Nadine Hanifah atmaja gadis cantik,populer dan pintar dan terlahir dari keluarga kaya raya ,tapi takdir tak seindah yang di impikan Nadine semuanya hancur ketika seorang pria mengambil paksa kesuciannya hingga membuatnya hamil,
kesedihan Nadine bertambah ketika ray Aditama kekasih bersedia menerima keadaan Nadine dan rela bertanggung jawab
tapi semua itu kandas ketika dengan terpaksa Nadine harus menikah dengan Al yang tidak lain om dari ray
akankah pernikahan Nadine dan Al yang awalnya hanya sebuah keterpaksaan akan berakhir dengan kebahagiaan
apakah akan tumbuh rasa cinta diantara mereka?
atau Nadine akan kembali kepada cinta pertamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mis r, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kemarahan zaky
Ray pun segera duduk dan di ikuti Nadine yang duduk disebelah Ray" mau minum apa nak Ray" ucap mamah Rani
" gak usah Tante,,aku baru selesai makan malam" jawab ray sambil tersenyum dan di angguki oleh mamah Rani
"sebelumnya Ray kesini ...ingin berbicara pada om dan Tante" ucap Ray
" kamu mau bicara apa" ucap papah Rio menatap penuh tanya begitu pun mamah Rani yang menatapnya
" om sebenarnya aku ingin menikahi Nadine" ucap Ray tegas
seketika kedua orang tua Nadine kaget betapa tidak secara tiba" lelaki yang di hadapannya ingin menikahi anaknya..walaupun mereka sudah lama mengenal Ray dan mereka tau Ray dan Nadine sudah lama tapi buat kedua orang tua Nadine belum siap jika harus menyandang status istri
" sebelumnya maaf,,om bukan menolak kamu tapi om masih mau Nadine menyelesaikan kuliahnya,,sahut papah Rio dan ditimpali mamah Rani
"betul nak ray kami bukan mau menolak niat baik kamu tapi Nadine masih sangat muda"...mamah rani yang menatap suaminya langsung dapat anggukan dari suaminya
" tapi om..aku harus segera menikahi Nadine" ucap cemas Ray
kedua orang tua Nadine menatap kedua orang dihadapannya bingung dengan sikap kekasih anaknya ditambah Nadine hanya menunduk tanpa berbicara apa pun,,seketika Rio menatap tajam Ray " apa maksud kamu? pernikahan bukan mainan..apa kamu pikir menikah itu semudah. yang kalian pikir" ucap papah Rio penuh penegasan
" aku tau itu om...sebenarnya niat ku kesini ingin jujur kepada kalian"ucap lirih Ray,,seketika kedua orang tua Nadine menatap bingung" jujur apa maksud kamu? gak usah berbelit" Ray"jawab papah Rio yang sudah menaikan nada bicaranya,,mamah Rani yang melihat suaminya langsung menenangkan amarah suaminya
Nadine yang mulai meneteskan air mata hanya terdiam mendengar dua orang dihadapannya berdebat ,Ray pun yang sadar segera meraih tangan Nadine dan menggenggamnya erat sedangkan orang tua Nadine hanya terdiam melihatnya..Ray dengan menarik napas " sebenarnya Nadine sedang hamil om" ucap Ray dengan nada bergetar.
bagai tersambar petir kedua orangtuanya Nadine terdiam raut wajah Rio mulai berubah sedangkan mamah Rani mulai menangis sedangkan Nadine makin mengeratkan pegangannya tangan Ray,,tanpa mereka sadari ada seseorang yang mendengarkan pembicaraan mereka
Zaky yang sudah hilang akal mendengarkan semuanya segera melangkah menghampiri Ray dan menarik baju Ray seketika Nadine terpana melihat wajah kakaknya begitu marah iya pun nangis,tanpa basa basi Zaky memukul Ray sampai tersungkur dilantai Nadine pun menangis sekencang"nya
" kakak udah" lirih Nadine sambil mendekati Ray dan membantunya bangun,Ray pun bangun dengan menyentuh bibirnya yang sobek..Nadine yang melihatnya pun segera mendekati kakaknya
"kakak kenapa memukul Ray" ucap Nadine sambil memukul dada bidak kakaknya..Zaky yang sudah ditutupi Nadine segera mendorong Nadine yang sampai tersungkur seketika teriakan mamahnya menyadarkan Zaky" Zaky udah berhenti...hiks hiks ..hiks" teriak mamah Rani
Ray yang pun segera membantu Nadine yang semakin terisak" kamu gak apa"?tanya Ray pengen kekhawatiran sedangkan Zaky yang sadar langsung menjauhkan tubuh Ray dari adiknya dah menarik Nadine
"kalau Lo mau kasar jangan sama Nadine" ucap Ray dengan rahang yang mulai mengeras dan tangan mengepal
"Lo gak usah ngajarin gue,, gue tau apa yang gue lakuin sama Adik gue" jawab Zaky yang tak mau kalah
papah Rio yang sudah menahan emosinya segera menghampiri Zaky "bawa adikmu ke kamar" ucap papah Rio
Zaky pun yang menatap papahnya segera menarik Nadine" kakak lepasin sakit,aku gak mau pergi aku mau disini sama Ray..." Nadine memohon kepada kakaknya tapi Zaky yang sudah emosi bagaikan tuli tidak peduli dengan apa yang dia lakuin sekarang ke pada adiknya,,mamah Rani yang melihat Zaky menarik tangan adiknya segera menyusul kedua anaknya
Rio yang menatap tajam Ray segera mendaratkan tamparan" kamu sudah menghancurkan kepercayaan saya dan menghancurkan masa depan anak saya" ucap papah Rio dengan penekanan
Ray pun hanya bisa meringis " om aku minta maaf...semua salah aku om,,aku akan bertanggung jawab" ucap ray.papah Rio pun menatap dengan tatapan membunuh" kau memang harus bertanggung jawab,,pergi sekarang dan ajak orang tuamu menemaniku" ucap papah Rio
Ray pun hanya mengangguk kecil,,sedangkan pikirannya kacau karena teringat dengan Nadine" om ijinkan menemui Nadine om" Ray memohon kepada Rio namun Rio tak mempedulikannya segera membalikan badan membelakangi Ray" saya sudah berbaik hati lebih baik kamu cepat pergi" ucap Rio tanpa melihat ray
Ray pun beranjak pergi meninggalkan Rio seketika langkahnya berhenti dan membalikan badannya nya" tunggu sebelum kau pergi ingat baik" saya tunggu kedatangan mu bersama orang tua mu" ucap Rio yang masih dengan posisi sama,,Ray pun tidak menjawab segera melangkah meninggalkan mansion keluarga Atmaja hatinya begitu sakit dan hancur tapi demi janji kepada gadis yang dicintainya dia rela melakukan apa pun
masih suka typo
semangat