NovelToon NovelToon
Istri Sempurna Pilihan Oma

Istri Sempurna Pilihan Oma

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Oma frustasi memikirkan di dunia yang sudah berusia 33 tahun, mapan dalam pekerjaan tetapi tidak kunjung menikah. Melihat sekretaris Emir yang memiliki kepribadian yang baik membuat Oma kepikiran untuk menjodohkan mereka.
Sudah pasti Emir menolak, Oma melakukan berbagai hal sampai akhirnya Emir dengan Ayana pilihan Oma bersatu dalam jeratan pernikahan.

Bagaimana keduanya menjalani pernikahan dan hubungan pekerjaan yang cukup dekat?
Apakah pada akhirnya keduanya sama-sama memiliki perasaan atau justru pernikahan mereka tidak ada bedanya dan hanya sebatas pekerjaan saja.

Mari untuk membaca Novel Saya dari bab 1 sampai akhir, dan terus ikuti jawabannya di setiap bab.

Terimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12 Dia tidak punya pilihan

"Tidak. Ma, hadiah yang masuk ke kamarku dan ingin memperkosaku!" tegas Ayana membela diri atas apa yang terjadi.

"Jangan percaya sayang, dia sengaja membawaku masuk ke kamarnya, aku juga tidak tahu kenapa dia ada di rumah itu dan bukankah kamu mengatakan bahwa dia pergi. Dia sengaja ingin menjebakku!" tegas pria tersebut.

"Ayana kamu benar-benar!" Dewi termakan akan tuduhan itu dan tiba-tiba saja menghampiri Ayana dengan melambangkan satu pukulan kembali.

"Bisa-bisanya kamu melakukan hal ini, jadi sikap kamu selama ini pura-pura tidak menerima dia karena kamu menyukainya hah! Kamu iri dengan ibu kamu sendiri!" Dewi memberi tuduhan yang tidak masuk akal kepada Ayana bahkan sembari menarik rambut Ayana, sesungguhnya dia hanya percaya kepada suaminya dibandingkan putrinya.

Ayana tidak sanggup berbicara dengan suaranya yang serak, tunggu begitu terluka batinnya disaat dia hampir saja dilecehkan dan ibunya tidak percaya kepada.

Dewi bahkan ingin kembali melayangkan tangan pada Ayana, tetapi tangan itu tidak melayang dan bukan karena tidak tega atau sadar diri, seseorang menahannya membuat Dewi kaget dan ternyata orang itu adalah Emir.

"Hentikan!" tegas Emir menjatuhkan kasar tangan tersebut dan menarik Ayana dengan tubuhnya sudah lemas ke sisinya.

"Apa-apaan kamu, dia adalah putri saya dan kekurangan ajaran yang sudah pantas untuk diberi pelajaran!" tegas Dewi tidak terima dengan apa yang dilakukan Emir.

"Anda coba berpikir menggunakan logika apakah mungkin Putri Anda menggoda laki-laki seperti dia, laki-laki itu bahkan setengah sadar dan ingin melecehkan Putri Anda sendiri dan Anda masih membelanya, apa Anda memiliki bukti bahwa semua ini adalah perbuatan Ayana. Buka mata Anda dan jangan karena cinta anda sampai menyakiti Putri anda sendiri!" tegas Emir.

"Apapun itu saya ibunya dan punya hak untuk menentukan siapa yang salah dan tidak. Kamu hanya atasannya dan tidak pantas menggurui saya!" tegas Dewi tidak mau kalah.

"Saya suaminya!" tegas Emir dengan penuh penekanan.

Dalam keadaan lemas Ayana masih mendengarkan bahwa pria itu mengakui dirinya sebagai istri dengan lancang.

"Meski Anda adalah ibu yang melahirkannya tetapi ketika dia sudah menjadi istri saya. Maka selebihnya urusan yang berkaitan denganya adalah tanggung jawab saya!" tegas Emir.

"Apa kamu bilang!" sahut Dewi.

"Saya tidak akan mengulang kalimat saya dan saya tekankan sekali lagi mulai saat Ayana menjadi tanggung jawab saya dan Anda tidak perlu bertanggung jawab. Ayana juga tidak akan tinggal di rumahnya. Kalian lebih baik tinggal berduaan saja dan lakukan pernikahan kalian!" tegas Emir.

Ayana diam saja. Emir menarik tangannya dan juga membawa koper yang belum sempat disimpan itu dan langsung semua Ayana keluar dari rumah tersebut.

Emir membuka pintu mobil, Ayana hanya menggunakan hijab dengan dipakai seadanya tapi sebagai penutup kepalanya, wajahnya sedikit berantakan dengan mata yang masih, ujung bibirnya bahkan terluka akibat tamparan yang diberikan oleh Dewi kepadanya.

Mendapat perintah dari Emir mau tidak mau membuat Ayana menurut penduduk langsung di kursi bagian depan dan kemudian disusul oleh Emir.

Tidak lama akhirnya mereka berdua sama juga dengan Emir. Ayana hanya menurut saja saat memasuki rumah tersebut.

