NovelToon NovelToon
Dinikahi Anak Konglomerat

Dinikahi Anak Konglomerat

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:294.5k
Nilai: 5
Nama Author: ocybasoaci

Ikatan suci pernikahan sejatinya terjadi antara dua insan yang saling mencinta, lalu berkomitmen untuk setia, dan berjanji akan selalu bersama dalam suka maupun duka. Namun, tidak dengan pernikahan yang terjadi di antara Jova (23 tahun) dan Felix (38 tahun). Pernikahan yang terpaut perbedaan umur hingga lima belas tahun itu terjadi lantaran keluarga Jova yang terlilit hutang dengan juragan Guntoro, seorang konglomerat di kotanya.

Karena sakit gagal ginjal yang diderita oleh adiknya membutuhkan pengobatan yang mahal, sehingga keluarga Jova terlilit hutang pada Juragan Guntoro. Sementara cara untuk melunasi hutang keluarganya yang sudah menggunung, Juragan Guntoro menawarkan pernikahan dengan putranya seorang perjaka tua yang terkenal galak, sombong, dan bertingkah semena-mena, dia adalah Felix.

Mampukah Jova membuat Felix jatuh hati padanya? Ikuti terus keseruan Jova yang selalu mempunyai ide unik, dan membuat Felix tidak bisa menindasnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ocybasoaci, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Pertama Di Jakarta

Pagi hari menyapa, seperti biasanya Jova akan bangun sebelum adzan subuh berkumandang, kebiasaan di kampung, di mana rumahnya bersebelahan dengan Musholah sehingga ia harus bangun sebelum subuh.

"Kata Bapak biar rezekinya tidak dipatok ayam." Jadi Jova harus dibiasakan bangun lebih pagi.

Dengan mata yang masih berat, dan mengantuk, Jova menyusur setiap tangga ulir satu persatu. Tangga yang cukup curam sehingga Jova harus hati-hati agar tidak terpeleset dan jatuh. Malam ini wanita itu tidur dengan cukup nyenyak meskipun semalam di landa rasa lapar, untung sisa roti saat dirinya menempuh perjalanan masih ada. Bener-bener suaminya itu tidaak memberi makan sama sekali, atau setidaknya air minum.

Untuk minum Jova mengendap-endap meminta pada Bi Suro dan untungnya lagi-lagi asisten rumah tangga suaminya itu baik, bahkan Jova dibungkuskan nasi beserta tahu dan sambal. Ah, jangan ditanya enak atau tidak, itu semua sudah lebih dari cukup untuk Jova.

Bahkan wanita itu berjanji setelah dirinya gajihan entah dari menulis online atau justru gajih sebagai pekerja di tempatnya yang di janjikan oleh Felix, Jova akan membelikan makanan untuk Bi Suro sebagai tanda terima kasih dia sudah membantunya menjadi tim penyelundup makanan dan minuman, meskipun tidak mewah-mewah banget, tetapi Jova sudah sangat bahagia, setidaknya uang makannya bisa lebih hemat sedik

Setelah membersihkan diri dan mencuci pakaian yang kemarin ia kenakan, kini Jova bersiap untuk menunggu Arzen, nama yang di sebut Felix sebagai asistenya dan juga hari ini ia akan kerja. Entah jadi Office Girl atau justru hanya menjadi pembersih toilet. Jova tidak memperdulikan pekerjaanya apa nantinya yang terpenting dia kerja dapat gajih untuk ia makan dan selebihnya ia bisa tetap membantu ayahnya untuk mengurangi  beban keluarga.

Jova sebagai anak pertama tahu betul apa yang menjadi  tugasnya, terlebih pekerjaan ayah dan ibunya yang serabutan membuat mereka hidup serba pas-pasan. Sebagai anak Jova tentu tidak mau membuat orang tuanya susah, ingin tetap membantu perekonomian mereka. Kata orang anak pertama bahunya harus kuat itulah yang Jova rasakan, bahunya harus kuat agar tidak menyerah. Masa depan adik dan keluarganya sebagian dipikul oleh dirinya. Jadi dia harus rajin, pantang mengeluh dan tentu doa-doa yang selalu ia langitkan setiap saat.

Setiap ada waktu yang luang Jova gunakan untuk merangkai kata demi kata menjadi sebait kalimat yang indah. Membuat sebuah narasi dan dialog dari setiap bab yang akan ia upload ke platform online, menjadi sebuah cerita fiksi, dalam novel yang sedang ia garap. Sebuah coretan digital, membuat sedikit harinya berwarna, berharap tentu dari hobby-hobby-nya Jova bisa mendulang rupiah, agar bisa membantu tambah-tambah pemasukan. Dirinya yang terlalu mencintai lembaran rupiah rela melakukan apa saja yang penting halal. Tidak perduli apa kata orang-orang tentang dirinya yang terpenting dia akan selalu berusaha agar keluarganya bangkit dari lembah nestapa, kemiskinan.

[Turun!!!]

Itu adalah pesan yang dikirimkan Felix. Jova sampai kaget ketika sedang asik mengetik kata demi kata tiba-tiba ada pesan masuk dari sang bos, suami dan musuhnya.

