NovelToon NovelToon
Pernikahan Karena Perjodohan

Pernikahan Karena Perjodohan

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:219k
Nilai: 4.9
Nama Author: SyaSyi

Geraldi Wahab harus menerima perjodohan orang tuanya dengan anak sahabat ayahnya yang bernama Leli Sagita. Padahal Gerald tak pernah sedikitpun jatuh cinta kepada Leli. Selama ini Gerald selalu bersifat dingin kepada Leli. Karena dia tak menyukai wanita yang cerewet dan manja. Terlebih mereka kini masih duduk di bangku SMA. Tak bisa dibayangkan bagaimana kehidupan rumah tangga dua orang yang bertolak belakang itu.
Mampukah cinta hadir diantara dua insan yang memiliki karakter yang berbeda? Bagaimana kisah mereka? Mampukah Leli menaklukkan sosok Gerald yang dingin seperti kulkas? Ikuti kisahnya di karya "Pernikahan Karena Perjodohan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SyaSyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Maaf Gerald

"Iya-iya, iya aku minta maaf. Aku salah. Aku enggak peduli sama perasaan kamu, aku cuek sama kamu. Please maafin aku. Masa iya kita harus pisah si Lel, ngalahin umur panen jagung," ucap Gerald membuat Leli memberikan tatapan tajam kepadanya.

"Maksud kamu apa? Aku ini lagi enggak becanda," sahut Leli ketus.

Bukannya menjawab, Gerald justru memegang dagu Leli. Netra mereka saling bertemu. Membuat jantung Leli berdegup kencang, tubuhnya berdesir hebat. Perlahan Gerald mendekati wajahnya, kemudian mencium bibir Leli secara perlahan. Membuat Leli terhanyut. Ciuman itu begitu lembut, Gerald tak peduli dengan orang-orang yang memperhatikan mereka. Karena mereka memang pasangan halal. Gerald menarik tengkuk Leli untuk memperdalam ciuman mereka. Gerald tersenyum kala tangan Leli melingkar di lehernya. Durasi ciuman mereka cukup lama.

Gerald menghentikan ciuman itu, membuat wajah Leli memerah.

"Maafin aku ya! Aku akan berusaha menjadi apa yang kamu inginkan. Aku memang typical orang yang cuek. Sudah ya jangan marah lagi. Aku akui, aku enggak mau kehilangan kamu. Meskipun aku belum mengerti dengan perasaan aku sendiri. Aku butuh waktu, aku harap kamu bisa bersabar," ucap Gerald dengan tulus, hingga akhirnya Leli menganggukkan kepalanya.

"Makasih ya, kamu sudah memberikan kesempatan kepada aku. Ya sudah, kita makan yuk. Aku lapar," ujar Gerald.

"Aku tadi udah makan steak. Kamu makan saja sendiri," sahut Leli.

"Ya sudah makan lagi, biar gendut. Temani aku. Lagi pula aku mau traktir istri aku," ucap Gerald. Membuat Leli berbunga-bunga, Gerald menganggap dia istrinya.

"Enggak mau gendut. Nanti kamu berpaling dari aku," ucap Leli manja.

"Enggaklah, satu aja belum habis. Belum cicipi. Nanti malam ya? Aku beli pengaman deh," ucap Gerald sambil memainkan alisnya, dan Leli langsung menjulurkan lidahnya menggoda suaminya. Membuat mereka akhirnya main kejar-kejaran, sambil tertawa. Mereka terlihat bahagia.

"Sudah dong Lel! Capek lari-lari gitu," protes Gerald yang terlihat sedang mengatur napasnya yang ngos-ngosan.

"Payah, gitu saja ngos-ngosan. Enggak yakin aku, bakal kuat di ranjang," goda Leli.

"Ayo coba nanti malam kita taruhan, siapa yang lebih kuat!" Mereka sepakat, dan sudah berjabat tangan.

Mereka terlihat mesra kembali. Gerald menggandeng tangan Leli ke sebuah kafe yang berada di tepi pantai. Gerald memesan nasi goreng seafood dan Leli akhirnya memesan bakmie seafood kuah, dan minumnya es teh manis.

