NovelToon NovelToon
Terlanjur Cinta

Terlanjur Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika
Popularitas:92.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kresentia Bano Kehi

Cerita ini mengisahkan tentang seorang gadis sederhana.
Gadis itu bernama Erlyen.
Dia adalah seorang gadis biasa dari keluarga sederhana, ia merupakan anak angkat dari Pak Suherman alias Paman David dan Ibu Alexa alias Victoria.

Karena sebuah kecelakaan, akhirnya dengan terpaksa ia menikah dengan Putera seorang pengusaha ternama di kota itu.

Walaupun ia telah menikah dengan anak pengusaha terkenal ia tak pernah sombong. Padahal banyak sekali netizen yang berkoar koar di luar sana dengan majas sarkasme yang sangat menyakitkan hati.

Pria yang telah menjebaknya dan membuatnya menikah muda itu adalah atasannya sendiri dialah Albert Jonathan, putera dari pengusaha ternama di kota itu.

Awalnya ibu Jonathan alias Ibu Johanna menyetujui Albert menikahi Erlyen karena ia merasa berhutang budi pada gadis itu,tetapi berjalannya waktu sang mertua semakin menunjukkan rasa tidak sukanya pada Erlyen sehingga sering dia mencaci maki serta menyiksa Erlyen.

Erlyen tak pernah membalasnya, ia hanya diam dan pasrah pada nasibnya.

Sampai suatu ketika Albert terjebak perselingkuhan dengan mantannya, akibat kejadian itu Erlyen putus asa dan pergi meninggalkan Albert entah kemana!!

Apa yang harus di lakukan oleh Albert agar Isterinya kembali ke pelukannya?

Apakah perpisahan adalah jalan terbaik bagi merek

Yuk! Teman baca ceritanya biar tidak penasaran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kresentia Bano Kehi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

** Siapa sangka Cemburu meradang **

Mereka ber empat pun menatap sunset dari arah belakang hotel yang view-nya sangat indah itu.

Setelah itu, mereka pun kembali ke hotel untuk makan, lalu istirahat karena besok mereka akan segera membahas tujuan mereka ke pulau Bali.

Ketika mereka hendak masuk lobi hotel tiba tiba seorang pria muncul dari arah resepsionis sambil membawa sebuah tas ransel dan menatap lama ke arah Pak Jayadi dan rombongannya.

"Hai cewek kenalan dong!" ucap pria itu pada Erlyen tanpa merasa bersalah.

"Hai juga maaf ya saya gak bisa berkenalan dengan orang asing!" ucap Erlyen sambil mendekat pada Albert.

"Kamu tahu pria itu dari mana Erlyen?"tanya Albert dengan suara perlahan.

"Pria itu yang tadi Erlyen bertemu di taman bunga depan hotel sayang? kan tadi Erlyen sudah cerita ke kamu sayang?" ujar Erlyen sedikit bergidik karena tatapan mata Albert tidak seperti biasanya.

"Ayo sayang kita harus bersiap siap untuk makan malam dan istirahat agar besok kita gak terlambat bangun!"Ajak Albert sambil menggandeng tangan Erlyen walau dalam hati galau tingkat dewa.

**

Erlyen melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Ia pun mulai mengguyur tubuhnya dengan satu gentong air.

"Arghhhh, dinginnya menusuk sampai ke tulang tulang ku!" gumam Erlyen tapi masih tetap mengguyur tubuhnya dengan air.

Tiba tiba pintu kamar mandi di ketuk oleh Albert.

"Mandinya gak boleh lama lama ya dek?" ucap Albert sambil mengetuk lagi pintu itu.

"Iya Mas nih udah selesai!" sahut Erlyen dari dalam kamar mandi.

Lima belas menit kemudian Erlyen keluar dari kamar mandi dan mendapati suaminya sementara tidur terlentang.

"Ayo bangun mandi sayang!" ucap Erlyen sambil mengelus pipi Albert.

Albert langsung bangun dan mendorong Erlyen hingga jatuh ke bawa tempat tidur.

"Sayang kok dorong aku sih?" tanya Erlyen sambil berusaha untuk bangun dari duduknya.

Albert tak menjawab dan hanya memilih diam saja karena dalam hatinya ia merasa sangat dongkol dengan cerita Erlyen dan kelakuan Erlyen yang menurutnya sangat tidak etis.

"Sayang ini handuknya!" ucap Erlyen tanpa tahu kalau Albert sangat emosi dengan dirinya.

Erlyen pun menyiapkan baju dan dalaman yang akan di pakai oleh Albert.

