NovelToon NovelToon
I Love You Kakak

I Love You Kakak

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami
Popularitas:5M
Nilai: 4.6
Nama Author: Rani

Lanjutan dari karya Perjodohan membawa bahagia. Disarankan mampir ke karya sebelumnya agar tidak menimbulkan kebingungan.

Karena sebuah wasiat dari orang tua kandung kakak angkatnya, ia dan sang kakak angkat dinikahkan. Pernikahan karena perjodohan itu menimbulkan banyak masalah, terutama masalah hati. Karena sesungguhnya, sang kakak angkat sudah memiliki wanita lain yang ia cintai dengan sepenuh hati dan hanya menganggap dia sebagai adik.

"Aku mencintai kamu sebagai kekasih, kakak." Yolanda Aditama.

"Maaf Yolan. Aku tidak bisa menerima cinta itu. Karena selamanya, kamu akan tetap berada dalam hatiku sebagai adik. Aku tidak bisa menggubah perasaan itu." Dewa Sujianda.

Akankah perasaan Dewa bisa berubah? Atau bahkan, akan tetap selamanya bertahan seperti itu? Mungkinkah pernikahan mereka akan bertahan? Atau bahkan, akan hancur karena orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*Episode 12

"Ya nona. Ibu akan ulangi apa yang ibu katakan tadi. Ibu bersyukur ada surat wasiat yang menjodohkan nona kecil dengan tuan muda

Dewa. Karena jika tidak, tuan muda pasti akan menikah dengan perempuan itu."

"Perempuan itu? Siapa dia, bu Erni? Apa dia pacarnya kak Dewa?" tanya Yola dengan nada antusias.

Bu Erni tidak menjawab. Ia hanya mengangguk pelan dengan ekspresi wajah cemas pada Yolan.

Yola yang melihat anggukan itu, berusaha memperlihatkan ekspresi biasa-biasa saja. Seakan ia tidak merasakan rasa sakit ataupun cemburu di hadapan bu Erni saat tahu kalau Dewa ternyata punya pacar sebelumnya. Padahal sesungguhnya saat ini, hati Yolan sedang gemuruh bak padang pasir diterpa padai dahsyat. Bukan badai lagi, melainkan, kiamat kecil yang meruntuhkan seisi hatinya sekarang.

"Nona gak papa?" tanya bu Erni dengan nada cemas.

"Kenapa aku, bu? Apa ada yang salah?"

"Nona gak marah kalau ternyata tuan muda sudah punya pacar sebelumnya?"

"Tidak. Aku tidak marah. Lagipula, kenapa aku harus marah, bu Erni? Bukankah dia punya pacar sebelum menikah dengan aku, iya kan?"

"Iya juga ya, apa yang nona kecil katakan. Dia punya pacar itu sebelum menikah. Jadi, kenapa harus marah."

"Ya-ya-ya, nona benar sekali. Tidak perlu marah, karena apa yang harus nona lakukan selanjutnya bukanlah marah. Melainkan, berusaha membuat tuan muda menjadi milik nona seorang. Hanya milik nona kecil saja," ucap Bu Erni penuh semangat.

"Nah, itu bu Erni tahu. Ya sudah kalo gitu, sepertinya, aku harus ke kamar sekarang. Karena aku sudah sangat gerah," ucap Yola sambil memperlihatkan senyum termanis yang ia punya.

"Permisi bu Erni," ucap Yola sambil beranjak.

"Iya, silahkan nona kecil." Bu Erni bicara dengan senyum manis di bibirnya.

"Semangat nona!" ucap bu Erni sambil mengangkat tangan bak seorang pejuang kemerdekaan.

Yola hanya tersenyum saja. Ia kembali melanjutkan langkah kakinya yang sempat terhenti karena ucapan bu Erni barusan.

Saat melewati kamar Dewa, langkah kaki Yola tiba-tiba terhenti seperti kendaraan yang mogok tiba-tiba. Untuk beberapa saat lamanya, ia tatap pintu kamar tersebut. Hingga kemudian, niat untuk masuk menyusup ke dalam hatinya.

Yola memilih masuk ke dalam kamar tersebut mengikuti apa yang hatinya katakan. Untungnya, saat ia mencoba membuka pintu, pintu tersebut ternyata tidak dikunci sama sekali. Ia pun dengan mudah masuk ke dalam untuk melihat kamar Dewa.

