NovelToon NovelToon
My Annoying Chef

My Annoying Chef

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Karir / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Berbaikan / Tamat
Popularitas:20.5k
Nilai: 5
Nama Author: Anggika15

Loka Paramayoga.
Seorang Chef Judges yang selalu bersikap ketus, dan ceplas-ceplos di setiap pembawaannya. Namun, sikap kerasnya kepada seorang gadis, membuat pria itu merasa sangat bersalah. Sehingga berakhir pada perasaan yang tidak pernah ia duga sama sekali.

Ikuti terus untuk mengikuti keseruan ceritanya ~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggika15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

Linda duduk di sofa ruang tengah, menatap layar televisi dengan bibir yang terus tersenyum. Tentu saja, memangnya siapa yang tidak bangga ketika putra mereka sudah menjadi salah satu Chef paling terkenal di Indonesia.

Wanita itu membenahi posisi duduknya, bersiap untuk menyaksikan sebuah tayangan, dimana putra pertamanya menjadi seorang juri di salah satu acara bergengsi.

"Acaranya sudah mulai ya, Ma?" Gwen bertanya.

Lalu salah satu putri kembarnya itu menempatkan diri di samping ibunya, seraya meletakan sebuah mug berisikan teh panas.

"Iya, … jam tangannya pukul empat sore!" Balas Linda dengan tidak sabar.

Gwen tidak lagi bersuara, dia mulai menikmati waktu senggangnya setelah seharian bekerja keras, di kedai tepi pantai milik bersama. Tidak lama setelah itu Friska datang, mengusap-usap rambutnya yang masih basah menggunakan handuk kecil, dan mendudukan diri di samping saudari kembarnya tanpa banyak berbicara.

"Kalau mau jangan minum punyaku! Buat sendiri!" Gwen memperingati.

Friska menoleh, dengan raut wajah yang tidak bisa di artikan oleh kata-kata. Antara bingung, dan sorot mata tajam seperti sedang tersinggung.

"Maksudnya apa? Aku nggak ngapa-ngapain ini?" Friska tampak tidak terima.

"Ya cuma ingetin. Kan kebiasaan kamu begitu! Tiba-tiba minum punya aku."

Friska mendelik.

"Nggak usah kaya gitu! Jelek." Gwen menyapu wajah kembarannya, membuat Friska memberontak dan melayangkan pukulan beberapa kali.

Gwen tertawa, seraya menangkis setiap pukulan yang Friska berikan. Meskipun tidak jarang serangan tangannya memukul tubuh Gwen tepat sasaran.

"Astaga, Gwen, Friska!?" Linda menatap kedua putrinya tajam.

Membuat keduanya segera diam dengan perasaan berdebar-debar. Namun, senyuman jahil terus terlihat di kedua sudut bibir Gwen.

"Ih bener-bener yah!" Friska menunjuk Gwen.

"Diam kenapa sih? Waktu kalian di kedai rumah memang sepi, apalagi Kakak kalian sedang ada di Jakarta. Tapi kalau pulang malah jadi berisik seperti ini! Kalian bukan anak SD tahu, kenapa harus ribut terus? Mama pusing dengernya!"

Gwen dan Friska mengatupkan mulut.

"Nah, begitukan manis!" Kata Linda sambil tersenyum, lalu dia memfokuskan diri pada tayangan televisi yang sedang diputar.

Dimana wajah Loka terpampang jelas di sana. Dan itu cukup membanggakan, karena putra pertamanya mampu menjadi juri tetap sebuah ajang bergengsi.

***

"Ah sayang, dia sangat membanggakan. Aku tidak menyangka Farah mempunyai bakat hebat seperti ini!" Anne bergelayut manja di lengan suaminya.

Adam mengangguk, dengan pandangan yang tidak pernah dia alihkan dari layar televisi.

Tak hentinya Adam berdecak kagum, apalagi ketika kamera terus menyorot ke arah sang putri. Dimana Farah terlihat begitu cantik, dengan rambut panjang yang dikepang, juga apron putih bertuliskan namanya.

"Ayo sayang! Kamu pasti bisa, Nak. Ini hanya tantangan bawang, dan Mommy sudah sering memberitahukan caranya!"

Anne terus bergerak-gerak, seraya mengusapkan kedua telapak tangannya, dengan perasaan berdebar-debar. Namun, raut kecewa tiba-tiba wanita itu perlihatkan, saat apa yang Farah lakukan belum sesuai dengan keinginan juri.

"Oh ayolah sayang, kenapa kamu kelihatan kacau begitu!" Anne terus meracau.

"Tenanglah sayang, … ini bukan kontes memasak biasa. Ini ajang bergengsi, wajar jika Farah merasa gugup, karena selain kamera, dia juga di pantai langsung oleh chef profesional. Apalagi Loka, jam terbangnya sudah sangat tinggi, dan tidak mungkin apa yang dia jadikan tantangan akan sangat mudah. Dia melatih semuanya, Mam! Tidak sembarang memotong juga!" Adam menjelaskan.

Anne tidak menjawab.

Keduanya terus menyaksikan siaran yang sedang tayang sampai selesai. Dan lolosnya Farah menjadi kabar yang begitu membuat mereka bahagia.

"Oh putri kecilku!" Anne menatap dengan penuh kagum.

"Putriku juga!" Adam berbisik tepat di daun telinga istrinya. "Selain cantik, dia juga pandai memasak. Laki-laki mana yang tidak akan bangga jika mempunyai istri seperti Farah. Bukan begitu, Mam?" Adam merangkul pundak Anne.

