NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: raisya ramadhan

Menceritakan dua orang sahabat yang tumbuh bersama sejak kecil .
Meysa dan Rere sudah berteman sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Meisya memiliki kekasih yang bernama Reymon, pria tampan yang di gandrungi para gadis di kampusnya, ternyata diam-diam Rere pun menaruh hati kepada Reymond kekasih sahabatnya itu.
Hingga pada suatu malam mereka melakukan sebuah kesalahan yang sangat besar .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon raisya ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12

setelah mobil Jho menghilang dari pandangannya, Meisya segera masuk ke dalam rumahnya, saat ia hendak berjalan menuju kamarnya terlihat Momy, Dady dan angga sedang berkumpul di ruang televisi.

kini perhatian mereka tertuju pada Meisya yang datang dengan pakaian basah kuyup, momy yang saat itu sedang duduk bersama suami dan anaknya segera menghampiri anak perempuannya itu.

"Mey... kenapa pakaian mu basah kuyup seperti ini?"

"Tadi aku mampir sebentar untuk makan bakso tapi pas mau pulang ternyata hujan nya gede banget, trus tempat parkirnya aga jauh, jadi pas sampai di mobil kita basah kuyup deh" jelasnya pada momy

"Lalu dimana Rey, kenapa kamu gak ajak dia masuk? kasian kan di pasti kedinginan" tanya mamih yang matanya melihat ke arah pintu mencari keberadaan Rey.

"Aku gak pulang sama dia Mom tadi dia lagi sibuk jadi dia gak bisa jemput aku"

"Terus kamu di jemput sama siapa mey..."

"Aku di anter sama jhonatan mom, temen kuliah aku dulu, dia sahabatnya Mas rey juga"

"Oh yaudah, cepetan kamu mandi air hangat, nanti Momy suruh bi asih bikinin susu hangat buat kamu"

"Ia mom, aku ke kamar dulu ya"

setelah selesai mandi dan berganti baju, meisya merebahkan badannya di kasur empuk miliknya, tiba-tiba ia teringat pada Jhonatan ia khawatir jika jhonatan sakit gara-gara kehujanan tadi, Meisya segera mengambil ponsel miliknya yang ia simpan di atas nakas, untung saja tadi saat di butik ia sempat tukeran nomor telpon dengan Jho karna sekarang mereka telah menjadi rekan bisnis.

Meisya mencoba menghubungi jho untuk menanyakan kabarnya, tak butuh waktu lama panggilannya tersambung dengan jho.

Orang yang ada di sebrang sana sangat senang mendapatkan panggilan telpon dari Meisya.

"Hallo mey... tumben kamu nelpon" tanya jho pura-pura santai padahal sebenarnya ia sangat kegirangan

"Aku cuma mau nanyain kabar kamu aja jho, aku takut kamu masuk angin gara-gara kehujanan"

Jhonatan sangat senang mendengar Meisya menghawatirkan dirinya tiba-tiba terbesit dipikirannya untuk mengerjai meisya.

"Hasyyiiim... Hasyiiim" Jho pura-pura bersin

"Jho kamu baik-baik aja kan" suara meisya terdengar panik sedangkan orang di sebrang sana sedang berusaha menahan tawanya

"Aku gak papa Mey" jawabannya pura-pura memelas

"Tidak apa-apa gimana Jho tadi kamu bersin-bersin gitu kok"

"Aku cuma demam sedikit Mey... paling cuman Flu doang"

"Kamu bilang cuma, kalo di biarin bahaya tau"

"kamu terlalu berlebihan mey..." jawabnya sambil cengengesan dalam hati

"sekarang juga kamu cepet-cepet minum obat Jho, biar sakitnya gak tambah parah"

"Ia-ia bawel..."

"Maap ya jho gara-gara aku, kamu jadi sakit gini" imbuhnya merasa bersalah

"Kamu gak usah merasa bersalah mey... tpi kalo kamu mau minta maap sama aku, cukup buatkan aku bubur ayam aja nanti pagi"

"tapi aku gak tau rumah kamu Jho" Ucap meisya

"Nanti aku kirim alamat rumah ku mey" jawab jho merasa berhasil ngerjain Meisya

Sementara di sebrang sana, Rey sejak tadi berusaha menghubungi Meisya berkali-kali namun nomor meisya selalu sibuk, ia ingin mengetahui apakah kekasihnya itu sudah sampai di rumahnya stau belum, ia sungguh menghawatirkan kekasihnya itu sedangkan orang yang sedang ia khawatirkan tengah asik bertukar suara dengan Jho.

Setelah sekian lama menunggu akhirnya panggilan nya tersambung pada Meisya

"Hal-..." belum sempat meisya berbicara, rey sudah memotong ucapan Meisya"

"Kamu kemana aja sayang... dari tadi telpon kamu sibuk terus, kamu lagi telponan sama siapa" tanya rey cemas

"A_aku tadi lagi telponan sama Rere mas" jawabnya bohong.