Mata Yola menyapu seluruh kamar sambil kakinya terus berjalan masuk ke dalam. Ketika melihat nakas, mata Yola langsung tertuju pada satu bingkai foto yang terpajang indah di atas nakas tersebut.

Ia perhatikan bingkai foto itu dengan seksama. Tangannya sungguh ringan untuk menyentuh bingkai foto tersebut. Namun, bunyi langkah kaki menghentikan Yola untuk melakukan apa yang ingin tangannya lakukan.

Dengan cepat, Yola berlari menuju pintu. Saat tangannya ingin menarik gagang pintu tersebut, seseorang yang berada di luar kamar mendorong pintu itu hingga menimbulkan tabrakan. Pintu itu menabrak tubuh Yola dengan keras sampai menimbulkan sebuah bunyi khas suatu benda menabrak benda yang lainnya.

"Aduh!" Suara pekikan itupun tidak bisa Yola tahan. Dengan tubuhnya yang kehilangan keseimbangan, Yola harus rela terjatuh ke lantai yang keras.

Suara itu membuat Dewa kaget sekaligus bergegas untuk melihat siapa yang ada di balik pintu kamarnya. "Yolan!"

Dewa kaget sekaligus tak percaya ketika melihat Yola yang sedang terjatuh sekarang. Ada rasa penasaran dan pertanyaan yang sedang bermain dalam benak Dewa saat ini. Namun, ia abaikan rasa itu, dan segera menghampiri adik angkatnya.

"Yola."

"Kak Dewa. Sakit," ucap Yola dengan nada manja sambil memegang dahinya yang terlihat memerah sekarang.

"Ya ampun. Kenapa kamu begitu ceroboh, Yolan?"

"Sakit kak Dewa. Bisakah kakak simpan omelan itu dan segera menolong aku?" tanya Yola masih dengan nada manjanya.

Dewa tidak berucap lagi. Ia segera membantu Yola untuk berdiri. Namun, Yola yang pintar, tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas yang ia punya untuk bisa dekat kembali dengan sang kakak.

"Aduh. Kakiku juga sakit kak Dewa. Aku rasa, aku tidak kuat untuk berdiri lagi sekarang."

"Ya Tuhan. Apakah separah itu?" tanya Dewa dengan nada kesal.

"Apakah kak Dewa tidak tahu, kalau kakak terlalu keras mendorong pintu hingga aku terjatuh? Sekarang, aku tidak bisa berjalan karena bukan hanya jidatku yang sakit, tapi lutut ku juga."

Dewa menarik napas panjang mendengarkan penjelasan adik angkatnya barusan. Ia tidak punya pilihan lain selain mengikuti kemauan adik angkatnya. Ya walaupun sebenarnya, Dewa tahu kalau Yola hanya pura-pura sakit pada lutut. Karena tidak mungkin dia mendorong pintu sekeras itu. Sampai harus membuat cedera pada lutut dan dahi secara bersamaan.

"Ya sudah. Aku gendong kamu ke kamarmu." Dewa berucap pasrah.

"Lho, kenapa harus kak Dewa menggendong aku terlalu jauh? Kamu akan sakit pinggang jika harus menggendong aku sampai ke kamarku kak."

"Lalu, aku harus gendong kamu ke mana? Ke rumah sakit? Atau .... "

"Tidak-tidak. Itu lebih jauh lagi. Sebaiknya, kak Dewa gendong aku ke kasur kak Dewa saja. Bukankah kasur kak Dewa sangat dekat dari sini. Isss .... "

Melihat Yola yang berusaha menahan sakit pada dahinya, Dewa memilih mengalah. Ia tidak ingin berdebat lagi. Dengan cepat, ia angkat tubuh mungil itu untuk ia pindahkan ke atas kasurnya yang memang tidak memerlukan banyak langkah untuk sampai.

Setelah membaringkan Yola di atas kasur, Dewa berniat untuk pergi. Namun dengan cepat, Yola menahan tangan Dewa.

"Kak Dewa mau ke mana?"

"Tunggu di sini. Aku akan ambilkan kotak obat untuk mengobati dahi mu yang memar itu."

Dewa pun beranjak menuju lemari. Ia mengeluarkan kotak obat dari dalam lemari tersebut, lalu membawa kotak itu ke kasur.

