Novel ku yang ini singkat tapi penuh makna.
Kisah ini menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis bernama Dewi Aulia. Kisah cintanya yang tidak pernah bernasib baik.
Cinta pertama nya yang dulu pernah kandas karena ditentang oleh orangtuanya.
Setelah pergi ke kota Y Dewi bertemu dengan Arie Prayoga dan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi bagaimana kalau ternyata Arie sudah mempunyai kekasih.
Belum lagi dengan kemunculan seseorang yang bernama Tiya dan mengaku telah hamil anak Arie dengan bukti yang sangat kuat.
"Kenapa cinta begitu menyakitkan, kenapa aku jatuh cinta padamu kalau ternyata aku tidak bisa memilikimu"
Dewi Aulia
"Percayalah bahwa cinta ini hanya untukmu"
Arie Prayoga
Akankah Dewi dan Arie mendapatkan Cinta mereka..?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 13
Happy reading 😊
.......................
aku.... aku... aku belum bisa jawab rie, ini terlalu mendadak.. kasih aku waktu ya.. dewi
Itulah jawaban dari dewi. sebenarnya dia memang dari awal menyukai Arie. Tapi bukankah ini smua terlalu mendadak. Arie menyatakan perasaan nya dan meminta dewi menjadi kekasihnya.
sebenarnya apa mau nya Arie....
Seminggu setelah kejadian itu, mereka semua sama2 tidak saling bertemu, Arie benar2 sibuk merampungkan skripsinya.
Dewi sibuk dengan tugas2 kuliah nya. Riki dan desy baru pulang dari honeymoon. Mungkin riki sudah bisa menerima takdirnya yang harus menjadi suami dan calon ayah muda.
sely dan Aldo pun semakin menjadi. semenjak Arie selalu sibuk, sely selalu mendatangi Aldo dirumahnya. bahkan terkadang sampai menginap dirumahnya.
Pada suatu ketika dewi berada dikampus. dia sedang berjalan menuju kantin bersama maya. tiba2 ada seseorang memanggilnya. dan ternyata itu adalah Arie.
pantas saja dari tadi banyak mahasiswi yang histeris. ternyata sang idola datang ke sini.
batin dewi tersenyum.
jujur seminggu ini gak ketemu bikin dia kangen. Maya yang melihat Arie memanggil dewi dia semakin bingung.
" hai, ada apa?" tanya dewi
" aku mau ngajak kamu makan siang wi " ucap Arie
" Kamu kenal sama dewi rie?" tanya maya.
" tentu saja, sama calon sendiri masa gak kenal" jawab Arie enteng.
Maya semakin cengo mendengar ucapan Arie. dewi hanya menepuk jidatnya.
Setelah itu dewi pun pamit Untuk makan siang bersama Arie. maya pun mengiyakan setelah dewi berjanji akan menceritakan hal yang ada didepan matanya saat ini.
Arie mengajak dewi kesebuah restoran bintang lima. dewi merasa tidak enak karena pasti sangat mahal makanan yang ada disitu.
Tapi setelah Arie memaksa ahirnya dewi memesan makanan yang sama dengan Arie.
setelah selesa makan Arie menanyakan lagi maksud kedatangan nya itu.
" wi, apa kamu masih belum bisa menjawab ?" tanya Arie menatap dewi.
" sebenarnya aku mau tanya, apakah sekarang kamu sudah punya kekasih?" ucap dewi yang malah balik bertanya
Arie pun mengerti dengan pertanyaan dewi, meskipun dia punya kekasih tetapi Arie sudah tidak menyayanginya lagi. dan lagipula mama Arie ingin anak nya segera putus darinya.
" sebenarnya aku memang mempunyai kekasih wi tapi.." sebelum Arie menjelaskan tiba2 mood dewi berubah dan menyela ucapannya.
" lalu kenapa kamu menginginkan aku menjadi kekasihmu apabila kamu sudah punya kekasih rie, kamu anggap aku wanita apa?" tanya dewi dengan mata yang sudah berkaca.
sesak sekali mendengar pengakuan Arie itu.
