Kisah cinta antara Dafa Artanegara dan Risma Anggraini, mereka di pertemukan dalam sebuah kecelakaan, karena rasa bersalah, Dafa menikahi Risma yang hanya seorang yang biasa saja.
Dari pernikahan yang di dasari rasa bersalah itulah,Dafa akhirnya benar-benar jatuh cinta dengan sosok Risma yang sederhana dan baik hati, tapi bagaimana jika Risma tahu siapa Dafa yang sesungguhnya, Apa lagi Dafa yang mempunyai sisi gelap dan tidak di ketahui oleh Risma.
Yuk mari silahkan di baca jika ingin tahu kisah cinta mereka yang penuh dengan emosi dan air mata.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahayu Avilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali ke Indonesia
Risma tidak henti-hentinya tersenyum bahagia, dia ingin melihat wajah suaminya seperti apa, karena selama menikah Risma sangat penasaran dengan raut wajah Dafa sang suami, Serly yang melihat hal itu merasa sangat bahagia, karena selama bekerja menjadi asisten Risma, baru kali ini dia melihat Risma sangat bahagia.
"Serly, Sudah lama aku tidak melihat pemandangan seperti ini." Kata Risma kagum pada suasana Bandara saat ini, karena setelah dia buta ini pertama kali baginya melihat indahnya pemandangan.
"Iya nona, saya juga turut bahagia melihat nona bahagia." Kata Serly tulus.
"Sudah waktunya check in bukan? kamu check in dulu, aku tunggu di sini."
"Iya nona, saya permisi dulu, nona silahkan menunggu di kursi tunggu sebelah sana." Kata Serly dan dia pun berjalan menuju tempat check in.
Setelah check in Risma dan Serly berjalan menuju ke ruang tunggu di Bandara tersebut,setelah sampai di ruang tunggu, tidak lupa Risma memberi kabar pada Nando kalau dia sudah check in, Nando pun membalas pesan Risma dan memberi tahu bahwa dia tidak bisa menjemput di Bandara nanti. Karena harus menunggu Nadia yang sedang operasi.
"Semoga kak Nadia baik-baik saja, semoga operasinya berjalan lancar." Gumam Risma.
Risma pun duduk di kursi tunggu sambil memainkan hp yang baru di belinya beberapa jam yang lalu, dia melihat-lihat berita online, mulai berita soal perselingkuhan artis, berita kriminal, bahkan berita olahraga.
Ketika membaca sebuah berita online tentang seorang milyuner muda bernama Dafa Artanegara yang bertunangan dengan keluarga Sukma membuat Risma shock. Dia seketika terdiam tanpa kata. Serly yang melihat perubahan raut wajah majikannya, dia pun mendekat mencari tahu ada apa sebenarnya.
"Ada apa nona?" Tanya Serly.
"Tidak apa-apa Serly, hanya terlalu senang sudah bisa pulang kembali ke tanah air." Kata Risma berbohong.
"Benarkah?" Kata Serly tidak percaya karna dia melihat kesedihan di mata majikannya itu.
'Ternyata benar, bahwa mas Dafa sudah mempunyai kekasih sebelum menikah denganku. Pantas saja mas Dafa tidak pernah menanyakan keadaanku, tapi kenapa mas Dafa bertunangan dengan orang lain sebelum memutuskan hubungan denganku, paling tidak mas Dafa seharusnya menceraikanku dahulu, baru bertunangan.' Batin Risma.
"Nona, Apa anda baik-baik saja?" Tanya Serly memastikan keadaan Risma saat ini.
"Hah!! Ya tentu aku baik-baik saja, Serly." Jawab Risma yang tersadar dari lamunannya.
Selama di dalam pesawat Risma hanya diam tidak banyak bicara, Serly yang melihat itu tidak berani untuk bertanya. Risma pun mengubur keinginannya untuk melihat wajah suaminya. Cukup melihat foto di berita online itu dia sudah tahu seperti apa wajah suaminya.
"Serly, Nanti aku akan langsung menuju ke Rumah sakit, kamu kembali saja ke rumah." Kata Risma.
"Baik nona muda."
Pesawat pun mendarat dengan sempurna di Bandara Jakarta. Setelah mengambil barangnya Risma dan Serly menuju keluar Bandara dan mencari taksi.
"Serly, Aku pergi dulu ya." Kata Risma yang sudah berada di dalam taksi.
"Hati-hati nona muda."
"Iya, makasih sudah selalu ada buat aku, Serly." Kata Risma.
"Itu sudah jadi tanggung jawab saya nona." Kata Serly.
Setelah taksi yang di naiki Risma melaju perlahan, Serly pergi ke arah mobil yang menjemputnya, mang Asep yang sudah setia menunggu kedatangannya pun memasukkan barang ke bagasi, dan mulai melaju menuju ke rumah.