Dewa mengobati memar yang ada di dahi Yola dengan lembut. Kelembutan itu membuat Yola semakin mengagumi Dewa. Benih cinta yang memang sudah lama tubuh, kini semakin berkembang karena pupuk kelembutan itu.

Ditambah lagi dengan wajah tampan milik Dewa yang begitu mempesona bagi Yola. Semakin ia tatap, semakin tampan pula wajah itu. Semakin pula rasa ingin memiliki itu berkembang dalam hati Yola saat ini

Namun, ketika ingat kalau sebenarnya Dewa sudah punya orang yang ia cintai. Hati Yola mendadak terasa sakit. Rasa egois pun muncul.

'Apa yang Bu Erni katakan itu benar adanya. Aku tidak boleh marah atau sakit hati. Karena yang harus aku lakukan sekarang adalah, berjuang untuk mendapatkan kak Dewa seutuhnya. Supaya hanya aku yang bisa memiliki kak Dewa,' kata Yola dalam hati sambil terus memperhatikan wajah Dewa dengan rasa penuh kekaguman.

1
M Bibin
🥰🥰
💟노르 아스마💟
Luar biasa
sakura
....
Shifa Burhan
kau thor apa yang jadi masalah dalam novel mu adalah sikap tidak adil mu dalam memperlakukan emeran utama wanita (istri) dan pemeran utama pria (suami)

*saat novel mu yang konfliknya suami melakukan kesalahan pasti kau buat istri tidak mudah memaafkan, pasti kau buat suami dapat balasan, mengemis maaf dan berjuang keras, dan pasti kau hadirkan lelaki lain yang membuat istri membalas perlakuan suami

banding dengan novel yang konfliknya istri melakukan kesalahan semudah itu dimaafkan, karakter suami kau buat bodoh dan semudah itu memaafkan malah balik minta maaf kayak pengemis, dan kalian tidak berani hadirkan wanita lain (kayak kalian hadirkan lelaki lain)

karena ini lah pola pikir egois wanita ketika suaminya salah tidak semudah itu dimaafkan tapi ketika dia salah mau dimaafkan begitu saja dan sikap egois ini mereka bawa kedalam novel

adalah lagi pola pikir egois yang terkesan munafik wanita dalam berkarya yaitu mereka melaknat pelakor tapi memuja pebinor

miris
Atik Bunga
apa ini kakah burhan
Atik Bunga
jangan ladang bunga yg dimaksud saka itu kebun bunga punya mamahnya yola
Atik Bunga
jangan2 dokter leo suka sama yola
Atik Bunga
kasihan hanas anak yg tdk diharapkan oleh johan malah tersakiti
sharvik
sulis it siapa y dewa ya . . d eps sblm y mngatakan yola adalah orang yg sngat dewa syang stelah sulis. .
watini fitrah
knpa rata rata CEO bodoh klu udh di depan pelakor
Rani: nah, ceo kek gini cuma ada di dalam karya aja yah. keknya, di dunia nyata ngga akan nemu🤣
total 1 replies
Rika Fitria
zaka kayaknya anak Zara
Rika Fitria
Luar biasa
Mas Sigit
itu kakekmu yolan
Mas Sigit
bagus yolan kmu hrs tegas biar dewa sadar bagaimana jahatnya si hanas
Mas Sigit
dadaku sdh mulai sesak bayangin jd yolanda
Mas Sigit
pasti Hanas ga bakalan tinggal diam mlihat dewa sm yolan mrnikah
Al Fatih
iya,, kadang sbg perempuan,, merasa miris,, sdh d hina,, d tolak,, masih ngemis2 juga,, jujur lebih suka karakter perempuan kuat,, ga mudah d tindas....,,
Al Fatih
lengkap sdh semuanya,, wlwpun itu wasiat,, harusx Brian dan Kania pastikan dulu dewa ad pacar ga,, wlwpun Yola cinta dewa,, tapi dewa kan ga,, beresiko Yola akan d tersakiti,, dewa juga plin plan,, Johan juga gitu,, anaknya Johan juga gt...😅
ShaHana Rania Norali
menarik.. dan tak sabar baca sampai episode akhir. 🥰
alnino
drma bnget bnyak omong wkwk si yola keburu nyampk rumh mreka ado argumen.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!