NovelToon NovelToon
Hati Yang Kau Sakiti

Hati Yang Kau Sakiti

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Romantis / Tamat
Popularitas:786.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: cucu@suliani

IG. suliani_cucu

Rasa cinta yang kuat terhadap lelaki yang tak pernah memandangnya merupakan hal berat untuk Fatimah, apa lagi saat lelaki tersebut memilih untuk menikahi Kakak kandungnya.
Hal itu membuat Fatimah kecewa, sampai-sampai dia tak ingin mengenal lagi yang namanya lelaki.
Akan tetapi, nasib seakan mempermainkan hidupnya. Kakeknya yang sedang kritis memintanya untuk menikah dengan lelaki yang tak dia kenal sama sekali.
Akankah kisah rumah tangganya berakhir bahagia?
Ataukah akan menjadi siksaan yang tiada akhir untuknya?
Kepoin kuy..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa Yang Berada Di Dalam Lukisan

"Kamu itu mimpi buruk, atau memang dilabrak istri tua?" tanya Najma.

Sontak pertanyaan itu membuat Rudi panas dingin, dia benar-benar takut jika dia akan ketahuan kali ini.

Fatimah langsung melerai pelukannya, kemudian dia menatap wajah Bundanya yang terlihat sangat khawatir padanya.

"Ngga ada istri tua Bunda, kan Bunda tahu sendiri kalau Mas Rudi masih single pas nikah sama aku. Bukannya Kakek Aron juga sudah memastikan hal itu sebelumnya?" tanya Fatimah.

Najma langsung bisa bernafas dengan lega, begitupun dengan Aksa. Berbeda dengan Rudi, nafasnya seakan tercekat. Dia baru teringat akan Aron Pramudiya, Ayah dari Aksa Pramudiya.

Lelaki berusia senja itu selalu dengan mudahnya mendapatkan identitas orang yang tersembunyi sekali pun, dia jadi ketar-ketir saat ini. Walau pada kenyataannya dia hanya menikah siri dengan Audy, dia benar-benar merasa takut kali ini.

"Jadi... boleh'kan jika Arra bobo sama, Bunda?" tanya Fatimah.

Najma terlihat menghembuskan nafasnya dengan berat, kemudian dia menatap Aksa dan juga Rudi secara bergantian.

"Bagaimana Nak Rudi, apakah boleh jika Arra tidur bersama dengan Bunda?" tanya Najma.

Rudi terlihat menatap Najma dan juga Fatimah secara bergantian. Sebenarnya dia sangat takut jika membiarkan Istrinya tidur bersama dengan Bundanya.

Dia hanya takut jika Fatimah akan menceritakan semuanya terhadap Najma, namun jika mengingat ketakutannya akan hal yang baru saja terjadi, hal itu membuat Rudi tidak bisa berkutik.

Dia juga takut, karena akibat kelakuan Audy tadi akan membuat Fatimah terpuruk dan terus mengingat trauma di masa lalunya.

"Sebenarnya Rudi keberatan, Bunda. Rudi takut merepotkan Bunda, walau bagaimanapun Arra sekarang sudah menjadi istri Rudy. Akan tetapi, jika mengingat akan ketakutan Arra, Rudi tidak keberatan." Jawab Rudi.

Najma pun merasa lega mendapatkan jawaban dari Rudi, karena memang Fatimah sekarang sudah menjadi istri Rudi. Mau apapun yang Fatimah lakukan, tentu harus mendapatkan izin dari sang suami.

"Baiklah, kalau begitu Arra akan tidur bersama Bunda dan juga Ayah. Nak Rudi bisa langsung tidur di kamar Ara saja, lagian ini sudah malam sudah hampir pukul jam 1. Kalian juga pasti lelah," ucap Najma.

"Iya, Bunda." Jawab Rudi pasrah.

Rudi sempat memandang Fatimah dengan tatapan mengiba, dia seakan memohon agar Fatimah Jangan tidur di kamar Bundanya. Akan tetapi tidur berdua di kamar Fatimah bersama Rudi.