Yang dibalas Anne dengan memeluk pinggang pria yang saat ini duduk di sampingnya.

***

"Hi guys! Selamat datang kembali di galeri. Bagaimana kabar kalian hari ini?" Kata Andrew tidak lama setelah pria itu masuk ke dalam studio.

"Baik, Chef!" Balas semua kontestan.

"Siap dengan tantangan hari ini?" Alia tersenyum.

Dan seperti biasa, wanita itu adalah satu-satunya juri yang selalu memberikan senyuman manis, tanpa harus mengintimidasi seperti kedua rekannya.

"Siap Chef!" Suara terdengar semakin riuh, apalagi saat para peserta bertepuk tangan.

Membuat suasana di dalam studio sana menjadi semakin ramai.

"Hari ini ada challenge apa, Chef?" Alia beralih menatap Loka.

Pria yang selalu terlihat berkarisma di setiap harinya.

Tampan? Sudah pasti setiap pria itu mempunyai ketampanan masing-masing, tapi Loka berbeda, bahkan pria itu seperti mempunyai daya tarik tersendiri, sehingga selalu dapat menggaet hati setiap kontestan wanita, meskipun sikapnya selalu terlihat ketus.

Loka berjalan ke sisi lain studio itu, lalu kembali dengan mendorong troli, dimana diatasnya terdapat sebuah kotak berukuran besar.

"Misteri box!?" Farah bergumam.

Dia menatap box kayu tersebut, dengan pikiran menerka-nerka.

"Right. Di dalam kotak ini, terdapat sebuah bahan masakan. Apa itu? Saya juga belum tahu, yang pasti di challenge kali ini kalian disuruh berkreasi dan menghidangkan masakan terbaik kalian." Loka berujar.

Suasana studio menjadi hening, semua peserta mulai menebak-nebak, apa isi di dalam box sana? Dan apakah tantangan kali ini cukup mudah? Atau bahkan sangat sulit?

Tanpa banyak basa-basi. Loka langsung memegangi dari kedua sisi box kayu di hadapannya, lalu mengangkat dengan perlahan, sampai sesuatu di dalamnya terlihat sedikit demi sedikit.

"Kecombrang!?" Semua peserta berseru.

"Ya, betul sekali!" Loka menatap semua peserta.

Namun, entah kenapa pandangannya tiba-tiba terkunci pada sosok gadis yang berdiri di bench paling depan.

Farah.

Dia berdiri tegak, dan tampaknya hari ini dia lebih berani, sehingga tidak terlihat raut gugup sedikitpun, seperti beberapa hari sebelumnya.

"Ah kenapa dia terus!" Batin Loka.

Matanya mendelik, membuat kening Farah menjengit karena merasa bingung.

"Dih nggak jelas! Dasar Chef nyebelin." Dia mengumpat dengan perasaan kesal.

......................

Jangan lupa dukungannya ♥️

1
Endang Sulistia
bagus banget
Endang Sulistia
up dong Thor...
Anggika15: Mapir ke novel terbaru yaaa😘
total 1 replies
Endang Sulistia
semangat bik...jgn lupa foto bareng
🤭🤭🤭🤭
Endang Sulistia
Yee...si bibik salting ada chef loka
Endang Sulistia
old money nih si Farah...makanya sama orang pun gak sombong ...
Endang Sulistia
sedih...mental Farah down banget...
dia g biasa di kasarin..
Endang Sulistia
ada yg panas nih...
Endang Sulistia
ihh...bagus bnget jawabnya
💜 Cindy Cantik 💜
thoorrrr ak habis jalan2 dari miguel dan unaa, trusss larii ksini pdhl udahh lmaaa gk ke NT 😍😍
Anggika15: Othor ada novel baru lho disini
total 2 replies
Tyas Sari
tdi tunggu up up nya. sudah lama tidak up..
Tri Sulistyowati
ada. yg kangen ya
Anggika15: hu'um
total 1 replies
choowie
dikit ach up nya☹️
Anggika15: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
choowie
nah lhooo anak gadis orang kamu bikin trauma😬
Anggika15: Lebih ke kesel aja kalo liat mukanya🤣
total 1 replies
choowie
ayoo marahin loka mmpung nyamperin k rumah😬
Anggika15: Duh gimana yah
total 1 replies
Farida Wahyuni
up nya dikit bgt kakak author.
Farida Wahyuni: maksudnya bab nya dikit, cuma 1 bab. ditambah up nya juga lama, kaka author.
total 2 replies
Ratri Mumpuni
lanjuttttt othorrr...sering2 up date ya othorrr ...
Anggika15: Insyaallah cuyung
total 1 replies
Farida Wahyuni
pakai sapa2 aja seperti yg pernah maki2 anak orang, heran deh.
Anggika15: Noveltoon nya bikin hati othor potek🤧
total 3 replies
Rachmawati 8281
beuh ... gentle bingits c Chef Loka, sampai datang ke rumah nya Farah loh, dah sekalian aja dilamar Chef ... 🤭🤭🤭🤭
lanjoot kak
Rachmawati 8281: biar sekalian gitu akak ... 🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
Lina Zascia Amandia
Kak yg ini udah kontrak, terpilih20 terbaik langsung gak? pnsrn nih.
Anggika15: 😊😊😊😊😊
total 5 replies
choowie
makanya tuh dengerin kalau orang tua ngomong 😬
Anggika15: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!