NovelToon NovelToon
Jurang Kehampaan Raja Iblis

Jurang Kehampaan Raja Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sihir / Action
Popularitas:954
Nilai: 5
Nama Author: Nvrisensei_

"Apakah kegelapan selalu melahirkan kejahatan?"

Di dunia tempat para dewa menulis takdir dan setiap kehidupan telah ditentukan sejak lahir, seorang raja bangkit dari jurang yang paling gelap.

Mereka menyebutnya Raja Iblis. Musuh menyebutnya bencana. Namun, di balik semua itu, ia hanya menginginkan satu hal—kebebasan.

Saat kebenaran yang selama ini disembunyikan mulai terungkap, perang bukan lagi sekadar pertarungan antara cahaya dan kegelapan, melainkan benturan antara mereka yang tunduk pada takdir... dan mereka yang berani mematahkannya.

Ketika seluruh dunia memusuhinya, apakah ia benar-benar iblis... atau justru satu-satunya yang berani menentang kebohongan?


Penyesuaian tanda baca :
Tanda "teks" itu dialog antar karakter
Tanda [teks] karakter sedang berbicara sendiri/dalam hati yaitu Monolog


Catatan : Pada Novel ini tidak ada statistik untuk darah, mana, exp, dll

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nvrisensei_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Portal Dunia

Selama dua orang ini dibawa oleh Arzhem berpindah - pindah dunia

Sangat kagum, takjub dibuatnya

Tak mereka sangka jika dengan mudahnya menciptakan dunia sendiri

"lalu bagaimana...?"

"apa kesimpulan dari kalian?"

Mengangkat tangan, mereka bersemangat dan berteriak

"ini sangat indah..."

"kuat..."

"walaupun kami tidak tau caranya, tapi ini seperti sebuah mimpi..."

Tersenyum mendengar nya, Arzhem berbalik berjalan

"baiklah..."

"hari ini, sampai disini dulu"

"istirahat lah, besok pelatihan yang tidak kalian duga akan menanti!"

Menjentikkan jarinya lagi, membawa mereka kembali ke dunia Kayangan

Berjalan meninggalkan mereka berdua yang masih terduduk

Menuju ke aula...

Arzhem ingin keluar....

Hingga sebuah pisau makan tepat melintas di depan wajah nya dan menancap didinding

Menoleh melihat dari mana pisau itu berasal

Dua orang wanita, Cieal dan Neird berada di depan singgasana

Arzhem menatap mereka, melihat Cieal dengan posisi nya yang habis melempar sesuatu

Sedangkan Neird yang hanya berdiam diri menutup matanya

Mencabut pisau yang tertancap, dan membawa berjalan ke arah singgasana

Mendekati mereka berdua

"kalian berdua..."

"ada apa?"

Menggenggam tangan, Cieal terlihat geram

"paduka sendiri...!"

"kenapa memanggil kami?"

Arzhem yang kebingungan sambil memainkan melempar lamban pisau ditangannya

Setidaknya reaksi itu sedikit menambah rasa geram pada Cieal

"Nisha...."

"paduka meminta Nisha untuk memanggil kami....!"

Baru teringat, banyak hal yang dipikirkan oleh Arzhem

"hahaha....."

Tertawa..

"besok kalian....!"

"melatih dua anggota baru itu....!"

Terkejut dengan perkataan Arzhem yang tiba-tiba

"apa...!"

"kami yang akan melatih nya...?"

Cieal sedikit protes karna itu mendadak

"lihat Neird, dia setuju...."

Mengangguk walaupun matanya sendiri tidak dibukanya

Melihat Neird yang disampingnya dengan mudahnya setuju

"kenapa kau mudah sekalia setuju...."

"Nah Neird.....!!"

Cieal mengguncang guncangan tubuhnya Neird

Arzhem melanjutkan penjelasannya

"tunggu dulu..."

"kalian hanya akan menjadi pendamping, aku sendiri yang akan melatih mereka...."

Sampai Arzhem menjelaskan itu, Zesion langsung muncul berlutut di belakang Arzhem

Sempat sedikit melihat Cieal dan Neird yang dengan lantang dihadapan Arzhem

Cieal dan Neird yang dilihat oleh Zesion langsung berpaling dengan wajah panik mereka tidak ingin menatapnya

Membuat Zesion sedikit kesal dengan kelakuan mereka, tapi dirinya memendam itu

Ada hal yang ingin disampaikan nya

"Rajaku...."

"Paduka...."

"retakan dunia yang terkena dampak serangan Paduka..."

"tepat di utara kerajaan Etosia, Paduka"

"ada satu yang tidak tertutup rapat, dan sekarang sudah terbuka lebar..."

Setelah mengatakan itu, Wielona pun muncul disamping Zesion di depan Arzhem

Sama seperti Zesion ketika pertama datang, Wielona melihat mereka berdua berdiri dibelakang Arzhem

Reaksi yang sama dengan Zesion saat pertama melihat Cieal dan Neird

"retakan itu sudah menjadi portal dimensi antar dunia..."

"paduka..."

Laporan itu yang langsung diberitahukan oleh Wielona

"lalu..."

"dunia mana yang terhubung...?"

Tidak ada respon panik dari Arzhem

"dunia Coven..."

"dunia para vampir.... "

Mendengar nya, Arzhem duduk di singgasana nya

Tak ada kata - kata dari Arzhem, Wielona melanjutkan laporan nya

"saat ini, gerbang itu masih stabil..."

"belum ada tanda-tanda akan terjadi bentrokan dua dunia"

"aku tidak bisa memprediksi sampai kapan gerbang itu akan stabil..."

"dikarenakan reaksinya yang berbeda"

Mendengar nya, Arzhem segera memanggil sisa ketiga iblis yang belum ada disini

Hanya dengan mengangkat tangan tepat didepan wajah nya, dan menurunkan sedikit telapak tangannya

Mereka bertujuh berkumpul di hadapan Arzhem

Termasuk Cieal dan Neird yang dari tadi masih berdiri, ikut berlutut bersama mereka

"Dengan ini..."

"kalian semua ku panggil..."

Tak ada yang bersuara, hanya Arzhem yang menyampaikan perintah nya saat ini

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!