Diana Aginanda yang kehilangan ingatan saat usia 4 tahun dan diasuh di tengah kemiskinan oleh orang yang telah menculiknya.
Di saat usianya akan menginjak 17 tahun, Diana mengalami banyak permasalahan yang menimpa hidupnya sampai dia bertemu dengan kakak, sahabat, dan cinta sejatinya.
Hari-hari biasa di tengah kemiskinan yang dilalui diana akan berubah saat dia telah menemukan kembali ingatannya yang hilang menjadi hari hari penuh tantangan dan mengancam nyawanya, namun Diana tidak sendiri.
Diana akan mengungkap dalang di balik semua permasalahan dan percobaan pembunuhan yang menimpanya dan seorang teman pertamanya selama ini, namun siapa sangka bahwa tersangka itu adalah orang terdekatnya!?
Cover by : Pinterest.
Note: semoga cerita ini menghibur walau banyak ngasalnya, semoga mata kalian tetap sehat melihat tebaran typo yang amazing, dan semoga kalian tetap bertahan dengan segala ketidakberdayaan author menampung keluhan dan emosi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiki Kp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penjelasan
*maaf sebelumnya guys, gambar denah lokasi sekolahnya gak bisa diupload karna terlalu besar kouta gambarnya jadi gak bisa"-maaf yaaaa,untuk bentuknya kalian bisa bayangkan saja di deskripsi uploadtan kemaren yang judulnya "Kamu Tunanganku?!"
Makasih udah terus mau membaca:)))
***
"itu bukan hanya mimpikan?"tanya nadia yang membuatku langsung kaget
"eh maksud lo apa nad?"
"gak usah bertele tele lagi na,gue udah tau semua tentang lo"
"maksud lo?"
"lo pikir gue diam saja dengan semua tingkah lo selama ini?!gue mencari identitas dan masa lalu lo dari semua koneksi yang gue miliki"
"nad...."
"seterah lo mau marah sama gue! seterah lo mau anggap gue telah ngangguin privasi hidup lo!ingat na,lo disini gak sendiri ada gue dan teman teman lo yang bakal selalu dukung lo!!jadi kalo ada sesuatu yang memberatkan pikiran lo,lo bisa cerita ke gue atau yang lainnya jangan ditanggung sendiri!gue gak mau liat sahabat gue menderita karena kisahnya!!"
"nad... sebenarnya......"
"kalo lo belum siap ngomong,lo bisa ngomong kapan kapan kok, tapi setidaknya itu atas kehendak lo sendiri bukan tanpa paksaan dari gue"
"makasih nad,sebenarnya gue udah ingat masa kecil gue,dan masalah yang sampai saat ini terus menganggu gue"
"masalah apa?"
Aku menceritakan semua mimpi atau ingatan ku yang kembali tentang seoranga anak cewek dan tunanganku dengan nadia
"hmmm, sepertinya semua pemeran utama dalam kisah ini lo sudah ada disekolah ini na"
"eh,maksud lo?"
"gue bukannya gak mau bantu lo,tapi seharusnya dengan lo mencari tau sendiri itu akan lebih berarti untuk lo, sebagai petunjuk dari gue,semua pemeran utama itu tidak jauh berada dari lo,dan bahkan lo sudah bertemu dengan mereka"
"eh lo tau dari mana nad?"
"hahaha dari analisis gue yang hebat,dan pemeran cewek cilik yang bersama lo dulu juga bersekolah disini, dengan sifat yang masih sama,dan gue rasa dia masih ingat dengan lo,karna lo adalah orang spesial untuknya,ya udah gue pergi dulu,ada acara nih"ujar nadia sambil pergi dari kamar asrama dengan pakaian formal yang telah digantinya sebelumnya
"nad,lo nanti pulang kan?"
