kalah dalam pertempuran membuat gadis dari lembah suci sekarat di detik detik terakhir ia mengaktivkan sebuah jurus yang belum di uji bernama phoenix sistem yang mengantar nya ber reingkarnasi ke era modern. karena pertama kali dan satu satu nya Sistem ini hanya aktiv bila ia di usia tertentu.
berkat phoenix sistem ia bertekad membantu yang lemah sembari mencari kebahagiaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samsuryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pil versi baru
Keadaan bingung menerpa Ros sekarang. Sebenarnya pil penguat tulang cukup ampuh apalagi dengan sedikit Qi akan mapu menengbalikan kondisi tulang ke asalnya tapinotak pasien juga ber masaalah dengan begitu Air suci paling ampuh selain akan mengembalikan tulang seperti awal meski tanpa peremajaan akan menaikkan IQ nya sekaligus membersihkan semua kotoran yang ada hingga lelaki itu akan selamat tapi tampil dengan efek kulit putih bersinar.
Takaran ? ya takaran !"
"Baiklah mari kita bermain takaran hari ini"
"Pak RT tolong carikan Ros tablet parasetamol yang banyak nya pak,setslah dapat bawa ke kamar Ros"
Pak RT pergi mencari seseorang yang untuk membeli parasetamol yang memang mudah di dapat di apotik terdekat.Ia binggung untuk apa gadis itu perlu parasetamol tablet yang banyak tapi jelas ia tak ambil pusing.
"Untuk pasien kita tunggu pasien sadar,proses yang saya lakukan memerlukan kesadaran nya agar lebih opimal tapi saya meminta satu permintaaan pada ibu pasien!"
"Apa itu nak?"
"proses ini akan menyakitkan sekali bu mesipun demikian saya meminta kerjasama ibu atau saudara nya yang lsun untuk bantu menjaga padien tetap sadar. kesadaran nya perlu untuk menjamin keberhasilan pengobatan butuh waktu sekitar dua jam tapi bila dia sampai pingsan saya tidak busa jamin"
" Itu...
Melihat keragu raguan di mata ibu pasien Ros tidak memaksa toh ini demi kebaikan pasien sendiri.Ibu itu memangil saudara nya yang lain kemungkinan suami atau anak perempuan nya untuk berembuk.
"Gimana nduk?"
"Kita usahakan aja dulu bu toh Dokter juga percuma"
"Ku pikir begitu saja bu 'e. tang penting kita hatus kuat jangan lemah dengan jeritan tole nanti"
"ya mau gimana lagi pa'e"
"Neng kami setuju neng!" kali ini putrinya yang menjawab karena ibunya menolak melihat pengobatan untuk putranya itu mungkin nggak bakal tega.
Mendengar jawaban keluarga pasien Ros kembali ke kamar untuk mempersiapkan swgala sesuatu nya.swtelah ia menerima bwrpuluh puluh tablet parasetamol ia meminta agar tak ada yang mengangunya di kamar alasan nya ia butuh privasi untuk bermeditasi beberapa waktu
"Sistem beli pil penguat tulang tingkat rendah seratus butir"
[pil penguat tulang seratus butir poin di kurangi 20,000 poin]
Seperti biasa pil pil transparan berubah nyata di tangan Ros.Dengan kemampuan meracik obat Ros mencampurkan beberapa blok parasetamol dan pil penguat tulang campuran nya seperti satu pil penguat tulang di gabung dengan sepuluh tablet pil parasetamol.setelah tercampur dengan Qi ia memanaskan pil dengan setetes air surgawi memadatkan nya dan membentuknya menjadi seribu pil kecil sebesar tetesan air hujan.
Hampir satu jam Ros membuat campuran pil ini hingga tak sadar Qi nya hampir habis saja. ungung ia telah memiliki dentian hingga ia tak mengalami luka dalam seperti Sebelum nya.
Karena tak memiliki tungku obat ia menggunakan kompor gas 3 kg secara manual
( miskin amat lu Ros) tapi di saat yang sama Qi murni milik nya mengalir deras.
"Proses yang melelahkan ,parasetamol berpungsi untuk menambah volume pil. sebenarnya aku akan memberikan sama seperti satu pil bagi sepuluh dengan memakan sepersepuluh pil penguat tulang di tambah satu tetes air surgawi untuk ribuan pil yang ada maka pil masih akan efektif tapi tak terlalu mencolok" gumamnya.
