NovelToon NovelToon
Finding Elina

Finding Elina

Status: sedang berlangsung
Genre:Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang / Diam-Diam Cinta
Popularitas:63.7k
Nilai: 5
Nama Author: Erna Surliandari

Elina san Rafa besar di panti asuhan yang sama. Suatu hari mereka berpisah karena Elina diadopsi oleh sebuah keluarga kaya yang menginginkan anak perempuan dalam keluarganya.
Lima belas tahun kemudian mereka bertemu kembali dalam kondisi yang sudah amat berbeda. Rafa lah yang paham jika itu Elina dan kemudian memberinya cinta yang Elina butuhkan selama ini dengan kesederhanaan yang dimiliki.
Namun bukan itu masalahnya. Ternyata Rafa sudah bergabung dengan sekelompok mafia dengan tugasnya sebagai seorang pembunuh bayaran. Bahkan Rafa adalah yang terbaik disana.

Hingga suatu hari kenyataan pahit menghampiri keduanya, bahwa target terbesar Rafa adalah keluarga yang membesarkan Elina selama ini.
Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Bertahan dan Rafa berhenti dari dunia Mafia, atau Elina mengkhianati keluarga yang sudah membesarkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Elina dan Rafa 12

Rafa menggaruk kening saat itu dengan permintaan El padanya. Ia belum pernah sama sekali melakukan apapun dengan seorang wanita kecuali dengan cinta kecilnya itu.

"Mas?" panggil El pada Rnya saat itu.

Melamun datar saja tampan, apalagi jika ia bisa membuatnya tersenyum meski sebentar nanti. El akan berusaha melakukannya sekuat tenaga agar R bisa tersenyum karenanya.

"Ya, El? Maaf, aku hanya tak terbiasa untuk membawa gadis jalan denganku."

"Kan, bener. Pantes aja canggung gitu jadinya. Yaudah, El ajarin deh." Elina lantas meraih tangan R saat itu untuk pergi bersama menuju taman yang ada disana.

Elina bahkan membeli eskrim untuknya dan R, yang setelah itu mereka nikmati bersama dengan duduk di rerumputan yang ada disana. R begitu kaku, bahkan ia tak tahu fungsi eskrim untuk keduanya selain hanya untuk ia makan.

"Mas kaku banget sih. Emang sama sekali ngga pernah jalan sama cewek?" heran Elina dengan tingkah R yang cukup menggemaskan baginya.

"Tidak... Aku tak pernah dekat pada siapapun kecuali rekan kerjaku. Ah, sudahlah." R mulai mencoba untuk menikmati eskrim dengan semua pemandangan indah yang ada didepan matanya.

"Mas ngga pernah punya pacar?" tanya Elina yang bahkan menelengkan kepala sangking penasarannya.

"Jika punya... Apakah aku akan bersamamu saat ini? Aku tak terlalu perduli dengan itu semua," balas R dengan tatapan tajamnya saat itu, yang justru dibalas senyum Elina yang merekah dengan amat indah.

Deg... Jantung R terasa berdenyut dengan kencang saat itu, tapi ia tak menyadari ada apa dengan dirinya sendiri. Ia justru berfikir saat itu ada yang lain dan ia harus segera memriksakan diri pada dokter setelah ini. Apalagi ketika rasanya bergemuruh dengan begitu kencang dan R canggung dibuatnya.

Apalagi ketika Elina mengusap eskrim yang menetes dibibirnya saat itu. R hanya membulatkan mata tanpa bisa berkata apa-apa. Rasanhya aneh, dan R tak terlalu suka dengan keadaan yang seperti ini karena bisa mengganggu fokusnya untuk bekerja.

Elina lantas menarik tangan R lagi untuk berdiri bersamanya. Ia mengajak pria itu berkeliling disana, masih dengan tamannya yang indah meski masih dalam lingkungan kampus yang sempat ia tinggalkan tadi. Kekakuan R membuat Elina harus super aktif untuk mencairkan suasana.