"maaf,gue ada acara 1 minggu ini"
***
selama satu minggu ini aku habiskan dengan sahabat ku azila,aurel dan kinda serta dengan pelajaran tambahan minggu terakhirku dengan buk navi,dan kegiatan komite
Aku tak tau apa yang dilakukan nadia saat ini, aku tak bisa mencari tau sendiri siapa gadis cilik yang bersama ku dulu disekolah ini,aku mencoba menghubungi nadia beberapa hari ini,tapi dia tak merespon panggilanku
Sejujurnya aku masih belum mengingat wajah gadis itu,yang aku tau dia sangat menyukai warna putih yang bersih,namun aku masih ingat kata kata nadia dulu,bahwa sampai saat ini sifatnya tidak berubah,aku masih bingung dengan sifat yang dibicarakan nadia,apakah sifat arogan gadis itu?atau sifat baik hatinya yang suka menolong orang lain?
"hai Diana!"sapa seorang gadis yang mengagetkanku
"eh...ada apa alisya?"tanyaku pada alisya
"mau bicara dengan gue ditaman sebentar?"
"oke baiklah"
Aku tak tau ada apa dengan alisya hari ini,setau di rapat komite sebelumnya dia mengejekku karna datang terlambat dan setiap pertemuan komite selanjutnya dia hanya memperhatikan ku tanpa berkata apapun,namun tiba tiba saat ini dia mengajakku untuk mengobrol ditaman,ada rasa bahagia dalam diriku karna dia mau menerima dan rasa aneh dengan sikapnya yang berubah tiba tiba
"lo inget gue?"tanya alisya padaku
"lo alisya kan?"balikku heran
"ekhmmm jadi lo gak inget gue?"dehem alisya
"inget kok,lo alisya komite kedisiplinan 1 kan"
"jadi lo gak pernah ketemu sama gue selain disekolah?"
"enggak"
"lo beneran hilang ingatan?"tanya alisya yang tiba tiba mengagetkanku
"eh....lo tau dari mana?"tanyaku dengan ekspresi terkejut akan ketidak percayaan kebenaran ini
"jadi begitu pantesan lo gak inget sama gue,padahal wajah gue gak jauh beda sama wajah kecil gue dulu,sekali lagi perkenalkan gue Alisya Dresalia dari keluarga Dresalia keturunan ke 12 dari keluarga Dresalia,anggota kedisplinan 1 dari kelas 2 mips b,tinggal diasrama putih dan gadis bergaun putih yang lo temui 14 tahun lalu"
"ehhh?!"
"kenapa?"
"owh gak apa apa,jadi lo beneran dia?"
"iya,hmmm oh iya ya waktu dulu kita gak sempat berkenalan"
"i...iya"
"jadi berapa banyak problem yang terjadi pada lo setelah kasus pembunuhan itu?"
"maksud lo kasus penguburan di hutan belakang kebun binatang itu?"
"iya"
"hmm,1 kasus sih,tapi gue rasa kasus itu gak ada hubungannya deh"
"maksud lo kasus perambokan bank diarea taman?!"
"iya"
"itu sudah direncanakan!!"
"lo tau dari siapa?!!"tanyaku kaget
"gue pernah mencari tau tentang kasus itu dan yang korban yang terlibat dalam kasus itu ternyata adalah lo,anak kecil yang gue temui di kebun binatang itu,sekaligus anak dari keluarga aginanda,setelah itu gue berusaha untuk mencari lo,tapi tak pernah membuahkan hasil,sampai saat pertama kali lo datang disekolah ini awalnya gue terkejut tapi melihat ekspresi bahagia lo,gue gak mau lagi mengungkit masalah ini,sampai saat gue tau kecelakaan yang menimpa orang tua angkat lo dan perjanjian lo dengan kepala sekolah"
"kenapa lo tau sampai sejauh ini?!"
"gue dan lo adalah sasaran dari salah seorang pengusaha besar,yang sampai saat ini belum diketahui pasti siapa orang itu,karna kita telah melihat kasus penguburan mayat dan melaporkannya, sehingga setelah mayat itu diselidiki dia adalah agen mata mata dari perusahaan Aefir Jaya,serta kita juga telah melihat wajah pelakunya"
"Aefir jaya?!"tanyaku kaget
"ya itu adalah perusahaan yang dimiliki kepala sekolah kita,entah siapa yang telah mengirimkan Mata mata itu kesana,tapi yang pasti kepsek mungkin mengetahui beberapa perusahaan yang melakukan hal sekeji itu"
"jadi dalang dibalik semua hal yang menimpa gue adalah perusahaan asal mata mata itu?!"