"Dengan ini pil dapat air surgawi dapat, hem sudah aman sekarang ,tapi aku masih perlu Qi lagi masih ada waktu untuk mengisinya ke ruang dimensi "
Karena dentian Ros masih kecil sekedar tapak tangan dari itu Qi masih saja cepat habis maka Ros harus bolak balok untuk mengisinya meskipun tak sesering dulu.
Setelah beristirahat sejenak di ruang dimensi Ros kembali ke alam nyata.
"Apa dia belum bangun?"
"Belum Ros!" jawa ayah
"Hm pak RT tolong pil pil ini di bungkus satu persatu ya, edarkan pil ini untuk pasien patah tulang jadi bisa langsung di minum"
"Pil patah tulang?"
"Hm , tapi ingat. pasien harus dalam keadaan sadar ketika minum,jangan binggung bila pasien merasa sedikit sakit itu efek nya.dan satu lagi bagi yang pernah minum air suci ke efektifan pil ini sedikit menurun"
"Kalau gitu di tulis aja ya?" ia sulit mengingat jadi jika di tulis di setiap bungkis pil akan memudahkan lagi pula ia tinggal perintah.
"terserah pak RT aja"
Pak RT memikirkan harga untu setiap.pil yang akan di edarkan ini buka korupsi tapi ia juga banyak menghabiskan waktu di sini.ada juga beberapa orang yang menjaga agar antrian berjalan rapi bukan kah mereka perlu uang juga dari itu Ros tak mempermasalah kan jual beli air suci asal mereka tak ribut soal pembagian.Setiap malam Pak RT akan menghitung uang di kotak amal dan membaginya secara rata.
Ros datang ke pasien patah tulang. swtelah meminta izin ia akan memaksakan pasien sadar dengan menekan kan jarinya ke bawah hidung.
"Tole sadar kamu nak?"
"Pak badan ku...sa..!
" Siap pak ibu?"
melalui anggukan tanda setuju Ros mulai meminta agar pasien di beri minum obat pil racikan nya. Karena pil hanya berisikan sepersepuluh pil aslinya maka reaksi pil sedikit lamban. tapi Ros tak mau diam ia langsung menyalurkan energi Qi agar tubuh pasien siap dengan kesakitan yang mungkin terjadi.
" Pak...sakit...ahkkk akhkk....
"Sabar nak sabat ya tahan dulu" pinta ayah nya swdang adik permpuannya sibuk mengelao kerinagat kakak nya dengan tabah.tadi Ros sudah mengingatkan agar tak ada yang menagus ketija dalam pengobatan im akan sangat mengangu mental pasien hingga keinginan untuk sembuh pasien di pastikan tak ada.
"Ibu. sakit....ah..pak...sakit..."
Jeritan jeritan pasien mengundang banyak penonton terlebih lagi wartawan tetangga nya. Ia langsung mengabdikan kan peristiwa ini melalui kameranya meski posisinya lagi ngintip di jendela berdesak desakan dengan warga lain yang ingin melihat.
"Hentika men pak...hentikan ini sa...kit..pak.. ..ibu..ahkkkkkkk!!!!!" pekik nya sering kali ia ingin menarik tangan Ros yang sedang mengurutnya pelan di setiap sisi tubuh nya begitu juga dengan kepalanya ini amat menyakitkan sekali.matanya melotot tajam kearah Ros "aku akan membunuh mu nanti "pekik nya emosi.
"sedikit lagi nduk sedikit lagi" ayah nya memeluk putranya iba lelaki paling tangguh si keluarga kini jadi lemah tak berdaya.
Di luar ibunya menangis pilu sembari menutup kedua telingannya sendiri. ia tak.bisa mendengar jantung hatinya ter pekik menjerit dan memaki orang sangkin sakit nya. bila bisa ia akan memindahkan rasa sakit itu pada tubuh rentanya.
Di sisi lain pak RT tak jadi menuliskan harga 10 ribu per pil untuk pil patah tulang Ros.ia harus melihat kemanjuran pil ini terlebih dahulu.anehnya ia sendiri tau pil pil ini berisikan parasetamol yang tadi di belikan pesuruhnya berhasil tidak ya.
hhhhh😍😍😍😍😍