Setelah siap ia pun menuju ke kursi sofa dan duduk sambil menonton drakor kesukaannya.

Selang beberapa menit kemudian Albert sudah selesai mandi dan keluar dari kamar mandi.

Erlyen masih tertawa dengan apa yang di tonton nya itu.

Erlyen tak merasa kalau Albert emosinya sudah di ubun ubun.

"Kamu ketawa apa sih? kayaknya sangat bahagia deh?" tanya Albert sambil mengganti pakaiannya.

"Aku lagi nonton drama Korea terbaru sayang sangat lucu dan menghibur," ucap Erlyen tanpa menoleh sedikitpun ke arah Albert sehingga Albert semakin emosi.

Dengan secepat kilat Albert mendekati Erlyen dan mengecup bibir mungil Erlyen dengan penuh nafsu.

"Sayang pelan pelan dong!" ucap Erlyen sambil berusaha mendorong tubuh Albert.

"Kamu harus di hukum!" ucap Albert sambil menindih Erlyen dengan tubuh kekarnya.

"Hukum? Memang aku salah apa Sayang?" Erlyen masih gak tahu apa penyebab kemarahan Albert.

"Kamu jangan pura pura gak tahu ya? jangan sampai aku benar benar kalap dan memukuli kamu Erlyen?" ucap Albert dengan suara keras membuat Erlyen bergidik.

Erlyen pun hanya terdiam saja, sambil berusaha mendorong tubuh Albert tapi Albert sangat kuat.

Dengan kekuatan yang ada Erlyen menampar pipi Albert sambil mengumpat.

"Apa kesalahanku aku gak tahu kenapa Mas menyerang aku secara tiba tiba begini?" ucap Erlyen sambil berusaha mendorong tubuh Albert lagi tapi sia sia.

Dengan secepat kilat Albert meremas kedua gunung kembar Erlyen dengan sangat kasar dan ia pun melakukan penyatuan itu lagi dengan sangat kasar yang membuat Erlyen menangis kesakitan.

Dengan secepatnya ia menggendong Erlyen ke kamar mandi dan mengguyur tubuh Erlyen dengan penuh emosi.

"Kamu tahu gak kesalahan kamu?" Albert bertanya lagi.

"Aku gak tahu apa salahku!" ucap Erlyen terbata bata.

"Kamu salah besar jangan harap kamu bisa merayu pria lain di luar sana ya karena aku akan memberimu pelajaran yang tak bisa kamu lupakan!" ujar Albert sambil terus menyiram tubuh Erlyen.

Setelah di rasa cukup ia pun mengambil handuk dan memberikan pada Erlyen.

"Cepat keringkan badanmu dan ganti pakaian sebelum kemarahan aku datang lagi." ucap Albert sambil tersenyum licik dan mengecup bibir Erlyen dan sedikit menggigit bibir itu dengan sedikit kasar sehingga bibir Erlyen terluka.

"Ini belum seberapa ya, kamu tahu aku gak suka harga diriku diinjak oleh siapapun kamu tahu itu?" ucap Albert sambil mengeringkan rambut istrinya itu dengan hair dryer.

Setelah rambut Erlyen kering ia pun memakai baju yang sudah disiapkan oleh Albert padanya.

Albert terlalu emosi melihat Erlyen dengan ekspresi wajah yang masih datar.

"Erlyen aku tanya sekali lagi ya jawab dengan jujur?" ucap Albert sambil duduk di hadapan Erlyen di tempat tidur mereka.

"Apakah kamu sudah ingat kesalahan kamu?" tanya Albert dengan suara agak keras.

"Maafkan Erlyen kalau Erlyen punya salah tapi Erlyen benar benar tidak tahu berapa banyak kesalahan yang Erlyen buat Mas?" ucap Erlyen dengan suara perlahan.

"Kamu itu benar benar otak keong berpikir terlalu lambat!" ucap Albert sambil bangun dari duduknya dan mengambil jaketnya dan pergi keluar entah kemana.

Albert pergi ke sebuah Bar dan cafe di sekitar hotel itu.

Ia menenggak bir sudah hampir sepuluh botol.

Erlyen pun ikut mengintip kemana Albert pergi.

Ia pun masuk ke bar itu sambil matanya mencari cari keberadaan sang suami.

"Aduh sayang kenapa kamu seperti ini ayo kita pulang!" ucap Erlyen sambil mencoba memapah tubuh besar itu.

Karena tidak bisa memapah tubuh Albert akhirnya Erlyen menelepon seseorang untuk datang membantunya, orang yang dimaksud adalah Adrian.

