanya wanita itu sudah memiliki suami. "Karma itu nyata, sekalinya suka tapi dia sudah menikah, Aaaaaggrrrhh!" Abie berdecak kesal.

"Kecewa ya, Bie?" Dani menepuk bahu sahabatnya.

"Takdir memang jahanam buat gue." Omelnya.

"Ya udah, Bie. Lu kan cakep, cari yang lain aja kenapa, dan dia juga sudah menikah jadi lu di larang keras jatuh cinta sama dia, Bie." Tegas Dani.

"Bodo amat, mau dia udah nikah, mau punya suami, terserah! Bagi gue, sebelum bendera kuning berkibar tak ada kata yang tak mungkin untuk gue dapetin." Tegasnya percaya diri sekali.

"😣. Astaga, Bie, itu cinta apa nafsu?"

"Menurutmu bagaimana?" Abie justru balik bertanya

"Iya cinta, sebab kalau nafsu gak mungkin kayaknya, sebab tu cewek gak ada sexi-sexinya," jelas Dani pula.

"Nah tu tau."

"Tumben, biasanya cari yang sexi." Dani menatap Abie sedikit heran.

"Sexi, gak bener, terus umbar badan ke gue, rusak kan namanya. Ya rusakin aja sekalian. Bentuk begitu cuma cari kepuasan, sebagai laki-laki yang baik hati ya gue kasih. Tapi cewek bentukan kak Shafa itu panutan buat istri teladan, dan istri masa depan, sebab wanita bentukan dia bisa jadi ibu yang baik buat anak-anakku nanti." Tegas Abie pelan namun ucapanya menggetarkan hati Dani.

Begitulah sebenarnya bajingan yang sesungguhnya, sebab sejahat apa pun pria, dia akan tetap mencari wanita baik-baik untuk di nikahi, karena dia bukan hanya memikirkan nafsu lagi, tapi bagaimana masa depan kehidupanya nanti.

_________

Dani terus melajukan mobilnya dengan kecepatan biasa, hingga sampalah mereka di depan rumah sahabatnya. Namun mata mereka seketika terbelalak tak percaya, saat mendapati kedua orang tua Abie tengah berdiri di teras rumah, bahkan papa dan mama Abie itu seperti tengah mengobrolkan sesuatu yang cukup serius.

Abie dan Dani segera turun dari mobil, keduanya menyapa si mama dan si papa dengan ramah. Namun jangankan senyuman, jawaban salam pun tak mereka dapatkan. Si papa segera mendekati keberadaan Abie.

PLAAAAAAK.

Sebuah tamparan mendarat bebas di pipi anak muda itu. Hal itu sontak membuat Abie menatap nanar ke arah si papa.

"Apa hak anda menampar wajah saya?" Tanya Abie dengan nada tinggi.

"Anak tidak tau diri! Papa dan mama kasih segalanya buat kamu, uang, fasilitas mewah bahkan apa pun yang kamu mau, mama dan papa penuhi, kami rela banting tulang demi bisa mencukupi Abie. Tapi apa yang kamu kasih, Abie justru kecewakan hati dan perasaan kami. Kau hancurkan masa depanmu, dengan kelakuanmu yang tak tau malu." Amarah si papa tak terbendung lagi.

"Wah, wah. Hebat sekali anda ceramah, seolah anda berdua sudah benar mengurus saya." Abie menunjuk wajah si mama dan si papa. "Heeeeeeeeey..! Kemana saja kalian selama ini, kenapa baru sekarang protes dengan apa yang saya lakukan? Asal kalian tau, aku tidak butuh uang anda, tapi yang saya butukan adalah kasih sayang dan perhatian, yang sudah hampir 6 tahun ini tak pernah saya dapatkan. SADAR woy sadar, jahara sekali tangan anda telah lancang menampar pipi saya!" Amarah pula yang seketika membuat keduanya terdiam tanpa kata.

Abie segera berlalu pergi, dari hadapan mama dan papanya, anak muda itu merasakan luka hati yang teramat dalam. Sakit benar-benar sakit.

"Om, apa yang terjadi. Kenapa anda menampar Abie?" Tanya Dani sedikit emosi.

"Bu-bukan maksud saya menyakiti hatinya, apa lagi berniat menampar wajah Abie tadi, saya spontan melakuknya karena saya merasa malu, sebab tadi ada seorang wanita datang kesini minta tanggung jawab Abie, dan dia mengaku sudah di hamili." Curhat si papa dengan raut wajah memerah sementara sang mama tak mampu lagi membendung air mata.

"Siapa nama wanita itu?" Tanya Dani lagi tanpa ragu.

"ELI." Jawab si papa singkat.

"ELI. Astaga om, itu cewek memang suka sama Abie, tapi Abie gak, jangankan menyentuh, menurut Abie mereka bertemu hanya satu kali, itu pun hanya sebatas perkenalan." Jelas Dani yang membuat kedua orang tua Abie merasa bersalah.

Dani pun pamit pulang setelah memberi tahu kedua orang tua sahabatnya itu, bahwa Abie tak seburuk yang terlihat, Abie hanya mencari perhatian dari wanita-wanita yang lebih dewasa, bukan untuk mencari kepuasan saja, tapi menurut Abie para wanita itu menyayngi dan memanjakan Abie, dia hanya butuh kasih sayang yang sudah lama tak dia dapatkan.

Penjelasan Dani membuat kedua orang tua Abie merasa tertampar. Dan segera berlari menuju kamar anaknya itu, tak ada suara dari dalam kamar tersebut.

