NovelToon NovelToon
Mantan, Will You Marry Me?

Mantan, Will You Marry Me?

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:427k
Nilai: 4.7
Nama Author: EmakJomblo

Bagi Alysia Mareana kisahnya bersama Bagas Adiputra telah luruh dan membentuk sebuah kenangan yang disebut masa lalu. Tapi siapa yang dapat mengira jika ada benang masa lalu yang belum putus dan hendak mengikat mereka kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EmakJomblo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perihal Pemborosan

“Mama ngapain sih terima tamu sepagi ini?” kesalku saat sedang berada di dapur, tidak peduli dengan Bagas yang mungkin saja dapat mendengarnya.

“Hus! Kamu ini! Al, damai aja nggak boleh? Bagas itu orang baik kok!”

Aku kembali mendengus namun kali ini di dalam hati tanpa berniat memperdengarkannya. Kalimat ini sudah terlalu basi ku dengar.

“Terserah mama!” pasrahku.

Entahlah aku memang hanya tak suka berdebat berkepanjangan tanpa hasil akhir. Lebih baik berpura-pura mengalah saja. Setelah meletakan satu gelas air dan piring berisi makanan aku pun makan dalam diam, mengabaikan Bagas yang tampak memperhatikanku.

“Lo datang ke sini sepagi ini maksudnya apa? Lo nggak mungkin kan nggak punya alasan khusus untuk itu.”

“Nggak ada alasan khusus memang karena aku cuman mau ngelihat kamu.

“Al! Kok kalian ngomongnya gitu!” Kak Seya menegur.

Aku mendengus lagi, semua orang di rumah ini memang sudah terpengaru dengan laki-laki ini.

“Pokoknya hari ini dan seterusnya mama juga nggak mau dengan kamu manggil gitu sama Bagas!” Mama juga ikut nimbrung.

“Kamu dengar nggak ucapan mama Alma?”

“Iya dengar ma, dengar!” sahutku dengan nada agak kesal.

Tidak kesal dengan keluargaku namun kesal dengan keberadaan Bagas di sana.

Selesai sarapa aku melangkah memasuki kamar dan tanpa ku sadari Bagas juga ikut bersamaku.

“Besok aku bakal tidur di sini,” ucapnya.

Tanpa permisi laki-laki itu langsung merebahkan diri di ranjang empukku.

“Besok lo tidur di lantai!” tuturku sembari menunjuk lantai.

“Nggak ah, entar kamu nyari-nyari aku buat dipeluk.”

Bagas tertawa geli melihat ekspresiku yang mendengar ucapannya.

“Najis ya!” teriakku!

“Hus sana deh, aku mau beresin kamar!”

Memang sejak kemarin beberapa barang Bagas seperti lemari baju, pakaian dan beberapa barang lainnya sudah diantar ke rumahku. Sesuai kesepakatan sebelum pindah ke rumah kami sendiri untuk sementara kami akan tinggal ke rumah orang tuaku.

Jadi agenda pagi ini aku hendak membersihkan kamar dan menata kembali karena jujur saja meskipun ada pembantu rumah yang sedia membantu aku tak pernah mengizinkan kawasan pribadiku dibersihkan oleh orang lain.

“Nggak usah, nanti aja. Entar kamu capek, besok kita nikah lho!”

Bagas menarik tanganku yang hendak memindahkan beberapa barang.

“Belum nikah aja lo udah ngatur gini, gimana besok dan ke depannya? Gue bakal gila!” jeritku.

“Namanya juga suami cinta istri!” Tanpa dapat kuhindar laki-laki itu menarikku masuk dalam pelukannya.

“Lepasin! Sesak! Gue bukan istri lo!”

Bukannya melepas laki-laki itu malah mengeratkan pelukannya.

“Aku beneran cinta sama kamu Re.”

Entah ini ucapan ke berapa kali, aku tak dapat menghitungnya lagi namun yang pasti hatiku tidak bergetar lagi karena ucapan itu seperti dulu.

***

Keesokan harinya, mataku berat dan benar-benar mengantuk namun sudah dipaksa bangun pagi. Betapa terkejutnya aku saat mendapati 4 orang yang tak kukenal sudah dalam kamarku. Mataku menyapu sekeliling kamar dan menyadari bahwa ini bukan kamarku.

“Di mana ini?” Tanpa sadar aku bertanya.

“Di Hotel XX,” jawab seorang perempuan.

Entah apa yang terjadi, namun yang paling terakhir ku ingat semalam aku tidur di kamarku dan pagi ini aku terbangun di sebuah hotel. Aku pasti dipindahkan saat tidur dan aku yakin Bagas Adiputralah pelakunya.

“Maaf nona kami diminta ibu Mita untuk mengurus anda hari ini.”

Aku hanya mampu melongo dengan pandangan tak percaya, di depanku ada manekin dengan gaun pengantin seperti yang kucoba beberapa hari yang lalu, aku lupa bahwa hari ini hari pernikahanku. Rasanya benar-benar ingin menangis, setelah ini aku akan hidup bersama Bagas Adiputra.

“Nona sudah bisa mandi sekarang, airnya sudah saya siapkan.”

Perempuan yang masih tampak muda itu membantuku turun ranjang seolah aku adalah seorang lumpuh.

“Kenapa kalian ikut?” tanyaku pada dua orang perempuan yang mengikutiku masuk ke dalam kamar mandi.

“Kami akan memandikan anda,” jawab salah satunya.

“Hah?”

Aku terkejut, memandikan katanya? Apakah aku ini anak kecil sampai harus dimandikan segala? Lalu ada apa dengan bath up yang dipenuhi kelopak mawar ini? Astaga ini sangat berlebihan! Mereka menyewa 4 orang wanita hanya untuk membantuku mandi dan make up serta mandi air mawar.