Fatimah seakan mengerti dengan tatapan Rudi, dia langsung menggelengkan kepalanya lalu kembali memeluk Najma dengan erat.

Rudi hanya bisa menghembuskan nafasnya secara kasar, dia benar-benar takut jika Fatimah akan mengucapkan kebusukannya. jauh didalam lubuk hatinya yang paling dalam, Rudi benar-benar berharap jika Fatimah masih mau melindunginya.

Setelah mendapatkan persetujuan dari Rudi, Najma pun menuntun putrinya untuk segera masuk kedalam kamarnya. Sedangkan Aksa menghampiri Rudi dan mengajaknya untuk segera masuk ke kamar Fatimah yang sudah 4 tahun ini tidak pernah dia tempati.

"Jangan bersedih, sekarang Ayah antar ke dalam kamar Arra. Perempuan memang begitu, jika sedih atau terpuruk pasti akan mencari Bunda'nya." Ucap Aksa.

Rudi hanya bisa meringis mendengar ucapan dari Aksa, dengan cepat Rudi berusaha untuk menutupi kegundahan hatinya. Dia pun mengikuti Aksa yang menuntunnya menuju kamar Fatimah.

Sampai di kamar Fatimah, Rudi terlihat begitu mengagumi desain interior kamar Fatimah. Kamar itu terlihat sangat rapih walaupun tak pernah Fatimah tempati lagi.

Begitu banyak lukisan yang sangat indah di sana, Rudi pun sempat memperhatikan lukisan-lukisan hasil karya istrinya itu. Terlihat cantik dan elegan. Di bawah pojok lukisan tersebut terdapat inisial FA.

Rudi mengusap inisial hurup tersebut, " Fatimah Azzahra." Kamu ternyata suka melukis, lukisan kamu sangat indah, Sayang." Puji Rudi.

Rudi terus saja menyisir setiap lukisan yang terpajang rapih di sana, dia juga memperhatikan benda-benda yang ada di sana.

Tatapan Rudi terpaku pada satu lukisan, di sana ada sepasang lelaki dan perempuan yang terlihat sangat bahagia dengan satu wanita yang duduk tak jauh darinya, wanita itu terlihat sedih dan kecewa.

"Aku, kamu dan dia. Kamu lelaki pertama yang mampu membuat aku jatuh hati, sayangnya kamu tak akan pernah bisa aku gapai." Itulah tulisan yang dia baca di dalam lukisan tersebut.

Dahi Rudi mengernyit dalam, dia bertanya-tanya dalam hatinya. Sebenarnya apa yang dilukis oleh istrinya? Apakah dia pernah patah hati? Atau... ah, Rudi tak tahu.

Akan tetapi, ada rasa tak suka jika memang Fatimah mempunyai lelaki idamannya. Walaupun itu hanya lelaki di masa lalu.

"Beruntung sekali lelaki itu, apakah ini lukisan saat Arra merasa patah hati? Atau... lukisan untuk orang lain?" tanya Rudi pada dirinya sendiri.

Rudi menjadi gelisah dibuatnya, dia takut jika Fatimah memang mempunyai lelaki idaman di dalam hatinya. Rudi pun jadi takut, jika Fatimah mau menikah dengannya karena permintaan terakhir dari Tuan Aleandro saja.

Rudi pun jadi bertanya dalam hatinya, mungkinkah Fatimah tidak mau diajak untuk melakukan hubungan suami istri karena di hatinya masih ada lelaki lain?

Rudi pun jadi bertanya-tanya di dalam hatinya, apakah lelaki pujaan hati Fatimah itu sudah menikah atau belum? Kalau saja lelaki itu belum menikah, ada kemungkinan jika Fatimah akan kembali dengan lelaki tersebut.

Entah kenapa Rudi merasa cemburu, padahal dia tidak tahu kebenarannya seperti apa. Rudi pun bertekad jika Fatimah sudah terlihat baik, dia pun akan menanyakan hal ini kepada istrinya tersebut.

