NovelToon NovelToon
Gadis Pelunas Hutang

Gadis Pelunas Hutang

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Riana adalah anak dari seorang pengusaha, karna bisnis papa nya mengalami kerugian. Maka papa nya meminjam uang pada perusahan yang sangat besar. Pemilik perusahan itu memiliki dua anak laki-laki. Yang satu nya adalah lelaki dingin dan tak banyak bicara. Sedang kan yang satu nya lagi adalah lelaki yang ramah dan ceria. Namun, lelaki itu mengalami lumpuh dan di kata kan tidak bisa berjalan lagi.

Karna papa Riana tidak bisa mengembali kan uang yang ia pinjam. Anak nya menjadi jaminan untuk hutang itu. Pemilik perusahan itu ingin menikah kan Riana dengan salah satu anak nya.

Karna hutang papa nya yang semakin lama semakim banyak akibat bunga yang tinggi. Dan tidak ingin papa mendekam di penjara. Riana memilih menjadi pelunas hutang yang papa nya punya.

Bagai mana kah kisah hidup Riana nanti nya. Dan siapa kah yang akan menikah dengan Riana. Ikuti kisah nya di *Gadis pelunas Hutang*

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kolam

Riana berjalan keluar dari kamar nya, ia melihat luar sekarang. Ia melihat sekeliling villa itu dengan seksama. Kemarin ia memang sudah melihat villa itu, namun hanya sebatas melihat saja.

Ternyata, yang tinggal di villa itu bukan hanya Putri sebagai pelayan. Juga ada beberapa pelayan yang lain nya lagi ternyata.

Riana menghampiri Putri yang sedang melaku kan pekerjaan nya dengan sangat fokus.

"Eee... Put, boleh kah aku berjalan di luar villa ini." kata Riana pada Putri.

Putri pun menoleh asal suara yang membuat konsentrasi nya terganggu. Ia juga bingung mau menjawab apa, ia melihat kearah pelayan yang terlihat lebih tua dari nya.

Pelayan itu mengangguk kan kepala nya kepada Putri. Mungkin itu adalah pelayan senior di antara mereka.

"Boleh nona, hanya saja jangan terlalu jauh ya." kata Putri.

"Tidak akan, aku hanya ingin menikmati danau yang ada di sana." kata Riana.

"Baik lah nona, apakah nona perlu teman untuk berkeliling nona." kata Putri lagi.

"Aku rasa tidak perlu, aku hanya ingin berjalan-jalan saja di sekitar villa. Kalian tidak perlu cemas pada ku." kata Riana.

Riana pun meninggal kan Putri dan yang lain nya. Ia berjalan sendiri menelusuri villa yang terlihat sangat indah.

Saat ini, Ria sudah berada di danau yang sangat indah. Danau itu terlihat jernih sekali, dan ada beberapa bebek yang bermain ria di danau itu.

"Indah sekali di sini, suasana nya sangat nyama sekali." kata Riana sambil mengambil nafas menghirup udara segar.

"Ya, tempat ini memang sangat indah. Kalau tidak, kak Dika gak akan susah payah memenang kan tawaran dalam pelelangan. Hanya untuk mendapat kan satu villa yang tidak terlalu besar ini." kata suara seseorang dari belakang.

Sontak, Ria kaget dengan suara yang tiba-tiba saja ikut bicara saat Ria bicara pada diri nya sendiri. Ria pun menoleh kebelakang nya, melihat asal suara yang ikut bicara itu.

"Adit." kata Ria senang.

"Iya aku, siapa lagi kalau bukan aku." kata Adit sambil tersenyum manis pada Ria.

"Apa kamu baik-baik saja di sini Ria, kak Dika tidak menyakiti mu bukan." kata Adit lagi.

"Aku baik-baik saja Dit, kakak mu tidak terlalu buruk." kata Ria.

"Bagus kalau begitu, aku khusus datang kesini untuk melihat kamu. Apa kah kamu baik-baik saja di villa kakak." kata Adit.

"Terima kasih banyak Adit, kamu baik sekali pada ku. Tidak usah terlalu cemas dengan keadaan ku ya Dit, aku akan baik-baik saja." kata Ria.

Adit dan Ria pun menikmati pemandangan indah yang ada di kolam itu. Sambil sesekali bercanda di sana.

Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata melihat mereka dari jauh. Melihat kedekatan antara Ria dan Adit. Namun, orang itu seakan tidak peduli walau pun hati nya tidak suka dengan apa yang ia lihat.

"Maaf kan aku ya Ria, aku tidak bisa terlalu banyak membantu mu. Kamu jaga diri mu di sini ya." kata Adit pada Ria saat mereka ingin berpisah.

"Kamu jangan terlalu cemas pada ku ya Dit, aku akan baik-baik saja kok di sini. Kakak mu tidak terlalu kejam pada ku." kata Ria.

"Sampai jumpa lagi Ria, aku pergi dulu." kata Adit sambil melambai kan tangan nya.

Dua orang penjaga nya pun membawa Adit pergi dari kolam itu. Sedang kan Ria masih saja di sana.

1
Qaisaa Nazarudin
Pasti pacar baru nya Dodi..
dita18
mampir thoorrr
Maya Ratnasari
berpapasan thor, bukan berpas-pasan
Isayanti Hernanur
good ceritanya
Eni Kurnia
ok
Yusria Mumba
kasihan Riana,tidak bisa melihat ibu,ny ,
Yusria Mumba
semangat Riana,
Yusria Mumba
kejam sekali bos Herman,
heri chontronk
aku suka ceritanya ga terlalu panjang konfliknyanya juga ga bertele tele bess ceritanya ga bosenin terus semangat thor👍🙏🙏🙏🙏👍👍👍👍ini yg banyak di minat pembaca ga bertele tele ceritanya
Va Nee La
kurang greget thor ceritanya.. 🙏🙏🙏sekedar masukan 😁😁.. semangattt
Rani: iyah. mksih masukannya, hehe, itu karya lama. pas aku masih belum terllu menguasai tulisan.
total 1 replies
Va Nee La
ok thor😁👍
Va Nee La
aaa visualnya song wei long.. syuuukaaa syekali thor😆😆
fian widy
👍🏻
Iman Aldiyoga
waalaikum salam🤗
syifa azahra
ko visualnya cantiakan monika dibanding riana ....kan riana tokoh utama 🙏🏻
Winsulistyowati
Suka Critanya..GK Trlalu Panjang..Sukses n Smangat Brkarya Y Thor..aku tunggu Karya Slanjutnya..😍🖐️👍👍👍💪💪
Rani: huhuhuu😭😭😭
terharunya aku. Makasih banyak buat semuanya. buat semnagat, buat kamu yg udah mau baca karya ku yg entah berantakan seperti apa ini. 🥰
total 1 replies
Winsulistyowati
Mampir n Nyimak dulu ya Thor..🖐️
Dewi Zahra
lanjut lagi
Dewi Zahra
syukur lah Riana nya Uda sadar
Dewi Zahra
sabar Adit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!