Risma yang baru saja sampai di Rumah sakit dia buru-buru pergi mencari ruangan operasi, karena Nando bilang kalau Nadia masih dalam proses operasi.
"Bang Nando." Teriak Risma yang melihat Nando duduk di kursi depan ruang operasi dengan sangat tegang.
"Risma, Kamu sudah sampai, di antar siapa tadi?" Tanya Nando.
"Risma naik taksi bang, gimana keadaan kak Nadia, Bang?"Jawab Risma.
"Masih di tangani dokter, Ris, abang sangat takut."Kata Nando gemetar karna panik, Risma pun mendekat dan memeluk abangnya serta mengelus punggung abangnya untuk menenangkannya.
"Tenang bang, kakak pasti baik-baik saja." Kata Risma menenangkan.
Tak lama kemudian seorang Dokter keluar dari ruang operasi.
"Keluarga ibu Nadia!!"
"Ya saya Dok, bagaimana keadaan istri dan anak saya?" Tanya Nando antusias.
"Selamat bapak, anak bapak berjenis kelamin laki-laki tapi karena kelahiran prematur maka anak bapak harus mendapatkan perawatan khusus," Jelas Dokter.
"Alhamdulillah, kalau istri saya dok?"
"Istri anda baik-baik saja, setelah selesai di bersihkan anda boleh menjenguk nya," Kata Dokter.
"Terima kasih Dok."
"Sama-sama pak, kalau begitu saya permisi untuk melihat pasien yang lain."
"Iya Dok silahkan." Kata Nando.
Dokter itu pun berjalan meninggalkan Nando dan Risma yang terlihat bahagia dengan kehadiran anggota baru keluarganya.
"Ris, Abang sudah jadi seorang ayah, abang jadi seorang ayah, Ris." Kata Nando bahagia sambil memeluk Risma senang, sampai kata-kata itu terus berulang kali dia ucapkan.
"Selamat ya bang, aku jadi tante sekarang, Hahaha." Kata Risma dengan tertawa bahagia.
Mereka pun berpelukan karena terlalu bahagia. Tanpa mereka sadari ada seorang pria paruh baya datang menghampiri mereka.
"Risma!!"
"Ayah!!" Kata Risma melepaskan pelukan Nando dan berlari memeluk ayahnya yang baru datang itu.
"Kapan datangnya anak ayah ini, kenapa tidak kasih tahu ayah."
"Hehehe, tadinya mau kasih ayah surprise, Eh ayah udah datang ke sni." Kata Risma
"Hahaha, benarkah? lho mana suamimu apa dia tidak menjemputmu tadi."
"Eh, Mas Dafa sibuk yah? tadi di jemput supir, cuman Risma minta dia untuk kembali ke Rumah dulu ngantar Serly, jadi Risma ke sini naik taksi."
"Oh begitu, oh ya Nando, Giman istri kamu?"
"Nadia masih belum sadar, Yah." Jawab Nando.
"Terus gimana keadaan cucu Ayah? laki-laki atau perempuan?"
"Hahaha, Ayah mendapatkan cucu laki-laki."
"Hahahaha."
Mereka ber tiga tampak sangat bahagia karena kehadiran anggota baru di keluarga mereka. Tapi pikiran Risma masih kacau karena berita online yang di bacanya tadi. Risma yang pandai menutupi kesedihannya pun, tidak membuat Ayah dan Abangnya curiga.
Sudah empat hari Nadia di rawat di Rumah sakit, dan hari ini sudah di perbolehkan pulang, selama pulang dari Singapore, Risma lebih memilih tinggal di Rumah orang tuanya, dengan alasan bahwa Dafa sudah mengijinkannya, bahkan Risma bilang pada keluarganya kalau Dafa sedang ada urusan di luar negeri agak lama.
Serly merasa jenuh karena tidak ada yang di kerjakan. Biasanya Serly selalu membantu keperluan Risma kini dia hanya membantu pelayan, kadang memasak atau sekedar membersihkan kamar majikannya itu.
"Serly!!"
"Tu-tuan muda." Kata Serly terkejut.
"Selamat datang tuan muda." Sapa para pelayan.
"Dimana nona muda kalian?"
"Maaf tuan muda, nona muda masih di Rumah orangtuanya karena kakaknya yang baru melahirkan."
"Oh, Ya sudah,"Jawab Dafa lalu berjalan ke kamarnya.
Dafa melakukan kunjungan ke Resort di kota S, sekalian dia ingin melihat keadaan Risma yang sudah satu setengah bulan ini tidak ada kabarnya. Atau lebih tepatnya Dafa yang tidak pernah menanyakan kabarnya sama sekali.
☆BERSAMBUNG☆
Jangan lupa vote, like, komennya ya
Biar Author tambah semangat menulisnya..
kebetulan baru baca di hari senin, langsung kasih vote 👍🏻🤭