" sayang, tunggu penjelasan aku dulu, aku tidak pernah mencintai nya, bahkan sebelum aku kenal denganmu. tapi setelah aku kenal kamu, perasaan ku ini sangat berbeda, aku sudah mencintai mu bahkan sebelum aku bertemu langsung dengan mu, aku akan memutuskan sely setelah ini. aku bener2 ingin menjadikanmu milikku. aku mencintaimu wi. maukah kamu menikah denganku setelah aku wisuda?" jelas arie
" Kamu ini benar2 aneh rie, aku gak mau menjadi orang ketiga diantara kalian. selesai kan dulu urusanmu itu baru setelah itu aku akan memantapkan hatuku. " jawab dewi tersenyum.
Setelah perdebatan panjang mereka, ahirnya dewi memutuskan pulang kerena harus ke butik membantu tantenya.
....... ........ .......
Aldo pergi menemui Arie dirumah nya, setelah mengantar sely ke kampus nya.
dia mendapatkan telefon dari arie untuk segera datang. setelah sampai dia langsung masuk ke kamar.
hari itu arie sungguh bingung, karena harus memutuskan sely secepatnya. diapun menceritakan semua kepada Aldo.
Aldo yang mendengar nya pun sungguh terkejut. sejak kapan dia dan dewi dekat. pantas saja sely selalu bersamanya fan mengatakan kalau arie selalu sibuk dan tidak bisa diganggu. batin aldo
" gue harus gimana al, bantu gue buat bilang ke sely, bukakan kalian berdua teman dekat dari dulu.?" tanya Arie
" aku juga bingun rie, kenapa kamu bisa menyukai dewi dan melupakan sely begitu saja?"
" entahlah, dari dulu aku memang tak pernah serius dengan nya, dia selalu memaksaku untuk menikahinya, tetapi aku benar2 tidak ingin menikah dengan dia. bahkan sebelum aku kenal sama dewi. bantu gue al".
" sepertinya akan sulit memutuskanya, loe tau sendiri dia cinta mati sama elo rie, mungki loe harus berbuat sesuatu agar sely mutusin loe duluan ". ide Aldo
" ahh, baiklah aku punya ide bagus!" tiba2 Arie mempunyai sebuah ide yang mungkin bisa membuat sely memutuskan nya.
yang pasti dia gak akan melibatkan dewi didalam nya.
Setelah itu Aldo dan Arie meneruskan pembahasan mereka dengan membuka laptop dan merampungkan tugas kuliah mereka.
...... ....... .......
Maya kali ini benar2 menginterogasi dewi, dewi menceritakan semuanya. bahkan dia cerita kalau arie ingin menjadikan dia kekasih meskipun sudah punya.
" memang setahuku kekasih arie itu nama nya sely, mereka bahkan menjadi pasangan serasi dikampusnya." ucap maya.
" kalau memang begitu, mending aku mundur alon2.!" ucap dewi cemberut
maya yang melihat dewi pun jadi tidak enak. dewi memang sudah menceritakan bahwa sebenarnya dia juga menyukai arie.
" sorry wi aku gak bermaksud, kalau memang arie serius sama kamu pasti dia memilihmu. " ucap maya menyesal
" iya2 maya zeyeng, aku tahu kok. udah ah gak usah dipikirin lagi. sekarang kita keluar untuk melayani tamu2 dibutik. diluar agak rame kelihatanya. " ucap dewi
" baiklah ayo. " jawab maya.
maya dan dewi pun melanjutkan urusan mereka.
setelah beberapa jam kemudian waktu menunjukan jam 5 sore, butik pun tutup.
maya bergegas melajukan mobil nya pulang kerumah. begitupun dengan dewi yang sudah sangat lelah.
Beberapa minggu kemudian....
Sely hari ini harus ketemu sama Arie, dia sudah benar2 tidak tahan dengan kelakuan kekasihnya yang mendiam kan nya hampir 1bulan lamanya. sely butuh penjelasan. meskipun setiap ditelfon jawabam arie selalu sama, sibuk dengan tugas kuliah.
dia mencari keberadaan arie yang berada di kantin kampus. setelah diberitahukan oleh riki. dia melihat arie bersama riki sedang selesai makan dan arie sedang menelfon seseorang.
sely langsung duduk dihadapan arie dan riki. seketika arie langsung berpamitan dan menutup telfonya.
