Flow harus rela kehilangan masa mudanya karena Telah mengandung Anak dari Paman Angkatnya.
Dan bagaimana Tanggapan Keren yang telah mengetahui Jika Ponakan angkat yang selama ini dia sayang dan di besarkan seperti anak sendiri Telah hamil Anak dirinya?
Bagaimana kisah cinta keren Dan flow selanjutnya, Dan Bagaimana tanggapan Monik kepada keren yang Telah mencintai Flower.?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Pagi ini Flow bangun sudah tidak melihat keberadaan Keren, Flow langsung bangkit dari tidurnya dan berjalan ke arah kamar mandi
Ketika keluar dari kamar mandi, Flow melihat ada Max yang sedang berdiri di dekat meja makan " Max " Ucap Flow berjalan ke arah Max " apa Uncle.."
" Tuan sedang ada rapat, Jika nona ingin pergi berjalan-jalan maka saya yang akan mengantarkan anda nona " ucap Max memutuskan ucapan Flow " Dan ini, sarapan untuk anda Nona " ucap Max
Flow hanya mengangguk dan memakan makanannya, namun Napsu makan Flow hilang ketika teringat Keren " aku sudah beres " ucap Flow yang memakan makanan nya sedikit " Max, antar kan aku ke Tempat ini "Flow membiarkan handphone nya kepada Max
" Baik Nona " jawab Max yang mengembalikan Handphone Flow
Flow langsung bersiap dan akan pergi ketempat yang ia inginkan, Cuaca yang cukup dingin bahkan salju yang berjatuhan seakan terasa Di tangan Flow.
Iya, Flow meminta utuk jalan kaki karena Flow ingin menikmati Musim dingin Dan ingin menikmati Guyuran salju, Rasa sedih Flow sedikit berkurang ketika Flow merasakan salju di tangannya, Senyumannya mengembang hatinya menghangat
Max yang berjalan agak jauh dari Flow hanya bisa Memperhatikannya dari jauh, Max menggelengkan kepalanya melihat Flow yang sepeti anak kecil
Tidak hanya menikmati Guyuran salju, Flow juga mengambil beberapa Foto untuk di jadikan nya Koleksi " Max, Foto kan aku di situ " ucap Flow kepada Max
Max dengan sabar mengikuti keinginan Flow, walaupun dalam hati max merasa jengkel karena menjadi Tukang Foto
Hari sudah mulai sore, Flow pun memutuskan untuk kembali ke hotel dan menyambut ke sayangan Keren. Flow langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri
Ceklek
Keren melihat Flow yang sedang berendam, Keren pun melepaskan Pakaian nya dan ikut bergabung " uncle " Ucap Flow
" Iyah sayang " jawab Keren yang sudah berada di dalam sana
Abaikan Matahari nya, anggap saja di luar sana sedang hujan salju dan lautan berganti menjadi Lautan es ☺️
Mereka menikmati Air hangat dengan disuguhi Hujan salju, lautan yang biru telah berubah menjadi lautan es yang membeku " Uncle kapan Pulang.?" tanya Flow yang menyenderkan tubuhnya di dada bidang Keren
" Uncle baru datang, Tadi Uncle tidak menemukanmu makanya Uncle langsung ke kamar mandi karena Uncle tau kamu pasti sedang berendam " Jawab Keren mencium pundak Flow
Flow menggeliat geli, Flow mengambil satu gelas Minuman untuk ia minum namun di tahan oleh Keren " Wanita tidak baik untuk minum " ucap Keren yang mengambil Gelas di tangan Flow lalu meminum nya hingga habis
Tangan Keren yang sedari tadi tidak hanya diam saja, membuat Flow seperti cacing kepanasan. Flow membalikan Tubuhnya lalu memasukan Pisang yang sudah berdiri tegak itu, Goyangan yang awalnya pelan kini menjadi semakin panas bahkan Keren sangat tidak kuat di buatnya.
Keren langsung membawa Flow ke tempat bilas dan langsung membawanya ke Tempat tidur. Bukan untuk mengajak Flow tidur melainkan Keren Malah menumpahkan anggur merah di Di tu_h Flow. Flow yang merasa Ge_i dan ter_ng karena Keren telah Mel_t seluruh Tub_h Flow, lagi-lagi flow tidak bisa berbuat apa-apa karena Keren telah mengunci tangan dan juga bi_r nya.