Rudi pun mencoba berpikir positif, setelah merasa pusing bergelut dengan pikirannya, akhirnya Rudi pun memutuskan untuk tidur di dalam kamar istrinya.

*/*

"Mas, bangun. Mandi gih, udah subuh. Arra udah pinjemin baju dari Ayah untuk ganti." Fatimah menggoyangkan tangan suaminya.

Rudi menggerakan tubuhnya, dia pun segera membuka matanya saat mendengar suara panggilan dari istrinya.

"Sayang, kamu di sini?" tanya Rudi saat matanya sudah terbuka.

"Hem, kamu mandi. Ini baju buat gantinya, " ucap Fatimah.

Fatimah lalu meletakkan baju yang dia pinjam dari Aksa di samping Rudi, Rudi terlihat tersenyum kepada istrinya karena ternyata Fatimah begitu perhatian padanya.

Disaat tadi malam Fatimah terlihat syok karena kelakuan Audy, tetapi pagi ini Fatimah begitu bersikap dengan sangat baik. Dia seolah tidak mempermasalahkan apa yang terjadi tadi malam, Rudi langsung bangun dan memeluk erat Fatimah.

"Kamu ngga marah kan, sama Mas?" tanya Rudi.

Fatimah langsung menggelengkan kepalanya di dalam pelukan Rudi, Rudi pun merasa senang karena ternyata Fatimah tidak marah terhadapnya.

"Mas mandi dulu, aku tunggu di mushola." Kata Fatimah.

Rudi pun kemudian melerai pelukannya, dia menatap wajah istrinya yang terlihat begitu cantik lalu dia pun mengecup kening Fatimah dengan sangat lembut.

"Terima kasih, Yang. Karena kamu ngga marah sama, Mas." Ucap Rudi tulus.

Fatimah tidak menjawab, dia hanya tersenyum lalu pergi meninggalkan Rudi begitu saja.

1
antha mom
keren 👍👍👍👍👍🔥
Rismawati Damhoeri
ah ternyata mantan brensek juga toh?, tak apalah dapat janda...
Rismawati Damhoeri
kasihan kamu Albert dapat sisa
Rismawati Damhoeri
di biarin aja rud? takut nanti nggak bisa masuk ya?
Rismawati Damhoeri
daripada perawanmu di kasih ka suami plin planmu, baguslah sama Albert, bongak!!
Rismawati Damhoeri
enak kamu ya thor, pada di maki2 reader, abis bikin Fatimah itu bego bin oon
Cucu Suliani: Sesuai judul ya, Kak. Hati yang kau sakiti😊
total 1 replies
Rismawati Damhoeri
untung bulan melindungi Fatimah yg oon....
Rismawati Damhoeri
baik atau bodoh itu cuma beda tipis ya?, mau aja ngantar laki kawin lagi, ngarepin surga...?
Andhista
bagus..👍🤗
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
auto jadi CEO
Ida Naurah
lucu ya bule dipanggil mas
Ida Naurah
ya lagian arra ada2 aj masa baru 1 x udh langsung jd, tp mungkin ada jg yg kaya gitu
Ida Naurah
Luar biasa
Ida Naurah
lah apa n Lo tau Rudi waktu tidur sama Lo kn siaudi udh g bersegel Gmna sihhh
Ida Naurah
hadeuhhhh sifatimah ini emang g jijik apa suami bkas orang
Ida Naurah
awas aj klw sampe Fatimah luluh sama sirudi
nuraeinieni
aq mampir thor
Cucu Suliani: Maaciw Kakak Cantik 🥰❤️
total 1 replies
Rahma Waty
kok JD perempuan nggak bisa ambil keputusan tegas.kalo sdh sakit tetap aja seperti wanita bodoh.
Rahma Waty
buat apa sakit hati lebih baik menjauh dari penyakit
Surati
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!