NovelToon NovelToon
TIARA

TIARA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:280.6k
Nilai: 5
Nama Author: Serra R

Tiara nama panggilan yang cantik, secantik orang yang menyandangnya
Namun siapa sangkah ada terselip kisah kelam dibalik nama cantiknya.Kehilangan orang tua, suami dan adik nya membuatnya menjadi wanita tangguh demi sang anak dan keluarga barunya

Bram ayodya seorang pembisnis kenamaan yang menyamar jadi seorang pengajar disebuah sanggar seni.
Karna hoby nya melukis Dia bisa menghabiskan waktunya berlama-lama didepan kanvas

Dion mantan suami Tiara.
pemuda baik yang hanya menjadi korban kelicikan orang-orang terdekatnya. Kehilangan cinta sejatinya hanya karna sebuah kebohongan.

Willi dokter tampan nan rupawan. Dokter ternama yang tidak pernah sepi pasien.

Elisya seorang publick figure yang sedang naik daun.
Bertemu tanpa sengaja dan menjalin persahabatan dengan Tiara, namun siapa sangkah ada kisah dibalik ketenaran Elisya

Penasaran dengan kisah mereka?

Ikuti kisah mereka dalam kisah Tiara yang Serra buat, selamat menikmati dan semoga terhibur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serra R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melan Anjarwati

" Sial banget sih !!, kenapa juga aku bisa mengenalmu Bram" Gerutu willi setelah sampai dirumah Bram sore ini. Seperti yang diminta laki-laki itu, Willi datang walau penuh dengan kekesalan.

" Bukannya jadwal kamu kosong sore ini? memangnya ada kesibukan apa lagi?"

Bram menanggapi santai gerutuhan sahabatnya itu, bukan sekali ini saja Bram membuatnya kesal. Tapi begitulah mereka menjalin keakraban.

" Ckck aku memang tidak ada jadwal sore, tapi seharusnya aku punya waktu pribadi. Kau suka sekali merusaknya Bram" Sungut willi tidak terima.

" Ada hal penting Wil, aku perlu pendapatmu" Ucap Bram serius

" Pasti ada hubungan sama Tiara lagi kan" Tebak Willi

" Yup kamu benar Wil, beberapa hari ini dia sering berteriak dan menangis histeris dimalam hari. Tepatnya tengah malam, dan itu membuat kami panik."

Bram menceritakan semua yang dia tau dan juga laporan dari Nara tentang keseharian Tiara. Bukan karena apa, Bram hanya ingin memastikan keadaan yang dialami Tiara tidak akan berpengaruh pada kandungannya.

" Apa itu tidak akan mengganggu kehamilannya Wil?" Lanjut Bram sesaat setelah menyudahi ceritanya.

" Seharusnya tidak, tapi kalau kejadian itu terus berulang maka akan mengganggu pikiran dan emosi Tiara sendiri. Tentunya itu akan berakibat fatal."

" Kenapa dia mengalami hal itu? maksudku faktor apa yang membuatnya jadi seperti itu?" Bram kembali mengorek info agar tidak lagi kecolongan dan mungkin ada tindakan untuk mencegahnya terulang kembali.

" Sepertinya ada hubungan psikis Bram, tidak sesimpel kita bermimpi lalu lupa pada keesokan harinya. Mungkin ini berhubungan dengan keluarganya atau suaminya."

" Ngomong-ngomong bagaimana dengan pencarian suami Tiara? apa sudah ada hasilnya?."

" Sudah, aku juga sudah mengetahui alamat dan segala yang berhubungan dengannya" Bram mendesah, seandainya waktu itu dia membawa Tiara untuk bertemu suaminya. Apa yang akan terjadi?

" Lalu, kenapa suaminya tidak menjemputnya pulang? dan kamu Bram. Kenapa masih kamu tahan Tiara disini?"

" Baca lah laporan ini nanti Wil, sekarang yang terpenting adalah menjaga kondisinya agar tetap aman terlebih dahulu"

Willi mengeleng, tidak habis pikir dengan jalan pikiran Bram. Walaupun pada akhirnya dia pun menahan nafas setelah membaca laporan yang diperoleh Suta.

