NovelToon NovelToon
PEKA

PEKA

Status: tamat
Genre:System / Isekai / Indigo / Horor / Tamat
Popularitas:82k
Nilai: 5
Nama Author: oktiyan

Hanna seorang gadis indigo, terpaksa memainkan peran permainan hantu semacam bloody mary, demi mencari keberadaan raga teman baiknya dan sang guru yang tertinggal di camping bersama tanpa jejak.

Hanna dengan Ryan harus berkerja sama membantu dan mencari tahu, kenapa mereka diincar oleh arwah penasaran yang menginginkan jiwa mereka, akan tetapi melibatkan nenek tersayang Hanna hilang.

Hanna terpaksa memainkan permainan terkutuk melibatkan jin dan hantu, karena dua hal. Membantu kekasih Ryan yang hilang, dan mencari keberadaan sang nenek tersayang di waktu yang bersamaan.




Hanna dan Ryan, kembali berpetualang dengan berbagai banyak arwah negatif, sehingga akhirnya mereka mengetahui yang terjadi sebenarnya.

Yuks ikutin kisah Hanna!


Gift + Vote.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oktiyan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERPISAH REGU

"Kenapa kamu, Hanna?" ucap Ryan mengerutkan dahinya. Merasa heran dengan kelakuan Hanna dengan kaki ingin berlari terbirit-birit sambil menyipitkan matanya.

"Anu, Ryan ...." Hanna menghentikan langkahnya, mencoba meladeni Ryan Padahal, saat itu matanya terasa perih.

"Anu apa?" Ryan tambah heran.

Hanna menutup wajahnya sebab matanya semakin perih. Kakinya dientak-entakkan. Demi menghormati yang lain, Hanna tak ingin berpaling sampai Ryan tak bertanya lagi.

"Gue. Anu ... anunya diituin. Hm Anu, Ryan!" Hanna tak tahu harus mengucap apalagi. Pikirannya terpaku pada perih matanya. Di tambah sosok tinggi besar yang terlihat barangnya bergelantung dan berbulu lebat menyerupai pohon kapuk. Matanya merah dan cakar cakarnya sangat hitam membuat Hanna menarik nafas. Anehnya Ryan bisa melihat tapi ia tidak diperlihatkan.

"Ha?" Karena mendengar 'anunya diituin' oleh Hanna, sontak membuat Ryan melotot.

Sementara di sekitar hutan, Siska dan Sera tampak tak sabar menunggu Ryan yang begitu lama mengobrol pada Hanna. Siska beberapa kali menggerutu karena Ryan kerlap membuka alat kemah serta duduk di kursi lipat.

"Woy, gimana ini. Kita cewe bertiga, dan cuma lo cowoknya Ryan?"

"Lah trus kenapa? masih bisa gue lawan tiga cewe mah, kuat gue."

Pllaaak!!

"Bisa gak ucapan lo logis Ryan! hutan ini banyak dedemitnya. Mereka juga butuh kenyamanan, sama kaya manusia maunya tentram. Akibat ulah kata kata kotor, perlakuan kotor bikin kita nanti kejebak lebih serius."

"Tau nih si pea! bukannya mikir temen regu kita misah! lihat, Sera dari tadi melipir cari Emil, Mira sama Ratna. Belum lagi kita belum sampai di kemah titik kedua." tambah Siska.

"Ya maaf! gue cuma bercanda. Serius amat sih, hey penunggu. Inget ya, nama gue Ryan Wijaya Kusuma. Jangan aneh aneh bikin kita kenapa kenapa, kalau kita pulang tanpa satu helai rambut aja, lo berhadapan sama nenek gue. Alias nenek moyang gue." teriak Ryan, lalu menepuk satu pohon di sampingnya dan mencongkelnya.

Krek!! "Nih, gue kasih tanda ke kalian semua. Kita udah lewat sini, gue tandain pita merah. eh salah, pita biru." senyum Ryan.

"Ryan! lo ga belajar dari pengalaman ya. Ngapain congkel sembarangan pohon kaya gitu." marah Siska.

"Udah deh, lu bertiga cewe ga usah marah aja. Ayok kita lanjut lagi perjalanannya! biar gue jadi pemandu jalan. Karena gue cowo sendiri." ujar Ryan angkuh.

Hanna hanya diam terpaku, dan meminta Siska serta Sera untuk mengikuti dengan berdoa pada keyakinan masing masing. Karena cuaca hampir gelap, Hanna malas berdebat. Tapi sosok makhluk tinggi itu tidak lepas dari pandangannya. Kakinya bagai sebuah pohon melangkah di indra telinganya, suaranya seram bergema dan hanya Hanna yang mendengar saja. Hanna tetap memegang kalung dari sang nenek, sehingga makhluk itu pergi begitu saja. Dan itu membuat Hanna tenang.

"Hanna, lo ga apa apa? kok keringetan gitu sih. Ada yang aneh ya?"