"Memangnya kamu mau jalan-jalan kemana si?" tanya Gerald. Dia sudah mulai tak bersikap dingin lagi.

"Kemana saja. Ingin berkeliling naik motor, naik banana boat, berenang di pantai, berkeliling ke tempat-tempat yang indah di Bali," ungkap Leli. Gerald menatap wajah cantik istrinya.

Dia tak menyangka akan membuka hatinya untuk wanita yang bukan tipenya. Wanita, yang dia bicara 1 kata dan wanita itu akan menjawab dengan banyak kata alias bawel. Dia juga paling tak suka dengan wanita yang manja, baginya sangat merepotkan. Tetapi kini justru membuat dia merasa gemas, dan tersenyum.

Gerald meraih tangan Leli dan menggenggamnya. Membuat jantung Leli seakan terhenti, membuat bibirnya berhenti bicara, tak mampu berkata-kata. Mencium tangan Leli dengan mesra. Namun, semua itu tak lama. Karena makanan datang. Leli masih asyik memandang wajah suaminya.

"Ayo makan dulu! Memandang akunya nanti lagi di kamar," goda Gerald membuat wajah Leli memerah menahan malu. Hingga akhirnya dia mengalihkan dengan fokus makan, menundukkan kepalanya. Tak ada sepatah katapun terlontar dari bibirnya. Suasana hening seketika.

Setelah selesai makan, mereka memutuskan untuk berjalan kaki.

"Hari ini kita mainnya dekat sini saja dulu ya! Tanggung soalnya, sudah sore. Besok saja ya dari pagi," ujar Gerald.

Mereka kini sedang duduk berdua di pasir di tepi pantai. Diam-diam Gerald membuat video sang istri yang sedang menulis nama mereka berdua di pantai. Leli juga meminta sang suami untuk foto dirinya dengan berbagai gaya. Mereka juga melakukan sesi foto berdua.

Hari mulai petang, matahari hampir terbenam. Senja terlihat begitu indah. Leli memang meminta kepada sang suami untuk tetap di sana, hingga matahari terbenam.

"Mba, bisa minta tolong fotoin kami tidak?" Tanpa Leli duga, suaminya meminta orang untuk memfoto mereka berdua. Bahkan Leli tak menyangka, kalau mereka akan melakukan sesi foto yang romantis.

Foto pertama, Gerald terlihat menggendong Leli ala bridal style dan mereka saling pandang. Foto kedua, tangan Leli terlihat melingkar di leher suaminya, mereka saling berpelukan, dan netra mereka bertemu. Foto ketiga lebih intim lagi, mereka tampak berciuman mesra.

"Makasih ya Mba," ucap Gerald.

"Ih, kamu gila banget si. Aku tuh sebenarnya malu tahu, ciuman begitu di depan banyak orang," protes Leli.

"Biarin! Enggak ada yang kenal ini. Ya sudah ayo kita langsung ke hotel," ajak Gerald.

"Tapi gendong ya sampai hotel, kaki aku pegel," ucap Leli manja.

Membuat Gerald menghela napas panjang. Beginilah nasib memiliki istri yang manja, harus sabar. Butuh pengertian, hidup dengan pasangan yang berbeda karakter.

"Ya sudah, ayo naik ke punggung aku," ujar Gerald. Gerald sudah posisi berjongkok. Dengan sabar dia menggendong istrinya, hingga ke hotel. Padahal jaraknya cukup jauh.

Tak ada pergerakan dari Leli, dia juga tak mengeluarkan sepatah katapun.

"Lel, kamu tidur ya?" tanya Gerald. Tak ada jawaban dari Leli.

"Ya beneran dia tidur. Dikira tidur di kasur empuk kali ya?" gerutu Gerald. Wangi tubuh suaminya, angin sepoy-sepoy, dan rasa lelah membuat Leli tertidur pulas.