" owh, jadi ini yang katanya sibuk.!! sibuk telfonan sama seseorang.!" cibir sely
" ada apa sell, gue lagi sibuk " ucap arie
"yank, loe kenapa sih, ahir2 ini menghindar dari gue. malah sekarang asik2an telfon. padahal setiap aku telfon g pernah diangkat, misal diangkat selalu bilang sibuk, tapi apa yang aku lihat sekarang hah ?!!"
" ya gue emang sibuk" jawab arie enteng sambil melihat hape dan senyum2 sendiri.
sely yang melihat arie lagi berbalas chat itu sangat kesal. ini sudah keterlaluan. batin sely
Dia berusaha merebut hape milik arie, tapi arie menahan nya. itu malah semakin membuat sely curiga.
" apa loe udah ada yang lain rie?! jawab!!" sely berteriak. kali dia tidak memanggil arie dengan sebutan sayang.
Arie tersenyum sinis. usahanya berhasil. dia membuat sely mencurigainya. dia memang ingin sely yang memutuskan nya. jadi dia tidak akan merasa bersalah.
" mana ada sell.." jawab arie
" kalau gitu lihat hape kamu" ucap sely mengadahkan tangan nya minta hape arie
" gak boleh," jawab arir singkat. dia bahkan masih sibuk membalas chat dari dewi.
itu semakin membuat sely curiga. apa bener arie udah punya yang lain. sely semakin marah. riki yang dari tadi sibuk mendengarkan perdebatan mereka ahirnya memilih pergi.
" ya udah kalau gitu antar gue ke mall yank, aku mau shoping. " ajak sely tidak mau melanjutkan perdebatan nya.
" gak bisa sell, gue ada urusan. gue pergi dulu ya. " pamit arie meminggalkan sely sendiri di kantin itu.
mata sely berkaca2, hatinya sakit melihat kelakuan arie yang mengabaikan nya. selama sebulan ini itulah perlakuan yang dia dapat dari arie. bahkan sekarang dia tidak mau mengantarkan sely pulang.
padahal dulu arie selalu menurutinya. tapi sekarang dihubungi saja sangat susah. Arie sudah berubah. dan itu membuat sely semakin menjadi pribadi yang buruk, sering ke klub malam mabuk dan tidur dengan Aldo.
bahkan meskipun aldo mengetahui sikap arie yang berubah dikarenakan dewi, tetapi dia tidak mungkin menceritakan pada sely, meskipun sely sering curhat. dia tidak mau dicap sahabat yang menusuk dari belakang.
Seperti sekarang ini, sely langsung melajukan mobil nya ke rumah aldo. dia benar2 tidak tahan dan menangis sejadi2nya di pelukan sahabat kekasihnya itu.
Sebenarnya Aldo merasa sangat kasihan, tapi diapun tidak ingim ikut campur dalam urusan mereka. biarlah mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri.
" udah sell, gak udah nangis lagi, ntar cantik nya hilang." ucap aldo sambil menciumi puncak kepala sely.
entah kenapa sely merasa tenang diperlakukan seperti itu.
" gue harus gimana al, gue gak mau kehilangam arie. tapi gue juga sakit melihat kelakuan nya ke gue. gue gak tahan al." ucap sely terisak dipelukan aldo.
" udah gak usah nangis, sini gue hibur". Aldo mengusap air mata sely dengan ibu jarinya. dia lalu mendekat kan wajahnya lalu.
cup, cup, cup..
Aldo menciumi wajah sely. dan itu berhasil membuat sely tertawa.
Aldo merasa senang bisa membuat sely tertawa dan tidak menangis lagi.
" udah jangan nangis lagi, yuk gue anterin loe ke Mall" ucap aldo
" beneran al? wah makasih, ayo kita berangkat " ucap sely kemudian.
Aldo mengacak rambut sely gemas. entah apa yang dirasakan kedua nya. semenjak kedekatan mereka, aldo maupun sely selalu bergantung dan bisa melengkapi kesedihan satu sama lain. dan itu membuat mereka nyaman..
bersambung....