NovelToon NovelToon
NIKAH KONTRAK 9 BULAN

NIKAH KONTRAK 9 BULAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Bad Boy
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ningsih Hada

Dunia Sarah Wijaya jungkir balik setelah mendapat pelecehan dari seorang pria yang begitu ia segani dan hormati.Sebanyak asa yang mebumbung angan seakan sirna menjadi sebuah kemalangn. “Pergi! Menjauhlah dari hidupku selamanya”.Sarah wijaya “Jangan membenci takdir,maaf,kalau aku hanya singgah bukan untuk menetap”.Lingga Pratama. Tiada tebusan yang paling berharga atas rasa sakit tidak dianggap oleh seorang yang begitu diharapakn kehadirannya.Waktu telah merubah segalanya,membawa Lingga dalam penyesalan tam berujung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ningsih Hada, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Bu Maryam kemudian memberikan paket itu pada saat acara makan malam. Kebetulan sekali semua ada di sana, mumpung tidak lupa juga.

“Mas Lingga, maaf Mas, ini ada paket, udah dari tadi siang, mbok hampir lupa.”

“Makasih Mbok, tapi saya merasa nggak pesan paket apa-apa,” jawab Lingga benar adanya.

“Salah pencet kali, makanya kebeli,” sahut Naka sembari menikmati makan malam.

Lingga mengamati box kecil yang tertera alamat dan nama terangnya.

“Coba buka!” seru Bu Alice merasa penasaran. Apakah hari ini masih berlaku paketan nyasar.

“Nanti saja Ma, di kamar,” jawab Lingga menepikan paketan tersebut di kursi kosong. Pria itu melanjutkan acara makan malamnya.

Usai makan, Lingga langsung menuju kamarnya serta menenteng paketan misterius itu. Dia cukup penasaran juga dengan isinya mengingat tidak pesan apapun.

“Apaan sih, bikin penasaran saja,” guman Lingga sambil memutar-mutar kotak tersebut. Lalu menggoyang-goyangkan di telinga.

“Buka, nggak, buka, nggak.” Lingga melempar ke tempat sampah yang ada di kamar nya. Namun, ia menjadi tak tenang dan kembali memungutnya.

“Siapa pengirimny sih, bikin penasaran aja. Mana tulisannya nggak jelas gini. Mbok Maryam tersangkanya nih dapat dari mana?” Lingga mulai membukanya karna cukup penasaran.

Pria itu merobek perlahan kertas coklat yang membungkus barang misterius itu. Lalu membuka isinya, yang ternyata masih ada lapisan kecil di dalam nya.

“Apa ini?” guman Lingga bertanya-tanya pasa diri sendiri. Merasa kesal karna masih ada bungkus dan kotak lain nya.

“Sialan, ngerjain gue nih kayaknya,” guman Lingga kesal. Namun, rasa penasarannya kembali membuat jemarinya gatal untuk membuka isinya lebih jauh.

Kotak terakhir, dan Lingga cukup deg degan membuka isinya. Pria itu sedikit mengintip, lalu benar-benar membukanya. Ia terperangah mendapati benda kecil pipih panjang disana. Bukan hanya satu, tapi banyak.

“Apa maksudnya ini? Kenapa seseorang mengirim ini padaku?” tanya Lingga sembari mengamati satu persatu benda kecil itu. Beberapa tespack dengan latar garis dua yang menandakan positif, lalu apa hubungannya dengan dirinya.

Lingga jelas kaget dengan hal itu. Berani sekali orang di balik semua itu. Ia pun akan menanyakan hal tersebut pada Mbok Maryam mengenai hal itu. Dari mana paket itu berasal. Namun, belum sempat melangkah keluar, tiba-tiba ia menghentikan langkah nya mengingat ini sudah malam. Ia pun mendadak mengingat peristiwa sebulan yang lalu, apakah ini ada hubungannya dengan dirinya.

Semalaman Lingga tidak bisa tidur, ia jelas kepikiran tentang maksud paket itu. Hingga keesokan paginya ia langsung menanyakan pada Bu Maryam yang baru saja datang ke rumahnya.

“Mbok, paketan kemarin dari siapa ya?” tanya Lingga cukup penasaran. Apakah orang di depannya sudah tahu rahasia kebejatan dirinya terhadap putrinya dan sedang mengatur strategi perang.

“Bukannya kalo paketan itu dari kurir, memangnya kenapa Mas?” tanya simbok tentu tak paham. Melihat tak ada gerak gerik mencurigakan pas art-nya, Lingg mencoba untuk tenang.

“Iya, maksud saya, apa di titip ke seseorang?” tanya pria itu lagi meyakinkan.

“Eh, ya, kurir titip ke Sarah, tapi Mas Lingga nggak ada, jadi di titip ke simbok, karna Sarah juga mau pergi.”

Degh!

“Sekarang Sarah-nya kemana Mbok?” tanya Lingga langsung mengarah pada satu gadis yang ingin bermain main dengannya.

“Sarah lagi di rumah teman nya Mas, ada yang bisa simbok bantu?” tanya Mbok Maryam memastikan.

“Tolonh bilangin ke Sarah ya mbok, saya ada perlu,kalau sudah pulang suruh temui saya.”

“Siap Mas,” jawab Bu Maryam hanya mengiyakan.

Lingga kembali ke kamar, ia berpikir keras seharian. Apakah ini ulah Sarah yang mau menerornya? Untuk apa gadis itu melakukan itu. Atau apakah gadis itu sengaja ingin memanfaatkan dirinya.

“Brengsek!” umpat Lingga keluar begitu melihat Sarah tengah berjalan pulang dari balkon kamarnya.

1
Sabil illah
bagus kak ceritanya.... semangat update kak
Ningsih Hada: Terima kasih ya😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!