"kalo aku bilang tadi aku jalan sama Jho pasti mas Rey marah, maap ya mas aku bohongin kamu toh aku sama Jho cuma sebatas temen aja kok gak lebih" gumam nya dalam hati Meisya

"Aku khawatir sama kamu sayang... kamu udah nyampe rumah kan"

"Ia mas aku udah nyampe rumah, mas rey sekarang ada dimana, apa masih di kantor?"

"Aku baru nyampe rumah sayang... Akhir-Akhir ini aku sibuk banget, mungkin dua hari lagi aku baru bisa cuti"

"Tapi mas juga harus menjaga kesehatan mas Rey, aku takut di hari pernikahan kita mas rey malah sakit"

"Kamu gak usah khawatir sayang... mas akan baik-baik aja, yaudah kamu tidur ya sayang jangan lupa mimpiin mas.

I love you

"Ia mas, mas juga istirahat ya...

Love you too"

🌻🌻🌻🌻

Pagi-pagi sekali meisya tengah berada di dapur, membuat seisi dapur seperti kapal pecah, ia menggantungkan Appron di lehernya agar bajunya tidak kotor, dan ia juga menjepit rambut panjangnya asal.

ia sedang berusaha membuatkan bubur untuk Jho sebagai rasa permintaan maafnya, sebelumnya ia belum pernah membuat bubur sendiri, tapi ia tidak mau meminta bantuan pada bi asih atau momy nya karna ia ingin membuatnya sendiri.

"apa yang sedang kamu lakukan di dapur sepagi ini mey..?" tanya momy mesya yang melihat pemandangan yang tidak biasa di dapurnya, pasalnya selama ini putrinya sangat jarang berada di dapur.

"Momy mengagetkan ku saja" ucapnya, saat Momy nya tiba-tiba datang

"Aku lagi bikin bubur buat temen aku yang lagi sakit Mom"

"kenapa kamu gak suruh bi asih aja mey..."

"Aku lagi pengen bikin sendiri Mom"

"memang nya kamu bisa" tanya momy yang sedikit ragu pada putrinya

"Aku bisa mom... masa bikin bubur aja gak bisa " jawabnya penuh percaya diri

"Apa mau momy bantu"

"Tidak usah mom sebentar lagi juga selesai"

"Yaudah momy kekamar dulu ya, momy mau bangunin Dady kamu"

"Ia mom"

Setelah selesai membuat bubur ia segera pergi ke kamarnya untuk mandi dan ganti pakaian, ia bersiap-siap untuk pergi ke rumah Jho tidak lupa ia mengambil kunci mobilnya yang berada di atas nakas kemudian ia segera turun ke bawah

"Meisya menghampiri momy nya yang sedang menyiapkan sarapan di meja makan, untuk berpamitan pada Momy nya.

"Mom... aku pergi dulu ya, aku mau nganterin bubur ini ke rumah temen aku yang lagi sakit"

"Kamu gak ikut sarapan dulu sayang.."

"Nanti aja mom, takut keburu sing"

"Yaudah kamu hati-hati ya sayang"

"Ia mom"

Sementara di kediaman Jhonatan ia sedang sibuk mengganti pakaiannya dengan baju hangat yang sangat tebal, tidak lupa ia melilitkan syal di lehernya untuk menyempurnakan aktingnya di hadapan Meisya, ia juga sudah memberikan perintah kepada asisten rumah tangga nya untuk mengatakan pada Meisya bahwa ia memang benar-benar sedang sakit, kebetulan ayah dan ibunya sedang berada di luar kota.

"Beberapa saat kemudian Meisya tiba di Sebuah rumah mewah bak Istana kerajaan di negri dongeng, kemudian ia segera menekan bel yang berada di sisi pintu, tak butuh waktu lama seorang pelayan membukakan pitu rumah itu.

"Selamat pagi Nona" sapa pelayan ramah

"Pagi.. apa jhonatan ada di dalam" tanya meisya sedikit gugup

"Tuan jho sedang berada di kamarnya karna sejak semalam ia sakit" jawab pelayan bohong karna mereka telah mendapat Intruksi dari tuan muda nya

"Ternyata jho benar-benar sakit " gumamnya dalam hati

"Mari nona saya antar ke kamar tuan muda"

Pelayan tersebut menggiring Meisya ke kamar Jhonathan, sementara di dalam kamar ,jhonatan telah membaringkan tubuhnya di atas kasur dan menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal agar Meisya percaya bahwa ia sedang sakit.

"Tok-tok-tok permisi tuan muda ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda"

"Ajak saja dia masuk bi.."jawab jho pura-pura lemas

Meisya melangkahkan kakinya mendekati jho yang tengah terbaring di ranjang, ia meletakan buburnya di meja, ia sangat merasa bersalah melihat jho sakit seperti ini.

