NovelToon NovelToon
Mantan Tapi Menikah ?

Mantan Tapi Menikah ?

Status: tamat
Genre:Mafia / Dokter Genius / Cintapertama / Tamat
Popularitas:503.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kikan dwi

Terlahir dari keluarga kaya raya tidak membuat kehidupan Jingga Aozora bahagia. Gadis arogan berparas cantik ini sedari kecil selalu dibanding-bandingkan dengan kedua saudara kembarnya Langit Saskara dan Senja Aurora. Akibat perundungan yang pernah dialaminya, Jingga yang dulunya gadis ceria kini berubah menjadi dingin.

Suatu hari dia dipertemukan kembali dengan cinta masa kecilnya Kaisar Sarfaraz Kawindra. Tanpa mereka ketahui keluarga nya telah menjodohkan Jingga dan Kaisar.

Apakah Jingga akan menerima perjodohan ini setelah dia tau bahwa Kaisar sudah memiliki kekasih?

"Aku akan merebut sesuatu yang dari awal memang milikku, namun jika kamu tetap memilihnya maka itu adalah kebodohan mu. Aku akan iklas merelakanmu untuk nya. Karena orang bodoh bukan tipeku" Jingga Aozora.

Novel ini sequel dari novel My Beloved Queen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penjelasan Kaisar

"Bunda"

Jingga memeluk bunda Aretha yang berbaring lemah di ranjang rumah sakit.

"Bunda kenapa?"

"Bunda nggak apa-apa sayang"

"Kalau nggak apa-apa gak mungkin kan bunda disini ?" kata Jingga.

Bunda hanya tersenyum menatap Jingga yang sangat mengkhawatirkan dirinya.

Brakk

"Bunda nggak apa-apa?" Kaisar membuka paksa pintu kamar rawat bunda Aretha.

"Abang apaan sih udah tau bunda sakit , buka pintu udah kaya maling"kata Kaila.

"Mana ada maling buka pintu keras-keras yang ada nanti ketahuan yang punya rumah" balas Kaisar.

"Lagian abang kenapa sih buka pintunya kaya gitu?"

"Di luar ada dokter penguntit ngalangin pintu katanya abang gak boleh masuk"

"Dokter penguntit ? siapa bang? "tanya Kaila.

"Angkasa khasyaf "

"Ooh... bukannya itu teman kamu Jingga?" tanya Kaila yang tau kalau Angkasa sering bersama Jingga.

"𝘑𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢" 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘒𝘢𝘪𝘴𝘢𝘳.

Kaisar baru menyadari kalau di ruangan itu juga ada Jingga.

"Iya Kai" Jingga tersenyum kikuk. Apalagi dia melihat Kaisar yang sedang menatapnya membuat Jingga ingin buru-buru kabur dari ruangan ini.

"Bunda udah aku kasih obat, biarkan bunda istirahat sebaiknya kalian jangan ribut disini!" kata Jingga lagi.

"Baik bu dokter" kata Kaila sambil tersenyum mengejek Jingga. Sedangkan Jingga hanya mencebikkan bibirnya karena tau Kaila sedang mengejeknya.

"Aku keluar dulu " pamit Jingga.

Jingga keluar dari ruangan bunda Aretha diikuti Kaisar di belakangnya , sedangkan Kaila menemani bunda nya yang sedang terlelap.

"Dek, kakak mau ngomong"

"Ngomong apa? jika itu masalah pribadi aku nggak mau"

"Ini tentang bunda"

"Bunda kenapa?"

"Ngomong di ruangan kamu boleh?"

"Yaudah... "

"Tapi kakak cuma mau berdua" Kaisar melirik Angkasa yang sedang berdiri di belakang Jingga.

Angkasa yang mengerti maksud Kaisar pun memilih mengalah dan memberikan ruang untuk Jingga dan Kaisar saling bicara, walaupun sebenarnya Angkasa tidak rela.

"Baiklah aku pergi dulu, kalau dia macam-macam kasih tau aku ya" kata Angkasa sambil melirik Kaisar.

Jingga hanya mengangguk sedangkan Arka terlihat menatap tajam Angkasa.