"Hah, enggak ga apa apa kok. Gue cuma panik aja, karena kita bisa terpisah gini."

"Eh iy Hanna! kok kita ketempat ini lagi, ini kan pohon sama iketan yang Ryan congkel tadi beri tanda pita biru. Kok kita udah empat kalinya begini sih. Huaaaahaaa. Miris kalau kaya gini gue ga sanggup." ujar Siska membuat Ryan dan Sera ikut beringsut.

Hanna menatap tajam pada Ryan dan memegang bahunya. "Eh mau apaan sih lo Hanna! jangan pegang pegang gue lah."

"Cukup Ryan! pohon yang lu congkel itu tangan mahluk berbulu dengan ratusan meter, bahkan kalau lo liat dengan baik. Diatas kepala lo 20 meter itu anunya yang dengan matanya menyala ngeliat loh. Dan lo bukan congkel pohon tapi ujung kukunya lo copot paksa. Bisa lo minta maaf! biar kita cepat sampai. Ini udah mau gelap, kita ketinggalan regu lain!" teriak Hanna dengan mata yang merah, sementara Siska dan Sera sudah menangis dengan sesenggukan diantara panik dan ketakutan.

Benar saja Ryan fokus, ia menoleh dan bibirnya bergerak gerak tak percaya. Sosok itu mengeluarkan mata merah dan taring suara yang sangat menyeramkan.

"Ampun! saya akan lakuin apapun, tolong buka pintunya. Kita harus ke kemah sekarang. Kita tertinggal! maaf saya sudah melukai kuku mbah!" ujar Ryan asal, karena ia bingung harus menyebut makhluk itu apa.

Ryan! minta maaf tidak perlu bicara menawarkan diri. Bodoh lo, bisa jaga ucapan lo gak, lebih masuk akal!! bisik Hanna yang menguatkan bahu Ryan, agar ia fokus berkomunikasi. Sementara Siska menoleh ke arah Sera dengan teriakan panik.

Arrrrraaagh!! "Hanna, tolooong!" teriak suara Sera sebelum menempelkan tangan ke lehernya.

Siska, Hanna dan Ryan menoleh ke arah Sera yang sudah terbang dan mencekik lehernya sendiri. Sementara Hanna kembali memegang kalung dari sang nenek dan memejamkan mata.

"Kalian fokus, tetap pegangan tangan. Tahan tangan gue kalau gue mau terbang, gue minta doa ikhlas kalian dan jangan berhenti sebelum gue membuka mata!" ujar Hanna, membuat Siska dan Ryan terkejut dan menurut.

Tbc.

1
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Aku mampir Kak😊😊semoga seru cerita'y..
mbak comel
sebenarnya hanna bahagia sih, end aslinya kenapa hanna menutup mata mungkin kebaikan hanna karena dia hamil setelah ryan benar benar pergi. asli sedih aku, tapi endingnya hanna menyusul jatuh kelautan mah wassalam atuh. nah jadi penasaran aziel anaknya hanna sama kaya dia indigo, nenek bungkuk siapa tor😣 merinding asli, tapi kepo moga ada season 2 ya
Miss GH: Tq akak😊
total 1 replies
mbak comel
duh begal pake topeng emang asli banyak daerah hutan yang sepi
cinta ariani
ending sad bener tor. aslinya ryan ada di dunia beda tengah hutan. cerita mistisnya kentel banget kaya asli kisah nyata.
Miss GH: iya, mau nambah bonchap liat nanti ya kak.
total 1 replies
cinta ariani
wah hanna kemana tor?
cinta ariani
mantan hianat eh jodohnya sama hanna yang dibenci 😆
mbak comel
sadis si black bunuh kekasih karena tak mau tanggung jawab. pelajaran bagi cewe berkarier jangan murahan😑
mbak comel
ending yang keren masuk akal serem sekali. terimakasih tor kau telah membuat cerita deg deg ser
Mery
duh serem kali .otifnya
alisa mayo
end
alisa mayo
hebat bisa horor aja aku suka alurnya loh tor.
boril
kena ketulah parah dosen pake guna guna. walah tambah dong tor
betie mboke
serius ini udah end kok aku maunya nambah ya
Maya
temen hanna udah metong aja.
Maria Ozawa
endingnya aku pengen nambah bonus dong tor
Bogor Kota
Happy bener ya .
Fadly
Kenapaalurnya keren tamat tor!aku baca lagi dari awal berasa puas dan kurang aja. Bonus bab dong
imam
Keren tiap endingnya ga ketebak dan serem asli. Dari mulai guna guna ketauan ini kaya dunia real dikampung.
Linda Motia
Kok end sih tor 🤭 lanjut dong! Part hanna lagi tor. Aku berkunjung ke new karya author. Pernikahan yang tertukar kan
Linda Motia
Pasti dosen gila nih berulah. Lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!