"Emir!" Oma menuruni anak tangga cukup heran melihat kekurangan cucunya itu yang seharusnya belum pulang saat itu juga

Oma lebih kaget lagi ketika melihat Ayana menunduk tetapi penampilannya cukup sedikit berantakan.

"Ayana akan tinggal di rumah ini aku sudah menikah dengannya," ucap Emir to the point membuat Oma kaget dengan mata melotot

"Ha, ha,"

"Kamu tadi bilang apa?"

"Kamu sudah menikah dan bagaimana bisa?"

"Kamu tidak bercanda?"

Nenek benar-benar kebingungan dengan banyaknya pertanyaan yang dia keluarkan kepada cucunya.

"Ayo!" Emir tidak berniat menjelaskan apapun dan langsung menaiki anak tangga Ayana menuruti saja apapun perintah yang diberi Emir.

"Keluarkan kopernya dari bagasi dan antar ke kamar saya!" Emir berteriak dari anak tangga sembari berjalan.

"Menikah, jadi mereka benar-benar menikah?"

Oma masih terlihat tidak percaya dengan gebrakan cucunya itu pulang-pulang sudah membawa istri.

Ayana saat ini duduk di sofa yang terdapat di kamar yang luas dan tampak bersih itu, dengan nuansa biru navy.

"Semua keputusan tetap berdasarkan keinginan saya. Saya membawa kamu pulang ke rumah ini bukan berarti menikmati pernikahan yang terjadi dengan terpaksa di desa, tapi karena keberadaan kamu di rumah ibu kamu!" tegas Emir.

Ayana terdiam dengan menunduk, dia saja masih terlihat begitu lemas, wajahnya tampak masih terlihat takut dan tidak mungkin bisa melupakan kejadian yang dilakukan ayah sambungnya.

"Kita sah menikah secara agama, seperti apa yang kamu katakan sebelumnya, tetapi semua itu tidak berlaku di kantor, seperti biasa, kamu sekretaris saya dan bersikap seperti sekretaris saya tanpa mengingat apa yang terjadi di antara kita dan juga pernikahannya!" tegas Arash.

"Kamu sudah tahu bagaimana saya, ada wanita yang saat ini bersama dengan saya dan saya berharap kamu memahami hal ini tidak tidak mengharapkan apapun dari saya, kamu bisa mengangkat dari pernikahan yang terpaksa ini adalah keuntungan untuk kamu lepas dari Ibu kamu," lanjut Emir.

Ayana menganggukkan kepala, sepertinya memang adalah ide yang bagus untuk tinggal di rumah Emir dibandingkan harus tinggal di rumah ibu anda tidak tahu kejadian kemarin sudah pasti akan terulang lagi. Ayana tidak merasa aman dan justru disalahkan.

"Di sana kotak obat, kamu bisa obati luka kamu dan bersihkan diri kamu," ucap Emir.

Ayana hanya menganggap saja dan terserah apapun yang dikatakan suaminya itu.

*****

Emir terlihat di dapur sedang meneguk air putih, sungguh banyak sekali kejadian yang menimpa dirinya dan sampai-sampai membuat dia terjerat pernikahan dengan Ayana dan terlebih lagi membawa gadis itu kerumahnya.

"Tidak ada hujan tidak ada angin tiba-tiba saja membawa Sekretaris pulang ke rumah dan mengatakan bahwa kami sudah menikah," terdengar suara Allah terkesan mengejek.

"Pernikahan itu terpaksa dilakukan harus menjelaskan kepada Oma apa sebabnya, tetapi saat ini Ayana yang aku bawa ke rumahnya adalah istriku!" tegas Emir.

"Itu artinya apapun sebaiknya berarti dunia dan alam mendukung keinginan Oma untuk kalian berdua menikah. Emir, makanya kamu sebagai Cucu jangan menyangkal keinginan Oma, lihatlah kalian berdua sudah menjadi suami istri,"

"Ini yang dinamakan Sekretaris halal, nikmati pernikahan kalian dan Oma yakin kamu pasti bahagia dengan pilihan yang kamu buat," ucap Oma memang sudah pasti mendukung cucunya ini karena memang itu adalah keinginannya untuk menikahkan Ayana dengan Emir.

Emir tidak merespon perkataan Oma. Oma sejak tadi tidak berhenti senyum-senyum karena merasa orang yang paling bahagia atas pernikahan itu.

Bersambung...

1
Oma Gavin
wah emir jadi sasaran empuk lastri nanti pakai jurus pamungkas obat lucknut biar emir kepanasan dan majuk jebakan lastri
shinta liliand
emir gk gentle bgt jd cowok.. tp jg kaasae ngomong sama omanya hmmm susaaah
Enz99
bagus
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Dew666
💜💜💜💜
Dew666
🍎🍎🍎
nurlizan lizan
thor lbh teliti lg, bnyak typo🙏
Dew666
💝💝💝
Ridwani
👍👍👍👍👍👍
Dew666
👄👄👄
Ridwani
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!