"Jho apa kamu sudah baikan"

"Uhuk-uhuk... aku sudah lebih baik Mey. jawab jho pura-pura batuk

"Apa mau aku antar ke dokter" tanya mey cemas

"Tidak Mey.. tadi aku sudah minum obat sebentar lagi pasti lebih baik"

"Aku bawain kamu bubur ayam, tadi pagi aku bikin sendiri"

"Terima kasih Mey.. Maap aku jadi merepotkan mu"

"Ini sebagai tanda permintaan maap ku jho"

"Ayo makan buburnya sekarang jho mumpung masih anget"

"Tapi badan ku lemes mey" ucapnya bohong

"Aku bantu kamu untuk duduk biar kamu bisa makan"

Meisya memegang lengan kekar jho dan menarik tubuhnya untuk membantu nya duduk, jantung mereka berdebar sangat cepat seperti tersengat aliran listrik karna posisi mereka seperti berpelukan, Meisya segera menyandarkan punggung jho pada sandaran kasur dan mengganjalnya dengan bantal kemudian ia duduk di sebelah jho.

"Ayo makan buburnya jho" Meisya hendak memberikan buburnya pada Jho"

"Tapi tangan ku masih lemes Mey" lagi-lagi ia berbohong, dalam hatinya ia barjingkrak kegirangan

"Yaudah aku suapin "

Meisya menyendokan bubur ke mulut jho, dengan senang hati jho membuka mulutnya menikmati bubur dari tangan Meisya, walaupun buburnya sedikit ke asinan mamun ia tetap menikmatinya karna ia tidak ingin mengecewakan meisya yang telah susah payah membutkan bubur untuknya.

"Gimana Rasanya jho" tanya meysa penasaran

"Ini enak sekali Mey, ini bubur terenak yang pernah aku makan.

"serius Jho... soalnya baru kali ini aku bikin bubur"

"aku serius mey... ini enak banget"

"kamu ngomong kaya gitu cuma buat nyenengin aku aja kan...

Meisya ingin mencicipi bubur yang telah ia buat untuk memastikan rasanya karna tadi ia tidak sempat mencobanya karna ia sangat buru-buru.

Akhirnya ia mengicip bubur buatannya sendiri"

Satu detik

Dua detik

Tiga detik

"weeeek.... ini asain banget jho, kenapa kamu gak bilang kalo buburnya asin"

"Ini gak terlalu asin mey... buburnya enak "

"kenapa kamu maksain untuk makan bubur ini, pasti kamu merasa gak enak kan sama aku. sebentar ya aku beli dulu bubur yang baru untuk kamu"

"Meisya hendak berdiri untuk pergi keluar namun jho segera meraih tangan meisya, tatapan mereka saling bertemu, tangan mereka seolah terpaku hingga mereka berpegangan tangan cukup lama, tak lama kemudian mereka segera tersadar dan saling melepaskan tangan mereka.

"ma-ap Mey aku gak bermaksud kurang ajar sama kamu, kamu tidak perlu melakukan itu, apapun yang kamu masak dan bagaimana pun rasanya aku akan menghabiskannya.

"Tapi jho_"

"Duduk lah... sebentar lagi pembantuku akan membawakan makanan untuk mu, kamu pasti belum sarapan kan.

Suasana di dalam sana berubah menjadi canggung tidak ada lagi canda di antara mereka. Ada perasaan sedih di hati mereka, karna hari ini adalah hari terakhir untuk mereka bisa sedekat ini.

1
Alina Bams
novel sampah
Ristieriswanharti
aq kok malah nyukurijn si maysa
kalau apa yg ia miliki di curi sukurin aja
apa² ajak Rere beli cincin lihat rumah pergi selalu ber 3 kalau sampai si Rere jatuh cinta n kejadian salah sendiri .harusnya kalau punya pacar ya privasi jangan di umbar kek gitu
.
Ristieriswanharti
hari gini kok masih ada perempuan kek Mesya ...setiap sma pacar kok ajak sahabat
nahh loh ketikung kan
Fitrian Delli
Rere benalu plakir lo kyk enggak ada laki lain aja
Fitrian Delli
dasar Rere bodoh mknya jd cewek jgn murahan
May Keisya
nangis segala bukannya ngelakuinnya sadar ya
sean hayati
Buruk
sean hayati
" pusing kqn ray?"
sean hayati
buaya buntung,wong doyan dibilang kholaf
sean hayati
trik rere,kalau sudah cinta menghalalkan segala cara
Sri Watigustami
iihhhh kok jd jijik sma karakter mesya,jd perempuan kok tolol. bagus tu daddy nya tegas gk kyk anaknya . jd males thor
Sri Watigustami
jgn jd perempuan tolol meisyA
Indra Yanto
Luar biasa
Riza sitorus
yah tamat
Raisya keyla: jangan lupa mampir ya kak di novel aku yang lain😊
total 1 replies
Defi Danny Firmansyah
ga salah aku pdamu Jonathan.....
kmu pria yg baik,setia,ganteng,perhatian,syng Keluarga,ga sombong,prnh membeda-bedakan org....pokoknya okt komplit.....💞😍😘
Intan Wulandari
akhirny Setelah sekian purnama... tpi kok blm ada krma buat mona dan adi kak.....
rya
ak kira sdh berhenti ternyata masih up lagi, di tunggu lagi ya, jgn lama"
Elisabethsembiring
nggak ikhlas, kalau rere bahagia
Elisabethsembiring
jodohkan, thor mey dan jo
Elisabethsembiring
balas kejahatan rere, ya thor.
buat dia menyesal seumur hidup.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!