Tidak jauh beda dengan Monik yang saat ini sedang mengundang kekasihnya untuk datang ke rumahnya dan bermain gila di kamar Miliknya dan juga Keren. Monik sengaja membawa kekasihnya ke rumah untuk melampiaskan kekesalan dan juga has_t nya kepada kekasihnya itu.
Malam ini Keren mengajak Flow untuk makan malam, Flow sudah menggunakan Dress yang sangat cantik dengan rambut yang di biarkan tergerai dengan ujung nya yang flow kerli agar semakin cantik " Ayo sayang " Ajak Keren merangkul Pinggang Flow
Di Restoran, Flow duduk di depan Keren, Keren telah memberikan Kotak kecil kepada Flow " apa Ini Uncle ?" tanya Flow mengambil Kotak kecil itu
" Bukalah " ucap Keren
Flow tersenyum lalu membukanya, Mulut Flow menganga ketika melihat isi dalam kotak itu " Uncle.?" Lirih Flow sangat terharu " Ini sangat indah " ucap Flow
Keren mengambilnya dan memasangkannya di jari manis milik Flow " Ini akan sangat indah jika kamu yang memakainya " Ucap Keren lalu mencium tangan Punggung Flow
" terimakasih Uncle " ucap Flow tulus
" Apa kamu mau berdansa dengan Uncle.?" Flow menganggukkan kepalanya lalu membalas uluran tangan Keren
Mereka berdansa dengan begitu indahnya, tangan Flow yang melingkar di leher Keren dan tangan Keren yang merangkul Pinggang Flow " Kamu sangat lihai sekali " Puji Keren
Flow tersenyum " Tentu, Apa Uncle lupa, dulu uncle sendiri yang memasukan aku ke kelas dansa padahal Aku tidak menyukainya " Ucap Flow " Aku sangat kesal waktu itu karena Uncle memaksa aku untuk ikut kelas "
Keren terkekeh " Karena Uncle tau akan ada masa seperti ini makanya Uncle menyuruh mu untuk ikut kelas " Balas Keren yang masih berdansa dengan indah nya
" Uncle benar " Jawab Flow membenarkan Ucapan Keren " Apa Flow boleh tau, sejak kapan Uncle mencintai Flow .?" tanya Flow
Keren terdiam sejenak " Entahlah, Uncle lupa akan hal itu " jawab Keren " Oh ya, tadi apa kamu happy telah pergi jalan-jalan dengan Max .?" tanya Keren mengalihkan pembicaraan
" Lumayan, walaupun sebenarnya Aku ingin Uncle sendiri yang menemaniku " Ucap Flow jujur. Liburan yang di bayangkan Oleh Flow bukan lah yang sepeti ini, Flow menginginkan Keren yang akan selalu menemaninya Bukan Max
" Maafkan Uncle, karena Uncle harus mengurus mengurus pekerjaan Uncle di sini " Jawab Keren jujur
" Iyah, Uncle " Jawab Flow Pasrah, Flow lagi harus menyadari posisi dirinya dimana, Flow hanya Simpanan dan akan menjadi simpanan mana mungkin Keren akan membawanya ke tempat Umum bisa-bisa Keren di pergoki oleh rekan bisnis nya atau apalah itu.
Keren membawa Flow untuk pulang ke hotel namun sebelum Pulang keren Membawa Flow ke suatu tempat yang akan Flow Suka Taman yang di penuhi dengan lampu-lampu kecil dan tiba-tiba Suara kembang api sangat nyaring di dengar
Tussss....
Darr....
Flow menutup mulutnya " Uncle, ini sangat luar biasa " Flow tidak bisa menahannya lagi, Flow memeluk Keren dengan erat " Terimakasih uncle " ucap Flow tulus
" Iyah sayang " jawab Keren mel_t bi_r Flow dengan ganas nya.
Lenguhan kecil Yang keluar dari mulut Flow menyadarkan Keren Untuk menghentikan aksinya apa lagi tangan keren yang sudah berada di gunung kemb_r.
mampir juga ya.../Coffee//Coffee//Coffee/
Jangan pernah merasa bahwa apa yang kita tuangkan tidak sempurna, karena sejatinya tidak ada manusia yang sempurna. Kesempurnaan itu hanya milik Allah semata ☺️💙❤️❤️❤️❤️