Sebuah Pernikahan Yang Dipaksa Keadaan
Sebuah Rahasia Yang perlahan merenggut kebahagiaan
Mereka tak pernah saling menetap hanya sebatas saling mengenal , tapi takdir menyatukan dalam 365 Hari .
Dimana cinta Tumbuh Meski Waktu terus menghitung mundur .
Follow IG : @Rnhumaira05_ @coretanara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohati nur humaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12. Keheningan Malam
Semakin hari rayhan semakin protektif kepada yumna , sejak acara tujuh bulanan lalu , yumna jadi semakin gampang lelah bahkan kakinyapu membengkak , rayhan dengan siaga membantu semua kebutuhan yumna ,
'' Yum , buah dikulkas sudah habis , aku mau pergi ke supermarket , apa kamu mau ikut ?'' tutur rayhan yang mana ia merasa kasihan melihat kondisi kaki yumna yang membengkak oleh kehamilannya
'' emang boleh ?'' tanya yumna dengan mata berbinar-binar
'' boleh , tapi pakai kursi roda ya '' ucap rayhan dan yumna pun mengangguk
rayhan dengan telaten membantu yumna untuk duduk dikursi roda yang mana memang sudah tersedia dirumah mereka ,
rayhan mengarahkan kursi roda yumna ke arah mobil yang terparkir dihalaman rumah , dan merekapun bergegas pergi ke supermarket
tiba di supermarket ,,,
'' yum , kamu lagi pengen buah apa ?'' tanya rayhan sambil mengarahkan kursi roda yumna ke tempat buah-buahan itu berada
'' aku lagi pengen strawberry korea han , kalo bisa tolong beli yang banyak , sepertinya aku akan memakannya terus '' jelas yumna
''baiklah , toh strawberry juga bagus buat kehamilanmu '' ucap rayhan
Setelah mereka usai memilih-milih buah yang akan mereka beli , mereka pun bergegas membayar belanjaannya dan bergegas menuju kediaman rumah mereka .
'' Hari-hari yang kami lewati kini berganti dengan segala kehangatan dan keindahan yang telah ia ciptakan , ia memang membuktikannya tapi kenapa lagi-lagi hati ini tetap merasa kosong , hati ini tetap merasa bimbang , nyatanya cinta yang ia beri tetaplah tidak pernah utuh , semakin aku terlena semakin aku ingin segera menepati janjiku '' Pov yumna
...Andai saja pijakan tangga itu ,...
...sebuah arah pembuktian akhir dari tujuan ,...
...mungkin aku tak akan bersusah payah memijaknya ,...
...namun nyatanya satu pijakan saja perlu dengan tetesan air mata ,...
...bukan aku yang tak bersyukur , pun bukan ia yang tak bersyukur ,...
...hanya saja pijakannya memanglah dibuat seperti itu sesuai kehendak-Nya ....
...Lantas , Aku bisa apa ?...
..._ Rohati nur humaira _...
Suatu malam , yumna terbangun dari tidurnya , ia menatap jam di nakas menunjukkan pukul 02:45 , sepertiga malam terakhir
kemudian ia duduk pelan sambil mengelus perutnya perlahan , rayhan yang menyadari yumna terbangun pun ikut terbangun , lalu duduk bersama .