Astaga, aku lupa bahwa keluarga Adiputra memang sekaya itu.

Dan jangan berharap aku akan mau dimandikan oleh mereka, no aku tidak akan melakukannya.

Dengan segala penolakan akhirnya kedua perempuan itu keluar dari kamar mandi dan meninggalkanku sendirian di sana.

Heran aja, kenapa keluarga Bagas sampai harus menyewa hotel dan orang bahkan untuk memandikanku saja, Padahal ada keluargaku yang dapat kumintai pertolongan. Tapi meskipun keluargaku aku juga tidak ingin mereka mandikanku.

Sekitar 45 menitan akhirnya aku keluar dengan tubuh segar dan harum, tidak sia-sia pemborosan yang dilakukan keluarga Bagas. Kenapa aku dari awal langsung tahu kalau semua ini diatur keluarga Adiputra karena mamaku adalah orang tipe hemat yang menjurut ke pelit jadi dia tidak mungkin membuang-buang hanya untuk menyewa hotel dan orang yang memandikanku.

Dan ketika keluar dari kamar mandi aku langsung disambut dengan ke-4 orang yang sudah siap dengan tugas mereka masing-masing.

Ada yang bertugas di bagian wajah, rambut, tangan dan kaki. Hari ini aku merasa seperti ratu yang siap dilayani pelayannya. Dengan masih menggunakan batrobe aku mulai didandani, bagian ini memakan waktu dua jam lebih sampai aku benar-benar siap dengan gaun pengantin.

Aku keluar dari kamar hotel dan mendapati semua anggota keluargaku sudah siap dengan pakaian mereka masing-masing yang berwarna senada. Aku meringis dalam hati, keluarga Adiputra atau paling tidak tante Mita pasti diam-diam menghubungi mama untuk menanyakan berapa jumlah anggota keluargaku baik dari pihak ayah maupun ibu dan meranjang pakaian senada untuk mereka. Tak tanggung-tanggung jumlah pengeluaran untuk itu sudah pasti mahal. Terang saja keluarga besarku yang hadir sekitar 30-an orang.

Baik akan ku rinci satu persatu.

Mama, Papa, Kak Geri dan istrinya serta dua anaknya, Kak Seya dan tunangannya.

Keluarga Mama : Tante Gesa, Om Roy, Lintan, Om Suryo, Tante Agnes, Salsa, Tio, Tante Prada dan Om Kian serta Oma Ria

Keluarga Papa : Nenek Madaya, Dian, Lino, Tante Iren, Om Ayen, Jodi, Bianca, Lenar, Om Indris, Tante Lis, Miska, Tante Amera, Tante Rina.

Banyak kan? Kain dan baju yang senada benar-benar luar biasa banyak. Dan masih ada beberapa anggota keluarga yang tidak sempat hadir karena beberapa hal yang tidak bisa mereka tinggalkan. Coba kalau semuanya datang, kupastikan keluarga Adiputra benar-benar bangkrut.

Kemudian kami berangkat ke Gereja tempat dekat pemberkatan dan yang lebih gilanya gerejanya kawasan rumahku, cukup jauh dari hotel tempat kami semua menginap. Tahu begitu tak usah menyewa hotel dan berangkat dari rumah saja. Ya Tuhan pemborosan yang hakiki!

1
Nadia
awalnya kupikir ceritanya bagus, gak taunya makin kesini makin aneh aja
Nyai Darkini
baru baca judulnya ko udh gimana gitu,so sama aja aku baca kisah hidupku hi hi hi/Chuckle/
Lina Ningdyar
bagus ceritanya, sempat kebawa emosi di awalll
Elis Nurida
bagus sekali
pixie
wkwkwkwk...nyebut mantan ...
Rina Fachyuliani
baru nemu bacaan yg sdh lama ada tp baru dibaca aku suka seperti aku baca cerpen dimajalah aneka yess
Nicky
ya bener,,cinta sejati mengikutkan sertatakan dalam suka maupun dukanya...Bagas cinta tp juga egois realitanya waktu 6thn itu lama,,
dapurnya tinah
lah .. aneh keluarga garda terdepan bela anak sendiri,lah ini?hemmmm tingkat imajinasi mu wow thor 👍😭
Nurhayatins Aqil
ha..ha..ngga kebyng bgmn reaksx diandra
Salma
sy jengkel am alma Kya prempuan murahan sj
Erna Novidiana
Kecewa
Nur hikmah
hihihiji...alma
Nur hikmah
waw alma ma bgas punya baby twins trnyta......mnisya tpi takdir mmpermsinkn mreka
Nur hikmah
q sykua alma g msu klah ma ganesa...ayo alma lwan ganesa....jgn biarkn bgas ma ganesa
Nur hikmah
aduh tmbh rumit.....q ko sedih klw mrka cerai ...jgn lh thor
Nur hikmah
aduh keromatisan mereka g krasa.....sekali2 jgn d skip dong thor
Nur hikmah
aduh...gawat nih thor.....
Nur hikmah
aduh q g suka situasi sperti ini.......bgas bnr2....n alma ku mhon thor jgn smpe pa yonathan miliki alma meski q g rela bgas sm alma lgi
Nur hikmah
nyesek....g hrusyaaa bgas nmpar alma....uuuh mnyebalkn bgas buang laut aj thor
Nur hikmah
q mlai numbung...bgas tanggung jwab nikahi ganesa krn d kira ganesa hmil sma damian kkaky bgas....tpi kty bgas anak itu bkn anky kakakya....gt kn thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!