NovelToon NovelToon
Aku Bukan Actor Genius

Aku Bukan Actor Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem
Popularitas:23.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rohid Firmansyah

Apa anda serius?...... AKU BENAR BENAR HANYA INGIN MENJADI PENULIS NOVEL, Mengapa sistem ini Memaksaku untuk Menjadi Aktor ?........

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohid Firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sistem Pemaksa

Matahari pagi menyapa James dengan sinarnya yang hangat, namun kehangatan itu tak mampu menembus dinginnya kebingungan yang menyelimuti pikirannya. Semalaman, ia terjaga, terombang-ambing dalam lautan pertanyaan yang tak berujung. Percakapan dengan orang tuanya, meskipun dipenuhi kehangatan dan dukungan, justru semakin mempertegas keraguan yang menggerogoti hatinya.

"Ada yang tidak beres," gumamnya pelan, menatap langit-langit kamar motel yang sederhana.

Perjalanan hidupnya beberapa bulan terakhir terasa seperti mimpi. Sejak kedatangannya di California, semua hal seolah berjalan terlalu mulus. Beasiswa yang ia dapatkan, pertemuannya dengan Arthur, insiden di pesta, pekerjaan di Redwood Cafe, dan kini, tawaran peran di film Oasis—semuanya terjadi begitu saja, tanpa hambatan berarti.

"Aku ini bukan siapa-siapa," pikirnya, mengingat kembali masa lalunya yang biasa-biasa saja. "Seorang mahasiswa drop out dari Indonesia, tanpa koneksi, tanpa pengalaman, tanpa bakat istimewa... mengapa semua hal ini terjadi padaku?"

Ia mengingat kembali pertemuan pertamanya dengan Lynn, sang sutradara. Ekspresi terkejut Lynn saat mengetahui James berasal dari Indonesia, sebuah negara yang mungkin jarang terdengar di dunia perfilman Hollywood. Ia juga teringat tatapan penuh keraguan dari para kru film saat ia mengaku belajar akting secara otodidak.

"Mereka benar," gumamnya, mengakui kebenaran dalam hati. "Tidak mungkin aku bisa berakting sebaik itu tanpa pelatihan formal. Lalu, bagaimana aku bisa melakukannya?"

Jawabannya jelas terpampang di benaknya: sistem. Sistem misterius yang tiba-tiba muncul di hadapannya, memberikan misi, hadiah, dan kini, fungsi analisis naskah. Sistem yang telah mengubah hidupnya secara drastis.

James bangkit dari tempat tidur, rasa penasaran membakar jiwanya. Ia harus mendapatkan jawaban. Ia harus mengungkap rahasia di balik sistem ini.

"Sistem," panggilnya dengan suara tegas.

Panel biru itu muncul seketika, seolah-olah telah menunggu panggilannya.

[Ya, Pemain?] jawab sistem dengan nada ceria.

"Aku ingin tahu tentang dirimu," James menyatakan pertanyaannya dengan langsung. "Mengapa kau memilihku? Apa tujuanmu?"

Panel itu terdiam sejenak, seolah-olah sedang memproses pertanyaan James. Lalu, dengan huruf yang berkedip-kedip, ia menampilkan sebuah pesan:

[Informasi tersebut belum tersedia untuk Anda, Pemain.]

James mengepalkan tangannya, frustrasi. "Mengapa tidak?" tanyanya dengan nada marah. "Aku berhak tahu!"

[Anda akan mendapatkan informasi tersebut pada waktunya, Pemain.] jawab sistem dengan tenang.

"Kapan?" desak James.

[Ketika Anda siap, Pemain.]

"Siap untuk apa?"

[Siap untuk mengetahui kebenaran, Pemain.]

Jawaban sistem yang ambigu membuat James semakin kesal. Ia merasa seperti boneka yang dimainkan oleh kekuatan yang tak ia pahami. Ia ingin melawan, ingin menolak, namun ia tahu ia tidak berdaya.

"Ada lagi yang ingin Anda ketahui, Pemain?" tanya sistem, seolah-olah tidak peduli dengan kegelisahan James.

James menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan dirinya. Ia harus berpikir jernih. Ia harus mencari cara untuk mengungkap rahasia sistem ini.

"Ya," jawab James dengan suara tegas. "Aku ingin tahu mengapa semua hal terjadi begitu mudah untukku. Mengapa aku selalu beruntung?"