"𝘔𝘢𝘬𝘴𝘶𝘥 𝘥𝘪𝘢 𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘢𝘤𝘢𝘮-𝘮𝘢𝘤𝘢𝘮? 𝘥𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘥𝘰𝘬𝘵𝘦𝘳 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘶𝘯𝘵𝘪𝘵" 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘒𝘢𝘪𝘴𝘢𝘳.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Di ruangan Jingga

"Buruan ngomong bunda kenapa?"

"Baru juga duduk harusnya... "

"Kalau gak mau ngomong silahkan keluar" Jingga memotong ucapan Kaisar.

"Ok kakak ngomong sekarang" Kaisar menjeda ucapan nya.

"Sebenarnya ini semua salah kakak, kalau saja kakak nurutin kemauan ayah mungkin ayah gak akan hilang"

Deg

"Maksud kakak apa? ayah hilang? " Jingga kaget sedangkan Kaisar menganggukkan kepalanya pelan.

"Pesawat yang ayah tumpangi jatuh dan sampai sekarang ayah belum di temukan"

"Kakak dan Kaila menyembunyikan kabar ini dari bunda karena takut jantung bunda kambuh lagi" lanjut Kaisar.

"Tunggu kak, kapan ayah kecelakaan dan sejak kapan bunda sakit jantung?"

"Ayah kecelakaan dua hari yang lalu saat akan meninjau proyek yang ada di Singapura, kalau bunda sakit jantung sudah lama, semenjak kakak kecelakaan 17 tahun yang lalu"

"Kecelakaan 17 tahun lalu?" Jingga mengulang perkataan Kaisar.

"Berarti... "

"Ya kamu benar , saat keluarga kakak memutuskan pindah ke London saat itulah kakak kecelakaan. Kakak koma selama tiga bulan dan sempat hilang ingatan" jelas Kaisar.

"Jadi karena itu kamu tidak pernah menghubungi ku kak ?" Jingga sudah berkaca-kaca menatap Kaisar.

"Maaf karena kakak pernah melupakanmu" sesal Kaisar.

Jingga hanya menunduk merasakan sesak di dadanya.

"Lalu sejak kapan kakak bisa mengingat lagi? "

"Lima tahun belakangan kakak mulai ingat sedikit-sedikit, tepatnya setelah kejadian penjebakkan itu" kata Kaisar

"Kenapa kakak tidak bilang waktu pertama kali kita bertemu lagi di kampus?" tanya Jingga.

"Karena wanita sialan itu dan karena penjebakkan itu kakak merasa tidak pantas untuk mu, akhirnya kakak memutuskan untuk tidak menjelaskan nya padamu" kata Kaisar penuh sesal.

"Lalu kenapa kakak menampar ku?" Jingga menatap Kaisar.

"Maaf.. sebenarnya kakak tidak berniat sama sekali untuk menyakiti mu, kakak tidak bisa melupakanmu, setiap melihatmu kakak ingin bilang kakak rindu kakak ingin bersama mu lagi dan menepati janji kakak . Namun kakak ingat lagi bahwa kakak sudah tidak pantas untukmu, kakak menampar mu karena kakak ingin kamu membenci kakak, mungkin dengan membenci kakak perasaan bersalah kakak akan sedikit berkurang " Kaisar menjeda ucapannya.

"Namun setelah kakak tau semua ini hanya jebakan dari wanita sialan itu, kakak tidak bisa menahan perasaan kakak lagi, kakak gak bisa jauh dari kamu dek" Kaisar menunduk dan meneteskan air matanya.

"Tapi seperti nya kakak berhasil" kata Jingga.

"Maksudnya? "

"Kakak sudah berhasil membuat aku benci sama kakak, bahkan aku masih ingat rasanya tamparan itu"

"Maafkan kakak, kakak mohon kasih kakak kesempatan. Kakak tau luka yang kakak torehkan sangat amat membekas , izinkan kakak mengobati luka yang telah kakak ciptakan sendiri" mohon Kaisar sambil bersimpuh memegang lutut Jingga yang sedang duduk di kursi kerjanya.

"Terlambat kak, semuanya sudah terlambat" lirih Jingga.

"Belum terlambat sayang kakak mohon, izinkan kakak berjuang untuk cinta kita" mohon Kaisar.