"iya,mereka juga telah melakukan beberapa kali percobaan pembunuh ke gue"
"maksud lo selama ini hidup lo selalu terancam?!"
"iya,setelah kejadian dulu,gue sering hampir tertabrak mobil dan jatuh dari tempat bermain yang tinggi,namun sangat luar biasa sampai saat ini gue masih hidup, setelah hal hal itu gue memutuskan untuk keluar negri dan belajar bela diri, sampai suatu hari kepsek memberikan sebuah surat undangan kepada gue,untuk belajar disekolah ini tanpa biaya dan akan melindungi kehidupan gue dengan syarat membantu penyelidikan perusahaan perusahaan tersangka itu"
"jadi lo tau perusahaan mana yang kira kira memyebabkan semua ini"
"tentu,tersangka pertama adalah perusahaan wildan ya itu adalah perusahaan teman lo Nadia"
"hah?!gue gak yakin bahwa dalang dibalik semua ini adalah keluarga nadia!!"
"kita gak akan tau kan wajah asli dari seorang joker,dan yang kedua adalah andil grup perusahaan terbesar no 2 setelah perusahaan keluarga wildan,yang terakhir adalah perusahaan tunangan lo Fairel Qoura Andrawan,hanya 3 perusahaan itu lah yang bisa melakukannya"
"gu...gue gak percaya"
"apapun akan dilakukan oleh seseorang demi menutupi kesalahannya walau itu membunuh orang lain atau bahkan orang terdekatnya sekalipun"
"gu...gue masih gak percaya"
"seterah lo mau percaya atau tidak,gue telah mengingatkan lo untuk hati hati dengan mereka,dan asal lo tau ke tiga perusahaan itu memiliki hubungan baik dengan keluarga lo dengan perusahaan lo dan dengan kakak lo Abelio,jadi waspadalah,gue gak bisa bantu banyak untuk lo,karna disini pun nyawa gue terancam"
"ja...jadi disekolah ini pun masih tidak aman?"
"pastinya dan anak anak dari ketiga tersangka juga ada disini dimulai dari tunangan lo yang dulu pertukaran pelajar diluar negri,entah kenapa saat ini dia tengah mengurus perpindahannya kembali ke sekolah ini,dan teman lo Nadia yang pindah saat lo masuk ke sini,serta seorang agen dari Andil grup yang bisa jadi mereka adalah salah seorang dari sahabat lo yang menyamar kan semua statusnya,yang perlu lo ingat kemungkinan terbesarnya memang keluarga wildan karna perusahaan itu hanya terkenal formalitas baiknya diluar namun sering berhubungan dengan sindikat sindikat asing,serta Mata mata dan andil grup yang pernah berhubungan dengan pembunuh bayaran terhebat jadi bisa jadi salah seorang dari sahabat lo itu adalah pembunuh bayaran, serta perusahaan tunangan lo yang terkenal luas dengan sistem info dan mata mata yang telah dilatihnya dari kecil"
"gue gak bisa mengelakkan fakta ini,gue gak mau diam terus,lo bisa membantu gue kan sya?!!"
"eh maksudnya?"
"semua ini bermula dari kita,gue gak ingin mencurigai sahabat gue serta orang kepercayaan orang tua gue,gue butuh bantuan lo melakukan penyelidikan ketiga sahabat dan orang yang mengaku tunanangan gue itu!!"
"caranya?"
"kita liat saja nanti"jawabku dengan senyum sinis
"lo punya kepribadian ganda ya na?"
"eh...bukan....bukan entah kenapa gue semangat"ujarku dengan wajah memerah
"hahaha ya udah gue bantu deh,tapi lo yakin ini taruhannya nyawa loh"
"gue yakin!!asal gue tidak kehilangan orang yang gue sayangi lagi"
Alisya tersenyum melihat semangat ku,dan berkata
"aku juga akan mengorbankan hidupku demi orang yang berharga bagiku"
oke guys, klimaks puncak akan dimulai di chapter selanjutnya, pantauin terus yaaa
Hehehehe