Panel itu kembali terdiam sejenak, lalu menampilkan sebuah angka dengan huruf yang besar dan mencolok:

[Luck: 90]

James mengerutkan kening. "Apa maksudnya itu?"

[Itu adalah tingkat keberuntungan Anda, Pemain. Angka tersebut menunjukkan seberapa besar peluang Anda untuk mendapatkan keberuntungan dalam berbagai situasi.]

"90?" ulang James dengan tak percaya. "Itu sangat tinggi!"

[Ya, Pemain. Anda adalah orang yang sangat beruntung.]

James terdiam, merenungkan informasi baru ini. Ia mulai mengerti mengapa semua hal terjadi begitu mudah untuknya. Ia memiliki tingkat keberuntungan yang sangat tinggi, yang membuatnya selalu berhasil dalam apapun yang ia lakukan.

Namun, pemahaman ini justru membuatnya semakin gelisah. Ia merasa keberuntungannya bukanlah sesuatu yang alami, melainkan sesuatu yang dimanipulasi oleh sistem. Ia merasa seperti sedang dipermainkan, seperti pion dalam permainan yang tak ia ketahui aturannya.

"Mengapa tingkat keberuntunganku begitu tinggi?" tanya James dengan nada curiga.

[Itu adalah bagian dari rencana, Pemain.]

"Rencana apa?"

[Rencana untuk membuat Anda sukses, Pemain.]

"Sukses untuk apa?"

[Sukses dalam mencapai tujuan Anda, Pemain.]

"Tujuanku?" James mengulang dengan bingung. "Tapi aku bahkan tidak tahu apa tujuanku."

[Anda akan mengetahuinya pada waktunya, Pemain.]

James mengepalkan tangannya, frustrasi dengan jawaban sistem yang terus berputar-putar. Ia merasa semakin terjebak dalam jaring misteri yang semakin rumit.

"Aku ingin keluar dari ini semua," ucap James dengan suara lirih. "Aku ingin kembali ke kehidupanku yang dulu."

[Itu tidak mungkin, Pemain.]

"Mengapa tidak?"

[Anda telah terpilih, Pemain. Anda tidak bisa mundur.]

James tertunduk lesu, merasa tak berdaya.

Ia terjebak dalam permainan sistem, permainan yang tak ia ketahui aturan dan tujuannya. Ia hanya bisa mengikuti arus, menjalankan misi-misi yang diberikan, dan mengharapkan yang terbaik.

"aku merasa dipaksa , aku juga heran kenapa mc di novel dan komik yang saya baca tentang hal seperti ini tidak bertanya seperti ku mengapa mereka menerima saja seperti , 'ok aku dapat sistem ayo ikuti alurnya ' ayolah itu aneh sangat aneh, dan yang paling aneh adalah sistem ini terus mengatakan PEMAIN sedari tadi , Ganggu banget , apalagi dengan orang orang yang sedang becocok tanam di kedua sisi kamarku Sialan aku benci takdirku sendiri"

{------ ....]

1
ADYER 07
oy thorr up ngakkkk?
Hari Sptra
authornya kemana dah nih di tinggal bae
Kiki Ginanjar
lanjut dong ini bagus
Kiki Ginanjar
kenapa gak di lanjut padahal seru loh
Fadli
up dong
Kiki Ginanjar
kenapa gak up lagi/Grin/
Baday ys
bague
Baday ys
mantab...up up
ADYER 07
walau penjabaran nya bertele² tapi alurnya lumayan bagus.
Hr⁰ⁿ
yang bener *arghhh bikin orng khawatir saja*
Hr⁰ⁿ
maaf Thor kritik dikit,
saya baru baca dan kosa katanya masih agak berantakan,ayo Thor smngt untuk memperbaiki tulisannya
Go Anang
Luar biasa
Farah Umaiha
thor gak up??🤔
RidhoNaruto RidhoNaruto
up
Farah Umaiha
bentar lagi hp Arthur mati itu(meledak) 🤣🤭
Farah Umaiha
bagus
Farah Umaiha
bangus banget😀👍👍👍
Was pray
kok james gak tahu nominal uang dlm kontrak kerjanya? emang gitu ya dlm dunia perfilman ya thor? aktor gak tahu apa2 isi kontrak kerjanya?
Smeliy: dia sahabat James mereka sudah seperti saudara, Dan Arthur akan jadi orang paling berpengaruh pada cerita
total 4 replies
Farah Umaiha
ceritanya seru banget thor🤣😂😂😭😭💪💪
RidhoNaruto RidhoNaruto
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!