NovelToon NovelToon
Rahasia Suamiku

Rahasia Suamiku

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ulfiah Anggini

Rahasia Suamiku

Sinopsis

Anindita (35 thn) dan Niko (37 thn) adalah pasangan yang romantis dan di lengkapi seorang anak laki-laki Angga (12 thn) pasangan yang telah 10 tahun menikah apakah bisa bertahan dengan Rahasia dari suaminya.

Rahasia yang tidak terduga yang diketahui oleh Dita membuatnya memutuskan berpisah dari keluarga maupun sahabatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfiah Anggini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hilangnya sebuah rasa

Sebuah kata terlintas di benak Dita.

'' Apa aku sebaiknya yang mati atau mereka ''.

Dita mencoba berdiri dengan keadaan sangat lemas menahan tubuhnya dengan menggapai sisi bagian wastafel.

Menatap tajam dirinya di cermin dan mengepalkan tangan sekuat nya dengan air mata yang masih mengalir.

Dan mencoba merenung kan situasi nya sekarang.

Di sisi lain.

Niko telah tiba di rumah dengan Dini membawa pizza yang Dita minta untuk Angga.

Melepaskan sepatu yang mereka pakai dan mengganti nya dengan sandal rumah.

Niko memberi isyarat kepada Dini menyuruhnya masuk ke kamar nya.

'' Masuklah dulu bersih-bersih, kamu juga pasti lelah sayang'' Niko menyuruh Dini dengan nada suara rendah takut akan ada mendengar nya.

Dini tidak menjawab nya dan langsung menuju ke kamar nya.

Niko menuju ruang keluarga meletakkan Pizza di atas meja dan menuju ke kamar nya mencari Dita.

Niko membuka pintu kamar nya tidak melihat keberadaan Dita.

Sebelum mencari Dita lagi, Niko melepaskan baju kantor nya dan berencana untuk mandi dulu.

Terdengar suara air dari kamar mandi.

'' Sayang, apa kamu ada di dalam? '' Tanya Niko dengan berteriak dari luar kamar mandi.

Tidak ada jawaban dari Dita yang masih berada di dalam kamar mandi.

'' Sayang, apa kamu masih lama ?

Niko bertanya lagi dan mencoba membuka pintu kamar mandi tapi tidak terbuka.

'' Apa Dita tidak mendengar ku dari dalam?'' Niko bertanya kepada diri nya sendiri dan mencoba membuka pintu.

Dita yang berada di dalam, mendengar Niko berteriak memanggil nya.

Masih dalam keadaan berdiri Dita menatap pintu kamar mandi dan mencoba memikirkan sesuatu untuk orang di balik pintu itu.

Dita terus berdiam mematung dan menatap tajam pintu kamar mandi.

Walaupun Niko berusaha masuk Dita tidak mencoba membuka kan nya.

Karena basah kuyup Dita melepas semua pakaian yang dia kenakan.

Mencuci muka nya dengan keadaan sekarang kacau balau.

Bibir yang tadi berdarah meninggal kan bekas, air mata yang berderai tadi membuat mata Dita merah dan bengkak parah.

Badan nya terasa nyeri dan meninggal kan banyak bekas luka.

Dengan pikiran yang masih kosong.

Dita mencoba menyembunyikan semua itu.

Saat Niko mencoba untuk berbalik memutuskan menunggu Dita keluar, Pintu kamar mandi terbuka.

Dita keluar tanpa suara dan menutupi badan nya dengan handuk.

'' Sayang akhirnya kamu keluar juga, dari tadi aku berdiri menunggu mu''

Ujar Niko yang buru-buru untuk masuk ke kamar mandi.

'' Masuklah'' Dita menjawab nya singkat.

Sebelum menutup pintu kamar mandi Niko memberi tahu Dita kalau Pizza nya dia simpan di meja ruang tamu.