"Tapi gak akan mudah kak, aku mungkin memaafkan kakak tapi daddy tidak akan pernah memaafkan kakak apalagi merestui kita, dan aku gak bisa kalau tanpa restu daddy" Jingga menatap Kaisar dengan tatapan sendunya.

"Kamu tenang aja kakak yang akan berjuang untuk mendapatkan restu daddy, kakak janji. Asal adek kasih kesempatan lagi buat kakak "

Jingga mengangguk sambil menangis kemudian Kaisar memeluk Jingga dengan erat seolah takut kehilangan Jingga lagi.

"Terimakasih sayang kakak janji akan membuat kamu bahagia dan maafkan kakak karena sudah menorehkan luka dihati kamu, kakak akan berusaha menyembuhkan nya" Kaisar meneteskan air matanya sambil mengecup pucuk kepala Jingga yang berada di pelukan nya.

Jingga dan Kaisar melerai pelukan nya dan Kaisar pun menghapus air matanya dan juga air mata Jingga.

"Jangan menangis lagi!" kata Kaisar.

Jingga hanya mengangguk dan tersenyum kecil pada Kaisar.

Tanpa mereka sadari ada seseorang yang mendengarkan percakapan Kaisar dan Jingga, bukan hanya mendengarkan dia bahkan melihat adegan Kaisar yang memeluk Jingga membuat dia sampai mengepalkan tangannya.

"𝘒𝘪𝘵𝘢 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘶"

...----------------...

Daddy Arka yang mendengar kabar kalau Barra kecelakaan dan belum ditemukan hingga sekarang membuat daddy Arka khawatir. Belum selesai kekhawatiran nya kemudian dia mendengar kabar lagi bahwa Aretha dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung.

Daddy Arka dan mommy Queen pun memutuskan untuk pergi ke rumah sakit yang kebetulan adalah rumah sakit milik keluarga mommy Queen yakni Dirgantara hospitals. Karena Aretha sedang mengobrol dengan mommy Queen, daddy Arka pun memutuskan untuk menemui putrinya di ruangannya.

Alangkah terkejutnya daddy Arka ketika melihat Kaisar ada di ruangan putrinya. Daddy Arka tadinya ingin langsung memarahi Kaisar tapi urung karena mendengar ucapan Jingga. Ternyata Jingga masih punya perasaan yang sama dengan Kaisar begitupun sebaliknya. Daddy Arka pun tidak bisa apa-apa selain dia akan merestui Jingga dan Kaisar . Namun daddy Arka akan lebih dulu menguji kesungguhan Kaisar dan itu tidak akan mudah.

Daddy Arka pun tersenyum smirk, dia sudah merencanakan sesuatu untuk menguji Kaisar.

"𝘓𝘦𝘵'𝘴 𝘱𝘭𝘢𝘺 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘯"

Next

Jangan lupa tinggalkan jejak 👣

Like dan komen. Jangan lupa bintang 5 nya . Terima kasih.

Follow juga instagram aku ya 'Kikan dwi'

