Menceritakan tentang kisah cinta Radit dan Dera yang diwarnai dengan berbagai ujian.. Dari perpisahan hingga mereka bisa bersatu kembali.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13 Cinta Dera dan Radit
Setelah selesai melaksanakan sholat subuh Adit dan Dera menikmati waktu berdua.Mereka saling bercanda gurau..
Adit mengajak Dera jalan jalan mengelilingi taman. Romantis!!
Sayang. "Kata Adit.
Iya mas kenapa? "Jawab Dera.
Dee mas pengin hubungan kita selamanya seperti ini selalu mesra dan akan selalu seperti ini.
Adit memeluk tubuh Dera dari belakang.
Iya mas. Dera juga sangat bahagia bisa bersama denganmu.
Makasih ya sayang, Akhirnya mas bisa memilikimu seutuhnya..
Iya mas Dera juga senang..
Setelah selesai mereka menikmati waktu untuk mengespresikan cinta mereka. Mereka menganggap dunia hanya milik mereka berdua..
Mas. Apakah Adek masih bisa melanjutkan pendidikan kedokteranku..
Tentu sayang, Tapi jangan jauh jauh yaa. Mas masih blm mau jauh dari kamu. "Kata Adit manja..
Iya mas. Dera ngerti kok..
Dera juga gak mau jauh kok dari mas Adit.. "Kata Dera tersipu malu..
Terima kasih sayang, Mas sayang sama Adek...
2 minggu Adit dan Dera melewati bulan madu mereka.
Kisah romantis pun banyak yang tercipta,Hingga tak mudah untuk mereka lupakan..
Mereka adalah sepasang kekasih yg sudah disatukan oleh ikatan perkawinan Walaupun awalnya harus menderita tapi kini dia merasa kalau dia adalah wanita yang sangat beruntung..
Terima kasih ya Allah karena engkau telah merubah sikap buruk suamiku menjadi sebuah kelembutan. Dan aku berharap ini akan selamanya amin ya Allah. "Kata Dera dalam hati.
Sendainya sahabatku Zahra disini pasti dia juga sangat bahagia karena bisa melihat aku bersanding dengan Adit, Lelaki yg paling aku cintai..
Kenapa kamu melamun sayangku?
Enggak mas. Dera cuma teringat sama Zahra..balas Dera..
Oh apa kamu ingin menelfonnya?"Tanya Adit..
Tapi Dera gak pnya kontaknya mas. "Jawab Dera sedih...
Ok baiklah...
Tiba tiba Adit menghubungi seseorang..
Tut tut tut....
Siapa yg telfon si? "Kata Zahra dalam hati..
Haloo Asalamualaikum Zahra mengangkat telfon Adit..
Hai Zaa apa kabar? "Ini aku Adit!!
Iya pak Adit ada apa yaa? "Jawab Zahra penasaran.
Kamu telfon siapa mas ."Tanya Dera curiga!!
Ini sayang aku telfon Zahra. Sini deh.. panggil Adit pada Dera..
Siapa mas,Zahra? Jawab Dera penuh bahagia..
Iya sayang sini..
Haii Zaa apa kabar? "Umm aku kangen.
"Kata Dera dengan sangat antusias..
Alderaya Angel pratiwi sahabatku. "Kata Zahra bahagia..
Iya sahabatku Zahra Adinda..
Zahra dan Dera pun saling berbicara panjang lebar.
Tak terasa malam pun tiba..
Aduh Za udah masuk waktu sholat maghrib ni, Udahan dulu ya. "Kata Dera..
Iya Dee sorry ya kita jdi ngobrol panjang lebar gak jelas..
Iya besok kita telfonan lagi yaa kata Dera.
Baiklah ibu CEO hehehe ledek Zahra..
Mulai deh ngacangin aku lagi? "Sebel.
Sorry Dee aku hanya bercanda kok..
ya udah aku tutup dulu yah telfonnya..
Baiklah Za, "Assalamualaikum.."
Waalaikum salam kata Zahra..
Setelah selesai menelfon sahabatnya Dera melaksanakan sholat maghrib lalu menghampiri suaminya yg sedang berada diruang tamu..
Mas kok mas bisa tahu nomernya Zahra? "Kata Dera ingin tahu..
Oh itu sayang. Apa si yang gak bisa mas cari tahu buat istriku tercinta. Lalu Adit meletakan leptopnya dan kembali mendekap tubuh Dera...
Mas Adit, Dera kan tanya serius..
Jadi gini sayang, Kebetulan Zahra adalah salah satu mitra bisnis mas. Dan beberapa waktu yg lalu mas bertemu dia saat meeting..
Ohh kok bisa ya. Mungkin memang sudah takdir dari yang di atas ya mas?
Iya Dee. Mas bahagia bisa melihat Ade tersenyum seperti ini. "Kata adit merayu Dera..
Terus hadiah buat mas apa De? Mas udah bikin kamu bahagia kata Adit sambil mencium bibir Dera..
Mau mas apa? "Kata Dera sambil berbisik..
Tentu saja mas mau kamu..
Kata Adit sambil menjamah tubuh Dera dan menelusuri setiap jengkat tubuh Dera..
Mas bangun udah pagi,.
Katanya kita mau pulang kejakarta? "Dera mengguncang tubuh Adit dengan lembut..
Emm iya sayang ya udah mas mau mandi dulu yaa...
Iya jangan lama. Pesawatnya akan terbang jam 8 mas.
Iya sayang sebentar. "Sahut Adit dari balik pintu kamar mandi...
Ya udahh cepet..
Iya ibu bos. Hehe Adit malah menggodanya..
Next.....