Kisah seorang gadis FITRI CHOIRUNNISSA,lulusan salah satu ponpes di kota L.Hidup selalu berputar disisinya hanya kesabaran,kesetian dan keikhlasan yang selalu menjadi pedoman dan pegangannya.Serta senantiasa selalu berdo'a.
Akankah bahagia yang didapatnya?
lanjutkan membaca...jangan lupa vote....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi k, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Melepas rindu....
Beberapa hari setelah acara pengobatan gratis di desa tertinggal,semua berjalan normal seperti biasa,berangkat ke rumah sakit memeriksa pasien,bermain dengan anak-anak di taman rumah sakit sesekali aku bertemu dengan Tika yang secara sengaja mengunjungi ku di rumah sakit.Sudah beberapa hari aku tidak bertemu dengan mas Dimas,sekedar telpon saja tidak!!!.Mungkin konsekuensi permintaaku,supaya sebelum aku halal bersamanya tak kuijinkan dia vc denganku agar terhindar dari zina.
Pagi hari yang cerah menyapaku kali ini,memberi semangat serta gairah baru!!!.Ku bersihkan tempat kosku,memasak ala kadarnya toh aku cuma sendiri.Dering ponselku berbunyi,kulihat jam di dinding kamar masih pukul 06.00."siapa yang menelpon ini masih sangat pagi",batinku.Ku angkat ponselku,terlihat jelas nama yang kurindukan dalam diam dan do'aku.
"Assaalamualaikum,mas!ada apa telpon sepagi ini?mas tidak apa-apa kan?",ucapku ditelpon.
"………………",
"Baiklah kalau begitu,aku siap -siap dulu sebentar lagi aku langsung berangkat",jawabku.
"…………………",
"waalaikumsalam,mas!",ucapku mengakhiri telponku.
Kubuang kasar napasku,"huff,ada apa dengan mas Dimas???dia begitu dingin???aku seperti tidak mengenalinya.Padahal aku berharap setelah lama tidak bertemu,dia akan bersikap romantis ternyata aku salah.Malah sepertinya dia tidak pernah memikirkan aku",pikiranku yang melayang jauh.
Sadar aku sudah berjanji bertemu dengannya di cafe X,aku pun bersiap kupakai gamis warna anggur kupadankan dengan hijab syar'i dengan warna senada.Setelah merasa siap,ku berangkat dengan motor maticku.Jalanan masih belum terlalu ramai,mungkin karena masih pagi.Akhirnya sampai juga aku di cafe,kulihat mas Dimas duduk dipojok cafe.Mungkin dia masih sibuk terlihat dia terus memegang ponselnya,tak menyadari akan kehadiranku.Kutatap penampilannya yang sedikit lusuh tapi tidak mengurangi ketampanannya.Wajahnya yang lelah seolah mengobati kerinduaan hatiku.Kematangan usianya terlihat jelas dari cara dia bérkerja.
"Asaalamualaikum mas,maaf lama nunggunya"!,sapaku sambil kutarik kursi didepannya.
"Waalaikumsalam,lumayan aku disini!!!tapi aku seneng akhirnya bisa melihat wajah manis ini,mengobati rasa sakit rinduku,menghangatkan dinginnya hatiku,membayar lunas semua lelahku bekerja"!,ucapnya sambil terus menatapku.
"Mas salah makan???masih pagi sudah merayu!!!dapat darimana kata-kata itu!!!",kumanyunkan bibirku pura-pura marah,padahal aku senang banget dia bicara seperti ini.
"Sayang...mas ndak merayu!mas baru aja nyampek,beberapa hari ini mas pergi ke luar kota!mas aja belum pulang,ini langsung ketemu kamu!!!mas kangen banget",ucapnya.
"Oh...kirain mas lupa sama aku!!!ndak pernah telpon aku!!!ndak ngasih kabar!!!jangan-jangan mas ketemu sama cewek ya???",kataku kecewa.
"Udah deh ndak sah mulai pagi-pagi!!!siapa yang ngelarang mas buat tidak vc???siapa yang ngelarang mas buat tidak cemburu???sayang mas tersiksa,kangen tapi ndak bisa!!!jangankan meluk kamu,melihat wajahmu aja mas ndak boleh!!!",cerocosnya.
"Kalau begitu aku yang salah!!!",ucapku langsung terdiam.
"Loh yang ngomong kamu salah siapa sayang???mas kan cuma ndak mau kamu marah,tumben kamu kayak gini???mas seneng loh,akhirnya kamu ngerasain rindu seperti mas!!!",belanya sambil memegang tanganku yang tertutup hijab lebarku.Ada desiran aneh saat dia memegang tanganku,hangat dan nyaman.
"Sayang mas sudah ndak kuat kalau harus jauh dari kamu.Mas mau kamu halal untukku",ucapnya tetap memegang tanganku seolah meyakinkan perasaannya padaku.Bingung aku harus jawab apa???aku hanya bisa diam!!!
"sayang....jangan diam terus!!!apa kamu masih belum yakin dengan ketulusan mas???apa kamu belum yakin dengan kesungguhan mas???",sautnya lagi.
"Perbedaan kita yang membuat aku ragu melangkah",jawabku setelah kugelengkan kepalaku.
"Mas kamu terlalu sempurna,kamu berhak mendapatkan yang lebih baik dari aku.Kehidupan sosial kita berbeda,dunia kita tidak pernah satu",imbuhku.
"Sayang...aku yakin kita bisa melewatinya.Jika perlu mas rela melepas semuanya agar bisa bersama denganmu.Jika kamu mengijinkan aku akan datang pada ayah untuk memintamu secara langsung",ucapnya tegas menolak semua alasanku yang baginya sangatlah tidak masuk akal.
"Sayang mas mohon,buka hatimu yakinlah dengan rasa mas untukmu",ucapnya lirih kuanggukan kepala seolah setuju dengan permohonannya.
"Terima kasih sayang,sekarang ikut mas kerumah orang tuaku.Mereka harus mengenalmu,kebetulan Tika ada disana kamu bisa menemuinya.",ucapnya langsung menggandeng tanganku keluar dari cafe.Rona bahagia terpancar dari wajah kami berdua,kumantapkan hati untuk memulai semua ini.
jangan lupa vote ya....
Tunjukan pada Siska kamu yg layak. jadi istri Dimas