Jingga dan Kaisar

1
Novita Sari
Luar biasa
Rita Juwita
luar biasa...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mertu menantu dengan asisten sengklek istri² dan atasan kalian lagi bertarung malah datang cuma buat jadi penonton doang.🤣🤣🤣
Ridwani
👍👍👍
Debbie Teguh
pasti kaisar ud tau latar belakang diana, jd dikasi hadiah gede👍
ayu cantik
bagus
Sri Afrilinda
seru banget ceritanya thor, super kocak dah...🤣🤣🤣🤣🤣
Mkasih kak AUTHOR😍😍😍🤗💪
Sri Afrilinda
🤣🤣🤣🤣🤣
Risna Tanjung
huahahahaaaa,,,,,habislah sudah tak tersissa klw terjadi 🤦‍♀
MiMi Chan
nice
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙘𝙪𝙢𝙚 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙩𝙪 𝙠𝙚𝙩𝙖𝙬𝙖... 𝙜𝙠𝙛𝙠𝙜𝙠𝙜𝙠𝙠𝙠
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙣 𝙤𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙣𝙜𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙣𝙖𝙢𝙖 𝙅𝙞𝙣, 𝙠𝙚𝙥𝙖𝙣𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧? 𝙟𝙖𝙣𝙟𝙞𝙟𝙪𝙣 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙣𝙟𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪𝙥𝙪𝙣 𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩 𝙣 𝙠𝙖𝙜𝙚𝙩 𝙠𝙧𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙪𝙗𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙟𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙜𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙣𝙜𝙖𝙩𝙖𝙞𝙣 𝙢𝙤𝙣𝙨𝙩𝙚𝙧 𝙟𝙜 𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙖𝙙𝙚𝙠 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙖𝙥𝙖 𝙡𝙜 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙗𝙨 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙠𝙧 𝙥𝙚𝙧𝙩𝙤𝙡𝙤𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙟𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖, 𝙖𝙣𝙚𝙝 𝙪𝙘𝙖𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞𝙣 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙚𝙩 𝙖𝙥𝙖 𝙡𝙜 𝙜𝙖 𝙢𝙖𝙪 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧 𝙣𝙖𝙢𝙖 𝙟𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖.👎
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙖𝙞𝙨𝙖𝙧 𝙟𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙠𝙪𝙣𝙜 𝙙𝙖𝙙𝙙𝙮 𝙧𝙖𝙠𝙖.😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙩𝙮𝙥𝙤 𝙩𝙝𝙤𝙧, 𝙠𝙖𝙩𝙖 "𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙞𝙖𝙣𝙖𝙩𝙞𝙢𝙪 𝙠𝙪".
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙪𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙧𝙪 𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙖𝙙𝙚𝙜𝙖𝙣 𝙜𝙚𝙡𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙪𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙞𝙬𝙖𝙞 𝙠𝙧𝙣 𝙜𝙖 𝙖𝙙𝙚𝙜𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙣𝙩𝙚𝙢 𝙖𝙩𝙖𝙪 𝙥𝙪𝙠𝙪𝙡𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.. 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙗𝙨 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙧𝙖𝙥𝙠𝙖𝙣 𝙡𝙜 𝙠𝙖𝙮𝙖𝙠 𝙗𝙪𝙣𝙮𝙞 𝙢𝙚𝙢𝙪𝙠𝙪𝙡, 𝙢𝙚𝙣𝙚𝙣𝙙𝙖𝙣𝙜𝙣𝙮𝙖 (𝙗𝙪𝙜𝙝, 𝙙𝙪𝙜𝙝) 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙢𝙖𝙨𝙪𝙠 𝙠𝙚 𝙟𝙞𝙬𝙖 𝙥𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙖 𝙠𝙤𝙨𝙤𝙣𝙜.
𝙢𝙖𝙖𝙛 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙠𝙚𝙙𝙖𝙧 𝙢𝙖𝙨𝙪𝙠𝙖𝙣.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙥𝙧𝙚𝙚𝙚𝙩𝙩 𝙡𝙖𝙝 𝙣𝙜𝙚𝙗𝙪𝙖𝙡 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙆𝙖𝙞𝙨𝙖𝙧, 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙤𝙧𝙩𝙪𝙢𝙪 𝙣 𝙖𝙙𝙞𝙠𝙢𝙪 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙖𝙡𝙨𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚2.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙮𝙪𝙪𝙝𝙪𝙪𝙪 𝙩𝙪𝙣𝙟𝙪𝙠𝙞𝙣 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙢𝙥𝙪𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙟𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙟𝙜𝙣 𝙡𝙖𝙢𝙖2 𝙨𝙚𝙙𝙞𝙝𝙣𝙮𝙖 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙧𝙣 𝙨𝙞 𝙆𝙖𝙞𝙨𝙖𝙧.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙜𝙤𝙤𝙙 𝙟𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙢𝙪𝙪𝙪.. 🤭👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙚𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙩𝙪𝙝 𝙩𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙢𝙖𝙚𝙣 𝙜𝙖𝙢𝙥𝙖𝙧 𝙨𝙚𝙢𝙗𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙥𝙖𝙠 𝙍𝙖𝙠.
𝙝𝙚𝙧𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙤𝙣𝙜𝙡𝙤𝙢𝙚𝙧𝙖𝙩 𝙢𝙖𝙨𝙖 𝙜𝙖 𝙙𝙞𝙨𝙚𝙡𝙞𝙙𝙞𝙠𝙞 𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙞 𝙡𝙤𝙫𝙞𝙣𝙖 𝙠𝙖𝙮𝙖𝙠 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣2𝙣𝙮𝙖.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!