Willi merasa sangat prihatin dengan kisah yang harus Tiara alami, ditinggal keluarga dan sekarang dicampakkan oleh keluarga suaminya. Walau belum bisa dipastikan keterlibatan Suami dan ibu mertuanya dalam kejadian yang menimpanya sekarang.

Tapi willi menyayangkan pesta pernikahan yang akan digelar besok oleh suami Tiara. Tidakkah dia mendapatkan firasat, kalau istrinya masih hidup dan menunggunya? seperti Tiara yang selalu mendapatkan firasat buruk akan suaminya beberapa hari ini.

...******🌹🌹🌹🌹*****...

" Tuan muda" Leo mengetuk pintu salah satu kamar hotel

Ya, Tadi pagi dia mengantarkan Dion kesana. Alasan meeting yang Dion pakai kepada ibunya membawanya pergi. Setidaknya Dion bisa tenang untuk beberapa saat.

Dalam kesendiriannya Dion hanya menghabiskan waktunya untuk merenung. Kepergian sang istri belum dia relakan sampai saat ini. Dalam hatinya, Dion masih selalu berharap ada keajaiban untuknya.

Pernikahan dengan Lilia sungguh bukanlah keinginannya, dia sadar keputusannya itu salah. Walau dia melakukannya demi sang mama dan juga demi penerus keluarga Herdiansah. Tapi itu sangat bertentangan dengan hatinya.

Bagaimana nanti nasib pernikahan yang sejatinya terpaksa itu berjalan? apa Dion mampu menyayangi Lilia sama besarnya seperti dia menyayangi Sasya?

Kepasrahan adalah jalan akhir yang Dion pilih, bagaimanapun nanti nasib rumah tangganya akan dia jalani. Setidaknya Dion akan berusaha menerima dan menumbuhkan cinta untuk Lilia sebisa yang dia mampu.

" Maafkan aku sayang, aku tidak bisa mundur lagi. Semua terasa sulit bagiku, Sendainya kamu hadir kembali Sasya"

Dion menangkupkan kedua tangannya, dia lemah jika itu menyangkut Sasya. Leo sang asisten yang selalu setia menemani kemanapun Dion pergi sangat tau situasi bos nya.

Andai saja dia bisa membantu lebih untuk bos nya, Leo akan sangat bersedia melakukannya asal itu bisa mengembalikan semangat bos nya untuk bangkit dari keterpurukan.

" Tuan, ini sudah jam 7 malam. Sebaiknya kita segera pergi ke butik untuk mencoba jas yang tuan pakai besok"

" Aku tidak ingin pergi Leo, bisakah?"

" Tuan, anda harus kembali bangkit. Saya yakin nyonya Sasya akan sedih jika melihat keadaan tuan seperti ini disana"

" Kalau dia melihatku bersedih, kenapa dia tidak kembali padaku Leo? kenapa?"

" Tuan muda, percayalah nyonya Sasya juga merasakan hal yang sama. Akan tetapi nyonya tidak bisa lagi melawan takdir dan kembali menemui anda tuan"

" Kenapa dia tidak membawaku pergi sekalian Leo, aku butuh dia leo butuh dia."

Dion sudah tidak segan lagi menumpahkan segala rasa yang berkecamuk didadanya kepada sang asisten. Baginya Leo bukan hanya asisten akan tetapi sahabat dan saudara untuknya.

" Bersabarlah Tuan, sekarang tuan harus bangkit. Jangan membuat nyonya Sasya bersedih melihat keterputukan tuan"

" Leo, apakah dia akan memaafkan penghianatanku nanti?."

" Nyonya dan kita sudah berbeda alam tuan, asal bisa melihat tuan bangkit dan kembali seperti sedia kala. Mungkin nyonya akan ikut berbahagia disana tuan."

Dion terdiam, memikirkan semua perkataan asistennya. Leo benar secara tidak langsung dia mengingatkan kalau Sasya sudah tiada. Satu-satunya cara agar Sasya tidak lagi bersedih untuknya disana, dengan melihat dia bahagia.

" Baiklah, tunggu aku sebentar. Kita akan segera pergi ke butik, saya mau mandi dulu."

" Baik tuan"

Leo mengangguk, perasaan iba mendadak menyelinap dalam relung hatinya.