Ck... wanita itu pun berdecak cukup keras. "Ganggu orang sedang senang ajah," rutuk Jova dengan keras, ah rasanya bebas bisa mengumpat laki-laki itu tanpa ada yng mendengarnya, salah siapa dia tidur di bangunan  sendiri kesempatan kan bisa ngoceh, maki dan menyumpahi suaminya sesuka hati.

Tidak menunggu lama ia pun turun sudah siap dengan pakaian kerjanya. Meskipun perutnya perih karena belum makan, tetapi Jova berusaha menahanya, terlebih uang yang ia bawa untuk bekal hidup tidak seberapa ia harus bisa mengaturnya hingga gajihan tiba. Sembari berharap tentunya Bi Suro menyelipkan satu bungkus nasi biarlah dengan tahu, atau tempe juga. Tidak ada salahnya berdoa kan, mungkin saja malah Tuhan berikan lebih, pagi ini dengan sepotong ayam mungkin.

"Pagi Bi, apa Tuan Felix sudah berangkat kerja?" tanya Jova yang berdiri di samping pintu, ia masih ingat betul kata-kata Felix. 'Jangan biarkan wanita ini berkeliaran di dalam rumahku, tanpa seizin dariku.' Itu sebabnya Jova hanya berdiri di samping pintu. Sebenarnya Jova bisa saja masuk ke dapur hanya sebentar, tetapi ia tidak mau membangunkan macan yang sedang tidur, iya kalau hanya Jova yang dihukum, kalau sampai Bi Suro yang kena juga, kasihan.

Bagaimana kalau berimbas buruk pada pekerjaan Bi Suro udah gitu, Bi Suro juga cari kerjaan sulit, dan bisa jadi Bi Suro nasibnya tidak jauh berbeda dengan Jova sebagai tulang punggung. Ia tidak mau kedatanganya membuat masalah, sehingga sebisa mungkin ia akan tetap mentaati peraturan dari Felix.

"Pagi juga Neng Jova, Tuan muda belum berangkat kerja, jam enam seperti ini biasanya Tuan masih olahraga, dan akan turun di jam setengah tujuh untuk sarapan," balas Bi Suro, sembari tersenyum ramah, menatap Jova.

Jova melebarkan matanya. "Oh Tuhan itu tandanya aku harus menunggu dia setengah jam." Lagi-lagi Jova rasanya ingin mengutuk Felix menjadi gantungan kunci.

Namun, Jova berusaha tetap tenang ia memilih duduk di pojokan sembari meraih ponselnya kembali, melanjutkan merangkai kalimat siapa tahu otaknya semakin lancar karena kesal dikerjai oleh Felix. Siapa yang mengira kalau dirinya masih santai di wilayah kekuasaanya sedangkan barusan dia mengirim pesan agar Jova turun.

Berharap ketika dirinya turun, Felix sedang menikmati sarapan, dan dengan basa-basi menawarinya menikmati sarapan bersama.

"Huh, nasib jadi perantau dadakan."

1
Nur Syamsi
Ngidam kali ya Jovanya
Nur Syamsi
Bagus Jova dg pakaian menutup aurat bagi wanita Tdk mengundang Hawa syetan pd mrka 👍👍
Nur Syamsi
Alhamdulillah sudah akur tu si suami istri
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭 Apa yg dikatakan mbok ttg Felix sudah kelihatan baiknya, dia bersikap arogan. Krn Papa dan ibu yirinya
Nur Syamsi
Ayo Felix ceritakan jpd Jova ap yg pernah kamu alami terhadap ayahmu dan ibu tirimu yg kayaknya trauma trhap wanita shga kelakuanmu begitu thdap wanita spya Jova TDK salah faham atas sikapmu selama ini
Nur Syamsi
perjuanganmu Tdk akan sia sia Jova
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭😭
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭 semoga ada keajaiban, moga Allah mengangkat penyakitmi Jini
Nur Syamsi
Jova mengembalikan struk atmnya itu suatu bukti bahwa istrimu itu wanita jujur coba klaw wanita matre mana ada narik sedikit uang dr kartu saktimu pak Felix
Nur Syamsi
bikin pusing ni laki satu
Nur Syamsi
Jadi perawat berarti mungkin Felix sudah ada rasa ma Jova istrinya cuma gengsi aja ngakuinya jdi dia mau jadikan Jova merawat dirinya sbgai modus
Nur Syamsi
suami kurang ajar, nyiksa perempuan tanpa ampun ntar karma ya thor
Nur Syamsi
pelajari saja dulu apa maunya suami aroganmu,
falea sezi
katanya kaya punya asisten kok bodoh
Dewi Aqila
Luar biasa
Nurbismi Mimi
lg mampir
Ernha Ciuss
tanda tada pelakor
Ernha Ciuss
bikin nangis..😭😭😭😭😭
Ci_Osyih Aenta: Sabar, untung udah buka yah kalau belum bisa batal nih 🤭
total 1 replies
Ernha Ciuss
jagan jahat" bgt dadi orang...
Bidadarinya Sajum Esbelfik
mommy nya Cemong ngidam yaaaa😍😍
Ci_Osyih Aenta: kayaknya Cemong bakal punya saingan... 🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!