"Abie, keluar nak! Kita perlu bicara, maafkan papa dan mama, Bie! keluar sayang, ayo kita bicara dari hati ke hati!" Pinta si mama lirih.

PRAAAAAAAAAAAK.

Abie melempar sebuah benda ke arah pintu kamarnya, hal itu membuat keduanya terkejut seketika.

"PEERGI______!" Pekik Abie dari dalam kamarnya. "Gue gak butuh lu berdua." Tambahnya lagi.

Bahkan seberusaha apa pun kedua orang tuanya meminta Abie untuk keluar kamar dan berbicara dari hati ke hati. Tetap percuma saja, sebab Abie tengah tenggelam dalam amarahnya, jadi membiarkan Abie sendiri dan menenangkan diri adalah jalan terbaik.

"MAAFKAN KAMI, BIE!" Kata-kata itu keluar berkali-kali dari bibir kedua orang tuanya.

________

Sementara di dalam kamar Abie tengah berbaring dan menatap langit-langit kamar dengan perasaan terluka. Anak muda itu segera meraih benda pipih yang selalu menemaninya selama ini selain Dani.

Abie membuka layar ponselnya dan segera berselancar di dunia maya. Bahkan kata-kata Abie di dunia maya pun membuat teman-teman tak terlihatnya itu bertanya-tanya.

"Kamu kenapa, Bie. Ada masalah, kok kata-katanya gitu banget sih?" Tanya salah satu penulis yang memang masuk daftar orang yang di kepo'i oleh Abie.

"Tumben nanya." Gumam Abie dalam hati.

Ya selain nama Shafa, penulis bernama Desy Puspita juga menjadi targetnya. Tanpa fikir panjang, Abie pun segera chat secara pribadi si penulis tersebut.

"Kakak, lagi apa?" Chat Abie tanpa basa basi.

"Gak. Kenapa Bie?" Jawab si penulis tersebut.

"Mau curhat, boleh ya!" Pintanya manja.

"Boleh, tapi nanti ya, Bie, aku lagi ada tugas, sebentar aja. Nanti kalau sudah aku chat kamu lagi." Jelas si penulis tersebut.

"Owh, baiklah, kak." Jawabnya sok tidak apa-apa, padahal hatinya kecewa.

.

Aaaaaaaaaaaaa_______________!" Pekiknya kesal.

"Desy Puspita, sombong sekali anda." Omelnya pula.

Ya sekali-kali Chat tapi di cuekin, padahal bukan cuek sih, dasar si Abienya saja sedang labil.😏.

_

-

-

🙄

🐣TERIMA KASIH🐣

1
Davos Anwasus
kak shanty ... apa kabar bank abie ....
bank abie maaf ya waktu itu gak sengaja kepencet unfollow jadi ilang pertemanan kita pdhal banyak yg pingin diobrolin.
Davos Anwasus: kucari cari lagi ndak ktemu bank abie nya 😭😭😭
total 1 replies
Lina Sutiah
Semoga selalu ada dlm lindungan Alloh yaa bie jg selalu diberi kekuatan dan diangkat penyakitnya....🤲🤲😭😭😭😭😭
Yunitri
menarik
Ara Ramadhani
Baru ngeh ini kisah nyata si abie
Tetap semangat dan selalu positif thingking meski semua bergantung takdir yang kuasa
Semoga dipermudahkan, dikuatkan dan selalu ikhlaskan hati
Apapun serba mungkin jika Yang Kuàsa berkehendak
Zuraida Zuraida
abi kan kang ngibul 😁
Mmhh Al Fatih
Bagus bangeeeet ceritanya ....perjuangan seorang Abie🌹🌹🌹
Baihaqi Sabani
aduh ko dani sok polos...🤣🤣🤣🙈🙈🙈
Algarib Arapah
mantap
Davos Anwasus
setelah sekian purnama ... apa kabar kak abie kak shan ... kangeeen .... semoga kabar baik kak abie
Ruk Mini
terharuuuu....walo pendek tpi meloooww. tq thorr..karya mu menghibur
Grecilia
tulisannya rapi.. alurnya apik... like like like
Grecilia
awal yg menarik thor...
APRILIA
cinta onlen..begitu mudahnya berpindah hati 😄
APRILIA
tumben manggilnya papa
APRILIA
papa tentara..mama dokter ..kok ga peka banget..masih selalu merasa anaknya masih dengan keadaan seperti dulu
sepertinya ortunya jg mengingkari kenyataan🤔
APRILIA
efek dari broken home?hmmm..🤔
Davos Anwasus
apa kabar kak
kangeeeeeeeennnnn 🥰
agent rahasia😎😎
baru gabung di grup dan si Abie itu GK sombong koq dia mw nyapa saya😊😊....mudah2an cepet sehat ya bie🤗
agent rahasia😎😎: terimakasih Thor😊😊😊😊
total 4 replies
De Si
mampir
Shanty Fadillah: Makasih kak❣❣❣❣❣❣❣❣
total 1 replies
Nunu Adelia93
ka Shan apa bang BIE udah sehat sekarang???
mdh2n Abang selalu d beri kesehatan yahhh
aku gabung d GC tp baru tau segala nya hari ini 😭😭😭😭
yg sabar ka Desi buat ngasih semangat k bang BIE 💪💪💪💪
Nunu Adelia93: mudah2n bang BIE sehat seperti dulu LG ka Shan 😭😭😭😭
sampe skrng klo liat mereka d GC serasa sakit Nh dada 😭😭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!