"Mas nama aslinya siapa sih? Tapi kalau ngga mau jawab ngga papa, yang penting aku udah tahu inisialnya."

"Aku tak terlalu suka berkenalan dengan orang baru," ujar R yang mengikuti langkah Elina ketika berdiri di pembatas jalan saat itu. Hingga ia sampai diujung dan ia turun lagi dengan meloncat dari tempatnya tepat dihadapan R.

"Kau sangat ingin tahu? Kenapa?"

"Ya, penasaran aja. Tapi ngga papa, makin penasaran makin seru rasanya." Elina kembali tersenyum dengan keaktifannya saat itu.

Entah kenapa rasanya begitu nyaman di dekat R, hingga seolah ia bisa menjadi dirinya sendiri yang aktif dan tak perlu menjaga image diri meski keduanya terlihat amat berlawanan.

Elina terus dengan keaktifannya saat itu hingga ia tak sadar ada sebuah tiang dibelakangnya ketika ia berjalan mundur untuk tetap menatap wajah Rnya. Ia berbalik dan wajahnya nyaris terbentur, tapi ia bisa menghindar meski keseimbangan tubuhnya menjadi tumbal dan nyaris jatuh kebelakang.

R yang melihatnya saat itu langsung mengulurkan tangan untuk meraih kerah kemeja Elina hingga gagal jatuh ke aspal.

Elina yang menikmati moment itu saat ini, seperti sebuah adegan mesra yang ia tonton di drama korea. Dan setelah itu, biasanya pemeran pria akan mencium mesra wanitanya. Bahkan Elina mengedipkan mata beberapa kali berharap semua itu segera terjadi..

"Sudah gelap, pulanglah." R justru mengusirnya pergi dan membuyarkan semua khayalan indah dalam kepalanya saat itu.

Elina hanya mencerbik lalu berdiri membenarkan posisinya semula. Untung Elina sudah terlanjur suka padanya saat itu, meski Rafanya akan selalu ada dihati.

" Tapi minta nomor hpnya dulu," paksa Elina mengulurkan tangan pada R.

"Aku tak ingin ada orang bisa sembarangan menghubungiku," balasnya datar. Namun, bukan Elina namanya jika tak nekat dan meraih hp R disaku celananya saat itu.

Ia kemudian membuka hp itu dengan mudahnya menggunakan sensor wajah R yang ada didepan mata. Dan ketika berhasil, ia langsung menekan nomor dan menghubungi diri sendiri agar nomor R masuk kedalam kontaknya saat itu.

Elina langsung tersenyum puas atas keberhasilannya meski harus mendapat tatapan tajam dari R untuknya. "Tenang, aku ngga akan ganggu Mas kok. Cuma pengen sesekali ajak jalan aja supaya hidupnya terasa lebih berwarna. Siapa tahu, nanti kita akan kencan."

Elina menamai kontak R saat itu dengan inisial yang ia ketahui. Ia yakin jika terus didekati, R pada akhirnya akan luluh padanya. Hingga pada akhirnya Elina benar-benar pamit pada R ketika sebuah taxi datang menghampirinya saat itu.

"Bye, Mas R." Elina bahkan sempat mencolek dagu R dengan tangan gemasnya.

Deg! Lagi-lagi jantungnya berdenyut dengan kuat hingga ia harus memegangi dada saat itu. Ia langsung duduk dimanapun tempat yang ia temukan, kemudian duduk meringkuk untuk menekan dadanya agar tak semakin nyeri ia rasa.

"Kau kenapa, Rafa? Ada apa dengan gadis itu hingga membuatmu seperti ini, bahkan kau sendiri tak tahu nama lengkapnya." Rafa menggerutu sendiri saat itu sembari terus menarik napas panjang dan menormalkan degup jantunngnya saat itu yang sulit ia kontrol sendiri saat ini.

Hingga ketika semua mulai normal, ia kembali berusaha berdiri meski sulit dan berjalan menuju mobilnya yang cukup jauh dari sana. Ia bahkan tampak terhuyung seperti orang yang barusaja meneguk sebotol minuman tanpa jeda.

