NovelToon NovelToon
Sisie, Kamu Hanya Bisa Jadi Milikku!

Sisie, Kamu Hanya Bisa Jadi Milikku!

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Single Mom / Janda / Mengubah Takdir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Penyesalan Suami
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Itsme AnH

Meninggal dalam kekecewaan, keputusasaan dan penyesalan yang mendalam, ternyata membawa Cassie Night menjalani takdir kehidupannya yang kedua.

Tidak hanya pergi bersama kedua anaknya untuk meninggalkan suami yang tidak setia, Cassie juga bertekad membuat sahabatnya tidak bersinar lagi.

Dalam pelariannya, Cassie bertemu dengan seorang pria yang dikelilingi roh jahat dan aura dingin di sekujur tubuhnya.

Namun, yang tak terduga adalah pria itu sangat terobesesi padanya hingga dia dan kedua anaknya begitu dimanjakan ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itsme AnH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perang Besar Akan Terjadi

Sore harinya, Cassie menunggu dengan gelisah di depan gerbang.

Dia berkali-kali menatap handphone-nya, menunggu telepon dari Felix dan melihat waktu yang terus berlalu.

Jika sesuai janji Felix tadi pagi saat mengantarkan Austin dan Charlie, dia akan menyusul menjemput kedua putra mereka setelah pulang sekolah.

Namun, batang hidung Felix tak juga kelihatan padahal Austin dan Charlie sebentar lagi akan keluar dari sekolah mereka.

Pada akhirnya, Cassie memutuskan untuk menelpon Felix. Akan tetapi, justru suara seorang wanita yang terdengar.

"Maaf, pengguna yang Anda panggil sedang tidak tersedia untuk sementara waktu."

Cassie menghela nafas dan mematikan ponselnya sambil mengeluh tanpa daya. "Felix, tidak bisakah kamu menepati janji yang kamu ucapkan?"

Ini memang bukan pertama kalinya, tetapi tetap saja kekecewaan menyelimuti hati Cassie.

Lagipula, itu janji yang Felix kumandangkan di depan Austin dan Charlie.

Apa lagi alasan yang harus Cassie katakan demi menutupi kebusukan Felix di depan mereka?

Tepat ketika pikirannya sedang kacau, Austin dan Charlie keluar dari pagar sekolah langsung berlari menghampiri dan memeluk Cassie dengan suka cita.

Namun, senyuman keduanya perlahan memudar kala tidak melihat sosok yang dinantikan.

"Ibu, bukankah ayah sudah berjanji akan ikut menjemput aku dan kakak dari sekolah?" Charlie melihat sekeliling untuk memastikan bahwa Felix benar-benar tidak ada di sekitar. "Di mana ayah?"

Austin juga memperhatikan sekeliling, sebelum akhirnya menatap Cassie dengan tatapan ingin tahu.

Cassie baru saja ingin membuka mulutnya untuk memberikan jawaban, tetapi ponselnya tiba-tiba kedatangan pesan dari Aleena.

Dia pun membuka pesan yang berisi video, di mana Felix tengah menchumbu Aleena.

Cassie menggertakkan giginya, dia juga menutup handphone-nya dan tidak berniat menonton video siyalan itu sampai selesai.

Tidak hanya itu, Cassie juga kehilangan minat untuk menjaga nama baik Felix di depan kedua putra mereka.

"Ibu akan membawa kalian bertemu ayah." Cassie berbicara sambil menatap Austin dan Charlie, lalu menggenggam tangan mungil mereka di sisi kiri dan kanan. "Ayo."

Cassie membawa Austin dan Charlie ke Murphy Group, dia bahkan naik ke lantai teratas tanpa bimbingan atau halangan siapa pun.

Saat melihat keberadaan Cassie dan kedua anaknya, semua karyawan tersentak kaget. Mereka menatap Cassie dengan tatapan takut, perasaan cemas dan gugup pun mulai membaur dalam diri masing-masing.

"Perang besar akan terjadi," bisik salah satu karyawan wanita kepada rekan di sampingnya.

"Hust ... diamlah!" balasnya sambil mendelik tajam.

Cassie bisa merasakan aura aneh yang menyebar di antara karyawan, dia juga mendengar bisik-bisik mereka barusan.

Hanya saja, dia memasang sikap masa bodoh seolah-olah tidak peduli pada urusan duniawi.

"Nyonya, Tuan Murphy dan Nona Aleena sedang ada di dalam." Seorang karyawan wanita melangkah maju dan melapor dengan penuh kritik.

Bagaimanapun, apa yang dilakukan Felix di ruangannya dengan Aleena sangat mengganggu rutinitasnya bersama rekan kerja lainnya.

Cassie tidak mengatakan apa pun sebagai tanggapan, dia hanya terus berjalan menuju kantor Felix.

"Nyonya." Edward Smith—Asisten Felix datang menghampiri dengan ekspresi bersalah yang menghiasi wajahnya. "Saya akan membawamu ke sana, tapi bisakah kita menitipkan kedua tuan muda pada karyawan lain?"

Kilat terkejut melintas di netra Cassie karena tidak menduga Edward bukan hanya tidak menghentikannya, bahkan berniat mengantarkannya menangkap pezyina.

Dia juga memahami niat Edward yang ingin meninggalkan Austin dan Charlie, itu demi tidak merusak mental anak kecil.