'' Aah sayang, pizza nya ku taruh di ruang tamu. Makanlah dengan Angga. Sebelumnya aku sudah makan tadi ''.

Setelah memberitahu kan Dita, Niko menutup pintu kamar mandi.

Dita masih berdiri di depan pintu dan menatap Niko sampai menutup pintu.

''Baiklah'' Dita menjawab singkat Niko.

Dita berjalan menuju lemari pakaian nya dan memilih baju rumah nya yang berlengan panjang untuk menutupi badan nya.

Dan memakai make up untuk mengurangi dia terlihat lesu.

Dita berjalan keluar meninggalkan kamar nya menuju ke ruangan Angga.

Membuka nya dan berjalan masuk dalam diam.

Sekali lagi Angga kaget dengan Keberadaan Dita.

'' Mah, kau membuat ku kaget '' Ujar Angga dengan memegang dadanya.

Dita mencoba duduk di samping kursi Angga.

Lengan bajunya tersingkap dan terlihat bekas luka Dita.

Angga yang melihat nya menanyakan nya.

''Mah, apa kamu terluka ? badan mu memerah '' dengan nada khawatir Angga bertanya.

Dita menyembunyikan nya dan membuat alasan palsu.

'' Mamah, tadi terjatuh di lantai kamar mandi dan tergores bagian Wastafel. hanya luka kecil, kau tidak perlu khawatir sayang''

Dita membuat alasan palsu dan mencoba meyakinkan Angga untuk tidak mengkhawatirkan nya.

'' Mamah harus nya berhati-hati lagi dan wajah mama sekarang terlihat seperti sangat lelah''. Dengan nada khawatir Angga berbicara dengan Dita.

'' Mamah baik-baik saja kok, ini hanya luka kecil dan mama hanya kecapean'' Dita sekali lagi mencoba meyakinkan Angga.

'' Baiklah, mah'' dengan nada ragu Angga menjawabnya.

'' O iya sudah Pizza mu datang sayang'' Dita mencoba mengalihkan pembicaraan mereka.

'' Benarkah, aku ingin makan sekarang, aku sudah lapar'' Angga berdiri dan membereskan buku-buku nya.

'' Makanlah, Niko ehh papah meletakkan di meja ruang tamu''. Dita berbicara dengan pikiran yang tidak fokus.

'' Asik, akhirnya aku makan pizza juga''

Angga keluar duluan meninggal kan Dita di kamar nya.

Dita terdiam diri dan menatap setiap sudut kamar Angga.

Dita tidak bisa menahan kesakitan yang ada pada hati nya Membuat nya lagi-lagi meneteskan air mata nya.

Dengan nafas yang tidak teratur membuat nya sangat lelah dan tidak tahu berbuat apa.

'' Mah, apa yang kau lakukan, kenapa tidak keluar, aku tidak suka makan sendiri''.

Angga masuk secara tiba-tiba mengagetkan Dita.

Dita langsung mengusap air matanya.

'' Baiklah, mama keluar sekarang'' Dita berdiri dan mencoba mengontrol emosi nya.

Angga mengambil gunting dari dapur dan mencoba membuka ikatan box pizza.

Angga makan duluan dan menikmati pizza nya sambil menyalakan tv.

Dita hanya duduk diam di samping Angga.

Pandangan hanya tertuju pada layar televisi.

'' Mah apa kau tidak makan, apa hanya aku ? papa juga nggak ada, Iya yah tante Dini kan ada. Mah aku panggil Tante Dini yah''

Angga berdiri menuju ke kamar Dini.

Dita ingin mencegah nya tapi dia terhenti sejenak dan hanya berdiam melihat Angga jalan memanggil Dini.

Sebelum masuk Angga mengetuk pintu kamar Dini dan mencoba membuka nya hanya sedikit.

Dini yang melihat Angga bertanya dengan manis.

'' Kenapa, sayang?''