Adrian pun langsung menuju ke bar dan cafe yang berada di samping hotel itu.

"Abang!" panggil Erlyen yang sudah sangat kecapean.

"Iya dek?!!" ucap Adrian sambil memapah tubuh Albert hingga masuk ke kamar tidur mereka.

Setelah Adrian menidurkan Albert di atas ranjang dalam kamar ia pun menyelimuti seluruh tubuhnya dan menyisakan kepalanya saja.

"Terima kasih abang!" ucap Erlyen sambil tersenyum tipis pada Adrian.

"Sama sama dek, itu sudah kewajiban kita sebagai sesama manusia harus saling membantu." ucap Adrian lagi.

"Sekali lagi makasih bang!" ucap Erlyen lagi.

"Sudahlah kamu kompres dulu suamimu biar dia bisa enakan!" ucap Adrian.

Erlyen mengambil air hangat dan mengompres wajah dan leher Albert, ia juga membuka kancing baju suaminya dan mengganti pakaian Albert dengan pakaian santai.

Setelah semuanya beres ia pun keluar dari kamar menemui Adrian yang masih menunggunya di depan pintu.

"Hei bang masih disini?" tanya Erlyen pada Adrian.

"Iya Dek, Abang khawatir kalau kalau ada sesuatu lagi terjadi sama Pak Albert!" ucap Adrian sambil menatap wajah cantik Erlyen yang sedikit pucat.

"Kalian berdua ada masalah apa dek? Jujurlah sama Abang!" ucap Adrian pada Erlyen.

"Maaf Bang Adrian, Bang Albert cemburu soal masalah tadi siang itu!" ucap Erlyen sambil menceritakan semua kejadian yang menimpa dirinya itu.

Adrian hanya menggeleng geleng kepalanya saja sambil mendengar kronologi masalah yang di hadapi Erlyen.

"Nanti abang bantu bicarakan dengan suami kamu pakai cara abang sendiri, ngomong ngomong kamu sudah makan belum Dek?" tanya Adrian sambil memindahkan poni Erlyen ke samping telinganya.

Erlyen hanya diam dan menatap wajah tampan Adrian.

"Bang, ibuku sangat keras mendidik aku ayahku juga demikian mereka melakukan semua itu ketika mereka bangkrut dan terpuruk hingga kami harus balik kembali ke Indonesia untuk menyambung hidup.

Papa aku setiap hari bekerja di sawah orang, sehingga mereka sangat keras terhadapku mereka tidak pernah membuat aku senang sekali pun yang ada di otak mereka bagaimana caranya agar dapat uang secara halal dan bisa menyambung hidup.

Mereka menyayangi aku tapi tidak membiarkan aku untuk bersenang senang diluar sana seperti anak anak pada umumnya, dan lagi mereka selalu ingin aku tampil apa adanya dan tidak mengikuti gaya hidup orang lain.

Tapi beberapa tahun kemudian, usaha papa maju pesat hingga kini dan aku tak boleh bekerja pada Papa hingga kini tapi papa gak pernah berniat mencari keluarganya." ucap Erlyen sambil tersenyum pahit.

Erlyen menceritakan semua tentang masa kecilnya dan kehidupan mereka pada Adrian dan Adrian mendengarkan dengan seksama bahkan tanpa sepengetahuan Erlyen, Adrian merekam semua yang di ucapkan oleh Erlyen.

"Dek, kamu yang sabar ya dek yakinlah bahwa setiap masalah pasti ada solusinya!" ucap Adrian sambil tersenyum dan memberi semangat 💪 pada adiknya itu.

"Baiklah abang pesan makanan untuk kalian berdua ya?Sebaiknya kamu masuk kamar nanti ada pelayan yang akan mengantarkan makanannya ya?"Adrian mempersilahkan Erlyen masuk kamar.

Beberapa menit kemudian pelayan mengantarkan makanan pada Erlyen dan Albert.

"Simpan di meja itu saja mbak!" ucap Erlyen pada pramusaji i mengantar makanan itu.

Setelah itu Erlyen pun langsung makan dengan lahapnya karena kelaparan.

Ketika makan ia tak menyadari kalau dari tadi sepasang mata mengintip dari balik kain.

"Maafkan aku sayang, aku terlalu gengsi untuk mengakui perasaanku padamu!" gumam Albert dalam hati.

"Aku akan membuatmu kembali nyaman dalam pelukanku."Gumam Albert dalam hati.