Bagaimanapun, apa yang terjadi di ruangan Felix bukanlah hal yang harus dilihat atau pun dihadapi oleh anak seusia mereka.

"Kamu tidak menghentikan aku?" Cassie menyuarakan isi hatinya dengan alis yang terangkat sebelah, merasa aneh atas sikap sang asisten.

Sebagai orang kepercayaan Felix, bukankah Edward seharusnya menutupi aib majikan?

"Ayo, kita pergi." Felix tidak memberikan jawaban dengan kata-kata, melainkan melalui tindakannya.

Edward tahu bahwa menjaga privasi Felix juga merupakan job desk-nya, tetapi dia merasa tidak berhak menutupi tindakan tak senonoh sang majikan dari Cassie.

Terlebih, sang nyonya memperlakukannya dengan sangat baik tanpa memperdulikan identitas atau pun statusnya.

"Tunggu Ibu di sini," kata Cassie pada Austin dan Charlie, mereka hanya mengangguk patuh.

Kemudian, dia mengikuti Edward berjalan menuju kantor Felix di bawah tatapan semua orang.

Tok, tok, tok!

Tangan Edward memukul pintu ruangan Felix, sebelum akhirnya suaranya berkumandang. "Tuan, Nyonya Murphy ada di sini."

Satu detik.

Dua detik.

Hingga beberapa menit berlaku, tetapi tidak ada jawaban dari dalam dan Cassie juga masih setenang air.

"Tuan Murphy ...." Edward diam dan menunggu respon Felix, tetapi masih keheningan yang menjadi jawaban.

Edward pikir, Felix tidak mendengar panggilannya karena terlalu sibuk bermain dengan Aleena.

Dia pun menundukkan kepalanya karena tidak berani bersitatap dengan netra Cassie yang berbinar seolah-olah takut binar indah itu akan hilang kapan saja.

Setelah terdiam untuk sesaat, Edward merogoh kantong celananya hanya untuk mengambil kunci ruangan Felix dan menyerahkannya pada Cassie dengan sedikit keraguan.

Edward tidak berniat merusak kebahagiaan Cassie dalam membangun rumah tangga bersama Felix, tetapi dia juga tidak bisa membiarkan sang nyonya terluka lebih lama dan dalam lagi.

Lebih baik tahu dari awal, dan biarkan Cassie mengambil keputusan untuk kebahagiaannya sendiri.

Cassie kembali terkejut atas sikap Edward, tetapi tetap menerima kunci itu dan membuka pintu dengan tenang.

Begitu pintu terbuka ....

1
Intan Marliah
Luar biasa
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: makasih kakak😍😍
total 1 replies
Intan Marliah
capek banget uda sm noveltoon iklannya uda ga ngotak... banyak bangettt
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: huhu sy jg gak bisa berbuat apa2 kak
total 1 replies
zylla
Ini kayaknya ada time skip berapa tahun gitu ya? 🤔
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: skip gimana maksudnya kak
total 1 replies
°RhaiKen™
mamam tuh jal ang..ang..ang.../Curse//Curse//Curse/
°RhaiKen™: /Curse//Curse//Curse//Curse//Curse/
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: ang ang ang🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
°RhaiKen™
hillihhhh nyesel kan lu...emang y gess musti ditinggalin dlu baru dah nyadar..bisa kga y w begitu..duh ad yg mau nyulik w kga ni...heii...culik aku dong 🤣🤣🤣
°RhaiKen™: 🤭🤭🤭🤭🤭
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 6 replies
zylla
Gausah ngarep. Udah telat! 🤬
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: wkwk telat banget
total 1 replies
°RhaiKen™
mantappp....siksa z tuh jal ang yah..sebelah bgt aku..
°RhaiKen™: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: Siksa sampe ko'it🤣🤣🤣
total 2 replies
zylla
Eh, masih hidup? 🙄
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: masih dungs
total 1 replies
zylla
Atas dasar apaaaa? 🤬
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
zylla
Hmm suka sama karakter si ayah 👏
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 😍😍😍😍😍😍
total 1 replies
zylla
Ayahnya Cassie ya?
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: iya kak
total 1 replies
°RhaiKen™
emang kurang asin tu org..bisa"nya selingkuhan diajak ke pemakaman 🙄🙄
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 🤣🤣🤣🤣🤣
°RhaiKen™: Iyah bener pake banget kak../Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
zylla
Kirain Cassie udah ngasih tau ortunya. 😮‍💨
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
zylla
Idenya bagus 🤣
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
zylla
Pasti kerjaannya Arthur 🤭
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 😁😁😁😁😁😁
total 1 replies
zylla
Setuju. Nyonya ini baik hatinya. Kenapa bisa punya anak macem Felix? 😮‍💨
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: anak pungut kali🤣
total 1 replies
zylla
Setuju, Nyonya!
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 😍😍😍😍😍😍
total 1 replies
zylla
Dasar buayaaa 🤬🤬
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 🥵🥵🥵🥵🥵🥵
total 1 replies
zylla
Pinteeerr 🤣🤣🤣
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
zylla
Tenang, nanti dapet ganti suami yang lebih baik dari Felix.
Tuan, Nyonya Kabur Lagi: Semoga sajaaa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!