"Ina dimana, Sayang? Kenapa belum pulang kerumah?" tanya Zacky pada adik tercintanya. Ia tahu jika semua selsai, ia tahu jam bubar kampus dan ia tahu apa yang terjadi disana siang tadi..

Namun kesibukan membuatnya telat untuk menghubungi cintanya.

"Ina baru jalan pulang, Kak. Tadi Ina main dulu. Maaf kalau buat cemas," ucapnya dengan begitu lembut dan selalu bisa merayu kakaknya yang satu ini. Tapi tidak dengan Rey.

Ia amat kaku, jadi ketika ia mulai bicara, semua akan segera menurutinya termasuk ayah mereka. Seusianya yang sudah matang untuk berkeluarga, mereka tetap menjadikan Ina sebagai nomor satu dihidup keluarga.

Ina lantas mematikan hp saat itu setelah Zack membujuknya penuh cinta dan perhatian. Sementara mereka cemas, tapi saat ini Ina justru tengah berbunga-bunga usai bertemu dengan pujaan hatinya saat itu.

Ina yang baru berbekal nomor R, langsung menghubunginya untuk yang pertama kali.

"Baru beberapa menit yang lalu, dan kau sudah akan menggangguku, Nona?" ucap R padanya ketika mengangkat panggilan itu.

1
naifa Al Adlin
sama di besarkan dengan keluarga mafia. sepertinya target nya keluarga ina
Dede Dengah Rumayar
knp udah nggak lanjut lagi ceritax🤭
Rizal Saputra
gk jls episode nyh THN skli
Maliq kumbara: Emang ga jelas, seengga jelasnya peraturan nt yang bkin penulis ga semangat. Eh, kok curhat. Wwkwkwwl
total 1 replies
Dede Dengah Rumayar
tetap semangat thor...lanjutin lagi ceritax😊
🍒WINA🍒
ina sangat benci banget sm rafa krn mau membunuh ayah n kakak angkat ina,,,,kasian rafa sampe frustasi kehilangan elina.....
Anis Nur Aidah
knp up nya selalu lama thor...🥲
Lou
ko' jarang up sekarang Thor?
Maliq kumbara: Kak, aku mau promo karyaku yang di kbm. Wkwkkw. Judulnya, Aku disusui Maduku😗
total 1 replies
Lou
benarkan ulah si 003
tari
seruu
Lou
siapa lagi klo bukan 003
Rosy
itu pasti 003 nya storm tuh yg pengen jadi 001 menggantikan Rafa..dan jujur kali ini aku seneng karena ulah dia ayah Ina selamat..
🍒WINA🍒
klo ayah ina terbunuhh ditangsn rafa maka ina tidak akan memaafkan rafa,,,lanjut thor....
Dede Dengah Rumayar
duhh ina jadi galau karena sdh tau rafa adalah pembunuh bayaran
Rosy
ayo Ina telpon Rafa..dia sudah pergi untuk membunuh salah satu keluarga kamu..ah..jadi deg2an nih..kira2 Ina bisa menghentikan Rafa apa enggak ya..
Rosy
lah..kok malah pake bahasa Jawa ya..🤭
Pujiastuti
akhirnya Ina tahu apa pekerjaan Rafa dan siapakah target Rafa saat ini apakah salah satu orang kesayangan Ina 🤔🤔🤔🤔

lanjut kak upnya 💪💪💪💪
🍒WINA🍒
akhirnya inantau rafa seorang pembunuh bayaran,,,jadi target selanjutnya adalah ayah angkat ina kedua kakak iya yg hrs dibunuh,,,,lanjut thor....
Lou
duh ketahuan 🤭
Pujiastuti
siapa nih yang harus Rafa bunuh kok jadi penasaran dan deg degan takut aja diantara keluarga Elina yang harus rafa bunuh
Rosy
jangan2 Tom tau kalau Rafa pacaran sama Ina..dan apa Tom juga tau kalau Ina adalah anggota keluarga Armagedon..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!