'' ada apa , ko kebangun , perutmu sakit ? '' tanya rayhan dengan berbondong-bondong pertanyaan sedangkan yumna hanya tersenyum
'' enggak apa-apa , aku cuma pengen sholat malam '' tutur yumna dan rayhan menatapnya sejenak , lalu tersenyum
'' baiklah , aku temenin '' ucap rayhan
'' serius , kamu yakin , ini pertama kalinya kita sholat malam berjamaah '' lirih yumna dan rayhanpun mengangguk
'' mulai malam inii , akan aku usahakan setiap malam kita melaksanakan sholat malam berjamaah '' tutur rayhan dan yumna tersenyum dengan manisnya
'' allhamdulillah , wa syukurilah , segala puji bagi allah atas nikmatnya yang ia limpahkan malam ini yaitu keindahan sholat malam '' tutur yumna
'' allhamdulilah bini'matillah '' ucap rayhan
'' bagaimana kalau mulai malam ini , kita menulis surat berisi do'a-do'a yang ingin kita panjatkan setiap harinya , tapi tanpa dari kita tau isi do'a itu sendiri '' tutur yumna
'' baiklah , ayo kita wudhu dan mempersiapkan semuanya '' ucap rayhan
Merekapun mulai melaksanakan sholat malam pertama , sebuah kehangatan yang semakin mengikat tentu dengan allah swt yang mengikatnya , mereka yang tadinya saling mengulurkan talinya , kini semakin erat sebab allah ada didalamnya ,
Suasana hening diluar , hujan rintik-rintik turun pelan , menambah keharuan malam itu ,
mereka sama-sama menuliskan do'anya diatas kertas kosong tanpa melihat satu sama lain ,
dan malam itu menjadi awal kebiasaan baru bagi mereka , tanpa mereka sadari 365 hari sudah mulai usai .
cinta mereka memang tak utuh seperti kebanyakan orang , tapi allah yang membuat keduanya utuh dengan segala aturannya yang indah ,
allah punya cara tersendiri dalam menyampaikan cintanya , entah dengan cara sebuah duka terlebih dahulu , atau dengan sebuah suka terlebih dahulu , pun sebaliknya .
ia yang maha tau yang terbaik untuk hambanya sesuai dengan takaran batas yang ia ciptakan ,
allah selalu punya cara indah agar hambanya merasakan indahnya jatuh cinta seorang pencipta kepada hambanya , dan cinta seorang hamba kepada penciptanya ,
setiap apapun yang terlibat dikehidupan ini hanyalah sebagai pelengkapnya
sedangkan allah swt yang maha utamanya ,
kadang , kita terlalu berambisi mendapatkan keutuhan dari sebuah pelengkapnya , sedangkan allah menjauhkan untuk menyelamatkannya ,
ketika kita bersikap egois sedangkan allah swt maha lembut .
perjalanan hidup seseorang akan terus berlanjut hingga batas waktunya usai ,
bagaimanapun cara melewatinya , pastikan allah swt selalu jadi pegangan-nya .
Semua beriringan seusai berjalannya waktu, pahit manisnya kehidupan tak bisa dipungkiri
Ketika perjalanan itu sangatlah melelahkan, namun jangan luput dari sebuah rasanya
Bahkan nikmatnya kopi pun harus melalui rasa pahit terlebih dahulu.
Jika perjalanan itu belum menemukan titik sampai
Maka, merenunglah sesaat, mungkin ini waktunya kamu pulang mengadu kepada yang maha cinta.
Setelah usai raihlah pegangannya jangan pernah dilepaskan sedikitpun
Kemudian melangkahlah kembali
Hingga tiba pada titik sampai itu. Dan ketahuilah allah selalu bersamamu...
Note by author :
Siapapun yang baca karya ini, aku do'akan semoga apapun yang sedang kalian lalui saat ini, semoga allah swt memudahkan segalanya hingga tiba dititik sampai,
Perjuangkan apapun itu selagi tak menyalahi aturan-Nya,
Timer kehidupan memang semelelahkan ini, maka jangan tuntut dirimu melakukan dengan sangat keras dan penuh tekanan hebat,
Jika kamu merasakan berada dilingkungan yang tak menghargai keberadaanmu.
Maka, melangkahlah.
Bukankah rasullullah saw pun pergi meninggalkan tempat yang tak menghargainya, bahkan ali bin abu thalib pun berpesan "pergilah ke tempat dimana kamu merasa dihargai"
terimakasih sudah mampir kak , jangan lupa tinggalik jejak ya 💕
Semoga novel ini membawa inspirasi yang baik dan jadi ladang pahala untuk author dan para readers ,
semoga suka sama karyanya ya .
selamat membaca😍