Mereka sudah sampai di hotel, Gerald meletakkan sang istri dengan pelan-pelan. Bukannya terbangun, Leli justru hanya menggeliat saja, dengan mata masih terpejam. Gerald memperlakukan Leli seperti adiknya. Membuka sepatu kets yang Leli kenakan dan juga topi yang masih Leli pakai.

Gerald menelan salivanya, karena harus melihat gerakan istrinya yang begitu menggoda. Membuat dia tak tahan untuk tidak menyentuhnya. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk menyusu. Dia mengangkat baju istrinya dan bra yang dikenakan istrinya, hingga ke atas. Kemudian dia mulai menyusu.

Hingga akhirnya Leli terbangun, membuka matanya dan melihat suaminya yang sedang menyusu. Bukannya melarang, Leli justru mende*sah keenakan. Membuat miliknya berdenyut. Milik Gerald pun sudah menusuk-nusuk, menegang.

Netra mereka kini bertemu, ekspresi wajah Leli begitu seksi di pandang Gerald. Membuat hasrat Gerald meninggi. Napas Gerald sudah menggebu-gebu. Dia turun dari tubuh istrinya. Kemudian membuka pakaian yang Leli kenakan, dia berhasil membuat tubuh istrinya dalam keadaan polos. Sama halnya dengan dia. Kemudian dia menindih tubuh istrinya lagi, menggesek-gesekan miliknya sambil mencium bibir istrinya dengan penuh gairah.

"Aku ingin mencobanya," pinta Gerald dengan wajah memohon.

"Tapi pakai pengaman ya," ujar Leli.

Hingga akhirnya Gerald lesu, dan memutuskan untuk menghentikannya. Dia lupa, kalau dia belum membelinya.

1
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Sulastri Herlina
𝚌 𝚕𝚎𝚕𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚑 𝚖𝚞𝚕𝚞 𝚢𝚐 𝚍𝚒 𝚘𝚖𝚘𝚗𝚐𝚒𝚗
Sulastri Herlina
𝚙𝚊𝚕𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚕𝚊𝚜 𝚔𝚕𝚠 𝚌𝚠𝚎𝚔 𝚢𝚐 𝚗𝚐𝚎𝚓𝚊𝚛𝟸
Meyke Joyce Rantung
Lha..bukannya waktu Nikah si Riska ada? Kenapa disini dia tidak tau 😅
Ranie ELsya
Luar biasa
nurul nazmi
lucu
Nazwaputri Salmani
Ya ampun gerald nyuruh lelli nelan spermanya
SyaSyi: hehehe☺
total 1 replies
Siti Mujimah
mampir
Uthie
seru 👍
Shifa Burhan
disini aku tidak suka dengan sikap leli

leli marah dan ngambek saat dia kira suami dekat dengan wanita lain
tapi disini leli jelas dekat dan dengan sengaja buat suaminya cemburu dan ujung2 dia balik yang marah dan suami juga akhir minta maaf, bagi sebagian ini lucu lucuan tapi bagi aku ini menunjukkan begitu egoisnya leli sebagai istri
Siti Zuriah
lanjut dong thor
Siti Zuriah
pasti lh thor slalu d pantau trus cerita" nya
Uthie
Bakal ngintilin terus kemana kisah mereka berakhir dengan anak2 dan cucunya 👍😆💪💪
Putri Oseng
Luar biasa
Uthie
Padahal seru juga lohhh kalau misal mereka punya anak diusia mudah 👍😁
SyaSyi: iya kak.. mknya aku pindah nanti di nikah muda ceritanya. kisah rumah tangga nikah muda hrs memiliki anak karena kecolongan. ini fokus kisah dia sma aja mau tamat.
total 1 replies
Siti Zuriah
ya pasti lh klo soal kelulusan klo blm mendapatkn kabar dr pihak skolah hati pasti ketar ketir mikirin trus takut ga lulus kadang sampe ga nafsu mkn
Jengendah Aja Dech
❤️
Uthie
Jodohkan aja Thor . biar tambah rame 😂👍👍
Uthie
Yeayy... senangnya saat cerita ini ada up nya lagi 🤗
Siti Zuriah
yah ko cpt amat thor udh mw d tamatin, nanti aku mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!