'' Tante Dini, mau ikut gabung makan pizza dengan ku. Mama ada sih tapi nggak makan pizza hanya aku saja yang makan'' Ujar Angga dengan nada memohon.

Dini mengiyakan permintaan Angga dan mengikuti nya ke ruang tamu.

'' Baiklah''

'' Yeah makasih Tante Dini''

Pada saat bersamaan Niko keluar dari kamar dan berjalan menuju ke ruang tamu.

mereka bertiga berada di hadapan Dita.

Dita yang melihat nya seperti orang-orang asing baginya.

Dita mengalihkan pandangan nya ke gunting yang berada di depan nya.

Pikiran jahat nya terlintas di benak nya.

Dita terus menatap gunting itu terus menerus dengan mengepalkan tangan nya kuat seolah-olah menahan keinginan dalam dirinya.

Keberadaan Niko dan Dini membuat dirinya sudah tidak nyaman emosi yang ada pada dirinya naik seolah-olah ingin melampiaskan kemarahannya dengan keinginan mengakhiri hidup mereka.

Niko berjalan menuju di samping Dita dan mencoba untuk duduk sambil merangkul bahu nya.

Dita hanya diam dan tidak merespon.

Niko mencoba menanyakan kabar Dita hari ini.

'' Apa kau baik-baik saja sayang, kau tampak sangat lelah''

Niko dengan segala perhatian nya membuat Dita jijik dan tidak tahan akan keberadaan nya.

Dita tidak menjawab pertanyaan Niko.

Dita hanya menatap mata Niko sekarang dengan tatapan kosong yang tidak berarti lagi.

Di benak Dita sudah tidak ada kata yang bisa ucapkan untuk Niko.

Niko yang ingin mengelus nya pun dia tolak dan langsung berdiri bergegas meninggalkan mereka.

'' Aku ingin istirahat duluan ''

Dita beranjak pergi meninggalkan mereka bertiga.

...****************...

Selamat membaca.

1
Sunarmi Narmi
Jangan nangis dita...pukul Dini sampai dia ngak bisa jln atau berdiri..gulung dn lempar baju" nya keluar bersama sprei yg dipakai mereka..dn lnjutkan perceraianmu.
Sunarmi Narmi
Tahan emosimu Dita..itu bisa kmu foto..lumayan...walau tdk begitu akurat
Sunarmi Narmi
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ Licik jg otak kamu Dita...Go jobb 👍👍👍👍💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Sunarmi Narmi
Benar kan si Nico cwok romantis tpi penjahat kelamin....bukan Sarah mlah sama adik ipar selingkuhnya...ipar adlah maut
Sunarmi Narmi
Dita cba kmu pasang cctv di mobil Nico.
Sunarmi Narmi
Cowok romantis cenderung suka ngegombal dn pecinta wanita....
Rahma Putri
cerita yg bagus
Anih Suryani
tetua bgimna cerita y ko pda mati
Anih Suryani
keluarga aneh ya kakak ya adik
Anih Suryani
terllu lamban alur y
Anih Suryani
athoer y terllu mmbela pelakor Masa sejauh ini blm terbongkar perselingkuhan y ,jgn miara kebusukn thoer
Ayu Utami
Cerita nya bgs bgt
Isma Azura
aku seneng Thor klu dini mati
Isma Azura
cerita nya bgs
Ayu Utami
Dini jahat bgt
Ayu Utami
Udah mulai suka ceritanya
kavena ayunda
dita goblok mending pergi jauh oon bgt sih lu ngapain di tempat yg mudah di lacak wanita lemah
~R@tryChayankNov4n~
siap2 badai bsr akan datang nich....😆😆
wllyanti14: silahkan mampir dikaryaku "my coldest mafia" (jirose)🙏😊
total 1 replies
~R@tryChayankNov4n~
istri emg yg spesial ya🙃
~R@tryChayankNov4n~
pengen gw bejek2 tuh dini...gk ad malu beneran dah😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!