"Aku memang pria egois, aku terlalu kasar dan membuat kamu takut padaku tapi aku akan perbaiki itu semua karena aku mencintaimu istriku." gumam Albert dalam hatinya.

Erlyen pun menikmati makanan yang ada didepan matanya itu dengan lahapnya.

Setelah makan ia pun minum air dan kemudian melakukan gerakan gerakan kecil untuk menurunkan makanan ke dalam lambungnya.

Setelah dirasa ringan ia pun pergi ke kamar mandi dan menyikat giginya kemudian mencuci muka dan kakinya kemudian ia pun memeriksa bibirnya yang perih itu kemudian mengoleskan tender care dari Oriflame untuk meringankan sakitnya.

Ia melihat pipinya di cermin ternyata bekas tamparan Albert masih ada.

Setelah dirasa cukup ia pun keluar kamar mandi dan mengunci pintu kamar dan ikut merebahkan tubuhnya di samping Albert yang masih terlihat terlelap.

Erlyen pun mendekati Albert dan mengecup kening Albert kemudian ia tidur di samping Albert dan membelakangi Albert.

Albert pun bangun dari tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi dan betapa kagetnya ia ketika melihat pakaiannya sudah ganti dan ia berbalik melihat ke arah Erlyen buang sudah tertidur dengan lelapnya.

Albert merasa sangat bersalah dan mengecup kening Erlyen.

Erlyen belum benar benar terlelap sehingga Erlyen masih merasakan kalau yang mengecupnya adalah Albert suaminya itu.

Tanpa ia sadari sebutir air bening menetes di pipinya itu dan mengagetkan Albert yang sedang duduk disampingnya.

Albert pun langsung mendekap erat tubuh Erlyen dengan erat.

"Maafkan aku yang sudah menyakiti hati kamu!" ucap Albert sambil terus menciumi kening dan pipi Erlyen."

** Next **

Jangan lupa like, komentar dan vote ya teman temanku 🙏💙

1
⍣⃝ꉣꉣ•§¢•𐒉ỉɀɀỉ
mampir kam
❀⃝✿𝐋il 𝐌σσηℓꪱׁᧁׁhׁׁׅׅ֮֮t✿⃝❀
mampir thor semangat🔛🔥
🌼⃝⭕Tunik
Neng ayo neng,kita main pacar-pacaran,🤭
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏫⃟Sᵐᵖѕ⍣⃝✰ariis
waduh sarkas amat ni orang mulutnya minta di tabok nih.. sabar ya erlyn.. cuekin aja dah..
Risa Yayang Married
Albert jangan menakut nakuti Erlyen dong masa membuntuti Erlyen dari belakang
Risa Yayang Married
Erlyen rajin banget baru di terima kerja langsung beli pakaian buat ke perusahaan
Risa Yayang Married
Albert dan Erlyen merasakan debaran jantung karena saling jatuh cinta
Aku lucu banget
Albert mau makan di warung pinggir jalan padahal dia itu seorang CEO dan orang kaya
Aku lucu banget
Erlyen kamu capek tapi tetap membantu mama kamu mengantar pesanan kue
Aku lucu banget
Erlyen sama Albert lucu amat pertemuan pertama sudah nyosor ciuman tanpa sengaja
Yayang Loph3 Risa
Albert pasti kamu cari tahu tentang Erlyen makanya kamu tahu kalau Erlyen yang menolong kedua orang tua kamu
Yayang Loph3 Risa
Erlyen sama Albert sepertinya belum tahu kalau mereka berdua jatuh cinta pada pandangan pertama
Yayang Loph3 Risa
Erlyen itu sepertinya sosok gadis yang ceria
Yayang Risa 💏👨‍👩‍👧‍👦
Albert kenapa bisa tahu kalau Erlyen yang menolong kedua orang tuanya dan membawa kedua orang tua Albert ke rumah sakit
Yayang Risa 💏👨‍👩‍👧‍👦
Erlyen pulang dari perusahaan langsunb membeli pakaian baru untuk di pakai ke perusahaan
Yayang Risa 💏👨‍👩‍👧‍👦
Erlyen sepertinya kamu bakal di terima di perusahaan tersebut karena watak kamu yang baik hati
Risa Bahagia Selalu
Erlyen sepertinya Albert itu cinta sama kamu tapi kamu belum tahu
Risa Bahagia Selalu
Erlyen mama kamu pasti bangga punya anak seperti kamu
Risa Bahagia Selalu
Sepertinya Erlyen merupakan gadis idaman dari Albert
@Yayang Suaminya Risa
Albert kamu dekati Erlyen dengan cara makan bareng dan jalan bareng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!