Sebesar apa tuan mudanya mencintai mendiang sang istri hingga dia berada dalam keterpurukan dan rasa bersalah yang teramat dalam.

...*****🌹🌹🌹*****...

" Selamat malam tuan, maaf saya datang larut malam karna ada hal mendesak yang harus saya laporkan pada anda"

" Semendesak apa sampai kamu tidak bisa menunggu pagi, astaga kamu bisa lihat sekarang sudah tengah malam."

" Maafkan saya tuan, tapi ini sangat mendesak dan perlu anda ketahui secepatnya. Makanya saya nekat begini tuan."

" Ya sudah masuklah, tunggu aku di ruang kerja."

Dengan muka mengantuknya lelaki itu beranjak ke kamar pribadinya, dia butuh cuci muka rasanya agar lebih segar. Sambil mengerutu dalam hati, kesal karna istirahatnya terganggu.

Awas saja kalau nanti bukan hal penting yang dilaporkan!! sungutnya kesal

Beberapa menit kemudian nampak dia berjalan masuk ke ruang kerjanya, menyodorkan segelas kopi hangat pada tamunya dan menyesap coklat panas kesukaannya. Kini dia duduk dengan gagah dikursi kebesarannya.

" Terima kasih tuan"

" Katakan lah apa yang ingin kamu laporkan padaku"

Lelaki itu segera bangkit, merogoh saku celananya dan mengeluarkan sebuah flasdisk. Dia mulai menyalahkan laptop yang ada diruang itu.

...*Ny**onya* Melan Anjarwati...

Deg

Lelaki tampan itu terus memandangi layar laptop dan pergerakan anak buahnya dengan cermat. Mencoba menerka sesuatu namun yang ada hatinya bertalu-talu hanya dengan membaca judul dilaporan yang belum juga terbuka itu.

Sial kenapa loadingnya lambat !! , umpatnya dalam hati tak sabaran. Walau dia masih memperlihatkan ketenangan dalam sikapnya. Tak dapat dipungkiri, satu nama itu yang dulu pernah mengoyak hatinya tanpa belas kasih. Kini menari indah dalam ingatannya.

" Ini tidak benar kan? apa kamu sudah mengecek kebenaran berita ini? lalu dimana dia....?

TO BE CONTINUE

1
Hasni Lovelyx Fenydimasrezky
tiaranya hamidun bram
Hasni Lovelyx Fenydimasrezky
nara anak kandung pak andrew yg di cari
Abcdefghiloveyou⏤
Semangat KK😍😍
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
duh ...galpok Karo fotene, guanteng😍😍😍
ㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤㅤ🍒⃞⃟🦅
udah part 2 aja semangat ante ry
Chika£Hiats
Bahagianya kakek Andrew mempunyai cucu kembar😚
Ehh semua bahagia pokoknya 😚😁

Mark siap2 puasa nih kata Abang, tak apa ya Mark puasa juga demi istri tercinta dan si twins buah hati kalian 😁😚
Chika£Hiats
Qeenan lucu n pinter banget 😚😘
Nah, papah Bram jangan bicara sembarangan didepan Qee dia pasti keppo apa yang papahnya ucapkan😁
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
jois Jody.....jodoh gak yo
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
so sweetttt ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
AndreaLeOny
Cerita yang bagus dan menarik. Semangat berkarya Thor sukses selalu 💪😚
Ony6
Cerita yang bagus dan menarik, enak untuk dibaca. Suka sama tokoh Bram yang begitu tulus mencinta Tiara😚
Semangat berkarya dan sukses selalu Thor 💪😚
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
sabar ya Mark, lope lope deh buat mu❤️❤️❤️❤️
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
moga sll sehat Nara, bocil ...gemesin😍😍😍
𝔄𝔰 ⁸
like
𝓢𝓸𝔂 𝓱𝓮𝓻𝓶𝓸𝓼𝓪
lagi kak
𝓢𝓪𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓴𝓪𝓶𝓾
next
ℱera 𝓢 ℰ
lanjut
ℱioℰ²
good 👍
ℱiaℰ¹
🤗
𝐒𝐡𝐚𝐡𝐢𝐫𝐚
like it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!